Claim Missing Document
Check
Articles

Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Materi Denah dengan PBL Kelas III SD Yunila Dwi Kumalasari; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2022): Periode Maret - Juni
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.073 KB)

Abstract

The purpose of this study was to increase the students activeness and students learning outcomes for elementary school with the Problem Based Learning model. This research is Classroom Action Research (CAR) which was conducted in two cycles. The subjects of this study were the third grade students of SDN Tambahmulyo 02 as many as 20 students. The object of this research is student activiteness and student learning outcomes in Bahasa Indonesia lesson. The data collection by observation and test, while the data analyzed with quantitative descriptive. This test is used to determine the level of students activitiness and students learning outcomes. The result for first cycle was 60% increased to 80% for second cycle. Student learning outcomes for first cycle was 69 increased to 84.5 for the second cycle. The results showed that the Problem Based Learning model could increase of students activeness and students learning outcomes for the third grade students of SDN Tambahmulyo 02.
Meningkatkan Sikap Percaya Diri dan Hasil Belajar Matematika melalui Model PBL pada Siswa Kelas I SD Negeri Sinduadi Timur Lucia Hastiwi; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.023 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan sikap percaya diri dan hasil belajar matematika kelas I melalui penerapan model problem-based learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas sesuai tipe Kemmis dan Robbin Mc Taggart terdiri dari dua siklus yang melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 26 siswa pada kelas I SD Negeri Sinduadi Timur. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model problem-based learning. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem-based learning dapat meningkatkan sikap percaya diri siswa dari kondisi awal rerata percaya diri siswa sebesar 34,62% meningkat menjadi 59,62% pada siklus I dan meningkat menjadi 78,85% pada siklus II. Sedangkan penerapan model problem-based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari nilai rerata kondisi awal sebesar 54 meningkat menjadi 79 pada siklus I dan meningkat menjadi 84 pada siklus II. Sikap percaya diri dan hasil belajar siswa dapat meningkat melalui model problem-based learning. Kata Kunci: Sikap percaya diri; Hasil belajar; model PBL
Improving Critical Thinking Skills and Creativity of Fourth Grade Students in Social Science Using Inquiry Based Learning Model Rosemey Ratna Purnawati; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 4, No 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v4i2.5140

