Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Zonasi Ekowisata Bahari Berbasis Sistem Informasi Geografis Ahmad Herison; Yuda Romdania; Willy Brilliant Yosua
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 18 No 2 (2018): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.542 KB) | DOI: 10.21009/spatial.182.03

Abstract

The magnitude of tourism potential and diversity of tourism in Pesisir Barat District, making the attraction for tourists in Pesisir Barat District. It is needed a tourism planning in the mapping of marine ecotourism area in Pesisir Barat District, beauty of nature, and the interest of foreign tourists are not hindered by the attributes - ecotourism attributes that are inadequate for the purpose of the prosperity that has a big impact for the province and the country. The purpose of this research is to design the zoning of marine ecotourism area in Pesisir Barat regency. The method used is Community Based Analysis Method and SWOT Analysis based on Geographic Information System. Based on the analysis, this regency has 30 areas that have the potential to be developed. It can be concluded that special attention is needed from the government in arranging space and territory in natural resources owned by Pesisir Barat regency.
KAJIAN PENGGUNAAN METODE IP, STORET, dan CCME WQI DALAM MENENTUKAN STATUS KUALITAS AIR Yuda Romdania; Ahmad Herison; Gatot Eko Susilo; Elza Novilyansa
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 18 No 2 (2018): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.678 KB) | DOI: 10.21009/spatial.182.07

Abstract

Pemantauan kualitas air perlu dilakukan pada air sungai, laut, danau, rawa dan tanah sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan kegunaannya bagi makhluk hidup. Kajian ini bertujuan untuk membandingkan beberapa metode perhitungan indeks kualitas air yang paling efektif, sensitif dan obyektif dalam menentukan status kualitas air permukaan. Metode perhitungan Indeks Kualitas Air (IKA) diperlukan untuk menyederhanakan banyaknya nilai dari berbagai jenis parameter menjadi sebuah angka tunggal yang mampu mendeskripsikan kualitas air, sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Perhitungan IKA dengan menggunakan metode Storet, IP, dan CCME WQI (Canadian Council of Ministers of The Environment) dilaksanakan di beberapa penelitian di berbagai negara. Kajian ini akan membandingkan hasil literatur dari penelitian IKA di beberapa negara. Metode tersebut akan dibandingkan dengan beberapa indikator. Hasil kajian menunjukkan Metode IP lebih unggul jika memakai data tunggal karena memiliki kelebihan dari segi biaya dan waktu, namun hanya mempresentasikan status mutu air pada saat itu saja, tidak dalam periode tertentu. Metode Storet dan CCME menggunakan data perulangan sepanjang waktu (time series data) sehingga menggambarkan status mutu air dalam periode tertentu. CCME WQI lebih unggul dari Metode Storet dan Metode IP karena memperhitungkan besarnya selisih hasil pengujian yang melebihi baku mutu melalui F3 (Amplitude). Dari kajian di atas disimpulkan, Metode CCME merupakan metode yang paling tepat untuk menganalisis kualitas air baik pada air permukaan maupun air tanah dengan tingkat efektivitas dan sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode lainnya serta penggunaan jumlah dan jenis parameter yang fleksibel.
Design and Implementation of WebGIS Marine Ecotourism Area, Tegal Island, Lampung Province ahmad herison; Yuda Romdania; Ahmad Zakaria; Sandy Kusuma
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 19 No 2 (2019): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.851 KB) | DOI: 10.21009/spatial.192.4

Abstract

Tegal Island has the potential and diversity of marine tourism which is an attraction for tourists. However, information is not yet available that can help tourists in knowing the objects and tourist areas contained in Tegal Island. This research presents tourism information in Tegal Island in the form of a Geographic Information System map. The mapping method is done using Quantum GIS software with the help of the QuickMapServices (QMS) plugin to display Google Earth imagery and the qgis2web plugin to convert QGIS files (.qgz) into web maps (WebGIS) and the presence of tourist index input. The mapping results obtained digitization of each tourist object and facility on Tegal Island in the form of shapefiles (.shp) as well as information displayed on the attribute table layer. WebGIS is used as a media for GIS map renderers that is easily accessed and adjusted according to the JavaScript Leaflet library (open source). Map of Geographic Information Systems makes it easy for people to convey and search for tourist information on Tegal Island.
Investment Analysis of New Port Development Project As a Solution to Overload Problems in Long Ports Pandi Aditiya; ahmad herison; Ika Kustiani; Amril Ma’ruf Siregar
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 19 No 2 (2019): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.843 KB) | DOI: 10.21009/spatial.192.7

