Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS TEOREMA PYTHAGORAS Irma Rindiani; Jamilah; Nurmaningsih
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 10 Pontianak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal HOTS, terutama dalam menerapkan Teorema Pythagoras secara logis dan sistematis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan langkah-langkah pemecahan masalah Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu melalui seluruh tahap pemecahan masalah dengan baik, sedangkan siswa dengan kemampuan sedang dan rendah masih mengalami berbagai kesulitan, khususnya pada tahap memahami dan merencanakan. Hambatan yang umum ditemukan meliputi kurangnya pemahaman konsep, kesalahan dalam perhitungan, dan tidak menuliskan kesimpulan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penerapan soal HOTS secara lebih rutin dan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN TRANSLASI REPRESENTASI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KOVARIASIONAL PADA MATERI STATISTIKA Radina Faradita; Sandie; Jamilah
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.409

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji penguasaan siswa terhadap mengalihkan bentuk representasi guna menyelesaikan masalah kovariasional pada materi statistika. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika yang disajikan dalam berbagai bentuk representasi seperti tabel, grafik, verbal, dan simbol. Penelitian ini dikonstruksi menggunakan paradigma deskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus sebagai landasan eksplorasi data. Subjek penelitian terdiri dari sembilan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Sungai Kakap yang dipilih berdasarkan hasil tes kemampuan translasi representasi. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara semi terstruktur. Data dianalisis berdasarkan empat indikator kemampuan translasi representasi, yaitu membongkar sumber, koordinasi awal, mengonstruksi target, dan menentukan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi mampu melakukan seluruh proses translasi representasi dengan baik dan akurat. Siswa dengan kemampuan sedang mampu menyelesaikan proses translasi dengan beberapa kesalahan pada tahap koordinasi atau kesetaraan. Sedangkan siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan hampir di semua indikator, terutama pada tahap mengonstruksi target dan menentukan kesetaraan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai bentuk representasi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI ALJABAR DITINJAU DARI SELF-EFFICACY Alexandra Yola Handayani; Jamilah; Marhadi Saputro
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Pontianak dalam dalam menyelesaikan soal matematika pada materi aljabar dan self-efficacy siswa berdasarkan tingkat tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini dikonstruksi menggunakan paradigma deskriptif-kualitatif dengan strategi studi kasus. Sampel dalam penelitian ini, yaitu kelas VII A SMP Negeri 2 Kota Pontianak sebanyak 3 orang siswa berdasarkan kategori yang sudah ditentukan, yaitu tinggi, sedang dan rendah yang dipilih berdasarkan hasil angket self-efficacy. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik dalam semua indikator dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi pula. Siswa dengan self-efficacy sedang menunjukkan hasil yang beragam dalam tiap indikator, secara keseluruhan hanya memenuhi indikator memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah dan melaksanakan rencana pemecahan masalah. Siswa dengan self-efficacy rendah mengalami kesulitan hampir di semua indikator, terutama pada indikator merencanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali. Temuan ini menunjukkan pentingnya dapat melakukan eksperimen dengan metode pembelajaran yang bervariasi, seperti pembelajaran berbasis masalah atau kolaboratif, yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa.
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan kecerdasan logis matematis Artha Taruji Borneo Hutagaol; Jamilah Jamilah; Muchtadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7734

Abstract

Studi ini mengkaji hubungan di dalam spektrum kecerdasan logis-matematis dengan kapabilitas dalam menangani masalah matematika pada siswa kelas X di SMA Negeri 3 Sungai Kakap. Kajian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengikutsertakan enam siswa kelas X B yang dipilih secara purposif, mewakili tiga level kecerdasan logis-matematis. Temuan dikumpulkan melalui tes kecerdasan logis-matematis dan kecakapan menyelesaikan kesulitan matematika serta wawancara. Evaluasi informasi mengungkapkan adanya korelasi yang baik di dalam kecerdasan logis-matematis dengan keterampilan selama proses menangani permasalahan. Individu kecerdasan logis-matematis tinggi menunjukkan penguasaan penuh berkaitan dengan seluruh indikator kecakapan mengatasi kendala, sementara itu, individu dengan tingkat kecerdasan moderat memenuhi tiga indikator, dan siswa berdasarkan kategori kecerdasan rendah hanya memenuhi dua indikator. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kecerdasan logis-matematis untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah matematika siswa. Implikasi praktis dari temuan ini ialah referensi bagi tenaga pendidik dalam mengetahui cara siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan kecerdasan yang dimiliki.
Analysis of junior high school students' critical mathematical thinking ability in solving similarity problems Evin Susanti; Syarifah Fadillah; Jamilah Jamilah
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 13 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v13i3.19759

