Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Rancangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Kelas I Pendidikan Pancasila Sekolah Dasar Febby Mandalika, Wayan Pudma; Priyanti, Bekti Ayu; Puspitasari, Lutfiana Maya; Purwani, Meiriskha Ari; Sundari, Niken Dwi; Ika Susanti, Maria Melani
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i1.13547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil desain modul analisis pembelajaran kelas II Kurikulum Merdeka. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data utama yang dijelaskan adalah komponen isi modul pengajaran kurikulum mandiri kelas II siswa sekolah dasar. Modul ajar PPKn Kelas II 2021 digunakan sebagai sumber data pembelajaran. Guru masih kurang baik dalam menyusun tujuan pembelajaran dengan menggunakan aspek ABCD yang lengkap dan menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. Trigger question yang dibuat guru belum mampu menumbuhkan berpikir kritis pada siswa. Modul terbuka yang telah memuat guru memuat kegiatan pembelajaran yang runtut, terperinci dan sistematis. Namun belum ada perkiraan waktu yang jelas untuk setiap titik kegiatan. Modul ajar yang telah disiapkan guru sudah sesuai, terdapat rubrik penilaian kerja bagi siswa, baik penilaian individu, kelompok, penilaian sikap, dan penilaian keterampilan. Namun, belum ada bagian penilaian yang menunjukkan jenis-jenis penilaian penilaian. Remedial dan pengayaan tidak sesuai dengan program remedial dan pengayaan karena tidak mencantumkan langkah-langkah program seperti mengidentifikasi masalah, menyusun rencana sesuai masalah, melaksanakan remedial dan pengayaan, melaksanakan nilai, dan menentukan nilai akhir. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul pengajaran.
Meningkatkan Wawasan Nusantara Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Pengantar di SD Internasional Bekasi Wahyuningsih, Fransiska; Susanti, Maria Melani Ika
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3186

Abstract

The issue faced by students studying in international schools is their proficiency in the Indonesian language and their knowledge about Indonesia. This is due to the students predominantly using English as the medium of instruction both inside and outside the classroom. In light of this, the purpose of this research is to provide an overview of the Indonesian language proficiency and national insight of 5th grade students in an International Baccalaureate (IB) curriculum-based international school. The method used for this research is qualitative descriptive. This study provides an overview of the mastery of the Indonesian language through the teaching of the Indonesian language and national insight through the teaching of Pancasila and Civics Education (PPKn). The results of this research indicate that the Indonesian language proficiency and national insight of 5th-grade students in IB international schools still need improvement. However, the average results of the students' national insight increased from 60 to 76 after the learning process. Language proficiency and national insight are crucial in shaping the identity of students, especially for Indonesian learners. This is also important for foreign students as it relates to their current existence and helps them adapt. To address this issue, the school has implemented several policies to improve the Indonesian language proficiency and national insight of their students.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TIK DALAM KERANGKA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SD NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN UTARA Fiani, Adella Shifa Okvita; Mayasari, Aulia; Wibowo, Naya Amelia; Mubarok, Muhamad Abid; Utomo, Saifudin; Susanti, Maria Melani Ika
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6203

Abstract

21st century education demands the integration of Information and Communication Technology (ICT) as an essential component in teacher professional competence to create effective and relevant learning. This background encourages the importance of examining the extent to which teachers are able to optimize technology in their teaching practices. This study focuses on describing and analyzing the level of optimization of ICT utilization within the framework of teacher professional competence at SD Negeri 1 Karanganom, North Klaten. Using a descriptive qualitative approach, this study carried out several important stages, namely collecting primary data through participatory observation in class, in-depth interviews, and distributing structured questionnaires. The collected data were then analyzed thematically to identify patterns of ICT mastery and implementation. The main findings show that teachers have mastered ICT at a good level, as evidenced by their ability to operate computers, Microsoft Word, and PowerPoint, to editing images and videos. Significantly, they are able to create interactive materials and questions using applications such as Canva, CapCut, Kahoot, Liveworksheets, and Quizizz. The main conclusion is that this ICT optimization effectively supports a more innovative, interactive, and enjoyable learning process, while at the same time confirming the fulfillment of teacher professional competence according to the demands of the digital era. ABSTRAKPendidikan abad ke-21 menuntut integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai komponen esensial dalam kompetensi profesional guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan relevan. Latar belakang ini mendorong pentingnya meneliti sejauh mana guru mampu mengoptimalkan teknologi dalam praktik mengajar mereka. Penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat optimalisasi pemanfaatan TIK dalam kerangka kompetensi profesional para guru di SD Negeri 1 Karanganom, Klaten Utara. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melaksanakan beberapa tahapan penting, yaitu pengumpulan data primer melalui observasi partisipatif di kelas, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola penguasaan dan implementasi TIK. Temuan utama menunjukkan bahwa guru telah menguasai TIK pada tingkat yang baik, terbukti dari kemampuan mengoperasikan komputer, Microsoft Word, dan PowerPoint, hingga mengedit gambar dan video. Secara signifikan, mereka mampu menciptakan materi dan soal interaktif menggunakan aplikasi seperti Canva, CapCut, Kahoot, Liveworksheets, dan Quizizz. Simpulan utamanya adalah optimalisasi TIK ini secara efektif mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan menyenangkan, sekaligus menegaskan terpenuhinya kompetensi profesional guru sesuai tuntutan era digital.  
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Dengan Pendekatan Crt Pada Peserta Didik Kelas 1 SDN 2 Prambanan Ferryka, Putri Zudhah; Suwartini, Sri; Susanti, Maria Melani Ika; Rofisian, Nela; Rahmawati, Isna; Irawati, Iisrohli
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/edukasi.v17i1.13400