Abstract

The increasing demand for port services at the Panjang port causes high levels of ship queues. The solution to overcome this problem is to build a new port. However, this new port construction project has not yet conducted a feasibility study. The purpose of this study is to assess the feasibility of port development in the Panjang district of Bandar Lampung in terms of investment or financial aspects. The methods are Benefit-Cost Ratio, Net Present Value, Payback Period, and Internal Rate of Return. The results of the feasibility study of the most profitable investment are in the seventh scenario, the Net Present Value (NPV) of Rp. 463,292,122,605.34, the BCR result of 1.2959, the IRR yield of 12.11% and the Payback Period (PP) occur in the year to thirty-seventh with an economic age of 60 years. The conclusion is that the construction of a new port can be a solution to overcome the overload of Panjang port.
Time Lag Application on Correlation Analysis among the national and international agencies for the rainfall data of Lampung Province, Indonesia Lintang Kurnia Aridini; Ahmad Zakaria; Dyah I Kusumastuti; Ahmad Herison; Endro P Wahyono
Jurnal Inovasi Teknologi Vol 3 No 2 (2022): October
Publisher : Engineering Forum of Western Indonesian Government Universities Board (Forum Teknik, BKS-PTN Wilayah Barat) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jit.v3i2.5060

Abstract

The rainfall data in Lampung tends to be small and cannot represent a large location, so other sources of rainfall data are needed that can be used. One of them is TRMM on that basis it is deemed necessary to see the correlation of the TRMM and BMKG data. The purpose of this research is to analyze how big the correlation between TRMM data and BMKG data with Time Lag. And its Predictability, as well as improved correlation with Time Lag. The method used in this study is the Pearson correlation. The result of this research is that the biggest correlation is on H0 and H+1 for the highest daily cumulative 0.3376 - 0.4808, for cumulative 2 days at 0.417- 0.555, for cumulative 7 days 0.569 - 0.706, for cumulative 15 days at 0.612 - 0.785 and cumulative 30 daily 0.710 -0.811 the conclusion of this study is that TRMM and BMKG have a better correlation on H + 1 and (H0), the results of linear regression analysis with Time Lag concluded that the predictive ability of the data is better on Time Lag and the difference in correlation between H + 1 and H0 obtained an increase in the correlation value. declared to have increased 0.01 - 0.2).
KAJIAN PENGGUNAAN METODE IP, STORET, dan CCME WQI DALAM MENENTUKAN STATUS KUALITAS AIR YUDA ROMDANIA; Ahmad Herison; Gatot Eko Susilo; Elza Novilyansa
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 18 No 1 (2018): Jurnal SPATIAL - Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi, Volume 18 Nomor 1, Ma
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.253 KB) | DOI: 10.21009/spatial.181.05

Abstract

Air kebutuhan makhluk hidup yang utama dalam kehidupan sehari-hari. Pemantauan kualitas air perlu dilakukan pada air sungai, air laut, air danau, air rawa dan air tanah sehingga air dapat dimanfaatkan sesuai dengan kegunaannya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan metode perhitungan indeks kualitas air dalam menentukan status kualitas air permukaan sehingga diketahui metode yang paling efektif, sensistif dan obyektif. Metode perhitungan Indeks Kualitas Air (IKA) diperlukan untuk menyederhanakan banyaknya nilai dari berbagai jenis parameter menjadi sebuah angka tunggal yang mampu mendeskripsikan kondisi kualitas air, sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Ada beberapa metode perhitungan IKA di berbagai Negara, metode Storet, IP, dan CCME WQI (Canadian Council of Ministers of The Environment). Metode tersebut akan dibandingkan dengan beberapa indikator. Hasil kajian menunjukkan Metode IP lebih unggul jika memakai data tunggal, karena memiliki kelebihan dari segi biaya dan waktu namun hanya mempresentasikan status mutu air pada saat itu saja tidak dalam periode tertentu. Metode Storet dan CCME menggunakan data perulangan sepanjang waktu (time series data), sehingga lebih menggambarkan status mutu air dalam periode tertentu. CCME WQI lebih unggul dari Metode Storet dan Metode IP karena memperhitungkan besarnya selisih hasil pengujian yang melebihi baku mutu melalui F3 (Amplitude). Dari kajian di atas disimpulkan, Metode CCME merupakan metode yang paling tepat untuk menganalisis kualitas air di berbagai negara termasuk Indonesia baik pada air permukaan maupun air tanah dengan tingkat efektivitas dan sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode lainnya serta penggunaan jumlah dan jenis parameter yang fleksibel. Kata kunci : Kualitas Air, Indeks Kualitas Air, Air Permukaan
EVALUASI EROSI TANAH BERVEGETASI DENGAN ALAT RAINFALL SIMULATOR (TES EKSPERIMENTAL DI LABORATORIUM) Azzahra, Iftasya Shafa; Romdania, Yuda; Herison, Ahmad; Tugiono, Subuh; Murda, Gung Bagus J
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3724

