Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JEMIL

Manajemen Pendidikan Pra-Nikah dalam Membina Kesiapan Calon Pengantin: Pre-Marital Education Management in Fostering the Readiness of Prospective Brides and Grooms Syafrawati
Journal of Educational Management and Islamic Leadership (JEMIL) Vol. 4 No. 1: Februari 2025
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jemil.v4i1.7306

Abstract

Bimbingan perkawinan pranikah yang awalnya disebut kursus calon pengantin (suscatin) adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan penumbuhan kesadaran kepada remaja usia nikah tentang kehidupan rumah tangga dan keluarga. Adapun tujuan bimbingan perkawinan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang kehidupan rumah tangga/keluarga dalam mewujudkan keluarga sak?nah mawaddah warahmah serta mengurangi angka perselisihan, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga.Tujuan penelitian ini Untuk mengkaji manajemen pendidikan pelaksanaan bimbingan pra-nikah di Kecamatan Baolan dalam membina kesiapan calon pengantin, dan Untuk mendeskripsikan teknis pelaksanaan bimbingan pra-nikah di Kecamatan Baolan, serta untuk mengidentifikasi dampak dari pelaksanaan bimbingan pra-nikah terhadap kesiapan calon pengantin.Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan Dokumentasi.Hasil penelitian tentang pengorganisasian manajemen pendidikan pelaksanaan bimbingan pra-nikah di Kecamatan Baolan menunjukkan pentingnya penyelenggaraan program ini sebagai bagian dari upaya membina kesiapan calon pengantin.Kesimpulan dari hasil penelitian ini, bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli sudah berjalan lancar.Banyak materi yang disampaikan oleh pihak KUA mulai dari materi tentang perkawinan, fiqih munakahat, keluarga berencana dan kesehatan.Berdasarkan hasil angket dan wawancara mendalam dengan peserta bimbingan perkawinan bahwasanya bimbingan perkawinan ini sangat berdampak positif terhadap kesiapan menikah calon pengantin, karena adanya bimbingan perkawinan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para peserta bimbingan perkawinan di Kecamatan Baolan. Meskipun dianggap cukup baik namun terdapat beberapa hal yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan seperti kurangnya kesadaran peserta bimbingan akan pentingnya mengikuti bimbingan perkawinan pranikah ini