Claim Missing Document
Check
Articles

Motif Pekerja Profesional Sebagai Pengguna Aplikasi FOMO Zerrin Zerona Indradewi; Gatut Priyowidodo; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FOMO merupakan sebuah aplikasi forum anonim yang berbeda dengan konsep media sosial pada umumnya. Aplikasi ini ditujukan bagi para profesional yang bekerja di Indonesia dan ingin berdiskusi secara jujur dengan profesional lainnya. Penelitian ini menggunakan tujuh indikator motif uses and gratifications untuk media sosial yaitu; social interaction, information seeking, pass time, entertainment, relaxation, communicatory utility, dan convenience utility. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai alasan mengapa pekerja profesional menggunakan aplikasi tersebut. Metode yang digunakan adalah kuesioner daring (online survey) yang diisi oleh 100 orang responden secara anonim. Temuan penelitian ini menemukan bahwa motif tertinggi pekerja profesional menggunakan aplikasi FOMO adalah “information seeking”. Sedangkan motif terendah adalah “relaxation”.
Transmedia Storytelling ‘The Star Seekers’ oleh Boy Band Tomorrow X Together Jessica Kristian Mantiri; Gatut Priyowidodo; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korea kini menjadi pop culture yang baru karena budayanya dikonsumsi dan diekspor secara global. Budaya dapat dipertukarkan dengan mudah melalui konvergensi media yang mudah diakses. Dengan storytelling yang kini menjadi cara yang efektif untuk mengkomunikasikan pesan-pesan di media, transmedia storytelling digunakan oleh industri hiburan sebagai media promosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Transmedia Storytelling 'The Star Seekers' oleh Tomorrow X Together boyband. Transmedia yang digunakan untuk penelitian ini didasarkan pada tiga platform termasuk YouTube, Webtoon, dan Wattpad (Webnovel). Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode content analysis (Krippendorf, 1980), dalam kategori content analysis relasional. Analisis relasional ini berfokus pada strength, sign, and direction untuk setiap konsep dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap media memiliki keunggulan yang berbeda. YouTube yang menonjolkan elemen audiovisual tidak menonjolkan karakterisasi dalam segi storytelling karena produk video musik berfokus pada kelima anggota TXT sebagai pemeran utama. Webtoon yang berfokus pada visualisasi melalui ilustrasi dan dialog pendek menonjolkan elemen karakter dengan menampilkan ekspresi pada ilustrasi yang ditampilkan sehingga tidak terkesan monoton. Pada webnovel plot dapat dinikmati pembaca dengan sudut padang orang ketiga limited-omniscient yang dapat menciptakan kedekatan emosional antara audiens dengan salah satu karakter pada webnovel. Dengan adanya kelima elemen pada YouTube, Webtoon, dan Webnovel, ketiga produk ini disimpulkan merupakan produk utama narasi The Star Seekers menjadikan ketiganya bagian dari directed transmedia storytelling dalam pengkategorisasiannya.
Brand Awareness Masyarakat Perempuan di Kota Surabaya terhadap Brand La Tulipe Cosmetiques Laurensia Sherin Hadi; Gatut Priyowidodo; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

La Tulipe merupakan salah satu brand kecantikan lokal yang sudah berdiri sejak tahun 1980. Saat ini La Tulipe mulai menyasar perempuan di usia 20-29 tahun sebagai target market mereka, setelah sebelumnya banyak dikenal oleh perempuan di usia 30 tahun keatas. La Tulipe mengkomunikasikan brand nya melalui empat brand elements, yaitu brand name, URL, logo & symbol, serta packaging. La Tulipe menggunakan strategi Marketing Public Relations untuk mengkomunikasikan brandnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat kesadaran masyarakat perempuan di Kota Surabaya terhadap brand La Tulipe yang dilihat melalui keempat brand elements tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei online dan Google Form sebagai instrumennya. Sampel yang digunakan berjumlah 100 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat perempuan di Kota Surabaya terhadap brand La Tulipe masih berada pada tingkat brand recognition.
