Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Language and Literature

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Angla F Sauhenda; Zem Santo
Musamus Journal of Language and Literature Vol 1 No 02 (2019): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Yohanes Aerts melalaui keterampialan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Penelitian ini dilakukan dengan tiga siklus yang meliputi empat tahap kegiatan, yaitu (1) tahap perencanaan (planning), (2) tahap pelaksanaan (acting), (3) tahap pengamatan (observing), dan (4) tahap refleksi (reflecting). Pada tahap prasiklus menunjukan kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 19,35%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus pertama, maka kemampuan berpikir kritis siswa mulai meningkat dan mencapai 45,16%, siklus kedua mencapai 77,41%, dan siklus ketiga mencapai 87,10%. Berdasarkan hasil yang telah dicapai pada setiap siklus yang telah dilakukan, maka dapat dikatakan bahwa penelitian tindakan kelas ini telah berhasil. Kata kunci: berpikir kritis; keterampialn menulis; teks eksposisi; model pembelajaran berbasis masalah
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI MEDIA GAMBAR BERBASIS BUDAYA PAPUA Isabela Ika Mulia Wati; Angla F Sauhenda; Santy Monika
Musamus Journal of Language and Literature Vol 1 No 01 (2018): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di kelas VII SMP Yapis Merauke. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Yapis Merauke tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 24 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes, di analisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke dengan menggunakan media gambar berbasis budaya Papua. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penerapan media gambar berbasis budaya dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke. Peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi tersebut, dapat dilihat pada kegiatan dan kreaktifitas siswa dalam pembelajaran. Selain itu, kemampuan siswa juga dapat dilihat pada pencapaian skor nilai yang menunjukan pencapaian belajar sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal 72. Tes pra siklus hanya 16,66% yang mampu menulis teks deskripsi atau mencampai ketuntasan. Peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi setelah diterapkan media gambar berbasis budaya Papua mengalami peningkatan. Hasil pada siklus I terdapat 33,33% yang tuntas. Siklus II terdapat 45,83% dan Siklus III 79,16% yang mencapai ketuntasan. Jadi, penggunaan media gambar berbasis budaya Papua dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke. Kata kunci: kemampuan menulis; teks deskripsi; media gambar berbasis budaya Papua
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Angla F Sauhenda; Mohamad Iksan; Ranta Butarbutar
Musamus Journal of Language and Literature Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus di SMP Yohanes XXIII Merauke. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan mpendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VII SMP Yohanes XXIII Merauke. Setiap tahap prasiklus, siklus, I, dan siklus II dilakukan denagan tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun hasil penelitian pada siklus pertama menunjukan adanya peningkatan kemampuan menulis teks berita mencapai 58,33%. Hasil peningkatan pada siklus II mencapai 86,11%. Berdasarkan kedua hasil presentase di atas telah menunjukan bahwa ada peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kata Kunci:
CIRI KHAS KARAKTER TOKOH UTAMA “DIRA” DALAM NOVEL BIDADARI PEMELUK SUBUH KARYA NICKY ROSADI Zem Santo; Pujiasih Pujiasih; Basilius Redan Werang; Angla F Sauhenda
Musamus Journal of Language and Literature Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ciri khas karakter tokoh utama Dira dalam novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi. Metode penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan menguraikan data dalam bentuk kata-kata dan bukan dalam bentuk angka. Data penelitian berupa kutipan teks naratif yang mencerminkan ciri khas karakter tokoh utama Dira. Sumber data dari penelitian ini adalah teks-teks naratif novel Bidadari Pemeluk Subuh yang ditulis oleh Nicky Rosadi, cetakan pertama, tahun 2015, diterbitkan oleh penerbit PT Exel Media Komputindo. Teknik pengumpulan data yaitu teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data digunakan teknik baca, simak, menandai, mengumpulkan serta mencatat, dan pengambilan kesimpulan. Hasil deskripsi mengungkapkan bahwa tokoh utama dalam novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi adalah Dira. Karakter Dira dalam Novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi meliputi (1) optimistis, tokoh Dira optimis menghadapi berbagai tuduhan yang dilontarkan oleh guru-guru senior di sekolahnya; (2) bertanggung jawab, tokoh Dira bertanggung jawab terhadap semua tugas yang dibebankan kepadanya; (3) penyayang, tokoh Dira memiliki sikap penuh kasih sayang kepada keluarga dan kekasihnya; (4) setia, tokoh Dira memiliki karakter setia kepada pasangannya dengan rela menunggu sang kekasih selama 12 tahun; (5) pantang menyerah, tokoh Dira selalu siap menanggung risiko atau apapun yang terjadi dalam hidupnya; (6) teguh pendirian, tokoh Dira meyakini bahwa Tuhan menuntunnya pada jalan yang benar. Kata Kunci: ciri khas; karakter; tokoh utama
HUMANISTIC PSYCHOLOGY STUDY OF MAIN CHARACTER'S INNER CONFLICT IN PAULO COELHO'S NOVEL Wahyuniar Wahyuniar; Angla Florensy Sauhenda; Elni Wahyuni
Musamus Journal of Language and Literature Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v6i1.5391

