Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Faktor yang Berhubungan Early Warning System di Bangsal Rawat Inap Dewasa Suyanti, Suyanti; Ilmi, Bahrul; Harun, Lukman
Jurnal Kesmas Asclepius Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jka.v5i2.7649

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerapan Early Warning System (EWS) di bangsal rawat inap dewasa. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji statistik spearman rho didapatkan ada hubungan antara pengetahuan p-value: 0,000, sikap p-value: 0,000, keterampilan p-value: 0,000, pelatihan p-value: 0,000, motivasi p-value: 0,000 (p-value <0.05) dengan penerapan EWS di bangsal rawat inap dewasa. Dari 61 responden didapatkan faktor yang paling dominan dari semua faktor yang berhubungan dengan penerapan EWS di bangsal rawat inap dewasa RS PKU Muhammadiyah Surakarta adalah pelatihan perawat tentang EWS. Hasil Analisis dapat disimpulkan ada hubungan tingkat pengetahuan, sikap, keterampilan, pelatihan dan motivasi perawat dengan penerapan EWS di bangsal rawat inap dewasa. Simpulan penelitian ini perlu adanya pelatihan EWS yang dilakukan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan dan motivasi perawat dalam mendeteksi dini perburukkan pasien dan dilakukan monitoring evaluasi terhadap penerapan EWS sehingga kejadian kode biru di ruang rawat inap dewasa bisa dicegah. Kata Kunci: Early Warning System, Penerapan
Analysis of Factors Affecting Operational Performance of Logistics Companies in Indonesia Ilmi, Bahrul; Sabitah, Sabitah
Inspiring Law Journal Vol 2, No 2: Juli - Desember
Publisher : Inspiring Law Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies are always required to have good performance. Performance in English is also called job performance or actual performance, which is the level of success of the company in achieving its goals. The study focused on shipping, receiving, storing, and transportation activities in logistics activities. The instrument used in this study was a questionnaire. This questionnaire was distributed to 37 logistics service companies as a unit of analysis. Data processing consisted of reliability testing using the Cronbach's alpha method, and validity testing using the analysis corrected item total correlations method. Furthermore, factor analysis was carried out using exploratory factor analysis (EFA). The results of the study showed that there were 4 groups of business process factors and 5 groups of SCM factors. The groups that emerged were the result of factor reduction carried out
Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pulang Pisau Soesanto, Bayu; Noor, Zairin; Ilmi, Bahrul; Suhartono, Eko; Rahman, Fauzie
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27500

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan hanya mencapai 32,14% penduduk Indonesia datang ke Puskesmas. Keberadaan Puskesmas Pulang Pisau dalam rangka pemerataan dan upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau. Mengetahui hubungan antara persepsi sehat-sakit, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kepemilikan asuransi dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pulang Pisau. Penelitian bersifat observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan 100 orang sebagai sampel menggunakan teknik purposive Sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Variabel terikat:pemanfaatan pelayanan kesehatan. Variabel bebas: persepsi sehat-sakit, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kepemilikan asuransi. Analisis bivariat menggunakan chi square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara persepsi sehat-sakit (p=0,000), tingkat pendidikan(p=0,000), pendapatan (p=0,006), dan kepemilikan asuransi (p=0,003). Variabel persepsi sehat-sakit paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada pasien. (Exp(B)= 31,200. Terdapat hubungan antara persepsi sehat-sakit, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kepemilikan asuransi. Variabel yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan adalah persepsi sehat-sakit.
Analysis of Factors Affecting Quality of Life in Type II Diabetes Mellitus Patients at Anshari Saleh Hospital Banjarmasin Sarri, Aulya Aprina; Ilmi, Bahrul; Solikin, Solikin; Syafwani, M; Ruslinawati, Ruslinawati
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2025): January 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i1.3765

