Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Sistem Pengering Biji Kopi Berbasis Arduino Muhammad Rusfandi; Farniwati Fattah; Muhammad Arfah Asis
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v7i1.2150

Abstract

Idealnya, biji kopi memiliki kelembaban sekitar 60%, namun perlu dikeringkan hingga sekitar 11-12% untuk mencegah pembusukan saat disimpan atau dijual. Namun, cuaca yang tidak mendukung sering menjadi hambatan bagi petani untuk mengeringkan biji kopi. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah menggunakan alat pengering dengan pemanas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat pengering biji kopi berbasis arduino dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Dalam perancangan alat ini menggunakan sistem yang melibatkan Arduino Uno sebagai pengontrol, sensor soil moisture YL-69 untuk mendeteksi kadar air biji kopi, sensor suhu dan kelembaban DHT22 untuk mengontrol kondisi dalam box pengering, serta heater dan kipas untuk proses pengeringan. Setelah proses selesai, buzzer memberi tanda bahwa pengeringan telah selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan biji kopi dilakukan dalam rentang waktu 35 hingga 95 menit. Contohnya, biji kopi robusta dengan berat 250gr dan kelembaban awal 55%, setelah pengeringan memiliki kelembaban 0%, suhu 37°C, kelembaban 59%, dan berat 237gr dalam waktu 35 menit. Begitu pula untuk biji kopi lainnya dengan berbagai kondisi awal, seperti berat 500gr dan 1kg, yang mengalami penurunan kelembaban hingga mencapai 0% dengan total waktu pengeringan 95 menit.
Perancangan Prototype Sistem Pengontrol Otomatis Kadar Garam Menggunakan Arduino Uno Muhammad Hilal Modi; Dedy Atmajaya; Muhammad Arfah Asis
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i3.2498

Abstract

Perancangan ini menggambarkan dampak kemajuan Teknologi Informasi (TI) pada sektor perikanan di Kota Palopo,dengan fokus pada tambak rumput laut. Era Industri 4.0 memberikan kontribusi signifikan melalui otomatisasi, kendali,dan monitoring sistem yang terkoneksi internet. Dalam konteks ini, peneliti mengusulkan Sistem Otomatis PengontrolKadar Garam Pada Tambak Rumput Laut Menggunakan Arduino Uno sebagai solusi untuk mengatasi masalah fluktuasikadar garam akibat cuaca, terutama saat musim penghujan. Perancangan ini menyoroti peran vital Arduino Uno, sebuahmikrokontroler dengan keunggulan dapat diprogram sesuai kebutuhan, dalam mengontrol kadar garam tambak. Kendalaterkait musim penghujan, yang dapat menyebabkan pertumbuhan rumput laut terganggu oleh serangan hama lumut danpenurunan kadar garam, menjadi fokus utama. Alat ini bertujuan menjaga kadar garam optimal (521-549 ppm) untukmendukung pertumbuhan rumput laut yang baik. Hasil perancangan menunjukkan bahwa tambak dengan kadar garam diatas 550 ppm rentan terhadap serangan lumut, sementara yang di bawah 520 ppm menghambat pertumbuhan. Oleh karenaitu, sistem otomatis ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi budidaya rumput laut di Kota Palopo, memastikan kualitasdan pertumbuhan yang optimal. Kesimpulan dari perancangan ini mencerminkan pentingnya integrasi teknologi untukmengatasi tantangan dalam sektor perikanan, khususnya dalam konteks tambak rumput laut.Perancangan Prototype Sistem Pengontrol Otomatis Kadar GaramMenggunakan Arduino Uno
Perancangan Aplikasi Pengaduan dan Layanan Masyarakat Kabupaten Luwu Utara Berbasis Mobile Hendrial Hendrial; Siska Anraeni; Muhammad Arfah Asis
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i1.2483

Abstract

Di Kabupaten Luwu Utara kualitas pelayanan masyarakat masih dapat dikatakan rendah dengan proses yang masih konvensional yaitu menggunakan kertas, selain itu masyarakat diharuskan untuk datang ke kantor dan disampaikan secara langsung kepada unit pelayanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi berbasis mobile yang memfasilitasi proses pengaduan dan layanan masyarakat di Kabupaten Luwu Utara. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat dalam melaporkan permasalahan, memberikan saran, atau menerima layanan masyarakat melalui perangkat seluler. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall, yang melibatkan analisis kebutuhan pengguna, desain antarmuka pengguna, dan pengujian berkelanjutan. Aplikasi ini menyediakan fitur pengaduan berbasis teks dan gambar, memungkinkan pengguna untuk menyampaikan informasi lebih jelas dan efektif. Selain itu, aplikasi juga memberikan pembaruan status pengaduan kepada pengguna, meningkatkan transparansi dan i teraksi antara masyarakat dan pihak yang berwenang. Dengan mengintegrasikan teknologi mobile, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan responsifitas pelayanan publik di Kabupaten Luwu Utara, serta memberikan kontribusi pada pengembangan sistem pengaduan dan layanan masyarakat di tingkat lokal. Permasalahan yang dilaporkan melalui aplikasi dapat diterima oleh admin unit pelayanan masyarakat secara langsung sehingga dapat dengan cepat ditindak lanjuti dan diteruskan kepada pihak yang terkait. Hal itu juga secara langsung dapat mempercepat penyelesaian asalah yang terjadi di masyarakat khususnya masyarakat Luwu Utara
Perancangan Sistem Manajemen Tugas Berbasis Web Dengan Fitur Gamifikasi Muh. Askan Tri Anugrah Sumaja; siska Anraeni; Muhammad Arfah Asis
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 3, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v3i1.3493

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan sistem berbasis web untuk meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan tugas, baik di lingkungan kerja maupun akademik. Permasalahan umum dalam manajemen tugas meliputi kurangnya struktur, keterlambatan penyelesaian, dan rendahnya motivasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Manajemen Tugas Berbasis Web dengan fitur gamifikasi untuk mendukung penugasan dan pemantauan progres secara terintegrasi. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dirancang dengan menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (UML) serta didukung oleh basis data yang mengakomodasikan fitur pengelolaan tugas dan mekanisme gamifikasi seperti poin, level, badge, bonus ketepatan waktu, serta pengukuran konsistensi harian (streak). Hasil perancangan menunjukkan bahwa system bisa membantu pengelolaan tugas secara digital dan menampilkan progress pengguna secara lebih terstruktur melalui penerapan Gamifikasi. Dengan adanya mekanisme evaluasi berdasarkan prioritas tugas, ketepatan waktu, dan konsistensi penyelesaian, rancangan sistem diharapkan dapat mendukung peningkatan motivasi dan kesiplinan pengguna dalam menyelesaikan tugas