Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Gambaran Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Di Nagari Pulakek Wilayah Kerja Puskesmas Muaro Labuh Muthia, Gina; Maidelwita, Yani; Syofiah, Putri Nelly; Aprianti, Ety; Isabela, Isabela
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6137

Abstract

Gizi menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya proses metabolisme didalam tubuh. Pengaruh Status gizi pada anak usia dibawah 5 tahun akan berdampak terhadap sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan. Kecerdasan anak berhubungan dengan status gizi pada anak. Gizi buruk atau kurang pada pada masa bayi dan anak-anak terutma usia kurang dari 5 tahun dapat berakibat terganggunya pertumbuhan jasmani (stunting) dan kecerdasan anak. Balita yang mengalami kekuragan gizi pada masa Golden Period (0-2 tahun) akan menyebabkan sel otak balita tidak tumbuh dengan sempurna. Persentase balita Stunting (pendek) di Sumatera Barat tahun 2019-2021 adalah 27,47%, 26,71% dan 23,3%. Dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok Selatan memiliki persentase ketiga tertinggi yaitu sebesar 31,7%. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejadian stunting balita usia 24-59 bulan. Metode : desain penelitian ini adalah cross sectional, penelitian ini telah dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2023 di Nagari Pulakek dengan jumlah responden 59 orang. Hasil penelitian : 22 orang (59%) stunting, 21 orang (35,6%) mendapatkan imunisasi, 39 orang (66,1%) ASI eksklusif, 54 orang (91,5%) tidak BBLR. Kesimpulan : sebagian responden mengalami stunting, mendapatkan imunisasi, ASI eksklusif dan tidak BBLR.Kata Kunci : stunting, imunisasi, ASI eksklusif, BBLR
Perbedaan Pengetahuan Dan Keefektifan Menyusui Sebelum Dan Sesudah Edukasi Melalui Booklet Pada Ibu Menyusui Syakinah, Mutiara Agustin; Aprianti, Ety; Syofiah, Putri Nelly
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7520

Abstract

Berdasarkan Profil Kesehatan Kota Padang tahun 2023 edisi 2024, Puskesmas Air Dingin memiliki cakupan bayi usia 6 bulan ASI eksklusif terendah di Kota Padang, yaitu 31,5% yang berada jauh di bawah target nasional. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan dan keefektifan menyusui sebelum dan sesudah diberikan edukasi teknik menyusui melalui media booklet pada ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Penelitian ini pre-experimental one group pretest–posttest design. yang dilaksanakan di Posyandu Mawar 1, wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang, pada 16 Juni 2025. Populasi 44 ibu menyusui bayi usia 0–12 bulan, dengan sampel 15 dipilih melalui simple random sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi LATCH. Analisis univariat dan bivariat menggunakan paired t-test setelah uji normalitas Shapiro–Wilk. Hasil nilai rerata pengetahuan sebelum edukasi 17,93 dan sesudah 19,47. nilai rerata keefektifan menyusui sebelum 6,87 dan sesudah 8,53. Uji paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada pengetahuan (p=0,003) dan keefektifan menyusui (p=0,010) setelah edukasi dengan booklet. Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan dan keefektifan menyusui sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui booklet pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Disarankan intervensi ini dapat menjadi strategi edukatif upaya peningkatan cakupan ASI eksklusif.Kata Kunci: ASI Eksklusif; Edukasi; Teknik Menyusui; Booklet; Ibu   Menyusui.
Perbedaan Pengetahuan Calon Pengantin Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Tentang Imunisasi Tetanus Toxoid Sari, Indah Permata; Fitria, Nila Eza; Syofiah, Putri Nelly
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7652

Abstract

Cakupan Imunisasi TT yang rendah karena kurangnya pengetahuan berkontribusi pada rendahnya angka cakupan imunisasi TT di kalangan wanita usia subur dan calon pengantin. Pada tahun 2023 jumlah calon pengantin wanita terbanyak terdapat di KUA Kuranji yaitu sebanyak 15.620 dimana cakupan TT1(0%), TT2 (3%), TT3 (1.3%), TT4 (0%), dan TT5 (0%). Jauh dari target yang ditetapkan sebanyak 80%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-postest design. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13 Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling, jumlah sampel sebanyak 20 calon pengantin di KUA Kuranji Kota Padang dengan menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan nilai rerata pengetahuan sebelum diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid sebesar 13,60, nilai rerata pengetahuan sesudah 16,20 dan terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet (p=0,003). Kesimpulan terbukti bahwa terdapat perbedaan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet tentang imunisasi tetanus toxoid di KUA Kuranji Kota Padang Tahun 2025. Disarankan bagi KUA dapat menggunakan media leaflet dalam memberikan  informasi kepada calon pengantin tentang pentingnya imunisasi tetanus toxoid dalam sesi bimbingan pra-nikah). Penjelasan mencakup manfaat imunisasi tetanus toxoid untuk mencegah tetanus maternal dan neonatal, jadwal imunisasi tetanus toxoid yang direkomendasikan bagi wanita usia subur dan pentingnya perlindungan sejak sebelum kehamilan.Kata Kunci: Edukasi Media Leaflet, Imunisasi Tetanus Toxoid, Calon Pengantin