Abstract

Type II diabetes mellitus is characterized by high blood sugar levels that trigger complications and reduce the quality of life physically, psychologically, socially, and environmentally. Quality of life is used to evaluate the effectiveness of interventions and monitor public health. The purpose of the study was to analyze the most influential factors on the quality of life in patients with type II diabetes mellitus at Anshari Saleh Hospital, Banjarmasin. The research method used Cross-sectional with Purposive Sampling technique of 83 respondents. The independent variables were age, gender, education, income, complications, duration of suffering, family support and the dependent variable of quality of life using bivariate with Chi-Square, while multivariate analysis with multiple logistic regression used the WHOQOL-BREF questionnaire as an instrument of quality of life. The results of the study showed that there was an influence between education level (p = 0.000), income level (p = 0.008), disease complications (p = 0.002), duration of suffering (p = 0.021), family support (p = 0.021) and education level factors (OR = 60,527) which had the most influence on the quality of life in patients with type II diabetes mellitus. Education level affects the quality of life of diabetes sufferers through understanding and managing the disease. Higher education makes it easier to understand health information, improving quality of life. Meanwhile, low education can reduce quality of life due to difficulty understanding information even though broad knowledge can improve the situation. However, lack of awareness to behave healthily still has a negative impact on the quality of life physically, psychologically, socially, and environmentally. It is hoped that nursing services will provide more continuous education by forming peer groups (diabetes classes), and WhatsApp groups to improve health education for type II diabetes mellitus sufferers according to their level of education in increasing their knowledge.
Analysis of Factors Affecting Increased Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Anshari Saleh Hospital Banjarmasin Rahayu, Miranti; Ilmi, Bahrul; Solikin, Solikin; Syafwani, M; Ruslinawati, Ruslinawati
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2025): January 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i1.3763

Abstract

Degenerative diseases are non-communicable diseases (NCDs) that are chronic. According to WHO, there are four main types of NCDs, namely cardiovascular disease (coronary heart disease and stroke), cancer, chronic respiratory disease (asthma and COPD), diabetes mellitus. The high rate of increase in blood sugar levels of more than 200 mg/dl in diabetes mellitus patients is caused by many factors that cause an increase in blood sugar levels. The aim of this study was to analyze the factors that influence the increase in blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus patients at Anshari Saleh Hospital, Banjarmasin. The design in this study used a cross sectional method. The statistical tests used are the Sperm Rank test and multiple logistic regression test. The sampling technique uses proportional sampling. The research results showed that there was an influence of physical activity, stress, emotional intelligence, eating patterns, and medication adherence with increasing blood sugar levels in diabetes mellitus patients (p0.05), there was no influence of obesity and heredity with increasing blood sugar levels in diabetes patients. Mellitus (p0.05) and the factor that has the most influence on increasing blood sugar levels in diabetes mellitus patients is diet with an odds ratio of 38,428. Nurses need to improve the quality of services by improving methods, educational media, or ways of conveying information that will be given to patients' families and patients regarding diabetes mellitus so that it is easier for families to understand.
Kontrol Kesehatan, Promkes dan Aktifitas Fisik Pada Lansia Wilayah Puskesmas Banjarbaru Utara Dan Martapura1 Ilmi, Bahrul; Fauziah, Erna; Rizani, Akhmad
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Rakat Sehat: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v2i2.39

