p-Index From 2021 - 2026
8.198
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : referen

Ekranisasi Novel Silam Karya Risa Saraswati ke Dalam Film Silam Sutrada Jose Poernomo Azka Davia; Nabila Salsabila; Rahmayanti Puteri Rizanti; Syarif Hidayatullah
REFEREN Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.963 KB) | DOI: 10.22236/referen.v1i2.10495

Abstract

Abstrak Genre film horor merupakan genre yang paling banyak menarik minat penonton. Uniknya genre tersebut banyak mengangkat dari novel. Salah satu novel tersebut adalah novel Silam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perubahan novel ke film yang meliputi penciutan, penambahan serta perubahan bervariasi pada film novel silam karya Risa Saraswati ke dalam film silam sutrada Jose Poernomo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengkaji ekranisasi pada novel Silam karya Risa Saraswati ke dalam film Silam sutrada Jose Poernomo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua aspek unsur sastra, yaitu alur, tokoh, dan latar mengalami penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Namun hal tersebut tidak mengubah konsep cerita novel secara keseluruhan. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbadaan yang signifikan antara novel dengan film. Kata kunci: Ekranisasi; Novel; Film; Genre Horor   Abstract The horror film genre is the genre that attracts the most attention from the audience. Uniquely, this genre lifts a lot from the novel. One such novel is the Silam novel. The aim of this research is to find out the changes from novel to film which include shrinking, adding and varying changes from Risa Saraswati's past novel into Jose Poernomo's past film. This study uses a qualitative descriptive method to examine the ecranization of Risa Saraswati's Silam novel into the Silam film directed by Jose Poernomo. The method used in this study is a qualitative description method with content analysis techniques. The results of the research show that all aspects of literary elements, namely plot, characters, and setting experience reduction, addition, and varied changes. But this does not change the concept of the novel as a whole. It can be concluded that there is no significant difference between the novel and the film. Keywords: Ecranization; Novel; Film; Horror genre
Ekranisasi Novel Senior Karya Eko Ivano Winata ke Film Senior Karya Indra Gunawan Akmalia Esadiani; Alya Fitri; Mahabbati Izzati Rahmani; Syarif Hidayatullah
REFEREN Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.013 KB) | DOI: 10.22236/referen.v1i2.10507

Abstract

Abstrak Ekranisasi dapat diartikan sebagai bentuk penyampaian pesan dari sebuah karya sastra menjadi bentuk yang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkapkan proses ekranisasi yang terjadi dari novel Senior karya Eko Ivano Winata ke dalam film Senior karya Indra Gunawan. Metode yang digunakan penulis dalam mengkaji proses ekranisasi yaitu dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memaparkan data yaitu dengan teknik membaca, mencatat, yang meliputi penambahan, pengurangan, dan perubahan bervariasi yang terjadi pada novel dan film Senior. Hasil penelitian dari proses ekranisasi yang telah dikaji memaparkan mengenai penambahan, pengurangan, dan perubahan bervariasi yang berkaitan dengan alur, latar, dan tokoh dari novel Senior karya Eko Ivano ke film Senior karya Indra Gunawan. Terdapat 6 penambahan alur, 6 pengurangan alur, dan 2 perubahan bervariasi alur. Lalu terdapat 2 penambahan latar, tidak terdapat penciutan latar dari novel ke film, dan 1 perubahan bervariasi latar. Lalu terdapat 1 penambahan tokoh, 3 penciutan tokoh, dan 1 perubahan bervariasi pada tokoh. Kata Kunci : Ekranisasi, Novel, Film Abstract Ecranization can be interpreted as a form of conveying messages from a literary work into another form. The purpose of this study is to reveal the ecranization process that occurs from the novel Senior by Eko Ivano Winata into the film Senior by Indra Gunawan. The method used by the author in studying the ecranization process is a qualitative descriptive method. The technique used to present the data is by reading, taking notes, which include adding, subtracting, and various changes that occur in the novels and films of Senior. The research results from the ecranization process that has been studied describe the addition, subtraction, and various changes related to the plot, setting, and characters from the novel Senior by Eko Ivano to the film Senior by Indra Gunawan. There are 6 groove additions, 6 groove reductions, and 2 changes to varying grooves. Then there are 2 background additions, no background shrinkage from novel to film, and 1 change in various settings. Then there is 1 character addition, 3 character shrinkages, and 1 variable change in character. Keywords: Ecranization, Novel, Film
Media Digital dalam Pengembangan Literasi Emergen pada Masa Pandemi Covid 19 di TK Hidayatullah, Syarif
REFEREN Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v3i2.17542

