Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

STRUKTUR KOMUNITAS LAMUN DI PERAIRAN PULAU BALIKUKUP KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN BERAU Lazuardi, Donny; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis lamun yang terdapat di perairan Pulau Balikukup dan untuk mengetahui nilai keanekaragaman, keseragaman, dominasi dan indeks nilai penting lamun di perairan Pulau Balikukup. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2021 di perairan Pulau Balikukup, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau. Prosedur penelitian meliputi penentuan lokasi, periode pengambilan sampel, pengamatan lamun, identifikasi jenis lamun, pengukuran parameter air, dan parameter fisik-kimia substrat. Data yang dianalisis adalah kerapatan dan kerapatan relatif, frekuensi dan frekuensi relatif, dominansi dan dominansi relatif jenis, indeks nilai penting, keanekaragaman, dan keseragaman. Hasil menunjukkan terdapat 4 jenis lamun di Pulau Balikukup yaitu Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Halodule pinifolia dan Halophila ovalis. Keanekaragaman jenis lamun di perairan Pulau Bali termasuk dalam kategori cukup rendah karena <1. Keseragaman jenis lamun di perairan pulau Bali cukup berbeda pada setiap stasiun transek. Indeks dominasi jenis lamun di perairan Pulau Balikukup berada pada kategori sedang dan rendah. Jenis lamun yang termasuk dalam kategori sedang adalah Halophila ovalis dan Halodule pinifolia, dan untuk kategori rendah adalah Thalassia Hemprichii dan Cymodocea rotundata. Diketahui bahwa indeks nilai penting lamun tertinggi terdapat pada jenis lamun Halophila ovalis dan terendah pada jenis lamun Thalassia Hemprichii.
KARAKTERISTIK PLANKTON PADA PADANG LAMUN DI PERAIRAN DUSUN TIHI - TIHI KOTA BONTANG KALIMANTAN TIMUR Fadilah, Putri; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v1i1.478

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2021 – Januari 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman, keseragaman dan dominasi jenis plankton yang terdapat pada zonasi sebelum padang lamun, padang lamun dan sesudah padang lamun di perairan Tihi- Dusun tihi, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pengambilan sampel lamun dan air dilakukan di 4 stasiun penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling yang kemudian diidentifikasi di Laboratorium Keanekaragaman Hayati Perairan Fakultas Kedokteran Unmul. Hasil penelitian ditemukan 4 spesies lamun yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis dan Cymodocea rotundata. Ada 40 jenis plankton yang termasuk dalam 7 kelas. Komposisi plankton yang mendominasi adalah dari kelas Bacillariophyceae dengan persentase 53% dan zooplankton terbesar adalah Maxillopoda dengan nilai persentase 6%. Nilai Indeks Keanekaragaman tertinggi terdapat pada titik pra-lamun dengan nilai 5,45. Nilai ini dikategorikan tinggi. Nilai indeks keseragaman pada semua titik sampling adalah 1,05. Nilai indeks dominansi plankton pada semua titik pengambilan sampel berkisar antara 0,003 sampai dengan 0,028 dengan nilai rata-rata 0,012 yang berarti jenis plankton yang ditemukan pada semua titik zonasi relatif seragam, artinya jenis plankton yang ditemukan cenderung tidak seragam atau jauh berbeda.
MORFOMETRIK CANGKANG FAMILI TROCHIDAE PADA PADANG LAMUN DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN Hidayat, Syaril; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.516