Abstract

Angka tertinggi Covid-19  kelurahan Banjarbaru Utara, sebanyak 2237 kasus,  dipantau 110, dirawat 24 orang sumber data Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru (2022) Hipertensi dan Diabetes merupakan komorbid yang dapat memperparah infeksi virus Covid-19, dan menjadi penyebab kematian tertinggi pada penderita Covid-19 berdasarkan laporan CNN Indonesia (2020). Tujuan melaksanakan peningkatan kapasitas Lansia melalui Kontrol kesehatan, promosi kesehatan; konsep Era Normal Covid-19, pentingnya menjaga imun tubuh, dan penyakit komorbid Hipertensi serta melakukan aktifitas fisik.   Abstract: The highest number of COVID-19 cases in the North Banjarbaru sub-district is 2,237 cases, 110 monitored and 24 people treated (Banjarbaru City Health Office, 2022). Elderly health problems include rheumatoid arthritis due to increased uric acid, high blood pressure, and diabetes mellitus. This is because it is said that hypertension and diabetes are co-morbidities that can exacerbate infection with the Covid-19 virus and are the highest cause of death in sufferers of Covid-19. (CNN Indonesia, 2020). The aim of carrying out capacity building for the elderly through health control, and health promotion, the concept of the Covid-19 Normal Era, the importance of maintaining the body's immunity, and comorbid hypertension and physical activity. Results of community service: hypertension in the elderly is quite high, as much as 47%, with the risk of comorbid COVID-19, heart disease, and stroke. Elderly examination results for Glucose increased up to 19%, Cholesterol increased to 88%, and Uric Acid up to 33%. Health control, counseling, gymnastics for the elderly, and anti-stroke do not necessarily reduce blood pressure in the elderly, but they can still maintain their health so that blood pressure is within normal limits.
Mekanisme Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Keterwakilan Perempuan Di Desa Suka Jadi Kecamatan Kuala Cenaku Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Badan Permusyawaratan Desa Ilmi, Bahrul; Haryono, Dodi; Rauf, Muhammad A
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14560787

Abstract

Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam struktur BPD adalah keterwakilan perempuan dalam hal memilih dan dipilih sesuai instruksi Permendagri dan Perda bahwa keanggotaan BPD harus di isi oleh minimal satu orang perempuan dan proses pemilihannya yang harus dilakukan di forum perempuan pula yang memiliki hak suara. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah apakah praktek mengenai keterwakilan perempuan dalam hal memilih dan dipilih telah sesuai dengan aturan yuridis, Penelitian ini di latar belakangi oleh kenyataan bahwa di Desa Suka Jadi Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu dari pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Keterwakilan Perempuan di Desa Suka Jadi tidak di lakukan di forum perempuan yang hanya di lakukan di forum laki-laki nampaknya memang sudah menjadi kebiasaan dari setiap periodesasi. Mengapa praktek tersebut terjadi, hal tersebutlah yang mendorong dilakukan penelitian ini. Penelitian ini tergolongan penelitian hukum sosiologis. yaitu penelitian yang hendak melihat korelasi antara hukum dan masyarakat dengan adanya kesenjangan antara dass sollen dan das sein. Sedangkan dilihat dari sifatnya, penelitian ini bersifat menggambarkan dari suatu kenyataan secara lengkap, rinci, dan jelas. Penelitian ini dilakukan di wilayah Desa Suka Jadi Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu, sedangkan populasi dan sampel adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa, Tokoh Masyarakat Perempuan, Ketua BPD, Ketua Panitia Pemilihan. Sumber data yang digunakan ialah dari data primer, data sekunder dan data tersier dengan teknik pengumpulan data dengan cara melalui wawancara dan kajian kepustakaan. Dari hasil penelitian, ada tiga hal pokok yang dapat yang dapat disimpulkan. Pertama, Mekanisme Pemilihan Anggota BPD Keterwakilan Perempuan Berdasarkan Perda Kabupaten Indragiri Hulu Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Badan Permusyawaratan Desa memiliki tahapan yang pertama pemberitahuan berakhirnya masa keanggotaan BPD, pembentukan panitia pemilihan anggota BPD, penjaringan bakal calon anggota BPD Keterwakilan Perempuan, penyaringan dan penetapan calon anggota BPD keterwakilan perempuan. Kedua, Pemilihan BPD Keterwakilan Perempuan di Desa Suka Jadi tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Nomor 03 tahun 2019 tentang Badan Permusyawaratan Desa yang dalam teknisnya diatur dalam Perbup Nomor 89 tahun 2019, ketidaksesuaian tersebut terletak pada Tahapan Pemungutan Suara, pada kenyataannya di Desa Suka Jadi efektivitas hukum tidak ditaati yang mana dalam pada pemilihan BPD Keterwakilan perempuan tidak melibatkan forum-forum perempuan dalam pemilihan BPD keterwakilan perempuan. Ketiga, Kendala dalam mekanisme pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan di Desa Suka Jadi Tahun 2020 masih dijumpai adalah Pertama, Kurangnya Sosialisasi, Kebingungan dalam menentukan penetapan wilayah, Kurangnya partisipasi dari warga sekitar, Pendaftaran Bakal Calon Anggota BPD Keterwakilan Perempuan hampir semua bakal calon mendaftarkan diri di menit-menit terakhir.
Survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan SDN Datengan 2 Kediri: Survey of clean and Healthy Living behavior in SDN Datengan 2 Kediri Keri, Aulia; Ilmi, Bahrul; Ahmad, Brilian; Satya, Bagus; Fauzytama, Wildan; Zawawi, Anis
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 01 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i01.2025_P34-43