Abstract

This study aims to describe the inner conflict of the main character in the novel Mata Hari. This type of research is descriptive qualitative. The source of the data in this study is the novel Mata Hari by Paulo Coelho. The data in this study are in the form of quotations that contain inner conflicts experienced by the main character. The method in this study is descriptive with a literary psychology approach. The technique used is literature study technique, namely content analysis. The research focus is Abraham Maslow's humanistic psychology study; (1) physiological needs, (2) safety, (3) love and belonging, (4) self-esteem/appreciation, and (5) self-actualization. The form of inner conflict is internal and external inner conflict. The results of the research show that there is an inner conflict experienced by the main character Mata Hari. Internal inner conflict, namely the main character was raped by the school principal when she was sixteen years old before the main character got to know the world and dived deeper to know the dark world. External inner conflict, in which the main character suffers greatly from accusations from her father, stepmother, and even her husband.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Angla F Sauhenda; Zem Santo
Musamus Journal of Language and Literature Vol 2 No 1 (2019): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v2i1.2893

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Yohanes Aerts melalaui keterampialan menulis teks eksposisi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Penelitian ini dilakukan dengan tiga siklus yang meliputi empat tahap kegiatan, yaitu (1) tahap perencanaan (planning), (2) tahap pelaksanaan (acting), (3) tahap pengamatan (observing), dan (4) tahap refleksi (reflecting). Pada tahap prasiklus menunjukan kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 19,35%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus pertama, maka kemampuan berpikir kritis siswa mulai meningkat dan mencapai 45,16%, siklus kedua mencapai 77,41%, dan siklus ketiga mencapai 87,10%. Berdasarkan hasil yang telah dicapai pada setiap siklus yang telah dilakukan, maka dapat dikatakan bahwa penelitian tindakan kelas ini telah berhasil. Kata kunci: berpikir kritis; keterampialn menulis; teks eksposisi; model pembelajaran berbasis masalah
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI MEDIA GAMBAR BERBASIS BUDAYA PAPUA Isabela Ika Mulia Wati; Angla F Sauhenda; Santy Monika
Musamus Journal of Language and Literature Vol 1 No 1 (2018): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v1i1.2908

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di kelas VII SMP Yapis Merauke. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Yapis Merauke tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 24 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes, di analisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke dengan menggunakan media gambar berbasis budaya Papua. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penerapan media gambar berbasis budaya dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke. Peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi tersebut, dapat dilihat pada kegiatan dan kreaktifitas siswa dalam pembelajaran. Selain itu, kemampuan siswa juga dapat dilihat pada pencapaian skor nilai yang menunjukan pencapaian belajar sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal 72. Tes pra siklus hanya 16,66% yang mampu menulis teks deskripsi atau mencampai ketuntasan. Peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi setelah diterapkan media gambar berbasis budaya Papua mengalami peningkatan. Hasil pada siklus I terdapat 33,33% yang tuntas. Siklus II terdapat 45,83% dan Siklus III 79,16% yang mencapai ketuntasan. Jadi, penggunaan media gambar berbasis budaya Papua dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Yapis Merauke. Kata kunci: kemampuan menulis; teks deskripsi; media gambar berbasis budaya Papua
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Angla F Sauhenda; Mohamad Iksan; Ranta Butarbutar
Musamus Journal of Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v3i1.2927

