Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN USIA, INDEKS MASSA TUBUH (IMT), DAN PEKERJAAN TERHADAP KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN KOTA BATAM Muhammad Rifki; Kasih Purwati; Anggita Fitria Hartanti
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam Vol 15 No 3 (2025): Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/zked.v15i3.1947

Abstract

ABSTRACT Background: Inguinal hernia is the most common type of hernia and is frequently encountered in the surgical department, particularly among males. Major risk factors suspected to contribute to inguinal hernia include age, body mass index (BMI), and types of occupation that increase intra-abdominal pressure. This study aims to determine the relationship between age, BMI, and occupation with the incidence of inguinal hernia at Budi Kemuliaan Hospital, Batam City. Methods: This research used a retrospective Case-Control study design based on medical records from 2022 to 2024. The sample consisted of 162 patients, comprising 81 patients with inguinal hernia (case group) and 81 patients with other types of hernia (control group). Data were analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR) calculation. Results: The results showed a significant relationship between age (p=0.000) and occupation (p=0.000) with the incidence of inguinal hernia. However, there was no significant relationship between BMI and the incidence of inguinal hernia (p=0.432). Conclusion: Age and occupation are significantly associated with the incidence of inguinal hernia, while body mass index does not show a meaningful relationship. Keywords: Inguinal Hernia, Age, Body Mass Index, Occupation
PENGUATAN KOMPETENSI PETUGAS KEFARMASIAN MELALUI EDUKASI PRAKTIS PENYIMPANAN VAKSIN DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM Nurjannah; Verawati; Muhammad Rifki; Oriza Sativa; Ida Mukhlisa
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpanan vaksin yang sesuai dengan standar rantai dingin sangat penting untuk menjaga mutu dan efektivitas vaksin. Namun, masih ditemukan tantangan dalam praktik penyimpanan di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama terkait pemahaman teknis dan konsistensi pelaksanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas kefarmasian melalui edukasi praktis tentang penyimpanan vaksin yang aman dan efektif. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi penataan lemari pendingin, dan diskusi evaluatif. Kegiatan ini melibatkan enam petugas kefarmasian di Puskesmas Kopelma Darussalam. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek teknis penyimpanan vaksin, seperti suhu ideal, klasifikasi vaksin berdasarkan sensitivitas suhu, serta praktik penataan vaksin dalam lemari es. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat implementasi sistem cold chain di puskesmas dan menjadi model edukasi berkelanjutan di fasilitas kesehatan lainnya.
Konflik Kewenangan Antar Lembaga Negara dalam Ketatanegaraan Indonesia Fadan Buljah Alaryahiyyah; Muhammad Rifki; Revan Sauqi; Muhammad Bahri; Ade Fartini
Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2025): : Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/progres.v2i3.2436

Abstract

This research aims to analyze the conflict of authority between the Constitutional Court (Mahkamah Konstitusi) and the Supreme Court (Mahkamah Agung) within Indonesia’s constitutional system, focusing on institutional disputes that have emerged following the amendment of the 1945 Constitution. The main objective is to examine the legal foundations, juridical implications, and mechanisms for resolving jurisdictional conflicts between the two courts through a normative juridical approach and case-based analysis. The findings indicate that authority conflicts between the Constitutional Court and the Supreme Court often arise from overlapping legal norms and ambiguities in the delineation of constitutional functions established by the 1945 Constitution and its implementing laws. In several cases, such as disputes over the judicial review of regulations below the level of statutes, divergent interpretations have occurred regarding the scope of constitutional versus administrative jurisdiction. This study reveals that legal harmonization through regulatory reform and inter-institutional coordination is essential to prevent future jurisdictional overlaps. The conclusion emphasizes the need to strengthen the principles of checks and balances and clarify the hierarchy of norms to ensure stability in Indonesia’s constitutional framework. The research recommends the establishment of a cross-institutional constitutional forum as a mediation mechanism among state institutions to uphold constitutional supremacy and legal certainty in Indonesia.
Pendampingan Pemutusan Hak Waris di Pengadilan Agama Panyabungan Nur Halisah Pulungan; Devi Permata Sari; Siti Zulfa Amelia; Mhd Lutfi Matondang; Yusuf Rangkuti; Munnabilah Khatamy Jamil; Nur Mawaddah Nst; Muhammad Rifki; Mimi Cantika; Titi Martini Harahap
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret 2025
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris merupakan peraturan yang mengatur perpindahan harta kekayaan dari pewaris kepada ahli waris berdasarkan ketentuan syariat dan hukum positif di Indonesia. Meskipun telah diatur secara rinci dalam hukum Islam dan perundang-undangan, praktik pembagian warisan masih sering menimbulkan konflik di masyarakat. Penelitian ini membahas pelaksanaan pemutusan hak waris di Pengadilan Agama Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, dengan fokus pada prosedur hukum yang diterapkan dan hasil yang diperoleh. Metode yang digunakan mencakup pengajuan gugatan waris, pelengkapan dokumen, pembayaran biaya perkara, hingga proses persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemutusan hak waris dilakukan sesuai dengan prinsip keadilan dalam Islam dan hukum nasional. Keputusan yang diambil oleh pengadilan memberikan kepastian hukum bagi ahli waris dan menghindari potensi perselisihan di kemudian hari. Oleh karena itu, penerapan hukum waris Islam dalam sistem peradilan nasional dapat menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan sengketa warisan secara adil dan harmonis.
Inflasi dan Jumlah Uang Beredar: Pengaruhnya terhadap Nilai Tukar Mata Uang Rupiah Per Dolar Amerika Dzaky Ahmad Raihan; Muhammad Fauzi; Muhammad Rifki; Fitria Rahmah
JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : PPJP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jiep.v7i1.531

