Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Dana Desa untuk Infrastruktur Nagari, Dampaknya terhadap IDM dan Angka Kemiskinan di Sijunjung Yurnalis, Feri; Agustar, Asdi; Osmet, Osmet
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ecodemica.v9i2.11448

Abstract

The study aims to analyze the utilization of Village Funds (DD) for nagari (village) infrastructure development and its impact on the Village Development Index (IDM) and poverty rates in Sijunjung Regency, West Sumatra. The research employed a mixed-methods approach using secondary data analysis for all 61 nagari and a qualitative multi-case study on selected nagari based on their IDM status. Secondary data collected covered DD allocation, types of infrastructure, IDM scores, and the number of poor residents from 2017 to 2019. The results indicate that DD allocation in Sijunjung was predominantly directed toward the Development Sector (averaging 89.58%), primarily for the construction of village roads. The analysis concludes that the DD allocation for infrastructure does not have a directly significant implication for increasing IDM or reducing the poverty rate in Sijunjung Regency. These findings suggest that the impact of infrastructure investment requires a longer time frame and is influenced by various factors beyond the DD policy for sustainable poverty alleviation
Dinamika Sosial Elit Lokal Dalam Transformasi Pertanian Humaidi Humaidi; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfie; Indraddin Indraddin
Baselang Vol 6, No 1: APRIL 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v6i1.304

Abstract

Transformasi pertanian merupakan proses perubahan struktural yang tidak hanya mencakup modernisasi produksi dan adopsi teknologi, tetapi juga melibatkan restrukturisasi hubungan sosial, kelembagaan, dan distribusi kekuasaan di pedesaan. Meskipun berbagai studi telah menyoroti dimensi teknis transformasi pertanian, kajian mengenai peran sosial elit lokal dalam proses tersebut masih relatif terbatas dan terfragmentasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dinamika sosial elit lokal dalam transformasi pertanian melalui pendekatan systematic literature review terhadap publikasi akademik periode 2018–2025.            Hasil kajian menunjukkan bahwa elit lokal memiliki peran ganda yang bersifat ambivalen. Dalam konteks kelembagaan yang partisipatif, elit dapat berfungsi sebagai agen perubahan yang mempercepat difusi inovasi, memperluas akses pasar, dan memperkuat organisasi petani. Namun dalam struktur kekuasaan yang eksklusif, elit berpotensi melakukan penguasaan sumber daya (elite capture) yang memperkuat ketimpangan sosial dan menghambat inklusivitas pembangunan pertanian. Faktor budaya lokal, konfigurasi politik desa, distribusi modal sosial, serta relasi kekuasaan menjadi variabel kunci yang menentukan arah dan dampak transformasi tersebut.            Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pertanian tidak hanya ditentukan oleh inovasi teknologi, tetapi juga oleh kualitas tata kelola sosial dan distribusi kekuasaan di tingkat lokal. Pemahaman yang lebih mendalam terhadap struktur sosial elit lokal menjadi prasyarat penting dalam merancang kebijakan pertanian yang inklusif dan berkeadilan.
TRANSFORMASI PEMBANGUNAN PERTANIAN: DINAMIKA STRUKTURAL, TANTANGAN, DAN ARAH KEBIJAKAN DI NEGARA BERKEMBANG Humaidi Humaidi; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfi; Indraddin Indraddin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.1989

Abstract

Transformasi pembangunan pertanian merupakan proses perubahan struktural yang ditandai dengan pergeseran peran sektor pertanian dari sektor tradisional berbasis tenaga kerja menuju sistem agribisnis modern yang terintegrasi dengan industri dan pasar global. Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika transformasi pembangunan pertanian, faktor pendorong, serta implikasinya terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai teori dan studi empiris terkait transformasi struktural dan modernisasi pertanian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pertanian dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, kebijakan publik, investasi infrastruktur, akses pasar, dan perubahan demografi pedesaan. Namun, ketimpangan akses sumber daya, rendahnya kualitas SDM, dan fragmentasi lahan menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan pertanian perlu diarahkan pada penguatan kelembagaan petani, hilirisasi produk, digitalisasi pertanian, dan pembangunan berbasis kawasan agribisnis berkelanjutan.