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah berperan penting dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif. Penelitian ini mengevaluasi penerapan PHBS di SDN Datengan 2 Kediri, dengan fokus pada kebiasaan mencuci tangan, penggunaan toilet bersih, menyikat gigi, membawa bekal sehat, konsumsi air putih, dan aktivitas fisik siswa. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan kuesioner yang melibatkan 100 siswa kelas IV, V, dan VI. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menerapkan kebersihan pribadi dengan baik, seperti mencuci tangan (80%) dan menggunakan toilet bersih (85%). Namun, kebiasaan membawa bekal sehat (60%) dan konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari (55%) masih perlu ditingkatkan. Faktor pendukung utama adalah edukasi kesehatan rutin dan fasilitas sanitasi yang memadai, sementara faktor penghambat meliputi kebiasaan tidak sehat di rumah dan keterbatasan pasokan air bersih. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran siswa. Selain itu, peningkatan fasilitas sanitasi dan program edukasi yang lebih intensif akan mendukung implementasi PHBS secara lebih efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah
Evaluasi Pembelajaran Kualitatif pada Pelatihan Survei dan Pemetaan bagi Penyuluh Pertanian Ayuningtyas, Efrinda Ari; Ilmi, Bahrul; Nabila, Anandia; Anastasya Bisa, Gerarda; Nurrahman Kahfi, Aman
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v8i1.1041

Abstract

Pembekalan Ibu Rumah Tangga Dalam Memahami Pentingnya Mengatur Keuangan Di Suka Jaya Kecamatan Lawe Sigala Gala Aramana, Desi; Hasrul, Saddam; Hirmansah, Ardi; Pitri, Deni Trianda; Ilmi, Bahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Manajemen Multi Disiplin Ilmu Januari 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i1.2174

Abstract

Mengatur keuangan dengan baik dilakukan dengan beberapa cara diantanya adalah mencatat setiap transaksi pengeluaran yang di keluarkan dari aktifitas dalam belanja sehari-hari, mengontrol pengeluaran dengan mengutamakan kebutuhan primer dibandingkan dengan kebutuhan sekunder maupun tersier. Setiap pengeluaran yang di keluarkan untuk belanja diharapkan mampu di sisihkan dalam bentuk tabungan jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. Tabungan atau istilah kerennya saving merupakan bentuk kerjasama yang baik dalam mengontrol aktifitas pengeluaran. Walaupun tabungan yang disisihkan hanya berjumlah 5 persen ataupun 1 persen sekali pun itu bentuknya wajib. Alahkah lebih baik dalam mengatur keuangan tabungan yang disisihkan sebaiknya berjumlah 10 persen dari uang bulanan yang dikeluarkan. Yang menjadi kendala dalam melakukan kegiatan pengabdian ini adalah nafkah yang diberikan kepala rumah tangga sebagian besar harian dikarenakan sebagian besar dari mereka berkeja sebagai buruh lepas. Akan tetapi hal ini tidak menjadi kendala apabila seorang ibu mampu memahami dan mengatur keuangan dengan baik maka akan meningkatkan perekenomian keluarga menjadi lebih baik lagi kedepannya