Sikap di Kalangan Perokok Dewasa di Surabaya tentang Pesan Kampanye Akibat Merokok di Bungkus Rokok Ivan Harijadi; Gatut Priyowidodo; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pesan kampanye akibat merokok yang terdapat di bungkus rokok terhadap sikap perokok dewasa di Surabaya. Sampel penelitian adalah perokok dewasa di Surabaya. Penelitian menggunakan metode survey dengan menyebar kuesioner kepada perokok dewasa di Surabaya. Hasil penelitian menemukan bahwa pesan kampanye yang dilakukan kepada kalangan perokok dewasa dengan bentuk gambar menyeramkan pada bungkus rokok tidak berpengaruh terhadap sikap perokok itu sendiri. Hal ini ditunjukkan dengan hasil dari riset peneliti yang menunjukkan bahwa responden sadar akan adanya pesan kampanye tersebut dan paham akan bahaya merokok namun tidak terlalu memperdulikannya dan tetap merokok.
Bingkai Citra Eiger pada Pemberitaan “Eiger VS YouTuber DuniaDian” di Kompas.com dan Detik.com Aurellia Nathania Adityaputri; Gatut Priyowidodo; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eiger mengirimkan surat keberatan kepada YouTuber DuniaDian atas video ulasan produk kacamata sepeda pada 28 Januari 2021. Dian merespon teguran dengan menyatakan kekecewaan melalui akun Twitternya. Tagar #Eiger menjadi viral, Eiger langsung mengunggah permintaan maaf pada hari yang sama pada akun Twitternya. Krisis ini diliput oleh berbagai media, termasuk Kompas.com dan Detik.com. Media melakukan framing dalam memberitakan peristiwa. Framing merupakan pemilihan selektif dari berbagai aspek realitas agar lebih menonjol dibandingkan lainnya. Berita yang diambil berasal dari periode tanggal 28-29 Januari 2021. Metode yang digunakan adalah analisis framing Zhongdang Pan & Kosicki, dengan empat elemen yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian adalah Kompas.com dan Detik.com memberitakan kelengkapan kasus surat keberatan antara Eiger dan YouTuber DuniaDian. Kedua media menunjukkan keberimbangan dengan menulis berita dari sudut pandang korban, publik, pakar, selebriti, perwakilan komunitas, hingga perusahaan. Melalui pemberitaannya, Kompas.com dan Detik.com menunjukkan bingkai citra negatif Eiger sebagai pihak bersalah akibat mengirimkan surat keberatan kepada Dian. Namun, Kompas.com & Detik.com juga menunjukkan strategi pemulihan citra negatif Eiger melalui permintaan maafnya. Kompas.com menuliskan peristiwa hingga tuntas dengan menunjukkan resolusi konflik, yang sesuai dengan slogan “Jernih Melihat Dunia”. Namun, Detik.com lebih detail dalam menyampaikan pemberitaan, merupakan bagian dari komitmen “vivid description” oleh Detik.
Analisis Isi Brand Image Kopi Luwak Saat Menggunakan Brand Ambassador Lee Ji Han di Media Instagram Rr. Arry Septyana; Gatut Priyowidodo; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand image merupakan topik yang penulis angkat dalam skripsi ini. Penelitian ini dilakukan untuk melihat brand image yang telah ditunjukkan pada setiap postingan Instagram saat Kopi Luwak menggunakan Lee Ji Han sebagai brand ambassador-nya. Media Instagram yang digunakan oleh Kopi Luwak yaitu @kopiluwakofficial. Postingan yang digunakan dalam penelitian ini adalah postingan yang dibagikan pada 31 Agustus 2021 hingga 6 Februari 2022. Sampel yang digunakan ada 31 postingan. Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa Kopi Luwak sebagai pengirim membagikan postingan di Instagram secara rutin setiap bulannya untuk membentuk brand image. Sekaligus dalam indikator brand image ada tiga yaitu citra perusahaan, citra pemakai, dan citra produk. Citra perusahaan kategori reputasi perusahaan memegang peran terbanyak dalam postingan yang diteliti. Selain itu, citra produk kategori keuntungan konsumen dibagikan dalam bentuk gambar berupa multiple post. Kopi Luwak juga menggunakan fitur personal tag, tagar, shopping tag, dan geo tag.