Abstract

This study aims to determine the morphometrics of the Trochidae family in seagrass beds in Balikpapan Bay, East Kalimantan. This research was conducted from October 2022 to January 2023. Data was collected using quadrant transect sampling. Data analysis used to determine the morphometrics of the Trochidae family in seagrass beds is length and width of shell, abundance, diversity index (H'), uniformity index (E), and dominance index (D). Sampling was carried out using a quadrant transect measuring 0.5 x 0.5 m2 at 4 stations with 3 repetitions at each station. Two species of seagrass were found, namely E. acoroides and T. hemprichii. Two species were found from the Trochidae family, namely U. costatum and U. vestarium. The highest abundance of the Trochidae family was the species U. costatum with 288 individuals/m2 while the abundance of the Trochidae family U.vestarium was 120 individuals/m2. Based on the results of measuring the length of the shell, it was found that the shell length of U.costatum ranged from 1.0 cm – 1.5 cm with an average of 1.3 cm and U.vestarium ranged from 0.4 cm – 1.2 cm with an average of 0.9 cm. Measurement of the width of the shell found that the shell width of U.costatum ranged from 1.2 cm – 1.7 cm with an average of 1.5 cm and U. vestarium ranged from 0.4 cm – 1.3 cm with an average of 1.0 cm. Based on the research results, the ratio of the length and width of the total shell of U. costatum species was 1 : 1.2 and U. vestarium 1 : 1.1. The Diversity Index (H') of the Trochidae family in the waters of Balikpapan Bay, with an average value of 0.54, is in the low diversity category. The Uniformity Index (E) of the Trochidae family from the four stations, with an average value of 0.78, is in the High uniformity category. The Dominance Index (D) of the Trochidae family from the four stations, with an average value of 0.61, is in the Moderate Dominance category.
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK DAN KELIMPAHAN A.antiquata DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN Haqiqi, Alya Aulya Nurullita Senina'Aprilika; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometrik dan kelimpahan Anadara antiquata di Perairan Teluk Balikpapan. Penelitian ini dilakukan di Perairan Teluk Balikpapan pada bulan Oktober 2022 hingga Januari 2023. Pengambilan sampel A.antiquata, kualitas perairan dan substrat dasar terbagi dalam 4 stasiun (Utara, Timur, Selatan, Barat). Masing-masing pengambilan sampel dilakukan dengan 3 kali pengulangan pada saat air surut terendah. Analisis mencakup morfometrik cangkang A.antiquata dan kelimpahan individu serta analisis korelasi regresi sederhana. Berdasarkan hasil pengamatan karakteristik morfometrik A.antiquata memiliki tinggi total cangkang rata-rata 1,53 cm, lebar total cangkang rata-rata 2,20 cm, tebal cangkang rata-rata 1,35 cm, panjang engsel cangkang rata-rata 1,83 cm, jarak posterior kanan dan kiri rata-rata 0,40 cm, jarak posterior dan engsel rata-rata 0,20 cm, lebar bukan rata-rata 1,10 cm, jarak antar radiating atas rata-rata 0,33 cm, jumlah guratan engsel rata-rata 45, radiating sculpture rata-rata 27 dan reticulate sculpture rata-rata 28 dan diperoleh kelimpahan A.antiquata berkisar 391 – 437 ind/m2  rata-rata 420 ind/m2. Berdasarkan hasil analisis korelasi diperoleh nilai korelasi positif dengan nilai R2 = 0.776 yang menunjukkan bahwa pengaruh Kelimpahan A.antiquata terhadap kandungan bahan organik di Perairan Teluk Balikpapan sebesar 78%, hal ini menunjukkan bahwa kandungan bahan organik dan kelimpahan A.antiquata memiliki korelasi positif.
KARATERISTIK KERAPATAN DAN MORFOMETRIK Enhalus acoroides DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Rayhansyah, Muhammad Fauzan; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.541