Abstract

This research aims to improve the critical thinking skills and creativity of social sciences through inquiry based learning in the fourth grade students on one of the  Sleman Private Elementary Schools. This type of research is classroom action research with two cycles. Both cycles consist of two meetings. To collect the data in this research is non-test including observation and questionnaires. The research subjects were fourth grade with a total of 49 students. The initial condition showed that the score of critical thinking skills was 55,72 (fairly critcal category) and the score of creativity skills was 56,33 (fairly creative category). The results showed that the use of inquiry based learning model can improve critical and creative thinking skills. Evidenced by the increase in the score of critical thinking skills in the first cycle was 78,37 (critical category) and in the second cycle was 87,75 (very critical category). In addition, the increase in the score of creative thinking skills in the first cycle was 76,73 (creative category) and in the second cycle it was 85,92 (very creative category).
Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPS Kelas IV SD Negeri Brengosan 2 menggunakan Project Based Learning Anindita Nawangsari; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.777 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran IPS melalui pendekatan berbasis proyek. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas sesuai tipe Kemmis dan Robbi n Mc Taggart terdiri atas dua siklus, melalui tahap perencanaanm pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SD Negeri Brengosan 2 yang berjumlah 20 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki, 10 siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah keaktifan siswa dan hasil belajar. Daya yang dikumpulkan melalui observasi dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning dapat meningkatkan keaktifan siswa; dari kondisi awal rerata keaktifan siswa sebesar 55,79% meningkat menjadi 73,75% pada siklus 1; dan meningkat menjadi 85,21% pada siklus II, sedangkan penerapan model project based learning dapat meningkakan hasil belajar siswa; dari nilai rerata kondisi awal sebesar 58; meningkat menjadi 72 pada siklus I; dan meningkat menjadi 84 pada siklus II. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dan hasil belajar IPS meningkat melalui model Project Based Learning.
Peningkatan Keaktifan Sikap Dan Hasil Belajar IPA Melalui Model PBL Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Patimuan 01 Eka Bakti Pratiwi; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.577 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar pada pembelajaran IPA menggunakan model PBL di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Patimuan 01. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan desain penelitian dari Kemmis and Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Patimuan 01 yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, kuesioner, dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini tampak pada peningkatan skor keaktifan belajar dari kondisi awal 61 (cukup aktif), siklus I 70 (aktif), kemudian siklus II 72 (aktif). Model PBL juga dapat meningkatkan hasil belajar kelas IV SDN Patimuan 01 pada mata pelajaran IPA. Hal ini tampak pada peningkatan nilai rata-rata ulangan dari kondisi awal 69,5, siklus I 76,7, kemudian siklus II 81. Presentase jumlah siswa yang mencapai KKM (75) dari kondisi awal sebesar 33,3%, siklus I 63,3%, dan siklus II menjadi 83%.Kata Kunci: Sikap keaktifan; Hasil belajar; model PBL
Implementasi Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan di Sekolah Dasar Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWPK) di sekolah dasar berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014. Penafsiran yang beragam tentang isi dan lampiran Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 di beberapa satuan pendidikan menyebabkan terlaksananya pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan menjadi kurang optimal. Kondisi ini perlu diidentifikasi untuk mencari faktor yang menjadi kendala pada implementasi EWPK di satuan pendidikan sehingga dapat ditentukan upaya tindak lanjutnya. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang dilakukan di 155 SD dari 8 (delapan) Kabupaten/Kota melalui kuesioner. Hasil penelitian ditemukan ketidaksejalanan antara Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 dengan implementasi di satuan pendidikan pada aspek (1) pengelolaan kegiatan EWPK; (2) sumber daya EWPK di satuan pendidikan; (3) rujukan yang digunakan dalam EWPK; (4) pola kegiatan EWPK; (5) materi dan metode EWPK; (6) pelaksanaan kegiatan selama pandemi; (7) penilaian EWPK; dan (8) peran pemangku kebijakan dalam implementasi EWPK
Uji Kelayakan Perangkat Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Model Problem Based Learning untuk Siswa Sekolah Dasar Bagas Adum Pangestu; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan produk berupa perangkat pembelajaran (RPP, Bahan Ajar, Media pembelajaran, LKPD, dan Penilaian) berbasis masalah mata pelajaran IPA untuk peserta didik kelas IV SD; (2) mengetahui kualitas dari pengembangan produk berupa perangkat pembelajaran (RPP, Bahan Ajar, Media pembelajaran, LKPD, dan Penilaian) berbasis masalah mata pelajaran IPA untuk peserta didik kelas IV SD. Prosedur penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu  analyze, design, development, implement, dan evaluate.  Hasil penelitian ini menunjukan: (a) RPP mendapat nilai 124 dari nilai maksimal 144, (b) bahan ajar mendapat nilai 33,5 dari nilai maksimal, (c) media pembelajaran mendapat nilai 89,5 dari nilai maksimal 104, (d) LKPD mendapat nilai 30,25 dari nilai maksimal 36, dan (e) penilaian  mendapat nilai 23,75 dari nilai maksimal, semua komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan kategori “LAYAK”.
Implementasi Kedisiplinan pada Siswa Sekolah Dasar melalui Mata Pelajaran PPKn Raden Rara Rizki Mahanani; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4891

Abstract

Implementasi kedisiplinan sangat dibutuhkan pada zaman ini sebagai hasil upaya yang tengah dilakukan Indonesia untuk menciptakan generasi yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi karakter kedisiplinan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian melalui mata pelajaran PPKn. Penelitian dilakukan kepada guru dan siswa kelas IVA dan IVB, serta kepala sekolah di SD Negeri Sleman III. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif ex post facto. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data hasil wawancara, kuesioner dan dokumentasi menunjukkan bahwa guru kelas IV telah mengimplementasikan karakter kedisiplinan yang dimulai dari melakukan merencanakan, melaksanakan, dan penilaian melalui muatan pelajaran PPKn. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa RPP, LKPD dan soal evaluasi adalah sebuah komponen dalam perencanaan implementasi karakter kedisiplinan oleh guru. Terlaksana implementasi karakter kedisiplinan yang dilakukan oleh guru belum 100% sesuai dalam perencanaan RPP. Penilaian dan hasil implementasi karakter kedisiplinan dapat dilaksanakan menggunakan rubrik penilaian yang telah dibuat dalam RPP.
Implementasi Kedisiplinan pada Siswa Sekolah Dasar melalui Mata Pelajaran PPKn Raden Rara Rizki Mahanani; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4891

Abstract

Implementasi kedisiplinan sangat dibutuhkan pada zaman ini sebagai hasil upaya yang tengah dilakukan Indonesia untuk menciptakan generasi yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi karakter kedisiplinan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian melalui mata pelajaran PPKn. Penelitian dilakukan kepada guru dan siswa kelas IVA dan IVB, serta kepala sekolah di SD Negeri Sleman III. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif ex post facto. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data hasil wawancara, kuesioner dan dokumentasi menunjukkan bahwa guru kelas IV telah mengimplementasikan karakter kedisiplinan yang dimulai dari melakukan merencanakan, melaksanakan, dan penilaian melalui muatan pelajaran PPKn. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa RPP, LKPD dan soal evaluasi adalah sebuah komponen dalam perencanaan implementasi karakter kedisiplinan oleh guru. Terlaksana implementasi karakter kedisiplinan yang dilakukan oleh guru belum 100% sesuai dalam perencanaan RPP. Penilaian dan hasil implementasi karakter kedisiplinan dapat dilaksanakan menggunakan rubrik penilaian yang telah dibuat dalam RPP.
Efektivitas Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Septivianti Putri Indra Nirmalasari; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4926

