Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanenan Air Hujan Dengan Metode Roof Catchment Sebagai Pengawetan Air Bangunan Gedung Institut Teknologi Sumatera Jerfikanasa Murda, Gung Bagus; Herison, Ahmad; Zakaria, Ahmad; Indriana K, Dyah; Ofik Taufik P, Ofik
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1127

Abstract

Abstrak Institut Teknologi Sumatera memiliki lahan dengan total 275 Ha dan diprediksi dapat menampung 64.000 mahasiswa pada 25 tahun kedepan. Laju penerimaan mahasiswa akan berbanding dengan pembangunan dan perubahan tata guna lahan yang mengakibatkan meningkatnya limpasan permukaan dan menurunnya ketersediaan air tanah. Perlu dikakukan upaya preventif seperti pemanenan air hujan sebagai bentuk konservasi sumber daya air tanah. Kebutuhan air salah satu gedung sebesar 3.024 m3/tahun, direncanakan metode pengawetan air secara pemanenan air hujan, menghasilkan pasokan air sebesar 2.690,086 m3/tahun. Sistem pemanenan air hujan dapat menghemat penggunaan air tanah sebesar 40% dari penggunaan air gedung pertahunnya. Sistem pemanenan air hujan diharapkan mampu mengurangi penggunaan air tanah, dan upaya konservasi sumber daya air sehingga dapat meminimalisir terjadinya krisis air tanah. Kata kunci:  Tataguna lahan, Kebutuhan dan pasokan air, Pemanenan air hujan,    Abstract Sumatra Institute of Technology has a total land area of 275 ha and is predicted to be able to accommodate 64,000 students in the next 25 years. New student admission will be proportional to development and land use changes, which cause a decrease in groundwater supply and an increase in surface runoff. Preventative methods such as rainwater harvesting as a form of groundwater resource conservation need to be strengthened. One of the buildings has a 3,024 m3/year water requirement. A water preservation method is planned using rainwater harvesting, resulting in a water supply of 2.690,086 m3/year. Rainwater harvesting system can reduce annual building water demand by up to 40%. It's hoped that the rainwater harvesting system will be able to reduce groundwater use and conserve water resources so that it can minimize the occurrence of groundwater crises. Keywords: Land use, Water demand and supply, Rainwater harvesting
EVALUASI EROSI TANAH BERVEGETASI DENGAN ALAT RAINFALL SIMULATOR (TES EKSPERIMENTAL DI LABORATORIUM) Azzahra, Iftasya Shafa; Romdania, Yuda; Herison, Ahmad; Tugiono, Subuh; Murda, Gung Bagus J
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3724

Abstract

Hujan adalah bagian dari siklus hidrologi yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan erosi. Penelitian di Kebun Kolektif TP PKK Kota Bandar Lampung mengindikasikan kekurangan unsur hara akibat erosi yang disebabkan oleh limpasan air hujan, ditambah dengan kondisi lahan yang cukup curam. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi kemiringan dan intensitas curah hujan terhadap laju erosi serta upaya pengendaliannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rainfall simulator. Hasil dari penelitian adalah laju erosi terkecil terjadi pada intensitas curah hujan 0,75 liter/menit dan kemiringan lereng 8% terjadi sebesar 0,04 Ton/Ha sedangkan laju erosi paling besar terjadi yaitu pada intensitas curah hujan 1,75 liter/menit dan kemiringan lereng 45% terjadi sebesar 0,59 Ton/Ha, terlihat bahwa intensitas curah hujan dan kemiringan lereng mempunyai pengaruh signifikan terhadap laju erosi tanah, laju erosi semakin meningkat seiring dengan kedua faktor tersebut. Kesimpulannya adalah curah hujan dengan intensitas tinggi dan kemiringan lereng yang curam meningkatkan laju erosi yang dapat merusak struktur tanah, sehingga perlu dilakukan teknik konservasi untuk mengurangi laju erosi dan menjaga kesuburan tanah, seperti pemeliharaan vegetasi penutup tanah dan penyuluhan teknik konservasi tanah bagi petani dan masyarakat. Kata kunci: Siklus Hidrologi, Vegetasi, Limpasan, Curah Hujan, Kemiringan Lereng
Bantuan Penyuluhan Pengembangan Kawasan Ekosistem Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Batu Menyan Dusun Ketapang Ujung Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Herison, Ahmad
Jurnal Sinergi Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v1i1.6

