Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimalisasi Pemasaran Produk Kopi Kelompok Tani Desa Gunungsari Melalui Penerapan Platform Digital Saputro, Heru; Winarso, Rochmad; Prakoso, Tangguh; Gunawan, Budi; Nugraha, Fajar; Mulyani, Sri
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.19802

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran produk kopi dari Desa Gunungsari melalui platform digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan implementasi strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan kehadiran online dan penjualan produk kopi sebesar 40%. Program ini menekankan efektivitas platform digital dalam meningkatkan visibilitas produk dan jangkauan pasar. Selain itu, program ini juga mengatasi keterbatasan akses informasi dan teknologi yang menjadi hambatan utama bagi kelompok tani kopi di Desa Gunungsari. Partisipasi aktif dari kelompok tani dan dukungan dari pemerintah desa sangat berperan dalam keberhasilan program ini.
BUDIDAYA TOGA DI POLIBAG SEBAGAI SOLUSI PENGHIJAUAN PEKARANGAN SEMPIT BERSAMA IBU PKK DESA PLOSO Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; Fajri, Wahid Nur
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i3.61852

Abstract

Pemanfaatan pekarangan sebagai media budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kesehatan dan ketahanan pangan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan TOGA menggunakan polybag. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta pemangku kepentingan dalam seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan yang dilakukan meliputi survei dan analisis lokasi, persiapan alat dan bahan, penyuluhan, pelatihan praktik budidaya TOGA, serta evaluasi. Hasil dari program menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menanam dan merawat TOGA di pekarangan rumah. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat tentang TOGA, dengan persentase pemahaman yang meningkat dari 73,33% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan. Selain itu, minat masyarakat dalam membudidayakan TOGA juga meningkat secara signifikan, dengan 93,3% peserta menunjukkan minat tinggi. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat mengakses tanaman obat secara mandiri, meningkatkan kemandirian dalam menjaga kesehatan, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Strengthening The Role Of Youth Association (Karang Taruna) In Sustainable Waste Management Through Digital Literary, Waste Bank, And 3R TPS (Waste Management Site) Prasetyani, Henny; Diah Nugraheni; Tangguh Prakoso
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/qqny6370

Abstract

Waste issues pose a challenge in the environmental sector, especially in rural areas. Low public awareness of sustainable waste management demands the active involvement of youth as agents of change. This community service program aims to strengthen the role of youth organizations in sustainable waste management through digital literacy, the establishment of waste banks, and the optimization of the management of the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) TPS. Activities are carried out through training, mentoring, and participatory actions involving 10 youth organizations and 20 local residents. Quantitative results show a 60% increase in digital literacy competency, a 45% increase in community participation in waste sorting, and a 50% increase in the effectiveness of 3R TPS management. This program has successfully empowered youth organizations as digital-based environmental education agents and strengthened the sustainable integrated waste management system at the village level.