Abstract

Adanya pandemi mengakibatkan perubahan pelaksanaan pembelajaran dari luring menjadi daring. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana desain, implementasi, evaluasi dan hasil efektivitas penggunaan alat Quizizz untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik. penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Uji hipotesis dilakukan dengan uji statistik jenis nonparametrik yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney U serta uji Mann-Whitney U untuk n-gain score dan pengujian efektivitas pada penelitian dilakukan dengan uji Mann-Whitney U menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian yakni pada uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U didapatkan hasil pada nilai tes akhir, nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Pada uji Mann-Whitney U untuk nilai n-gain test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti implementasi webtool Quizizz efektif pada capaian belajar peserta didik. Kemudian pada uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi sebesar < 0,05 dengan penjabaran pada kelas percobaan nilai signifkansi yang diperoleh yakni sebesar 0,000. Sehingga, penggunaan Quizizz meningkatkan capaian belajar peserta didik.
Co-Authors Agung Prihartanto Alfarizi, Fazlur Rahman Alifianto, Rizki Andini, Celsi Julia Andreas Erwin Prasetya Anggita Dewi Pramesthi Anindita Nawangsari ANNISA FARADIAN PRADEVI Annisa, Meidia Annisa, Rahma ARMI YUSTINA Aryani, Melati Puspita Saputri Aryo, Yohanes Anando Asbaruna, Latifah Wulandari Binti Bagas Adum Pangestu Bekti Ayu Priyanti Bonifatius Sigit Brigita Pundi Novena Cahyani, Bekti Setya Dellany, Salma Raya Fitri Rivana Devitasari, Ria Dewi, Irana Dewi, Oktafiani Shandra Diani Tri Ambarwati Dinda Permatasari, Dinda Eka Bakti Pratiwi Eka W, Cindy Rahma Fadila Priyanasari Faqihuddin, Nurrahmad Febby Mandalika, Wayan Pudma Ferryka, Putri Zudhah Fiani, Adella Shifa Okvita Fianto, Zeva Adi Fransiska Tyas Virya Prasanti Fransiska Wahyuningsih Gibta Paskalin Handayani, Sri Hardhiyani, Nuri Romi I Putu Purwate Iisrohli Irawati Irawati, Septi Isna Rahmawati, Isna Khodijah, Saudah Kintan Limiansih Krisgiyanti, Novita Ardian Ladzunie, Isnaeni Nur Lestari Lestari Lucia Hastiwi Lutfiana Maya Puspitasari Mahanani, Raden Rara Rizki Maria Indarti Rustamti Maria Indarti Rustamti MARIA INDARTI RUSTAMTI Mawadah, Nurfina Mayasari, Aulia Meiriskha Ari Purwani Meliza, Arini Mubarok, Muhamad Abid Muhammad Taufik Hidayat Munandar, Dzulfikar Aziz Nafida Rahmah Ardin Nainggolan, Elsima Nauryza Dwi Riestanti Niken Dwi Sundari Nirmalasari, Septivianti Putri Indra Nofirman, Nofirman Nur Oktaviani Nurdin, Sayyidah Fatimah Nurul Safitri Pamardi, Yosia Pangestu, Bagas Adum Priyanti, Bekti Ayu Pudma Febby Mandalika, Wayan Purnawati, Rosemey Ratna Purwani, Meiriskha Ari Purwantob, Faisal Ahmad Puspitasari, Lutfiana Maya Raden Rara Rizki Mahanani Ratna Octaviani Resti Puji Lestari Resti Puji Lestari Rofisian, Nela Romadhon, Ismi Amalia Rosemey Ratna Purnawati Rusmawan Rusmawan, Rusmawan RUSTAMTI, MARIA INDARTI Sahnas Amalia Rosita sari, Aprilia Kinantika Septivianti Putri Indra Nirmalasari Setyaningrum, Theresia Winda Sholihah, Dinda Sri Suwartini, Sri Suci, Siti Nurwita Sekar Sundari, Niken Dwi Syahida, Shofiya Izzatu Tesalonika, Yutta Meira Utomo, Saifudin Vico Prasetya Putra Wahyu , Indana Zulfa Wahyuningsih, Fransiska Wayan Pudma Febby Mandalika Wibowo, Imelda Oktavia Wibowo, Naya Amelia Yunila Dwi Kumalasari Yunita Cahyarini