Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

The Relationship Between Emotional Intelligence and The Cognitive Study Results of Class X Student Of Kinematics Materials At Sma Negeri In District Bangko Hilda Maulida; Menza Hendri; Nova Susanti
Journal of Science Education Research Vol 4, No 1 (2020): J. Sc. Edu. Research
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jser.v4i1.34238

Abstract

This research was motivated by many people who argued that to achieve high achievement in learning, a person must have a high Intelligence Quotient (IQ) because it is a potential provision that will facilitate learning and will result in optimal learning achievement. According to Binet in Winkel (2009), the essence of intelligence is the ability to set and maintain a goal, to make adjustments to achieve that goal, and to evaluate one's condition critically and objectively. However, according to the results of research in the field of psychology, it proves that IQ is not the only factor that affects a person's learning achievement. Many other factors influence a person's learning achievement and one of them is emotional intelligence. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between emotional intelligence and learning outcomes of physics in class X SMA in District Bangko.Thisresearch was a descriptive quantitative correlational study. The independent variable in this study was emotional intelligence while learning outcomes were the dependent variable. Questionnaires that consisted of managing one's emotions, motivating oneself, recognizing other people's emotions or empathy, and building relationships (cooperation) with others were used to collect the data. Learning outcome test questions which consisted of measurement material, vectors, motion, and circular motion were used to measure student learning outcomes.The data analysis technique used SPSS 16.0. by testing the normality of the hypothesis, the significance, and the regression equation. The results of the data analysis showed that the coefficient value of the correlation between emotional intelligence and learning outcomes was 0.356. 0.356 less than 0.5 or close to zero means that there is a weak correlation between emotional intelligence and learning outcomes. To test the hypothesis, it was obtained tcount greater than t table or 12.042 greater than 1.977 then H0 is rejected. It can be said that there is a significant correlation between emotional intelligence and physics learning outcomes of class X students at SMA Negeri in District Bangko.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Siswa Menggunakan Media CD Program Dengan Pendekatan Tutorial Di SMP Edi Yuversa; Bahari T; Menza Hendri
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.87 KB) | DOI: 10.19109/jifp.v3i1.3386

Abstract

Upaya untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dikelas adalah suatu kewajiban bai guru sebagai salah satu usaha untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional di Indonesia. Telah dilakukan peneltian dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada 32 orang siswa dengan tujuan untuk mengetahui penigkatan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan media CD Program melalui pendekatan tutorial.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media CD Program melalui pendekatan tutorial pada mata pelajaran fisika kelas VIIIc SMP Negeri 7 Muaro Jambi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswaalam proses pembelajaran jika dilihat dari 3 siklus pembelajaran yang dilakukan. Siklus pertama diperoleh nilai rata-rata 5,08, pada siklus kedua diperoleh nilai rata-rata 6,25 dan pada siklus ketiga diperoleh nilai rata-rata 6,59 dengan peningkatan persentase keberhasilan masing-masing sebesar 31,3%, 53,13%, dan 78,12%.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar E-modul berbasis Pendekatan STEM dengan Scaffolding untuk Mendukung Pembelajaran Hybrid Learning di SMA Bella Chantika Putri; Menza Hendri; Dian Pertiwi Rasmi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 10, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v10i1.45002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap salah satu pengembangan media pembelajaran berupa e-modul yang berbasis pendekatan STEM dengan scaffolding yang berbantuan sehingga siswa dapat belajar secara mandiri dengan pembelajaran yang dilakukan hybrid learning saat ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui pertanyaan wawancara yang diajukan kepada guru. Dari hasil wawancara yang dilakukan didapatkan hasil bahwa belum tersedianya bentuk bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa pada pembelajaran hybrid learning. Perlu adanya pengembangan bahan ajar berupa e-modul. E-modul yang dikembangkan berbasis pendekatan STEM.Selain itu terdapat pula bantuan scaffolding yang dapat memudahkan peserta didik ketika belajar mandiri baik di rumah maupun di sekolah, karena pembelajaran saat ini dilaksanakan secara hybrid learning . Sehingga peneliti akan melakukan pengembangan E-modul berbasis pendekatan STEM dengan Scaffolding untuk mendukung pembelajaran hybrid learning .Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Hybrid Learning, E-Modul, STEM, Scaffolding
Needs Analysis of Developing Interactive Electronic Worksheets for Students Integrated by STEM in Senior High School 15 Kerinci Menza Hendri; Dian Pertiwi Rasmi; Amril Sastra
Jurnal Geliga Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jgs.10.1.74-81