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat aktivitas pembelajaran harus menggunakan media digital. Para guru kebingungan untuk menggunakan media digital yang tepat terutama dalam pengembangan literasi emergen. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pengembangan literasi emergen melalui media digital. Metode yang digunakan adalah metode kajian studi literatur dengan metode non-systematic review. Hasilnya adalah bahwa media digital yang dapat dikembangkan adalah video dan buku elektronik. Dalam penggunaan media tersebut, orang tua harus mendampingi sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan literasi emergen anak usia dini.
Profil Penyelenggaraan Sanggar Sastra di Sekolah pada Era Digital Hidayatullah, Syarif
REFEREN Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v4i2.21773

Abstract

Minat murid terhadap sastra mengalami penurunan seiring meningkatnya dominasi media digital yang menawarkan hiburan cepat dan visual. Padahal, sastra memiliki peran strategis dalam mengembangkan kemampuan bahasa, empati, kreativitas, dan karakter murid. Sanggar sastra di sekolah muncul sebagai ruang alternatif yang dapat menghidupkan kembali budaya literasi melalui kegiatan membaca, berdiskusi, dan mencipta karya sastra secara terarah. Berbagai penelitian menunjukkan efektivitas sanggar sastra dalam meningkatkan keterampilan literasi murid, namun kajian yang menguraikan profil penyelenggaraannya secara komprehensif dalam konteks era digital masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan memetakan profil penyelenggaraan sanggar sastra di sekolah pada era digital dengan fokus pada bentuk kegiatan, strategi pelaksanaan, pemanfaatan teknologi, serta hambatan dan peluang pengembangan program. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen di beberapa sekolah yang telah menjalankan sanggar sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanggar sastra mulai mengintegrasikan teknologi digital, seperti platform penulisan daring, dokumentasi multimedia, dan publikasi karya secara digital. Namun, upaya tersebut belum optimal akibat keterbatasan kompetensi digital guru, sarana teknologi yang belum merata, dan minimnya kebijakan institusional. Meski demikian, sanggar sastra tetap memberikan dampak positif terhadap motivasi, kreativitas, dan kompetensi literasi murid. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan sistemik dan inovasi pemanfaatan teknologi agar sanggar sastra tetap relevan bagi generasi digital.
Co-Authors Abdul Rahman Jupri Abimubarok, Achmad ADE HIKMAT Ahmad Kholibi Ahmad Maftuh Sujana Akmalia Esadiani Aldrian, Andhika Illyas Alhafizh Alya Fitri Amanda, Moni Ananda Irfana Zahra Apriolita, Cindi Awaludin Hidayat Ramli Inaku Azka Davia Bahari, Dewi Rizki Cahya Komara Cindi Apriolita Dayat Wijanarko Devan Rizki Maulana Dewi Rizki Bahari Dinda Ninggar Pramesti Dwi Ana, Anggita Cucu Dwi Harjanti, Fransisca Elya Primariz Femiana Gapsari MF Fikri, Muhammad Idzad Hairul Huda, Ahmad Akromul Ihwan P. Syamsudin Ina, Syafa Sabrina Islamiati, Ade Jupri, Abdul Rahman Kamal, Nuri Azkia Khusniyati Masykuroh Kurniati, Shinta Bella Lubis, Maymunah M DIKI LESMANA Mahabbati Izzati Rahmani Muhammad Idzad Fikri Muhammad Lucky Fredyansyah Muhammad Muhammad Muhammad Rizal Ramli Murni, Abdul Aziz Amir Nabila Salsabila Nani Solihati Nasmi Herlina Sari Nur Aini Puspitasari Nur Aini Puspitasari Nur Hidayah Nurfadilah Parhana, Firda Prima Gusti Yanti Primariz, Elya Puspita Loka, Vilda Puspitasari, Nur Aini Puteri Rizanti, Rahmayanti Putri Anggraeni Putri, Salsa Bila Eka Putu Hadi Setyarini Rafiuddin Rahman, Fauzi Rahmayanti Puteri Rizanti Richa Khairani Rini Damayanti Romadhon, M. Yusri Rosdiana Sagaf, Umar Salsabila, Nabila Seftiandani, Atsilah Diah Shaputri, Nurul Afra Sintia Haryani Sulistyawati Sulistyawati Suteja Suteja, Suteja Syihabuddin Syihabuddin Tania Eka Pratiwi Tawaqqal, Akbar Tedi Permadi Trie Utari Dewi Trie Utari Dewi Trie Utari Dewi, Trie Utari Tutut Rahayu Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wini Tarmini