Abstract

Hujan adalah bagian dari siklus hidrologi yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan erosi. Penelitian di Kebun Kolektif TP PKK Kota Bandar Lampung mengindikasikan kekurangan unsur hara akibat erosi yang disebabkan oleh limpasan air hujan, ditambah dengan kondisi lahan yang cukup curam. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi kemiringan dan intensitas curah hujan terhadap laju erosi serta upaya pengendaliannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rainfall simulator. Hasil dari penelitian adalah laju erosi terkecil terjadi pada intensitas curah hujan 0,75 liter/menit dan kemiringan lereng 8% terjadi sebesar 0,04 Ton/Ha sedangkan laju erosi paling besar terjadi yaitu pada intensitas curah hujan 1,75 liter/menit dan kemiringan lereng 45% terjadi sebesar 0,59 Ton/Ha, terlihat bahwa intensitas curah hujan dan kemiringan lereng mempunyai pengaruh signifikan terhadap laju erosi tanah, laju erosi semakin meningkat seiring dengan kedua faktor tersebut. Kesimpulannya adalah curah hujan dengan intensitas tinggi dan kemiringan lereng yang curam meningkatkan laju erosi yang dapat merusak struktur tanah, sehingga perlu dilakukan teknik konservasi untuk mengurangi laju erosi dan menjaga kesuburan tanah, seperti pemeliharaan vegetasi penutup tanah dan penyuluhan teknik konservasi tanah bagi petani dan masyarakat. Kata kunci: Siklus Hidrologi, Vegetasi, Limpasan, Curah Hujan, Kemiringan Lereng
EKOWISATA MANGROVE CUKU NYI-NYI SESUAI INDEKS KESESUAIAN WISATA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN Kesuma, Mas Achmad Arief Rachmatulah; Herison, Ahmad; Sari, Devi Kurnia; Romdania, Yuda; M, Sefrinta S
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.4082

Abstract

Ekowisata mangrove Cuku Nyi-Nyi adalah ekowisata yang berkelanjutan, namun belum memiliki penilaian terkait kesesuaian wisata dan masterplan. Tujuan penelitian adalah menganalisis secara spasial, Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), Daya Dukung Kawasan (DDK), dan masterplan infrastruktur pendukung di ekowisata mangrove Cuku-Nyi-Nyi. Metode yang digunakan meliputi analisis kesesuaian ekowisata mangrove menggunakan metode transek jalur, analisis spasial dengan perangkat lunak analisis spasial, serta analisis kesesuaian masterplan infrastruktur pendukung menggunakan metode supply and demand. Hasil penelitian menunjukkan data transek vegetasi rhizophora apiculata dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 249,744 dan rhizophora stylosa dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 50,255. Kawasan ini memiliki nilai Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) sebesar 2,1 dan nilai Daya Dukung Kawasan (DDK) sebesar 91 orang per hari. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan masterplan infrastruktur pendukung yang direkomendasikan, yaitu sumber daya listrik, selter edukasi, dermaga, jalan beton, musholla, dan kios makanan. Kesimpulannya adalah wilayah ekowisata Cuku Nyi-Nyi memiliki nilai IKW yang masuk dalam kategori sesuai (S2) dan DDK yang masuk dalam kategori aman per hari, serta menghasilkan masterplan dan DED Infrastruktur pendukung.
EKOWISATA MANGROVE CUKU NYI-NYI SESUAI INDEKS KESESUAIAN WISATA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN Kesuma, Mas Achmad Arief Rachmatulah; Herison, Ahmad; Sari, Devi Kurnia; Romdania, Yuda; M, Sefrinta S
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 30 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.4082

Abstract

Ekowisata mangrove Cuku Nyi-Nyi adalah ekowisata yang berkelanjutan, namun belum memiliki penilaian terkait kesesuaian wisata dan masterplan. Tujuan penelitian adalah menganalisis secara spasial, Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), Daya Dukung Kawasan (DDK), dan masterplan infrastruktur pendukung di ekowisata mangrove Cuku-Nyi-Nyi. Metode yang digunakan meliputi analisis kesesuaian ekowisata mangrove menggunakan metode transek jalur, analisis spasial dengan perangkat lunak analisis spasial, serta analisis kesesuaian masterplan infrastruktur pendukung menggunakan metode supply and demand. Hasil penelitian menunjukkan data transek vegetasi rhizophora apiculata dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 249,744 dan rhizophora stylosa dengan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 50,255. Kawasan ini memiliki nilai Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) sebesar 2,1 dan nilai Daya Dukung Kawasan (DDK) sebesar 91 orang per hari. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan masterplan infrastruktur pendukung yang direkomendasikan, yaitu sumber daya listrik, selter edukasi, dermaga, jalan beton, musholla, dan kios makanan. Kesimpulannya adalah wilayah ekowisata Cuku Nyi-Nyi memiliki nilai IKW yang masuk dalam kategori sesuai (S2) dan DDK yang masuk dalam kategori aman per hari, serta menghasilkan masterplan dan DED Infrastruktur pendukung.
PENINJAUAN KAWASAN TERUMBU KARANG DAN INFRASTRUKTUR DI PULAU KELAGIAN BESAR SEBAGAI PENUNJANG EKOWISATA BAHARI Azzahra, Ardhita Rahma; Herison, Ahmad; Kusuma, Anma Hari; Romdania, Yuda
Jurnal Industri Parawisata Vol 7, No 2 (2025): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v7i2.2279