Abstract

This research seeks to elucidate students' critical thinking abilities about comparable content. This study is descriptive in nature and employs a qualitative methodology. This study employs a case study methodology. The obtained data comprises critical thinking ability exam results, which include two problems and interviews. The obtained data is assessed according to the critical thinking skill indicators established by the researcher, which include: 1) investigating; 2) recognizing and justifying ideas; 3) generalizing; 4) clarifying and resolving. This research employs data analysis methodologies from Miles and Huberman, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The triangulation approach ensures the authenticity of the data used in this investigation. The data analysis findings categorize students' cognitive capacities into three groups: 11.11% (4 students) are classified as high, 27.78% (10 students) as medium, and 61.11% (22 students) as low. From the perspective of critical thinking capacity, 100% of students explored the topic, 55.56% identified and justified the notion, 16.67% generalized, and 11.11% clarified and resolved the issue. These findings demonstrate that students’ overall critical thinking abilities in solving similarity problems are still low, particularly in generalizing and resolving problems. The study contributes theoretically by reinforcing the significance of critical thinking in mathematics education, particularly geometry; methodologically by integrating test and interview data to analyze thinking processes; and practically by offering insights for teachers to develop instructional strategies that foster students' ability to think critically and solve problems effectively.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Model PBL Dengan Pendekatan TARL Diyan Sesari Rahmatunnisa; Anggi Purwati; Silvy Heriyanti; Jamilah Jamilah; Haris Taruna
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Teaching at the Right Level di kelas VIII B SMPIT Al-Mumtaz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) yang dilakukan dalam tiga siklus, terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari siklus I hingga siklus III. Pada siklus I, hanya 3 peserta didik (10%) mencapai KKTP dengan rata-rata kelas 52,9. Siklus II meningkat menjadi 18 peserta didik (60%) dengan rata-rata 72,1. Siklus III mencapai ketuntasan klasikal dengan 24 peserta didik (80%) dan rata-rata 83,1. Dengan demikian, penerapan PBL dengan Teaching at the Right Level terbukti efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Overcoming learning obstacles in cylinder and cone volume: A didactic design research approach Titin Suryani; Jamilah; Reni Astuti
Jurnal Elemen Vol 11 No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i4.31842

Abstract

Many students encounter learning obstacles when understanding the volume of cylinders and cones; however, few studies have explicitly integrated these obstacles into didactic design. This study aimed to develop a didactic design to address specific learning obstacles in understanding the volume of cylinders and cones. Using a Didactic Design Research (DDR) approach grounded in Brousseau’s Theory of Didactic Situations, the study involved 28 seventh-grade students and a mathematics teacher from a junior high school in Pontianak, selected through purposive sampling. Data were collected through observations, diagnostic tests, and interviews and then analyzed qualitatively using interpretative and critical techniques. The didactic design consisted of four didactic situations: action, formulation, validation, and institutionalization, implemented in classroom practice. The institutional phase revealed several limitations, particularly a lack of sufficient scaffolding and inadequate visual support for students’ spatial reasoning. The findings indicate that addressing epistemological obstacles, such as misconceptions regarding the interpretation of height and base area in three-dimensional solids, can enhance students’ conceptual understanding. The study suggests that integrating learning obstacle analysis into didactic design helps refine future implementations to better anticipate students’ cognitive development.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Self-Confidence Siswa Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII SMP Liza Liza; Jamilah jamilah; Dewi Risalah
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP)
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v5i1.10561

Abstract

Abstract: This study uses a descriptive qualitative method, which aims to analyze student’s self-confidence in mathematical problem solving on integer topics at SMP Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya. The date were collected and described in the from of word, as is characteristic of descriptive research. The study was conducted at SMP Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya. Research data were collected through several techniques, namely tests, questionnaires, and interviews, which were used to analyze students self-confidence in mathematical problem solving. The collected data were then processed into clear and easily understood information. The data sources in this study consisted of six students from class VII B and one mathematics teacher at SMP Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya. The data collection techniques used included measurement techniques, direct communication techniques, and indirect communication techniques, interview guidelines, and documentation. The data analysis techniques used ware data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that, in general, the higher the students self-confidence, the better their mathematical problem-solving ability. Keywords: Problem-Solving Ability, Integer Topics, Self-Confidence.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Ditinjau Dari Self-Esteem Matematis Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII SMP Anastasia Sari; Jamilah Jamilah; Dewi Risalah
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) Juli 2026
Publisher : LPD Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe students' mathematical creative thinking abilities in solving mathematics problems in terms of mathematical self-esteem on integer material for VII grade of junior high school. The research method used was qualitative with a case study approach. The research subjects were 26 students of VII grade at SMP Pancasila. Data collection techniques included creative thinking ability tests, mathematical self-esteem questionnaires, and interviews. The results showed that most students had mathematical self-esteem in the moderate category, and their creative thinking ability was also dominated by the moderate category. The creative thinking ability of students with high, moderate, and low self-esteem showed different variations, where there is not always a linear relationship between mathematical self-esteem and creative thinking ability. This indicates that other factors influence students' creative thinking abilities in solving mathematical problems. The conclusion of this study is that students' creative thinking abilities in solving integer problems vary at each level of mathematical self-esteem, necessitating attention to both cognitive and affective aspects in mathematics learning.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA Jonerri Dikens; Jamilah; Dewi Risalah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15874

Abstract

This study aims to develop interactive learning media based on deep learning (conscious, meaningful and enjoyable) towards students' mathematical problem-solving abilities in statistics material for class VIII of SMP Negeri 1 Toho. This study is a Research and Development (R&D) research and development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data collection techniques are in the form of indirect communication techniques and measurement techniques, with research instruments in the form of expert validation sheets, practicality questionnaires, pretest and posttest questions. The research sample is class VIII C consisting of 25 students. Data analysis techniques used include validity, practicality, effectiveness and influence analysis. The results of the study indicate that the developed interactive learning media achieved the category of very valid with a validity percentage of 92%, very practical with a practicality percentage of 91.5%, and effective with an effectiveness percentage of 76%. The paired t-test results showed that > (62.574 > 2.064). Therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted, indicating a significant effect on mathematical problem-solving ability before and after the media was implemented. Thus, interactive learning media based on deep learning (conscious, meaningful, and enjoyable) is suitable for use in mathematics learning processes in schools.