Abstract

Pengetahuan mengenai pengelolaan ekosistem mangrove yang tidak merusak lingkungan dan dapat dijadikan potensi ekowisata sangat penting untuk diketahui masyarakat khususnya Kabupaten Pesawaran dengan potensi pariwisata yang besar. Tujuan dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah: Memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir terutama mangrove, membangun kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan lingkungan dan menjaga ekosistem, Salah satu kegiatan yang dapat melestarikan keseimbangan ekosistem mangrove, dan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses penanaman mangrove. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan adalah dengan cara diskusi dan metode yang digunakan untuk penanaman mangrove adalah dengan menggunakan bibit hasil persemaian. Kegiatan penyuluhan dan penanaman mangrove ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2020 di Pantai Ketapang Pesawaran yang diikuti oleh dinas Kelautan, masyarakat sekitar dan mahasiswa. Dalam kegiatan yang dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut: (1) Adanya kegiatan ini untuk memberikan penegtahuan mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir terutama mangrove. Pengetahuan tentang cara penanaman mangrove. Membangun kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan lingkungan dan menjaga ekosistem. Salah satu kegiatan yang dapat melestarikan keseimbangan ekosistem mangrove dan memberikan pengetahuan kepada mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses penanaman mangrove ini (2) Dengan adanya kegiatan ini menjadikan titik awal bagi masyarakat untuk melanjutkan usaha penanaman mangrove sebagai perluasan konservasi mangrove.
Bantuan Penyuluhan dan Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang di Pantai Ketapang Kabupaten Pesawaran Herison, Ahmad; Romdania, Yuda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Sakai Sambayan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Coral reefs are coastal marine biota biodiversity. Ketapang beach is one of the tourism destinations in the province of Lampung, therefore there are many activities that can be identified damage to the coral reef at the beach area, so that the necessary steps anticipatory one of them is to transplant corals. The purpose of this service activities 1) Knowing the causes of coral reef degradation in Ketapang Beach, 2) Implement saving coral reefs on the coast of Ketapang, Ketapang District of Pesawaran District. The method is performed in the context of community service are 1) Extension to the public on the importance of coral reef ecosystems, 2) Doing tranplastasi coral fragmentation method using acropora seed. Event followed by several stakeholders from the public and the government. This activity can be concluded: 1) The activities of Ketapang beach tourism indicate damage to coral reefs in the region, it is necessary for coral reef conservation efforts with transplant method. 2) The activity of saving coral reefs done by: transplants used is the fragmentation method. And to preserve the coral reef ecosystem, program outreach to the community is also an effort to prevent the destruction of coral reefs. Keywords — Coral Reef, Tranplantation, Ketapang Beach.
Faktor Pendorong Pendirian Bangunan di Sempadan Rel Kereta Api Stasiun Tanjung Karang Tabrani, Syifa Novia; Sulistyorini, Rahayu; Herison, Ahmad
Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (JRPWK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpwk.v5i2.7256

Abstract

Abstract. Spatial planning in urban transportation areas faces increasing pressure due to population growth and limited land, which encourages the emergence of buildings in areas that should be protected, such as railway borders. This condition has the potential to cause safety risks and irregularities in urban spatial planning. This study aims to analyze factors related to the reasons for people to build buildings in the railway border area, especially around Tanjung Karang Station, Bandar Lampung City. The method used is a field survey with a quantitative approach and Spearman Rank correlation analysis processed using the SPSS 24 program. Respondents consisted of 96 people spread across five villages in two districts. The results of the study indicate that factors suspected of being related to the reasons for people to build buildings consist of the role of the provincial government, the role of the city government, education level, knowledge level, length of residence, social networks, environmental quality, the presence of trade and service centers, economic factors, and land ownership status. Based on the results of the hypothesis test, the factors that are strongly related are the role of the provincial government, knowledge level, social networks, environmental quality, the presence of trade and service centers, and economic factors. Abstrak. Penataan ruang kawasan transportasi perkotaan menghadapi tekanan yang semakin besar akibat pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan, yang mendorong munculnya bangunan pada kawasan yang seharusnya dilindungi seperti sempadan rel kereta api. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta ketidakteraturan tata ruang perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan alasan masyarakat mendirikan bangunan di kawasan sempadan rel kereta api, khususnya di sekitar Stasiun Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan analisis korelasi Rank Spearman yang diolah menggunakan program SPSS 24. Responden terdiri dari 96 orang yang tersebar di lima kelurahan di dua kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan alasan masyarakat untuk mendirikan bangunan terdiri dari peran pemerintah provinsi, peran pemerintah kota, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, lama tinggal, jaringan sosial, kualitas lingkungan, keberadaan pusat perdagangan jasa, ekonomi, dan status kepemilikan lahan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, faktor-faktor yang berhubungan kuat yaitu peran pemerintah provinsi, tingkat pengetahuan, jaringan sosial, kualitas lingkungan, keberadaan pusat perdagangan dan jasa dan faktor ekonomi.
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan Putri, Tri Desmayanti; Zakaria, Wan Abbas; Murniati, Ktut; Ahmad Herison; Dedy Yuliawan
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1800

