Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Media Papan Hitung FPB dan KPK Terhadap Peningkatan Minat Belajar Matematika Siswa di MI Al-Azhar Ajung Jember Crismono, Prima Cristi; Triana, Vivi; Pitasari, Mely Agustin Reni
Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7 No 01 (2025): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI, Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/ad.v7i01.2201

Abstract

This study aims to examine the effect of using the FPB and KPK Calculation Board Media on students' interest in learning mathematics at MI Al Azhar Ajung. This media is designed to help students understand abstract mathematical concepts such as the Greatest Common Factor (GCF) and the Least Common Multiple (LCM) through a more visual and interactive approach. This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group. The research sample consisted of 44 students divided into two groups: the experimental group using the FPB and KPK Calculation Board Media, and the control group using conventional learning methods. The results of the analysis showed that the experimental group experienced a significant increase in learning interest, with an average post-test score of 82.40, while the control group only reached 68.30. The Mann-Whitney test showed a p value = 0.002 (p <0.05), which indicated that the difference between the two groups was very significant. These findings indicate that the use of the FPB and KPK Calculation Board Media has a significant positive effect on increasing students' interest in learning mathematics. Therefore, the use of this learning media can be recommended as an effective alternative to improve students' motivation and understanding of mathematical concepts at the elementary education level.
Analisis Case Control: Paparan Asap Rokok Ibu Hamil terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Aziza, Neri; Nursal, Dien Gusta Anggrani; Triana, Vivi; Ramadani, Mery; Putri, Anggela Pradiva
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/eaqd7212

Abstract

Ibu hamil yang terpapar asap rokok sebagai perokok pasif berisiko mengalami komplikasi kehamilan, salah satunya adalah BBLR yang menjadi penyebab utama kematian bayi. Kondisi ini memerlukan perhatian karena berkaitan dengan peningkatan angka kesakitan dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian BBLR di Kota Padang. Penelitian dilakukan pada Januari–Juli 2024 dengan desain case control, menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 102 responden, yaitu 51 bayi BBLR (kasus) dan 51 bayi BBLN (kontrol), di Puskesmas Lubuk Begalung dan Pegambiran Kota Padang. Data diperoleh melalui kuesioner dan rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa paparan asap rokok berhubungan signifikan dengan kejadian BBLR (OR=3,429), demikian pula dengan variabel confounding umur kehamilan (OR=4,839) dan status gizi ibu (OR=10,323). Analisis multivariat menunjukkan ibu hamil perokok pasif memiliki risiko 11,5 kali lebih tinggi melahirkan bayi BBLR setelah dikontrol dengan variabel usia ibu, paritas, pekerjaan, umur kehamilan, dan status gizi (OR=11,59). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan asap rokok pada ibu hamil secara signifikan meningkatkan risiko BBLR, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi, pemantauan kehamilan, dan intervensi gizi.
Gambaran Dukungan Keluarga Penderita HIV Di Kota Pariaman Oktalina, Dyanti; Astiena, Adila Kasni; Lestari, Yuniar; Hardisman, Hardisman; Triana, Vivi; Fadrian, Fadrian
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1761

Abstract

Jumlah penderita HIV di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini memerlukan strategi penanggulangan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga dukungan dari lingkungan terdekat, khususnya keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran keluarga dalam mendampingi penderita HIV. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah penderita HIV di Kota Pariaman dengan sampel 54 orang yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita berusia ≤ 40 tahun (66,7%), berjenis kelamin laki-laki (77,8%), memiliki pendidikan tinggi (88,9%), bekerja (74,1%), dan tinggal bersama keluarga (85,2%). Bentuk pendampingan keluarga yang ditemukan antara lain dukungan emosional sebagian besar masih kurang (57,4%), sedangkan dukungan informasional (51,9%), instrumental (51,9%), dan penghargaan (57,4%) tergolong baik.Keberadaan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi penderita untuk minum obat secara teratur dan menjaga kualitas hidup. Pendampingan yang konsisten dapat memperkuat kepercayaan diri penderita HIV.
Transformasi Pengetahuan Seks Pranikah dan HIV/AIDS melalui Juventum Health Advocates (JHA) Triana, Vivi; Syahrial, Syahrial; Haq, Arinil
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3115