Abstract

This research was conducted in Oktober 2022 - January 2023 in the waters of Balikpapan Bay, East Kalimantan. The purpose of this study was to determine the density and morphometric characteristics of Enhalus acoroides in Balikpapan Bay waters. The results showed that the density of E. acoroides was 280 – 748 shoots/m2 which was included in the dense category. Determination of the research location was determined by purposive sampling method. Sampling of E. acoroides at each station was carried out at low tide by determining the transect line from the highest tide position to the lowest low tide. Determination of the density and morphometrics of E. acoroides at each sub-station using a 50 x 50 cm quadrant frame. The results of morphometric measurements of E. acoroides have leaf length characteristics ranging from 28.80 – 91.07 cm, leaf width ranging from 6.40 – 15.84 mm, stem length ranging from 16.76 – 81.84 mm, stem diameter ranging from 12, 21 – 19.73 mm, rhizome length ranges from 29.95 – 119.85 mm, rhizome diameter ranges from 7.52 mm – 13.74 mm, root length ranges from 48.32 – 105.73 mm, root diameter ranges from 1.50 – 3.19 mm, the number of roots ranges from 3 – 10 roots. The morphometrics of seagrass are influenced by the characteristics of the substrate and the availability of nutrients.
HUBUNGAN KELIMPAHAN MEGA BIVALVIA DENGAN KERAPATAN LAMUN DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Hesti, Dinda Putri; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.546

Abstract

The association of marine life that lives in seagrass beds is bivalves. The purpose of this study was to determine the relationship between the abundance of Mega Bivalvia and the density of seagrass in Balikpapan Bay, East Kalimantan. The research was conducted from October 2022 to January 2023. The research sites were divided into 4 stations with 3 repetitions at each station using the 50 cm x 50 cm quadrant transect method. Based on the results of the correlation test, it was shown that the density of seagrass in Balikpapan Bay was grown by species of E. acoroides and T. hemprichii. The Mega Bivalvia found consisted of 15 species namely, A. squamosus, A. antiquate, L. aurita, P. chloroticum, P. albidus, T. dentaria, G. pectinatum, A. violascens, P. consanguinues, T. muricatum, P. crassisulca, A. corbuloides, P. pellucidus, C. madecassinus and D. trunculus. The relationship between Mega Bivalve abundance and seagrass density in Balikpapan Bay waters is included in the moderate category but is not unidirectional or negative.
HUBUNGAN KELIMPAHAN PERIFITON DI DAUN Enhalus acroides TERHADAP KERAPATAN LAMUN DI TELUK BALIPAPAN Haerati, Miftahul; Irawan, Aditya; Sari, Lily Inderia
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.560

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 – Januari 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan perifiton di daun Enhalus acroides terhadap kerapatan lamun di Teluk Balikpapan. Pengambilan sampel perifiton di daun E.acroides  dilakukan menggunakan transek kuadran 50 X 50 cm sebanyak 9 plot, kemudian dilempar secara acak. Pengaman perifiton dilakukan di Laboratoriun Biodiversitas Akuatik FPIK Unmul. Hasil Penelitian ditemukan 2 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii dan di temukan 35 Spesies yang terdiri dari 8 kelas yaitu, Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Chrysophceae, Cyanobacteria, Cyanophyceae, Olighymenophorea, Hexanauplia dan Trebouxiophyceae. Komposisi perifiton yang mendominasi yaitu dari kelas Bacillariophyceae dengan presentase 85% dan Spesies terbanyak ditemukan Nitzschia sp. dengan total kelimpahan 1.340 ind/cm2. Nilai indeks Keanekaragaman perifiton (H’) 2,682- 2,816 masuk dalam kategori sedang, nilai indeks keseragaman (E) 0,754 – 0,800 masuk dalam kategori stabil, dan indeks dominansi (D) 0,077-0,103 masuk dalam kategori rendah atau tidak ada spesies yang mendominasi. Perairan Teluk Balikpapan pada 4 stasiun terdapat kelimpahan perifiton dengan kerapatan lamun yang signifikan.
HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DAN KEPADATAN MAKRO BIVALVIA DI PERAIRAN TELUK KOTA BALIKPAPAN Wijaya, Tamara; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v2i2.619