Efektivitas Iklan Shopee Indonesia dalam Akun Instagram @shopee_id Pada Masyarakat Indonesia Vania Muljadi; Gatut Priyowidodo; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shopee merupakan e-commerce teratas di Indonesia pada tahun 2021 serta menjadi nomor 1 di pasar Indonesia selama periode 2021. Shopee memiliki media sosial yang aktif digunakan yaitu Instagram untuk mepromosikan iklannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas iklan di Instagram Shopee Indonesia. Media sosial Instagram menjadi salah satu alat komunikasi pemasaran yang berguna untuk menyampaikan informasi produk dan menjangkau customer dengan cakupan yang lebih luas. Dalam penelitian ini, efektivitas iklan diukur dengan menggunakan metode Customer Response Index (CRI). Metode CRI mengukur respon mulai dari tahapan awareness, comprehend, interest, intention, hingga action. Peneliti menggambarkan efektivitas dalam teori Hierarchy of Effects yang didukung juga dengan teori komunikasi pemasaran serta teori mengenai iklan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik yang digunakan adalah non-probability sampling dan purposive sampling dengan menyebarkan survei online dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini bahwa iklan instagram Shopee Indonesia masih belum efektif dengan hasil akhir perkalian CRI sebesar 49%.
Relational Maintenance Atasan dan Bawahan Dalam Departemen Sales & Marketing di BW Luxury Jambi (Sebuah Kajian Fenomenografi) Praisy Yustisia Deborah Lumban Gaol; Gatut Priyowidodo; Desi Yoanita
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana relational maintenance atasan dan bawahan dalam Departemen Sales & Marketing di BW Luxury Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dengan metode penelitian fenomenografi. Dalam pemeliharaan hubungan (relational maintenance) yang terjadi antara atasan dan bawahan dalam Departemen Sales & Marketing menunjukkan bahwa tidak hanya hubungan sebatas rekan kerja saja. Lebih dari itu, hubungan yang terjadi adalah hubungan kekeluargaan. Komunikasi dan koordinasi yang dilakukan dalam departemen ini sudah baik. Adanya keterbukaan dan transparansi antara atasan dan bawahan, sehingga memunculkan deep talk yang dilakukan oleh kedua pihak tersebut. Walaupun terjadi kedekatan antara atasan dan bawahan, akan tetapi hubungan tersebut tetap dibina secara profesional.
Efektivitas Penggunaan Brand Ambassador Song Joong Ki Dalam Brand Scarlett Whitening Dengan Model VisCAP Michelle Aristia Lengkong; Gatut Priyowidodo; Lady Joanne Tjahyana
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scarlett Whitening menjadi salah satu produk kecantikan lokal yang paling unggul dalam pangsa online. Scarlett Whitening sebagai brand yang sudah cukup ternama ingin mencapai tujuannya yaitu dengan menggunakan brand ambassador terkenal dari Korea bernama Song Joong Ki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas dari seorang brand ambassador Song Joong Ki dalam brand Scarlett Whitening. Penelitian ini menggunakan metode survei online yang akan disebarkan kepada 100 responden dengan skala Likert. Hasil dari penelitian ini adalah brand ambassador Song Joong Ki terbukti efektif digunakan oleh brand Scarlett Whitening dengan melihat nilai-nilai pada teori VisCAP. Penelitian ini membuktikan bahwa indikator VisCAP yang paling efektif pada brand ambassador Song Joong Ki adalah nilai visibilitas.
