Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Etnosains Sejarah Palembang di SMA Muhamad Fiki Nugraha Adi; Lukman Hakim; Rita Sulistyowati
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.14417

Abstract

Komik yang digunakan dalam pembelajaran Fisika dapat dikembangkan dengan kolaborasi cerita daerah Palembang kemudian dikaji dari aspek Fisika lalu dibuat alur cerita untuk disajikan dalam bentuk komik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Pengembangan media pembelajaran fisika berbasis etnosains sejarah Palembang di Sekolah dikategorikan layak apabila persentase kelayakan memperoleh nilai ? 61%. Penelitian ini menghasilkan produk media pembelajaran berupa komik fisika berbasis etnosains materi usaha dan energi untuk siswa Kelas X SMA yang valid dan layak digunakan, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik SMA materi usaha dan energi. Setelah divalidasi oleh validator dari 3 tim ahli maka media komik dinyatakan layak. Rata-rata nilai yang diperoleh sebesar 91% yang berarti media pembelajaran fisika berbasis etnosains sejarah Palembang di SMA termasuk dalam kategori sangat valid. Respon peserta didik dari hasil rata-rata sebesar 94,5% yang menyatakan sangat layak dan respon pendidik diperoleh rata-rata sebesar 91%.
Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis Problem Based Learning pada Materi Fluida Statis untuk Siswa SMA : Indonesia Karien Herlina Wiandari; Lukman Hakim; Rita Sulistyowati
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v11i2.34424

Abstract

Mengembangkan bahan ajar yang menarik serta interaktif sangat membantu dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar berupa e-modul interaktif untuk materi fluida statis terhadap siswa SMA kelas XI yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Rowntree yang memiliki beberapa tahapan yaitu : self evaluation, expert review, one to one, small group dan field test. Teknik pengumpulan data menggunaka angket respon untuk menguji kevalidan dan kepraktisan produk. Hasil rata-rata yang diperoleh dari evaluasi ahli materi dan media (90%dan 90,55%) dan hasil pada tahap uji coba one to one dan small group (95% dan 88,5%). Hasil penelitian menunjukkan e-modul yang dikembangkan sangat valid dan praktis. Untuk nilai N-Gain diperoleh rata-rata sebesar 0,64 dengan kategori sedang.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEDULI LINGKUNGAN PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Indah Lestari; Lukman Hakim; Kiki Aryaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh media bahan ajar peduli lingkungan pada Pembelajaran IPA kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan ADDIE yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Dengan teknik pengumpulan data angket, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian angket kevalidan yang dilakukan oleh para ahli yaitu pada ahli materi mendapatkan nilai 86,6%, ahli bahasa 84,6%, ahli media 85,6% , dan pada angket one to one mendapatkan nilai 91,6% dan dapat dinyatakan "Sangat Valid". Sedangkan berdasarkan hasil angket kepraktisan jumlah nilai yang dihasilkan pada uji coba small group yaitu 97% , dan pada angket respon guru mendapatkan nilai 90,3%, hasil ini dapat dikategorikan "Sangat Praktis". Selanjutnya pada hasil keefektifan yaitu didapatkan dari hasil uji coba pre-test dengan nilai 76,6% dan posttest 86,6% dapat dikategorikan "Sangat Efektif". Dengan demikian, media bahan ajar peduli lingkungan sangat layak digunakan pada Pembelajaran IPA kelas IV di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA MENCILOK DENGAN STRATEGI SELF REGULATED PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS VI SEKOLAH DASAR Dwi Marwanti; Lukman Hakim; Kiki Aryaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh media mencilok dengan strategi self regulated pada pembelajaran tematik kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Dengan pengumpulan data angket, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian angket kevalidan yang dilakukan oleh 3 validator (ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi) dengan nilai rata-rata 92,4% dan nilai one to one 96,5% dapat dinyatakan "Sangat Valid". Sedangkan pada hasil angket kepraktisan melalui angket respon guru dengan nilai rata-rata 93,3% dan angket respon kelompok kecil (small group) dengan nilai rata-rata 91,25% dapat dinyatakan "Sangat Praktis". Dan terakhir pada tahap hasil keefektifan yaitu didapatkan hasil uji coba posttest dengan nilai rata-rata 92% dapat dinyatakan "Sangat Efektif". Dengan demikian media mencilok dengan strategi self regulated pada pembelajaran tematik kelas VI Sekolah Dasar sangat layak untuk digunakan.
Development and Content Validation of a HOTS-Oriented Performance Assessment for Physics Practicum in Higher Education to Support SDG 4 Emiliannur; Fuja Novitra; Rahma Doni; Metta Liana; Nanang Winarno; Lukman Hakim
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 3 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i3.14471