Abstract

Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu wilayah dengan risiko banjir tinggi. Kecamatan Candipuro tercatat mengalami kejadian banjir hampir setiap tahun dalam lima tahun terakhir. Dampak banjir yang signifikan terhadap permukiman, lahan pertanian, infrastruktur, serta kerugian sosial-ekonomi menunjukkan perlunya penataan dan pemanfaatan ruang yang berbasis mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi luas wilayah rawan banjir, menganalisis simpangan penggunaan lahan terhadap rencana pola ruang, menilai tingkat kerentanan fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan terhadap bencana banjir, serta merumuskan arahan pemanfaatan ruang berbasis mitigasi bencana banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan meliputi Analisis Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk pemetaan kerawanan banjir, analisis overlay menggunakan ArcGIS untuk identifikasi simpangan penggunaan lahan, analisis kerentanan berdasarkan Perka BNPB Nomor 2 Tahun 2012, serta perumusan arahan pemanfaatan ruang melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah rawan banjir di Kecamatan Candipuro didominasi oleh kategori sangat rawan seluas 5.669 ha (46,2%). Terdapat simpangan penggunaan lahan sebesar 1.277,71 ha (10,41%) dari total luas wilayah, yang berpotensi meningkatkan risiko banjir. Tingkat kerentanan bencana banjir secara umum berada pada kelas sedang, dengan beberapa desa memiliki kerentanan tinggi. Arahan pemanfaatan ruang difokuskan pada mitigasi struktural berupa peningkatan kualitas tanggul dan normalisasi sungai, serta mitigasi non-struktural melalui pengendalian tata ruang, peningkatan kapasitas masyarakat, sistem peringatan dini, dan konservasi daerah aliran sungai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang berbasis mitigasi bencana banjir guna mengurangi potensi kerugian di Kecamatan Candipuro.
Pengaruh Derajat Kejenuhan Pada Tanah Gambut Menggunakan Uji Kuat Geser Tanah Firdaus, Achmad Paksi; Setyanto, Setyanto; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i3.844

Abstract

The soil occupies an important role in the construction of a building, the main benefit of the soil isas a foundation of the construction, there are several soil shear strength tests, such as DirectShear Test, and Vane Shear Test. Each test can produce different test results for the same testobject. This may occur due to different testing procedures and workings of different tools as wellas the main test result targets of each equipment in the determination of soil parameters.Therefore, a careful soil investigation is needed, especially to determine the degree of saturationin peat soils by using soil shear strength test. In this study, the soil tested is a type of peat soiloriginated from the Rawa Seragi area, Belimbing Sari Village, Jabung District, East LampungDistrict.The tests were conducted directly in the laboratory for 12 (twelve) points and at differentdepths with Vane Shear and Direct Shear tools used to calculate the soil and maximum readingability on the torsimeter dial. Based on the test results obtained the average shear strength valueof Vane Shear on saturated soil at 30cm with an average value of 0.0379 and at a depth of 50cmwith an average value of 0.0384 and on unsaturated soil at a depth of 30cm with an average valueof 0.0434 and at a depth of 50cm with an average value of 0.0406 thus obtained a decrease of0.0066.Keywords: Degree of Saturation, Peat Soil, Shear Strength Test
Analisis dan Desain Sistem Drainase di Lingkungan Universitas Lampung (Studi Kasus: Zona III Wilayah Rektorat – Fakultas Pertanian) Effendi, Rahmat; Purwadi, Ofik Taufik; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i3.895

