Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Tomalebbi

RELEVANSI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM UPACARA ADAT TULUDE DI KECAMATAN MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE SULAWESI UTARA Ramli Kasiang; Firman Umar; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Prosesi tradisi adat tulude di Kecamatan Manganitu. (2) Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi adat tulude serta (3) Nilai tulude begitu relevan dengan nilai Pancasila di Implementasikan dalam kehidupan masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif untuk mendapatkan data primer yaitu informan dan sumber data sekunder yaitu kepustakaan. Adapun teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu penekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses upacara adat tulude memiliki sifat yang religius dilaksanakan dalam bentuk adat tulude yang memiliki makna mengarah pada Pancasila dan disukseskan oleh kerja sama antara masyarakat dan pemerintah demi terlaksananya upacara adat tulude. (2) Keterkaitan Nilai-nilai Pancasila dengan nilai-nilai yang termuat di upcara adat tulude dapat kita jumpai bahkan tidak lazim dalam kehidupan kita yang di mana manusia adalah mahkluk sosial membutuhkan oranglain untuk berinteraksi dan lain-lain yang intinya bahwa saling mendukung serta saling hidup rukun dan damai dan (3) Nilai tulude yang relevan dengan nilai pancasila yang masih melekat erat dilihat dari hubungan keluarga maupun orang lain yang selalu menghargai yang tua begitu pun yang tua menghargai yang muda. Nilai yang tulude yang relevan dengan pancasila di lihat dari kue adat tamo yang di simbolkan sebagai pohon kehidupan dengan lambang atau makna yaitu persatuan dan kesatuan bagi masyarakat Sangihe.
Perkawinan Dini di Lingkungan Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng Novita Sari; Imam Suyitno; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ; (1) untuk mengetahui upaya pihak kelurahan dalam penanganan kasus perkawinan dini (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab perkawinan dini tersebut (3) dampak-dampak yang ditimbulkan dari perkawinan dini khususnya di Lingkungan Sewo Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng.  Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya yang dilakukan pihak kelurahan dalam penanganan kasus perkawinan dini yaitu melakukan sosialisasi, sosialisasi dilakukan kepada warga atau masyarakat dalam lingkup kelurahan tersebut. Kemudian juga menyampaikan secara langsung kepada pihak orang tua tentang dampak maupun efek dari perkawinan dini. (2) faktor-faktor yang menjadi penyebab perkawinan dini yaitu pola pergaulan bebas, perjodohan dan faktor ekonomi, hamil diluar nikah dan karena keinginan sendiri. (3) Adapun dampak yang ditimbulkan dari perkawinan dini secara positif yaitu dapat mengurangi beban ekonomi keluarganya. Dan adapun dampak negatif yang terjadi yaitu kehilangan mendapatkan kesempatan untuk tetap melanjutkan pendidikannya, cenderung menutup diri dari lingkungannya dan kehilangan masa-masa remajanya karena dituntut untuk menjalankan peran dalam rumah tangga, serta kondisi kesehatan yang belum memadai yang dapat mempengaruhi kondisi janin apabila ia telah mengandung.Kata Kunci : Perkawinan Dini
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SMPN 04 MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA Resniati Ruslan; Hasnawi Haris; Mustari Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESNIATI RUSLAN, 2022. Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Hasnawi Haris selaku pembimbing I dan Mustari selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang diperoleh dari sekolah dan dari informan yang terdiri dari guru serta peserta didik SMP Negeri 04 Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasii. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 04 Kabupaten Tana Toraja telah terlaksana cukup efektif. Hal tersebut tampak pada proses pembelajaran yang dimulai dari persiapan yaitu penyusunan RPP yang didesain sesuai dengan permendikbud, pelaksanaan pembelajaran yang dilihat dari strategi dan media yang digunakan yang selanjutnya di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran yang dimulai dari kegiatan awal, kegiatan inti sampai dengan penutup. (2)Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran tatap muka terbatas dibagi menjadi dua yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukung yaitu:pengawasan dari pihak dinas kesehatan dan juga pengawasan dari dinas pendidikan. Adapun faktor pendukung bagi guru dan peserta didik yaitu dengan adanya buku paket, LKS untuk siswa dan juga fotocopy yang berisikan materi pokok. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, kesulitan guru dalam menyelesaikan materi, antusias siswa yang kurangKata Kunci: Efektivitas pembelajaran, Pembelajaran tatap muka terbatas 
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) (Studi Desa Tapporang Kecamatan Batulappa Kabupaten Pinrang) Hilda yanti; Mustari Mustari; Muh Sudirman
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. (2) kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini ialah pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang berdasarkan pasal 3 PERMENSOS RI No. 1 tahun 2018 serta kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Al-Syariah pada tingkatan al-dharuriyat (keperluan primer/asas) khususnya menjaga harta (hifdz maal), serta nilai-nilai dasar hukum Islam yaitu keadilan dan tanggung jawab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang mulai dari tahap Pelaksanaan perencanaan, pertemuan awal dan validasi, penetapan KPM PKH, Penyaluran bantuan sosial, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen, serta pendampingan belum terlaksana dengan baik dan belum tepat sasaran karena data KPM PKH menggunakan data yang lama. (2) Kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang belum sesuai karena dalam penetapan dan pendistribusian PKH di Desa Tapporang, belum bisa dikatakan adil karena prinsip keadilan dalam program ini belum terlaksana dengan baik, serta pemerintah belum memenuhi tanggung jawab dalam mewujudkan kemaslahatan pada program ini, sedangkan sarana pokok yang menjamin kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH yaitu menjaga harta (hifdz maal) dan hal tersebut adalah tegaknya keadilan dan tanggung jawab di dalam tatanan kehidupan masyarakat.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. (2) kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini ialah pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang berdasarkan pasal 3 PERMENSOS RI No. 1 tahun 2018 serta kesesuaiannya dengan prinsip Maqashid Al-Syariah pada tingkatan al-dharuriyat (keperluan primer/asas) khususnya menjaga harta (hifdz maal), serta nilai-nilai dasar hukum Islam yaitu keadilan dan tanggung jawab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang mulai dari tahap Pelaksanaan perencanaan, pertemuan awal dan validasi, penetapan KPM PKH, Penyaluran bantuan sosial, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen, serta pendampingan belum terlaksana dengan baik dan belum tepat sasaran karena data KPM PKH menggunakan data yang lama. (2) Kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam Hukum Islam dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH di Desa Tapporang belum sesuai karena dalam penetapan dan pendistribusian PKH di Desa Tapporang, belum bisa dikatakan adil karena prinsip keadilan dalam program ini belum terlaksana dengan baik, serta pemerintah belum memenuhi tanggung jawab dalam mewujudkan kemaslahatan pada program ini, sedangkan sarana pokok yang menjamin kesesuaian prinsip Maqashid Al-Syariah dalam pendistribusian dan penetapan KPM PKH yaitu menjaga harta (hifdz maal) dan hal tersebut adalah tegaknya keadilan dan tanggung jawab di dalam tatanan kehidupan masyarakat.