Abstract

Potensi wisata yang ada di setiap daerah memiliki peluang besar untuk dikembangkan, salah satunya Pulau Kelagian Besar yang letaknya berdekatan dengan Pulau Pahawang mempunyai terumbu karang yang potensial untuk kegiatan ekowisata. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji lebih lanjut kesesuaian serta daya dukung kawasan wisata tersebut yang disertai pula dengan peninjauan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan analisis Indeks Kesesuaian Wisata, Daya Dukung Kawasan peninjauan infrastruktur menggunakan parameter 3A sebagai acuan untuk merencanakan pembangunan infrastruktur pendukung. Dari hasil analisis diperoleh kesesuaian wisata snorkeling dan diving pada stasiun 3 adalah 2,265 dan 2,475 . Luas area pemanfaatan pada stasiun ini seluas 2,71 ha untuk kegiatan snorkeling dan 11,3 ha untuk diving. peninjuan menemukan bahwa keadaan infrastruktur pendukung yang ada di pulau sudah cukup baik, meski demikian pengembangan lanjutan masih perlu dilakukan. Kesimpulan adalah pada stasiun 3 memiliki kategori kesesuaian S2 (sesuai) dengan daya tampung wistatawan untuk ekowisata snorkeling sebanyak 109 orang/hari dan diving sebanyak 452 orang/hari, saran infrastruktur pendukung yang dapat dibangun sebagai penunjang ekowisata pulau antara lain, gazebo, coffee shop dan fish market.
Co-Authors Achmad Paksi Firdaus Agestia, Lady Ahmad Zakaria ahmad zakaria Ahmad Zakaria Ahmad Zakaria Amanda, Tiara Maelta amelia sukma cindy Amril Maruf Siregar Amril Ma’ruf Siregar Anma Hari Kusuma, Anma Hari Arief, Farah Diba Ariestina Fanani Ashruri Ashruri, Ashruri Ashruri, A Azzahra, Ardhita Rahma Azzahra, Iftasya Shafa Cesarani, Anisa cindy, amelia sukma Dewi, Tiara Servita Dipo Akbar Doni Pramanda Dyah Indriana K Dyah Indriana Kusumastuti Dyah Kusumastuti eko widarsono Elza Novilyansa Elza Novilyansa Endro P Wahyono Endro Prasetyo Wahono Fahri, Muhammad Yusrizal Fakhrizal, Achmad Bagus Farhan Rachmanda Fathan Naufal Ahsan Febrizky C Putri Firdaus, Achmad Paksi Fredinan Yulianda Gatot Eko Susilo Gatot Eko Susilo Gatot Eko Susilo Gung Bagus Jerfikanasa Murda I Wayan Nurjaya Ika Kustiani Indriana K, Dyah Irwani Ninik Wijaya Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Karlina Sari Kesuma, Mas Achmad Arief Rachmatulah Khadafi, M Fariq Kristianto Usman Lintang Kurnia Aridini Luky Adrianto M, Sefrinta S M. Irfan Affandi Madany, Orista Ammar Margaretta Welly Melly Nugraheni Murda, Gung Bagus J Nur Arifaini Ofik Ofik Taufik P Ofik Purwadi Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Opik Taufik Purwadi Pandi Aditiya Purwadi, Opik Taufik Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rahayu Sulistyorini Rahmat Effendi Rahmat Effendi, Rahmat Rian Alfian Sandy Kusuma Sari, Devi Kurnia Sari, Dina Mariana Setyanto Setyanto Setyanugraha, Tegar Siti Nurul Khotimah Subuh Tugiono Subuh Tugiono, Subuh Sudewa, Wijoyo Mensen Tiara Maelta Amanda Willy Brilliant Yosua Windy Putri Diwantari Yanti, Cristi Yuda Romdania Yuda Romdania Yuda Romdania Yuda Romdania Zainal Abidin Zainal Abidin