Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) dalam Air Minum terhadap Organoleptik Daging Ayam Broiler Veronika Mayelan Dulu Loko; N.G.A. Mulyantini; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) dalam air minum terhadap karakteristik organoleptik daging ayam broiler, meliputi warna, keempukan, cita rasa, dan aroma. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu menggunakan 100 ekor ayam broiler strain CP 707 yang dibagi dalam 4 perlakuan (P0: kontrol, P1: 4,5 g/L, P2: 6 g/L, P3: 7,5 g/L) dengan masing-masing 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diuji lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk berpengaruh tidak nyata terhadap warna daging (P>0,05), namun berpengaruh sangat nyata terhadap keempukan (P<0,01), serta berpengaruh nyata terhadap cita rasa (P<0,05), dan berpengaruh sangat nyata terhadap aroma (P<0,01). Perlakuan P3 (7,5 g/L) menghasilkan nilai tertinggi pada parameter keempukan, aroma, dan cita rasa. Kesimpulannya, ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kualitas organoleptik daging ayam broiler, terutama dalam hal keempukan, aroma, dan cita rasa, namun tidak memengaruhi warna daging.
Pengaruh Probiotik Kulit Buah Pisang (Musa paradisiaca) Terfermentasi dalam Air Minum terhadap Potongan Primal Ayam Broiler Aldosius Malo; Ni Putu Febri Suryatni; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian probiotik kulit buah pisang (Musa paradisiaca) terfermentasi melalui air minum terhadap potongan primal karkas ayam broiler, yang meliputi (persentase dada, paha, punggung, dan sayap) ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 100 ekor DOC (day old chicks) ayam broiler strain CP 707 produksi PT Charoen Pokphand Indonesia. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam broiler. Perlakuan yang dicobakan yaitu P0: tanpa pemberian probiotik(kontrol), P1: 7,5 ml/L, P2: 15 ml/L, dan P3: 22,5 ml/L probiotik dalam air minum. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian probiotik kulit pisang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase dada tetapi tidak mempengaruhi persentase paha, punggung, dan sayap. Disimpulkan bahwa pemberian probiotik kulit pisang sebanyak 7,5ml/L air minum dapat meningkatkan persentase dada tetapi belum mempengaruhi persentase paha,punggung dan sayap ayam broiler.
Efek Probiotik Kulit Pisang (Musa paradisisaca) dalam Air Minum pada Performa Ayam Broiler Dilandes Ampi Lela; Agustinus Konda Malik; Simon Edison Mulik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8797

Abstract

Studi ini menyelidiki bagaimana probiotik kulit pisang (Musa paradisiaca) memengaruhi performa ayam pedaging ketika ditambahkan ke dalam air minum. Galur 707, yang diproduksi oleh PT Charoen Pokhphand Indonesia, diberikan kedi 100 ekor ayam pedaging berumur satu minggu. Rancangan percobaan yang dipergunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat kelompok perlakuan dan lima ulangan. Tiap ulangan meliputi lima ekor ayam pedaging. Kelompok perlakuan P0 tidak menambahkan probiotik kulit pisang ke dalam air minum; P1 menambahkan 7,5 ml probiotik kulit pisang; P2 menambahkan 15 ml probiotik kulit pisang; dan P3 menambahkan 22,5 ml probiotik kulit pisang. Laju konversi pakan, pertambahan berat badan, konsumsi pakan, dan asupan air diukur. Hasil analisis varians menampilkan suplementasi probiotik kulit pisang tidak berefek nyata pada laju konversi pakan, pertambahan berat badan, konsumsi air, maupun konsumsi pakan (P>0,05). Sesuai temuan ini, dapat disimpulkan bahwa suplementasi air minum dengan probiotik kulit pisang (hingga 22,5 ml/L) tidak memengaruhi kinerja produksi ayam pedaging dan bahwa probiotik kulit pisang berpotensi menjadi alternatif alami pengganti antibiotik pemacu pertumbuhan (AGP).