Abstract

The swapping scale, especially the Rupiah's worth comparable to the US dollar, is critical to the Indonesian economy. The import and product of these wares and not set in stone by the money rate. Since the execution of this framework, unfamiliar monetary forms, especially the US Dollar, fundamentally affect the Rupiah conversion scale. The motivation behind this study is to find out what the cash supply and expansion mean for trade rates. Inflation and the quantity of money in circulation are numerous macroeconomic factors that influence exchange rates. A logical examination procedure is utilized related to quantitative exploration philosophy. In this study, secondary data sources were used. Information that has already been gathered and analyzed by another party and is available in the form of publications is referred to as secondary data. The Rupiah exchange rate is impacted simultaneously by inflation and the money supply. Given their interdependence, a wide range of macroeconomic factors, including inflation rate and money supply, can impact the rupiah's value.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2018-2024 Muhammad Rifki; Holilul Rohman; Anggi Riyandi; Alief Rakhman Setyanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi (PE), Upah Minimum (UM), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Lampung selama periode 2018–2024. Kemiskinan di Lampung, meskipun menunjukkan tren penurunan, masih menjadi masalah signifikan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel, dan model estimasi terbaik adalah Random Effect Model (REM). Hasil uji parsial ($t$-statistik) menunjukkan bahwa Upah Minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Sementara itu, Pertumbuhan Ekonomi dan IPM terbukti memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan secara parsial. Namun, hasil uji simultan ($F$-statistik) menegaskan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Koefisien determinasi ($R^2$) menunjukkan bahwa 50,73% variasi jumlah penduduk miskin dijelaskan oleh model ini. Hal ini mengindikasikan bahwa pengentasan kemiskinan di Lampung harus didasarkan pada strategi multidimensional yang memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (IPM) yang didukung oleh pertumbuhan ekonomi inklusif dan kebijakan upah yang terintegrasi
STRATEGI ADAPTASI KELUARGA MISKIN DALAM MEMPERTAHANKAN KETAHANAN PANGAN DI TENGAH KETIDAKSTABILAN EKONOMI NASIONAL Muhammad Rifki; Anisah Okta Rahmawati; Anas Malik
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1rn7sr13

Abstract

Penelitian ini mengkaji mekanisme adaptasi yang diterapkan keluarga miskin dalam mempertahankan ketahanan pangan pada kondisi ketidakstabilan ekonomi nasional yang terus berlanjut. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini menelaah secara sistematis respons rumah tangga terhadap tekanan makroekonomi, seperti meningkatnya inflasi, kenaikan harga pangan, serta melemahnya daya beli masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola adaptasi yang mendasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptasi keluarga miskin meliputi tiga aspek utama: diversifikasi sumber pendapatan melalui keterlibatan pada sektor informal yang fleksibel, rasionalisasi konsumsi pangan dengan mengutamakan komoditas yang lebih terjangkau namun tetap memenuhi standar gizi, serta pemanfaatan modal sosial komunitas melalui praktik berbagi pangan, pinjaman informal, dan partisipasi pada program ketahanan pangan berbasis masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan pangan tidak semata-mata ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh kapasitas resiliensi, solidaritas kolektif, dan kekuatan jejaring sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan empiris bagi pengembangan kebijakan, terutama terkait penguatan perlindungan sosial, pengelolaan pangan lokal, dan program pemberdayaan ekonomi rumah tangga rentan.