Abstract

Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja menjadi perhatian khusus terutama tiga risiko yang terjadi yaitu seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS. Hal ini membutuhkan upaya yang berkelanjutan untuk memberikan pendidikan yang relevan dan pengetahuan yang komprehensif. Tujuan kegiatan ini adalah promosi kesehatan melalui pendidikan teman sebaya (Peer Educator) dengan konsep Juventum Health Advocates (JHA) atau "Advokat Kesehatan Remaja" dimana sekelompok remaja bertugas untuk mempromosikan, mendukung, dan memperjuangkan kesehatan remaja, terutama terkait dengan isu-isu seperti seks pranikah, NAPZA, dan HIV/AIDS. Kegiatan ini berupa pelatihan dengan memfasilitasi peserta dengan materi disertai modul pembelajaran. Remaja yang tergabung dalam JHA ini akan berperan sebagai volunteer yang terjun langsung untuk pro-aktif dengan lingkungan sekitar seperti berperan sebagai konselor dan membagikan ilmu seputar kesehatan reproduksi, seksual berisiko. Pendekatan Peer Education telah membawa perubahan positif dalam pengetahuan, yang nantinya akan berdampak pada perilaku, dan sikap remaja. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pre test dan post test tentang pengetahuan remaja yang samakin meningkat setelah diberikan materi. Keseluruhan kegiatan memberikan memberikan hasil yang efektif dan berdampak positif baik pada pembangunan karakter remaja dan lingkungan sekolah.
Determinants of Quality of Life in Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis at Dr. M. Djamil Hospital Padang Adilla, Friska; Nursal, Dien Gusta Anggraini; Triana, Vivi
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 9 No. 3 (2025): VOLUME 9 - NUMBER 3 - November 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v9i3.50877

Abstract

Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) encounter persistent health burdens that substantially affect their quality of life, particularly during treatment and hemodialysis. Consequently, identifying factors that influence quality of life in this population is essential. This study examined determinants of quality of life among CKD patients undergoing hemodialysis at Dr. M. Djamil General Hospital Padang in 2025. This study employed a mixed-methods approach with a concurrent triangulation design. The quantitative component used a cross-sectional design involving 73 patients selected through simple random sampling. Research instruments included the Kidney Disease Quality of Life–Short Form 36 and the Perceived Kidney Disease Self-Management Scale. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses with logistic regression. The qualitative component applied a phenomenological approach through in-depth interviews with 15 informants, and the data were analyzed using thematic analysis. Overall, 53.4% of patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis reported low quality of life. Bivariate analysis showed that gender and disease perception were associated with quality of life, however, multivariate analysis identified only disease management perception as the dominant predictor. Patients with negative perceptions had a 33-fold higher risk of low quality of life compared to those with positive perceptions (p<0.001; OR=33.026; 95% CI: 6.124–178.106). No significant associations were found for age, education level, employment status, marital status, comorbidities, or duration of hemodialysis. Qualitative findings supported the quantitative results, showing that patients perceptions were influenced by informational, emotional, financial, and family support, which in turn improved disease acceptance, adaptation, and quality of life.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL (ARV) DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LAKI-LAKI PENDERITA HIV : STUDI CROSS -SECTIONAL Arnandes Putra, Afadhil; Triana, Vivi; Siswati, Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55563

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat global yang serius dengan 40,8 juta orang hidup dengan HIV pada tahun 2024. Kota Padang memiliki kasus HIV yang tinggi dengan 86,2% penderita adalah laki-laki. Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci keberhasilan terapi HIV yang berdampak pada kualitas hidup penderita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV di Kota Padang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 87 responden laki-laki penderita HIV yang terdaftar di Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Parintang Hati dan menjalani terapi ARV di layanan PDP Kota Padang. Sampel dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Kepatuhan minum obat ARV diukur menggunakan instrumen MMAS-8 dan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-HIV BREF. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70,1% responden patuh minum obat ARV dan 72,4% memiliki kualitas hidup baik. Terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup (p-value <0,001), dengan nilai POR = 20,6 (95% CI: 6,70–73,2), yang menunjukkan bahwa laki-laki penderita HIV yang tidak patuh minum obat ARV memiliki risiko 20,6 kali lebih besar untuk memiliki kualitas hidup buruk dibandingkan yang patuh. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup pada laki-laki penderita HIV di Kota Padang.