Analisis Program Kampus Mengajar Terhadap Kemampuan Literasi Dan Numerasi Peserta Didik UPTD SD Negeri 99 Barru Mustaring Mustaring; Mustari Mustari; cornelia euvenias sampe ramos
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk kegiatan literasi dan numerasi dalam pelaksanaan program kampus mengajar di UPTD SD Negeri 99 Barru. (2) Hasil pelaksanaan kegiatan literasi dan numerasi di UPTD SD Negeri 99 Barru. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui data dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
PERLINDUNGAN HAK PEDIDIKAN BAGI PENYANDANG DIABILITAS DI SLB MAINNONG KECAMATAN DONRI-DONRI KABUPATEN SOPPENG Andi Kasmawati; Mustari Mustari; Ira Mirwan
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor3 (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to find out, (1) Theimplementation of the right to education of persons with disabilities in SLB Mainnong, Donri-Donri District, Soppeng Regency. (2) Factors affecting the fulfillment of the educational rights of persons with disabilities in SLB Mainnong, Donri-Donri District, Soppeng Regency. To achieve this goal, researchers use data collection techniques through documentation, observation, and interviews. The data obtained from the research results were obtained using qualitative analysis. The results of this study show that, (1) The fulfillment of the educational rights of persons with disabilities in SLB Mainnong, Donri-Donri District, Soppeng Regency has been fulfilled but has not been optimal. (2) Supporting factors in the fulfillment of the educational rights of persons with disabilities, namely the social environment conditions within the scope of the Mainnong Special School and also the physical environment conditions in the form of existing facilities and infrastructure. The inhibiting factor in the fulfillment of educational rights for persons with disabilities is the lack of awareness of the parents of students regarding the importance of education for students with disabilities. Then another obstacle is related to existing educators not meeting the academic qualifications of special education teachers as regulated in the Regulation of the Minister of National Education of the Republic of Indonesia Number 32 of 2008 concerning academic qualification standards and competencies of special education teachers.Keywords: Fulfillment, Right to Education, Persons with DisabilitieAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas di SLB Mainnong Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. (2) Faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas di SLB Mainnong Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dioleh dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas di SLB Mainnong Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng telah terpenuhi namun belum optimal. (2) Faktor pendukung dalam pemenuhan hak pendidikan penyandang disabilitas yakni kondisi lingkungan sosial di lingkup SLB Mainnong dan juga kondisi lingkungan fisik berupa sarana dan prasarana yang ada. Adapun faktor penghambat dalam pemenuhan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas yaitu kurangnya kesadaran orang tua dari peserta didik terkait pentingnya pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas. Kemudian yang menjadi kendala lain terkait dengan tenaga pendidik yang ada tidak memenuhi kualifikasi akademik guru pendidikan khusus yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2008 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru pendidikan khusus.Kata Kunci:Pemenuhan, Hak Pendidikan, Penyandang Disabilitas 
Penerapan Model Pembelajaran Penalaran Moral (Moral Reasoning) Pada Pembelajaran PPKN SISWA KELAS IX SMPN 1 TURIKALE Mustari Mustari; Andi Aco Agus; Ittihad Salsabilah Zahrah
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 4 (Desember 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to investigate (1) How the Implementation of the moral reasoning model in Civic Education Learning for 9th-grade students at SMPN 1 Turikale. (2) Are there any challenges encountered in applying the moral reasoning method for 9th-grade students in Civic Education Learning at SMPN 1 Turikale. The research method employed is descriptive research with a qualitative approach. The sources utilized include primary and secondary sources, and data collection techniques involve observation, interviews, and documentation.The results of this research conclude that (1) Teachers' readiness in implementing the Moral Reasoning learning model in PPKn learning at SMPN 1 Turikale is less prepared due to (a) Lack of teachers in compiling and planning Moral Reasoning Model learning (b) There are deficiencies in the application of learning syntax and in (c) learning evaluations have not been implemented optimally (2) Teachers' obstacles in implementing the Moral Reasoning Learning Model include difficulty designing suitable case scenarios, time constraints, complex assessments, and the need for further support and training. Students' obstacles include facing challenges in understanding the moral context, low critical thinking skills, and difficulty speaking in front of groups Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kesiapan Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajaran moral reasoning pada Pembelajaran PPKn Siswa Kelas IX SMPN 1 Turikale. (2) Kendala yang dihadapi dalam penerapan Model Pembelajaran Moral Reasoning Siswa Pada Pembelajaran PPKn Kelas IX SMPN 1 Turikale. Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data  primer dan data sekunder dengan teknik dan prosedur pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Kesiapan guru dalam menerapkan  model pembelajaran Moral Reasoning Pembelajaran PPKn di SMPN 1 Turikale kurang siap disebabkan oleh (a) Kurangnya Guru dalam menyusun dan merencanakan pembelajaran Model Moral Reasoning (b) Terdapat kekurangan dalam penerapan sintaks pembelajaran dan dalam (c) evaluasi pembelajaran belum optimal dilaksanakan (2) Kendala guru dalam menerapkan Model Pembelajaran Moral Reasoning yaitu kesulitan merancang skenario kasus yang cocok, keterbatasan waktu, penilaian yang kompleks, serta kebutuhan dukungan dan pelatihan lebih lanjut. Kendala siswa yaitu menghadapi tantangan memahami konteks moral, kemampuan berpikir kritis yang rendah, dan kesulitan berbicara di depan kelompok.