Abstract

This research aims to analyze the need for the availability of physics teaching materials in the form of electronic worksheets for students which can support the process of teaching and learning activities in senior high school. The demands and needs in fulfilling 21st-century skills need to be considered through the provision of interactive e-worksheets that integrate STEM. This research is qualitative descriptive research using interview techniques consisting of 13 items of questions related to the needs of teaching materials in senior high schools. The results of the interviews were analyzed to determine the need for Electronic Worksheets. The results of the interview analysis showed that the learning carried out today is often online and blended learning. So it is necessary to use teaching materials in the form of interactive e-worksheets during the process of teaching and learning activities with 21st-century learning adjustments. For this reason, it is necessary to develop physics teaching materials in the form of STEM integrated interactive e-worksheets to support meeting the needs of teaching materials by teachers, as well as the needs of students at the SMA 13 Kerinci, in order to be able to learn actively and independently.
Analisis Kreativitas Siswa pada Mata Pelajaran Fisika Materi Momentum dan Impuls Kelas X IPA Devi Permata Sari; Dian Pertiwi Rasmi; Menza Hendri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.855

Abstract

Prestasi belajar siswa dapat dilihat dari proses pembelajarannya, pemilihan metode dan bahan ajar yang digunakan di dikelas dapat menimbulkan kreativitas siswa dikelas semakin kreatif siswa maka siswa dapat menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari hari dengan jawaban yang cemerlang. Teknik analisis data menggunakan kualitatif naratif yang mana hasil data yang diperoleh di narasikan. pelajaran fisika pada kelas X nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75 sedangkan siswa yang telah mencapai nilai KKM tersebut hanya sebanyak 75% dari 34 siswa, sedangkan untuk kekurangan 25% siswa yang belum memenuhi KKM terdapat beberapa kendala. Adapun kendala yang terjadi sehingga tidak memenuhi 100% itu terdapat pada pencocokan bahan ajar, media, metode, serta pendekatan yang sesuai dengan materi yang diajarkan, mungkin dengan adanya penambahan media dapat menambah kreativitas siswa pada saat proses pembelajaran, karna dengan adanya kreativitas dapat menunjang proses pembelajaran dikelas. Dengan adanya penambahan bahan ajar seperti modul terutama modul yang dapat diakses melalui gadget yang dapat diakses dimana saja, kapan saja membuat siswa menjadi lebih bersemangat dalam proses pembelajaran, lalu penambahan pendekatan pembelajaran yang diterapkan guru di kelas juga dapat berpengaruh untuk meningkatkan kreativitas siswa sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Analisis Kebutuhan Mahasiswa Pendidikan Fisika pada Mata Kuliah Metode Eksperimen Fisika Universitas Jambi Gea Desriani; Dian Pertiwi Rasmi; Menza Hendri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jambi pada mata kuliah metode eksperimen fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis data kualitatif deskriptif, instrumen dalam penelitian ini adalah angket wawancara dengan jumlah sampel 5 mahasiswa. Dari hasil penelitian terdapat bahwa pada mata kuliah metode eksperimen fisika mahasiswa sudah melakukan pembuatan proyek akan tetapi mereka belum memiliki lembar proyek mahasiswa sebagai pedoman mereka dalam pembuatan proyek-proyek tersebut, sehingga itulah yang membuat mereka kesusahan dalam pembuatan proyek-proyek mata kuliah metode eksperimen fisika karena meraka harus mencari sendiri dari ide proyek apa yang akan dibuat, alat dan bahan hingga langkah-langkah pembuatan proyek tersebut. Dari penelitian yang telah di lakukan dapat simpulkan bahwa kebutuhan mahasiswa pendidikan fisika Universitas Jambi pada mata kuliah metode eksperimen fisika adalah media pembelajaran berupa lembar proyek mahasiswa.
Analisis Kebutuhan Belajar pada Mata Kuliah Metode Eksperimen Fisika Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Jambi Asy-syifa Ainil Umayroh; Menza Hendri; Dian Pertamaiwi Rasmi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i2.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan belajar mahasiswa pada mata kuliah Metode Eksperimen Fisika. Penelitian ini termasuk penelitian jenis deskriptif kualitatif karena menggambarkan kebutuhan belajar mahasiswa pada mata kuliah Metode Eksperimen Fisika. Subjek pada penelitian ini yaitu mahasiswa aktif Pendidikan Fisika angkatan 2020 Universitas Jambi yang telah mengontrak mata kuliah tersebut. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara. Berdasarkan hasil peneleitian ini menunjukkan pada mata kuliah Metode Eksperimen Fisika ini mahasiswa membutuhkan sebuah bahan ajar berupa lembar proyek mahasiswa atau buku panduan dalam eksperimen.
Pelatihan Penerapan Model STEAM-2C Pada Pembelajaran Fisika Bagi Guru SMAN 8 Tanjab Timur Hendri, Menza; Nehru, Nehru; Pertiwi Rasmi, Dian; Veronika Sirait, Jeliana
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/est.v2i2.29100