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus di SMP Yohanes XXIII Merauke. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan mpendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VII SMP Yohanes XXIII Merauke. Setiap tahap prasiklus, siklus, I, dan siklus II dilakukan denagan tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun hasil penelitian pada siklus pertama menunjukan adanya peningkatan kemampuan menulis teks berita mencapai 58,33%. Hasil peningkatan pada siklus II mencapai 86,11%. Berdasarkan kedua hasil presentase di atas telah menunjukan bahwa ada peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Kata Kunci:
CIRI KHAS KARAKTER TOKOH UTAMA “DIRA” DALAM NOVEL BIDADARI PEMELUK SUBUH KARYA NICKY ROSADI Zem Santo; Pujiasih Pujiasih; Basilius Redan Werang; Angla F Sauhenda
Musamus Journal of Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v3i1.2929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ciri khas karakter tokoh utama Dira dalam novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi. Metode penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan menguraikan data dalam bentuk kata-kata dan bukan dalam bentuk angka. Data penelitian berupa kutipan teks naratif yang mencerminkan ciri khas karakter tokoh utama Dira. Sumber data dari penelitian ini adalah teks-teks naratif novel Bidadari Pemeluk Subuh yang ditulis oleh Nicky Rosadi, cetakan pertama, tahun 2015, diterbitkan oleh penerbit PT Exel Media Komputindo. Teknik pengumpulan data yaitu teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data digunakan teknik baca, simak, menandai, mengumpulkan serta mencatat, dan pengambilan kesimpulan. Hasil deskripsi mengungkapkan bahwa tokoh utama dalam novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi adalah Dira. Karakter Dira dalam Novel Bidadari Pemeluk Subuh karya Nicky Rosadi meliputi (1) optimistis, tokoh Dira optimis menghadapi berbagai tuduhan yang dilontarkan oleh guru-guru senior di sekolahnya; (2) bertanggung jawab, tokoh Dira bertanggung jawab terhadap semua tugas yang dibebankan kepadanya; (3) penyayang, tokoh Dira memiliki sikap penuh kasih sayang kepada keluarga dan kekasihnya; (4) setia, tokoh Dira memiliki karakter setia kepada pasangannya dengan rela menunggu sang kekasih selama 12 tahun; (5) pantang menyerah, tokoh Dira selalu siap menanggung risiko atau apapun yang terjadi dalam hidupnya; (6) teguh pendirian, tokoh Dira meyakini bahwa Tuhan menuntunnya pada jalan yang benar. Kata Kunci: ciri khas; karakter; tokoh utama
Praktik Kejahatan Berbahasa dalam Bentuk Perundungan Siber Warga TikTok pada Kolom Komentar Tiktokers (Tinjauan Linguistik Forensik) Ratu Bulkis Ramli; Laurensia Elya Puspita; Angla Florensy Sauhenda
Musamus Journal of Language and Literature Vol 7 No 1 (2024): Musamus Journal of Language and Literature
Publisher : Universitas Musamus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mujolali.v7i1.6241

Abstract

The practice of language crimes has become a rampant phenomenon amid current information technology developments. The impact that can be caused by language crimes on social media may not be felt physically, but directly affect the victim's mentality. This research aims to investigate the form and pattern of cyberbullying as a practice of language crimes committed by Tiktok residents to one of the young tiktokers, namely Fujianti Utami on the Tiktok @fujiiian account. This study uses a qualitative descriptive method, forensic linguistic review. Documentation techniques were used to collect and analyze data based on the Milles & Huberman analysis model of speech, which indicated the presence of language crime practices. The results of this study show that the number of harassment bullying speeches collected (387), it is known that the most common bullying pattern carried out by TikTok residents on @fujiiian accounts is head act (219) and the least pattern is supportive move (mitigating) – head act- supportive move (mitigating), which is as many as (5). Although language crimes are criminal acts, they cannot be processed legally. This is because bullying on social media is a complaint that will only be processed if the party who feels aggrieved files a report to the police.