Ritual Communication of Cheng Beng Ceremony on Chinese Ethnic in Balikpapan City Lydia Tjioe; Gatut Priyowidodo; Felicia Goenawan
Journal of Content and Engagement Vol 1 Issue 1 (2023): April 2023
Publisher : Communication Science Department - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/joce.1.1.33-49

Abstract

This research was conducted to determine ritual communication in the Cheng Beng ceremony in the Chinese ethnic community. Ritual communication is unique and often difficult for individuals outside the community to understand. Like the Cheng Beng ceremonial ritual, this ritual is only understood by people who are ethnic Chinese. Communities can understand rituals on an ongoing basis both through coaching and discussion, this is what causes the understanding of the rituals of the Cheng Beng ceremony to be different from people outside the ethnic Chinese. The community studied is the ethnic Chinese community in Balikpapan City. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods and data analysis using the QSR NVivo 12 computer program. The finding of the research indicate that the ritual communications used by the Chinese ethnic community in Balikpapan City in carrying out the Cheng Beng ceremony are communicative situations, communicative events, and communicative actions. In the communicative situation of the Cheng Beng ceremony, there are formal communicative situations and non-formal communication situations. In the communicative events of the Cheng Beng ceremony there are ritual agendas, ritual actors, and ritual equipment. In the communicative actions of the Cheng Beng ceremony, there are verbal actions and nonverbal actions. Ritual communication that occurs at the Cheng Beng ceremony for ethnic Chinese in Balikpapan City can occur by having ritual equipment that has meaning in everything that is prepared. The ritual equipment contained in the Cheng Beng ceremony will cause nonverbal actions. Then the ritual equipment and nonverbal actions of the Cheng Beng ceremony will give rise to non-formal communication situations. Limitations of the study in this study is the limited time in conducting field observations.
Co-Authors Aditya, Eric Agusly Irawan Aritonang Ancilla Evelyn Angelica, Novi Anggi Panjaitan Anthony Putra Sumardi Arie Viriawan Ruse Astri Yogatama Astri Yogatama Astri Yogatama Astri Yogatama Astri Yogatama Aurellia Nathania Adityaputri Bernadheta Yoshy Gaviota Chanigia Everest Anugerah Muskananfola Chory Angela Wijayanti Chory Angela Wijayanti Daniel Budiana Danusaputra, Yoel Setiawan Desi Yoanita Desi Yoanita Dodo Septian Harrimas Elisabeth Glory Victory Erwin Leonardo Evelyne Harsono Fanny Lesmana Fanny Lesmana Fanny Lesmana Felicia Goenawan Felicia Goenawan Felicia Goenawan Fide Abraham Sidhipradana Fidelia Wiguna Gloryous Randi Gigih Satria Grace Gerungan Hidekel Yedidyah Dalmanuta I Nyoman Adhisthaya Sawitra Ido Prijana Hadi Inri Inggrit I. Inri Inggrit I. Inri Inggrit Indrayani Ivan Harijadi Jandy Luik Jessica Kristian Mantiri Josephine Josephine Joyce Angela Wibowo Judy Djoko Wahjono Tjahjo Judy Djoko Wahjono Tjahjo Kezia Descita Ryzan Lady Joanne Tjahyana Lady Joanne Tjahyana Lady Joanne Tjahyana Lady Joanne Tjahyana Laurensia Sherin Hadi Lydia Tjioe Marco Nugroho Marvin Adinata Suitanto Maylya, Merry Megawati Wahjudianata Metta Devina Michelle Aristia Lengkong Mingkid, Grasella Sofia Mingkid, Grasella Sofia Nindy Elyse Tantono Peter Gerids Leonardo Safkaur Praisy Yustisia Deborah Lumban Gaol Rr. Arry Septyana Saputra, Mellisa Leliani Sriwigati, Niken Ayu Steyer Noya Sugiarto, Alvis Tantono, Nindy Elyse Theresia Ariyani Hariyono Titania Novika Liza Dewanti Titi Nur Vidyarini Titi Nur Vidyarini Titi Nur Vidyarini Titi Nur Vidyarini Titi Nur Vidyarini Trifena Vania Riyanto Vania Muljadi Wahjudianata, Megawati Yoel Setiawan Danusaputra Yoviane Tania Linggani Yustisia D. Sari Yustisia D. Sari Zerrin Zerona Indradewi