Abstract

STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) is a learning approach that can train students to be able to communicate, collaborate, think critically, and solve problems, as well as creativity and innovation so that they are able to face global challenges. The purpose of this community service activity is to train physics teachers of SMAN 8 Tanjung Jabung Timur to use the STEAM-2C model in the learning process. The output produced in this activity is the Student Worksheet based on the STEAM-2C model. The methods used in this activity began with lecture, discussion, question and answer, and assignment methods. After this activity, it is hoped that teachers can integrate the STEAM-2C model in various forms of teaching materials and be able to implement it in learning activities.
DEVELOPMENT OF STEM-BASED E-MODULES USING FLIP PDF PROFESSIONAL ON TEMPERATURE AND HEAT MATERIL Azriyanti, Riza; Hendri, Menza; Rasmi, Dian Pertiwi
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 9 No 1 (2024): EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 9 Nomor 1 April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59052/edufisika.v9i1.28981

Abstract

This research aims to produce a STEM-based e-module on temperature and heat material and determine student perceptions. This research is development research that uses the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. However, this research is limited to the implementation stage. The test subjects for this research were class XI MIPA 6 students at Senior High School 3 Jambi City and class XI MIPA 3 students at Senior High School 11 Jambi City. The instruments used were media and material validation questionnaires and student perception questionnaires. Two types of data are collected, namely qualitative and quantitative. Qualitative data was obtained from media and material experts' criticism, comments, and suggestions. Then, quantitative data was obtained from the results of product validation by validation by media and material experts, as well as student perception questionnaires. The results of media expert validation by the two validators were 100% in the very good category. The results of material validation by the two validators were 70.83% in the good category and 97% in the very good category. The results of the analysis of student perceptions obtained an average score from the two schools, namely 84.05% and 86.97% in the very good category. The STEM-based electronic modules developed are valid and suitable for use to help students in the learning process, and the e-modules developed can be accessed offline via laptop/computer and online via cellphone by distributing links to students.
STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA PHET SIMULATIONS DENGAN ALAT PERAGA PADA POKOK BAHASAN LISTRIK MAGNET DI KELAS IX SMPN 12 KABUPATEN TEBO Purwanto, Agus Eko; Susanti, Nova; Hendri, Menza
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1 No 1 (2016): Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 01 Nomor 01, Juni 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.323 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar dengan menggunakan media phet simulations lebih baik dibandingkan dengan alat peraga dalam pembelajaran fisika kelas IX SMPN 12 Kab. Tebo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan terhadap dua kelas sampel yang diberikan perlakuan berbeda. Data penelitian diperoleh dengan memberikan post-test. Analisis data untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Adapun rata-rata hasil post-test yang diperoleh kelas yang menggunakan media phet simulations adalah 8,0962 dan yang menggunakan alat peraga adalah 6,750. Hasil uji hipotesisnya didapat ttabel dengan taraf nyata α = 0,05 adalah 6,9571 sedangkan nilai thitungnya adalah 2,004 sehingga thitung>ttabel, ini berarti Ho ditolak. Dapat disimpulkan rata-rata hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan media phet simulations lebih baik daripada rata-rata hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menggunakan alat peraga. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan media phet simulations lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan alat peraga.   Kata Kunci: Phet Simulations, Alat Peraga, Hasil Belajar