Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal agercolere

Perbandingan nilai tambah dan peluang pasar gula aren dan gula semut Supriyo Imran; Ria Indriani; Yuliana Bakari
Jurnal Agercolere Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Agercolere Vol. 5 Numb 1, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/jac.v5i1.180

Abstract

Tujuan penelitian adalah:1) Menghitung perbandingan nilai tambah antara gula aren dan gula semut, 2) Mengidentifikasi peluang pasar dari gula aren dan gula semut. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango yang terfokus pada wilayah pengembangan usaha pengolahan aren di Kecamatan Bulango Utara dan Bulango Ulu. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan mulai bulan Mei – Juli 2022. . Metode penelitian menggunakan metode survey dimana wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data primer yang berasal dari pengrajin gula aren dan gula semut. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yaitu sampel penelitian adalah kelompok tani Aren yang mengolah nira menjadi gula aren di Kecamatan Bulango Ulu khususnya Desa Mongiilo 25 orang dan 2 orang pengrajin gula semut di Kecamatan Bulango Utara, sehingga diperoleh 27 orang responden. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, margin pemasaran dan analisis nilai tambah Hayami.. Hasil penelitian menunjukkan dalam setiap kilogram gula semut menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 7.978,91 atau 90,3% dari nilai produk. Hal ini menunjukkan nilai tambah nira aren menjadi gula semut lebih tinggi dibandingkan dengan gula aren dimana nilai tambah dalam setiap 1 kg produk gula aren adalah Rp 1.566,26 atau 64,63% dari nilai produk.. Namun berdasarkan dari rasio nilai tambah dari keduanya yang lebih besar dari 40 persen, menunjukkan nilai tambah gula aren maupun gula semut cukup tinggi. Peluang pasar dari gula semut lebih menjanjikan dibanding gula aren sebab harga jualnya lebih tinggi dari gula aren dimana harga gula semut sebesar Rp 35.000/kg dan gula aren sebesar Rp 15.000/kg.
Co-Authors Abdullah, Angela Apriliany Abdussamad, Siti Nurcahyati Adam, Mohamad Rizal Agustinus Moonti Amelia Murtisari Amir Halid Asda Rauf Asih Setianingsih Biya, Ferdiyanto Boekosoe, Yuriko Botutihe, Okta P Buka, Ravani Delvi Suleman Djajali, Trisud Yayan Echan Adam Fadiilah Zalzabillah Lihawa Fajar Haras, Abdul Farlan Rauf Febyola Abubakar Fikram Abdullah Halid, Cindri A Hapsawati Taan Haras, Abdul Fajar Harija K. Mahalipa Haris Singgili Hasan, Adelia Hendra Saliko Hermanto Feybie Asona Husain, Dinda Amelia Indrawati Akuba Irwan Bempah Isra ismail Kadir, Salsabila Kadir, Salsabila Nur Kaluku, Sri Melan Karlena Arsyad Kasim, Nitam Kiru, Ferawati Z. Kolonta, Ronal Ladiku, Sri Rahmawaty Larasati Sukmadewi Wibowo Mahludin H Baruwadi Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Randi Mahmud, Sri Anggita Mama, Risal I Maryam H Mukmin Matoka, Mohammad Ridwan Maulana, Lais Mayasari Yamin, Mayasari Mega Wati Saleh Megawati Saleh Mohamad Andre Hulukati Mohamad Lihawa, Mohamad Mohammad Zubair Hippy Muhammad Mukhtar Mukhlis Mukhlis Nggadu, Sri Jayanti Veratika S. Ni Ketut Murni Nur Azizah Nur Silfiah Amin Nurlaila Mantali Ria Indriani Ria Indriani Ria Indriani Ria Indriani Risti Fadilah Umar Safriyanto Dako Sahi, Rahmawati Salim, Sri Verawati Sandri Saliko Sarlina S Tungoli Selfian Abdurahman Siska Ismail, Siska Siti Rahmatia Machieu Tesa Amelia Putri Ibrahim Usman, Arpan Verentiyansyah Duna Wawan K Tolinggi Widya Rahmawaty Saman Yana, Nelsih Yanti Saleh Yuliana Bakari Yuriko Boekoesoe Zulham Sirajuddin Zulianti Gobel