Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Accelerating Digital Learning and Artificial Intelligence Utilization in the Transformation of 21st-Century Primary Education Sabariah Sabariah; Adi Bandono; Suhari Suhari; Nurmida Catherine Sitompul; Endang Mastuti; Mohammad Khoirul Amin; Silfia Safalufi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/thame.v5i2.1064

Abstract

The community service program addressed low teacher digital competence, limited use of educational technology, and inadequate understanding of how to use artificial intelligence critically, safely, and ethically. The program aimed to improve teachers’ competence in utilizing digital learning and artificial intelligence to create interactive, adaptive, collaborative, and student-centered learning. Participatory Action Research (PAR) was implemented by actively involving teachers in needs identification, planning, training, practice, mentoring, reflection, evaluation, and follow-up, grounded in real instructional problems. The program involving 50 elementary school teachers successfully improved their digital technology and artificial intelligence competencies. Training and mentoring enabled participants to use Google Classroom, Canva, Kahoot!, YouTube, Google Forms, and artificial intelligence-based applications to develop teaching materials, interactive media, assessments, quizzes, and engaging learning activities. Evaluation results indicated improvements across all competency indicators. The highest increase, 68%, was in teachers’ ability to validate artificial intelligence-generated outputs and to understand ethical and safe use of artificial intelligence. Teachers’ understanding of artificial intelligence for learning and for developing teaching materials increased by 64%. The program also enhanced teachers’ confidence, pedagogical awareness, and their ability to integrate technology into classroom learning in a critical, safe, ethical, and responsible manner. The program improved teachers’ readiness to utilize digital technology and artificial intelligence to support interactive, adaptive, collaborative, and student-centered primary education. Its significance lies in strengthening the transformation of primary education through improved teachers' digital competence and the ethical, critical, and pedagogically oriented use of artificial intelligence.
Peningkatan Kompetensi Survei dan Pemetaan melalui Pelatihan Praktik Akuisisi dan Pengolahan Foto Udara di SMKN 2 Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat Levana Apriani; Achmad Ruchlihadiana Tisnasendjaja; Danis Suhari Singawilastra; M. Dava Arjun Al Maliki; Ziddan Noverdinan Ramadhan; Santia Fahraeni; M. Ryan Aldi; Rosi Nurqolbiyati; M. Hafidz Hidayatulloh; Shela Santika; Muhamad Rully; M. Abdul Aziz Riyadhi; Irfan Raihan Ramadhan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2416

Abstract

Program Keahlian Geologi Pertambangan di SMKN 2 Garut membutuhkan kemampuan survei dan pemetaan berbasis teknologi drone untuk mendukung kegiatan eksplorasi awal pada area pertambangan yang sulit dijangkau, namun kebutuhan tersebut belum terpenuhi karena sekolah belum memiliki drone dan belum pernah melaksanakan pelatihan pengolahan data foto udara, khususnya pembuatan Digital Elevation Model (DEM) dan ortofoto. Menjawab permasalahan tersebut, Program Studi Teknik Geodesi Universitas Winaya Mukti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan drone yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam survei pemetaan udara. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari dengan melibatkan 68 peserta melalui metode pelatihan komprehensif yang mencakup survei GNSS, praktik penerbangan drone, serta pengolahan data fotogrametri hingga menghasilkan ortofoto dan DEM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan kehadiran penuh peserta, nilai posttest minimal 75, serta capaian N-Gain sebesar 56 - 72%. Kualitas produk pemetaan juga meningkat, ditunjukkan oleh kesesuaian DEM sebesar 80% terhadap data acuan serta peta ortofoto dan kontur yang memenuhi kaidah kartografi. Dampak kegiatan terlihat dari tersedianya perangkat drone untuk praktik berkelanjutan serta meningkatnya kemampuan guru dan siswa dalam melakukan survei dan pengolahan data pemetaan udara sebagai bekal eksplorasi pertambangan di masa depan.