Abstract

Higher education is expected to equip students with Higher Order Thinking Skills (HOTS); however, assessment practices in physics laboratory learning still often emphasize procedural performance. This study aims to analyze assessment needs and to develop and conduct content validation of a HOTS-oriented performance assessment for physics laboratory learning in higher education to support Sustainable Development Goal 4 (Quality Education). This study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model, limited to the Analyze, Design, and Develop stages. The participants were 49 undergraduate physics students selected using purposive sampling and laboratory assistants involved in practicum activities. Data were collected through essay tests, practicum module analysis, interviews, and observations, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. Content validity was evaluated through expert judgment using Aiken’s V index. The results showed that existing assessments had not optimally measured HOTS, particularly evaluating (C5) and creating (C6). Therefore, a HOTS-oriented performance assessment integrating C4, C5, and C6 was developed, consisting of performance tasks, scoring rubrics, observation sheets, and self- and peer-assessment instruments. The content validation results indicated high validity with an Aiken’s V value of 0.89. These findings provide a validated conceptual foundation for further implementation and evaluation to support SDG 4 in higher education.
INTERACTIVE MULTIMEDIA DEVELOPMENT USING GOOGLE SITES TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES AND ENERGY Ayu Wulandari; Lukman Hakim; Rita Sulistyowati; Yusuf Mian
EDUSAINS Vol. 14 No. 2 (2022): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v14i2.28948

Abstract

The use of interactive multimedia is very important to develop in physics learning. The purpose of this study is to develop interactive multimedia base google sites on the subject of work and energy to improve the learning outcomes of class X students of SMA Bina Warga 1 Palembang which are valid, practical and have a potential effect. The method used is Research and Development with a rowntree development model consisting of several stages, namely: planning, development and evaluation. The evaluation used is a modified Tassmer evaluation consisting of self-evaluation, expert review, one to one, small group, and field test. The data collection technique uses a walkthrough to test the validity of the product which consists of three validators to assess the product from the material, media and language aspects, one to one and small group stages to test the practicality of the product developed. The results showed that interactive multimedia was valid and practical (3.56 interformations were very valid) and (94% were very practical stage one to one, 87% were very practical small group stage) for the N-Gain value obtained an average of 0.72 high category. So it can be concluded that interactive multimedia in the form of google sites is suitable for use in learning physics.AbstrakPenggunaan multimedia interaktif sangat penting untuk dalam pembelajaran fisika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif berbasis google sites pada pokok bahasan usaha dan energi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Bina Warga 1 Palembang yang valid, praktis dan memiliki pengaruh potensial. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model pengembangan rowntree yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu: perencanaan, pengembangan dan evaluasi. Evaluasi yang digunakan adalah modifikasi evaluasi Tassmer yang terdiri dari evaluasi diri, expert review, one to one, small group, dan field test. Teknik pengumpulan data menggunakan walkthrough untuk menguji validitas produk yang terdiri dari tiga validator untuk menilai produk dari aspek materi, media dan bahasa, tahap one to one dan small group untuk menguji kepraktisan produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif valid dan praktis (3,56 interformasi sangat valid) dan (94% sangat praktis tahap 1-1, 87% sangat praktis tahap kelompok kecil) untuk nilai N-Gain diperoleh rata-rata 0,72 tinggi kategori. Sehingga dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berupa google sites cocok digunakan dalam pembelajaran fisika.How To Cite: Wulandari, M., Hakim, L., Sulistyowati, R., Mian, Y. (2022). Interactive Multimedia Development Using Google Sites to Improve Student Learning Outcomes and Energy. EDUSAINS, 14 (2) : 188-201.
Pengembangan media audio visual terhadap pemahaman konsep IPAS kelas 5 SDN 247 Palembang Siti Safira Asyasiah; Lukman Hakim; Lefudin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.27870

Abstract

This study aims to develop audio-visual media in learning Natural and Social Sciences (IPAS) for fifth grade elementary school students that are valid, practical and have a potential effect on improving students' conceptual understanding. The background of this study is based on the difficulties often experienced by teachers and students in conveying and understanding abstract and complex IPAS concepts, such as the material "Getting to Know the Earth". The available learning media tend to be monotonous and do not facilitate the cognitive needs of students who are at the concrete operational stage. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The validity of the media was tested by material experts, media experts, and IPAS teachers, while practicality was assessed through limited and extensive trials in elementary schools. The effectiveness of the media was tested through a pretest-posttest test. The results of the study showed that the audio-visual media developed was in the very valid category (mean validation score> 85%), practical for use by teachers and students (mean practicality score> 80%), and had a potential effect on improving understanding of IPAS concepts, as evidenced by a significant increase in posttest scores. Thus, this audio-visual media is worthy of being used as an alternative for learning science in elementary schools to help students understand concepts in a more concrete, interesting, and meaningful way.
Pengembangan media flash card berbasis make a match pada materi wujud zat dan perubahannya kelas IV SD Della Ariani; Lukman Hakim; Lefudin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.27892

Abstract

This research and development aimed to produce a make a match-based flash card learning media that is valid, practical, and effective for use in fourth-grade IPAS learning. The study was prompted by a needs analysis which revealed that most fourth-grade students at SD Negeri 27 Palembang were not accustomed to using interactive learning media such as flash cards and experienced difficulties in understanding IPAS material, particularly the topic of states of matter and their changes. Furthermore, student participation in learning activities was generally low. The development process followed the ADDIE model, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through expert validation, student response questionnaires, and learning outcome tests. Validation by three experts resulted in an average score of 92.5%, indicating high validity. Practicality testing through one-to-one and small group assessments yielded scores of 97.3% and 96.8%, respectively, categorized as highly practical. Effectiveness testing showed an N-Gain score of 0.77, indicating a high level of effectiveness. Therefore, the make a match-based flash card media is considered suitable for enhancing students’ conceptual understanding and engagement in IPAS learning for fourth-grade students.