Abstract

Water problems consist of three types: flood, drought, and water pollution. Floods are recognized as a significant source of threat to human life. One of the flood prevention actions that can be done is to optimize the drainage channels. Drainage can be defined as a technical action to reduce excess water so that the function of the area or land is not disturbed. University of Lampung is one of the locations prone to flooding. Therefore, a research to overcome the flood that occurred at the University of Lampung has been conducted (Case Study: Zone III Rectorate Area - Faculty of Agriculture). The purposes of this research are to analyze the drainage system of University of Lampung and to design drainage system that fulfill flood discharge plan. The research was conducted by survey in the field. The analysis conducted in this study include hydrological analysis and hydraulics analysis using HEC-RAS4.1.0 application. Calculation of discharge plan using rational method.. Based on the analysis results, there are no channels that are not sufficient for flood discharge, but there are some channels that are disconnected and cause the water to not flow. The disconnected channels are located on the channel with the DN5 and DN62 codes. For that, it is recommended to create a channel connecting DN62 channel with DN63, and make a channel on channel DN5 to DN65. The budget required for the repair of this channel is Rp 207,203,725.00 (Two Hundred Seven Million Two Hundred and Three Thousand Seven Hundred Twenty Five Rupiah).Keywords: Drainage, HEC-RAS, hydrology, hydraulics, floods
Perencanaan Embung Konservasi Di Taman Rusa Universitas Lampung Cindy, Amelia Sukma; Purwadi, Opik Taufik; Welly, Margaretta; Herison, Ahmad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i1.1146

Abstract

University of Lampung has some of water patch such as small dams and retention basin which is needed optimalisazion to improve the function. Among of the small dams, there is small dam is located at Deer Park at University Of Lampung need to redesign. The purpose of redesign this small dam conservation is to increase its function as water conservation building. Water conservation building has functioned as rain harvesting and water reserves during the dry seasonThe methods are used to redesign this small dam conservation are hydrological , small dam conservation construction planning , analysis stability of  planned constructions and the last method is estimating building construction cost.  Small dam conservation planned height of 5 m,withabaseelevationat+104,7 thedamcrestelevation+112,5,00m.The flood debit of 426,279 m3/sec with cycle period 10 years.Spillway which used is Open Ogee type and basin specific energy building Vlugter type. Stability small dam conservation at Deer Park University of Lampung construction stated as safe. Cost estimated of design planning of conservation small dam is Rp. 5.918.096.000,00. Reservoir volume after planned to be 13.213,5627 m3. This volume has increased from the existing volume of the previous reservoir, which was only 5.981,3997 m3. It can be concluded, the ability of small dam conservation to rain harvesting and water reserves during the dry season increases. Keyword : Small dam, Conservation, University of Lampung
Co-Authors Achmad Paksi Firdaus Agestia, Lady Ahmad Zakaria ahmad zakaria Ahmad Zakaria Ahmad Zakaria Ahsan, Fathan Naufal Amanda, Tiara Maelta amelia sukma cindy Amril Ma’ruf Siregar Anma Hari Kusuma, Anma Hari Arief, Farah Diba Ariestina Fanani Ashruri Ashruri, Ashruri Ashruri, A Azzahra, Ardhita Rahma Azzahra, Iftasya Shafa Cesarani, Anisa cindy, amelia sukma Dedy Yuliawan Dewi, Tiara Servita Dipo Akbar Diwantari, Windy Putri Doni Pramanda Dyah Indriana Kusumastuti Dyah Kusumastuti Elza Novilyansa Elza Novilyansa Endro P Wahyono Endro Prasetyo Wahono Fahri, Muhammad Yusrizal Fakhrizal, Achmad Bagus Farhan Rachmanda Febrizky C Putri Firdaus, Achmad Paksi Fredinan Yulianda Gatot Eko Susilo Gatot Eko Susilo Gatot Eko Susilo I Wayan Nurjaya Ika Kustiani Indriana K, Dyah Irwani Ninik Wijaya Jerfikanasa Murda, Gung Bagus Kesuma, Mas Achmad Arief Rachmatulah Khadafi, M Fariq Kristianto Usman Ktut Murniati Lintang Kurnia Aridini Luky Adrianto M, Sefrinta S Madany, Orista Ammar Margaretta Welly Murda, Gung Bagus J Nugraheni, Melly Ofik Taufik P, Ofik Ofik Taufik Purwadi Ofik Taufik Purwadi, Ofik Taufik Opik Taufik Purwadi Pandi Aditiya Pratama, Muhammad Vareza Purwadi, Ofik Purwadi, Opik Taufik Putri, Tri Desmayanti Qur'ani, Mutiara Nurul Rachmanda, Farhan Rahayu Sulistyorini Rahmat Effendi Rahmat Effendi, Rahmat Rian Alfian Sandy Kusuma Sari, Devi Kurnia Sari, Dina Mariana Setyanto Setyanto Setyanugraha, Tegar Siti Nurul Khotimah Subuh Tugiono Subuh Tugiono, Subuh Sudewa, Wijoyo Mensen Tabrani, Syifa Novia Wan Abbas Zakaria widarsono, eko Willy Brilliant Yosua Yanti, Cristi Yuda Romdania Yuda Romdania Yuda Romdania Yuda Romdania Zainal Abidin