Abstract

Teluk Balikapapan merupakan perairan yang memiliki biodiversitas tinggi dan berperan penting dalam kelangsungan hidup organisme perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerapatan lamun dan kepadatan makro Bivalvia di Perairan Teluk Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun penelitian dan menggunakan hubungan korelasi Pearson untuk menentukan kerapatan lamun dengan makro Bivalvia yang ditemukan dilokasi penelitian. Hasil penelitian ditemukan 2 Jenis lamun yakni Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii dan didapatkan 8 family serta 19 spesies Makro Bivalvia. family Verenidae spesies A. squamosus memiliki kepadatan tertinggi dan beberapa makro Bivalvia seperti Family Arcidae spesies A. notabilis, family Tellinidae spesies A. fausta, family Verenidae spesies C. jadisi, family Semelidae S. crenulata, S. proficua, dan family Cardiidae spesies T. muricatum memiliki kepadatan terendah. Hubungan Kerapatan lamun dengan kepadatan Bivalvia di perairan Teluk Balikpapan bersifat positif tetapi termasuk kedalam kategori lemah atau dapat dikatakan keberadaan lamun tidak berpengaruh dengan kepadatan Makro Bivalvia.
The relationship between the characteristics of seagrass beds as a macro-rubbish trap in Balikpapan Bay, East Kalimantan Rasman, Rasman; Sari, Lily Inderia; Irawan, Aditya
Jurnal Ilmu Perikanan Tropis Nusantara (Nusantara Tropical Fisheries Science Journal) Vol. 3 No. 2 (2024): Nusantara Tropical Fisheries Science
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jipt.v3i2.821

Abstract

Balikpapan Bay is a waters that become sea transportation used by the community and also companies. Community and company activities that use sea transportation cause a lot of garbage in the waters of Balikpapan Bay Seagrass beds are stretches of seagrass vegetation that cover a coastal area or shallow sea. seagrass Balikpapan Bay, East Kalimantan. Data collection using to quadrant transect sampling. Analysis of the data used to determine the relationship between macro-rubbish and seagrass types of rubbish, rubbish volume and seagrass stands. Sampling was carried out using a 50 x 50 cm transect at 4 stations with 3 repetitions. The results of the study found 2 types of seagrass, namely E. acoroides and T. hemprichii. Then 2  types of waste were found, namely organic and inorganic waste Based on the results of the correlation test between macro-rubbish volume and trash seagrass stands, it stated that there was no positive correlation in seagrass beds in the waters of Balikpapan Bay, East Kalimantan.
POLA SEBARAN LAMUN PADA ZONA LITORAL DI PERAIRAN PULAU BERAS BASAH KOTA BONTANG Syarif, Abdi; Irawan, Aditya; Inderia Sari, Lily
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/zkep9y60

Abstract

Pulau Beras Basah merupakan salah satu pulau yang berada di Kota Bontang, Kalimantan Timur yang menjadi destinasi wisata lokal. Asosiasi ekosistem pesisir dapat ditunjukkan oleh lamun, sebagai salah satu komponen tumbuhan di daerah pasang surut terendah hingga di daerah subtidal dengan kedalaman 40-90 m selama masih dapat ditembus sinar matahari. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui jenis dan pola persebaran lamun, jenis tekstur sedimen, kandungan c-organik, nitrat dan fosfat pada sedimen dan menganalisis indeks ekologi lamun. Metode yang digunakan yaitu metode transek, khususnya transek garis (Line Transect). Setiap plot, terdapat 3 titik pengambilan sampel dengan jarak 20 meter, menggunakan kuadran transek berukuran 50 cm x 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan Perairan Pulau Beras Basah ditemukan 6 spesies lamun yang tersebar di 4 stasiun pengamatan. Kerapatan lamun pada stasiun pengamatan dengan nilai berkisar 20 – 962 ind/m2. Pola sebaran pada stasiun pengamatan 1, 2 dan 4 di Perairan Pulau Beras Basah termasuk kedalam kategori mengelompok, sedangkan stasiun pengamatan 3 tergolong kedalam kategori pola merata/seragam. Indeks ekologi secara berurutan adalah Indeks Keanekaragaman (H’) tertinggi pada stasiun 1, Keseragaman (E) tertinggi pada stasiun 1, Dominasi (C) tertinggi pada stasiun 2, dan jenis lamun didominasi Thalassia hemprici.