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement in mathematics learning outcomes of grade 1 students of SD Negeri 2 Prambanan with the CRT approach. This study was motivated by the low learning outcomes of students, seen from the learning outcomes of students who were still below the KKTP as many as 73.5% of students. This is due to the lack of teacher innovation in implementing learning so that students find it difficult to understand the learning material. The type of research used was classroom action research with the Kemmis & Mc Taggart model. This research model consists of four stages, namely planning, implementing actions, observation, and reflection. The subjects of the study were all grade 1A students of SD N 2 Prambanan consisting of 28 students with details of 15 male students and 13 female students. Data collection techniques used observation sheets, measurement of learning test results, and documentation. The data analysis technique used was descriptive analysis with a percentage. The results in this study showed an increase in learning outcomes in each cycle. The learning outcomes of students who had completed cycle 1 were 19 students with a percentage of 67.8%. In cycle 2, there were 25 students who had completed it with a percentage of 89.2%. The results revealed a significant increase in student learning outcomes in mathematics on the material of recognizing geometric shapes through the CRT approach.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PADA PESERTA DIDIK DENGAN BERAGAM LATAR BELAKANG SOSIAL EKONOMI DI SEKOLAH DASAR Devitasari, Ria; Alifianto, Rizki; Nurdin, Sayyidah Fatimah; Irawati, Septi; Syahida, Shofiya Izzatu; Susanti, Maria Melani Ika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i2.5352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru di SD Negeri 2 Karangan dalam mendukung peserta didik dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi menengah ke bawah berpenghasilan rata-rata Rp500.000 – Rp1.999.999, yang berdampak pada keterbatasan fasilitas belajar di rumah. Strategi yang diterapkan oleh guru mencakup bimbingan tambahan baca tulis, pemanfaatan teknologi seperti Smart TV untuk pembelajaran interaktif, pembelajaran kolaboratif, serta pembelajaran berbasis lingkungan sekitar. Guru juga memberikan materi yang dapat diakses secara merata oleh seluruh peserta didik, baik melalui fotokopi materi maupun bimbingan setelah jam sekolah. Melalui strategi-strategi tersebut, sekolah berupaya meminimalkan kesenjangan fasilitas belajar dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk mencapai hasil belajar yang optimal, meskipun dengan kondisi sosial ekonomi yang beragam. Diharapkan pendekatan ini dapat meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di sekolah dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam.
THE IMPLEMENTATION OF STAD–TYPE COPERATIVE LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS’ CRITICAL THINKING AND COLLABORATIVE SKILLS Vinsensius Willy Yudhanta; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 4 (2021): July
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v5i4.8441

Abstract

The purposes of this study were: (1) To describe efforts to improve students' critical thinking and collaborative skills in the science subject at grade V SD Kanisius Kalasan in the even semester academic year 2020/2021; (2) To improve the students’ critical thinking skills through STAD-type cooperative learning model; (3) To improve the collaboration ability of grade V students through STAD-type cooperative learning model in science subject, especially the material of the object’s shape changes. This research was a Classroom Action Research, conducting in two cycles following the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. Data were collected through interviews, observation, and tests. Then, the data were analyzed by using quantitative and qualitative analysis. The results showed: (1) the efforts to improve students' critical thinking and collaboration, (2) STAD-type cooperative learning model improved students' critical thinking skills; the mean score of the students’ critical thinking in the pre-cycle was 68.80; the score in cycle I was 76; and it increased to 79.36 in cycle II, (3) STAD-type cooperative learning model improved students' collaboration skills; the mean score in pre-cycle was 69.36; it increased to 84.46 in cycle I and increased to 86.25 in cycle II.
IMPROVING STUDENTS’ CREATIVE THINKING ABILITY AND LEARNING OUTCOMES THROUGH THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL AT ELEMENTARY SCHOOLS Yunita Cahyarini; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 5 (2021): September
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/pjr.v5i5.8444

Abstract

This classroom action research aimed to improve creative thinking skills and social studies learning outcomes by implementing problem-based learning model. This research was motivated by the low creative thinking and learning outcomes of the fifth grade elementary school students. Data on creative thinking and learning outcomes in this Classroom Action Research were collected through interviews, observations, and questionnaires. The subjectsof this study were 46 students of grade V. This research was carried out in two cycles with the research procedures consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that problem-based learning model improved the students’ creative thinking and learning outcomes for social studies material at grade V elementary school. This was showed in the increase of the creative thinking variable with an average initial condition value of 36.83 (creative enough), the first cycle of 43.04 (creative enough) and the second cycle of 45.07 (creative). The variable of students’ learning outcomes in the initial data showed an average value of 68.09, the first cycle was 70.33, and the second cycle was 78.59.
Literary Literacy Assistance through Writing Poetry Anthologies to Develop the Character and Creativity of Elementary School Students: Penelitian Sri Budiyono; Maria Melani Ika Susanti; Tukiyo; Purwo Haryono; Tasari; Ratna Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6038

Abstract

Pendampingan literasi sastra di sekolah dasar merupakan salah satu strategi untuk menumbuhkan karakter dan kreativitas siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pendampingan literasi sastra melalui kegiatan penulisan buku antologi puisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pendampingan, observasi, dan dokumentasi karya siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penulisan puisi tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa dan apresiasi sastra, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Selain itu, kreativitas siswa berkembang melalui eksplorasi ide, imajinasi, dan ekspresi personal yang dituangkan dalam bentuk puisi. Buku antologi puisi yang dihasilkan menjadi bukti nyata keterlibatan siswa dalam proses kreatif sekaligus sebagai media pembelajaran yang berkelanjutan. Dengan demikian, pendampingan literasi sastra melalui penulisan antologi puisi terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter dan kreativitas siswa sekolah dasar.
Workshop Perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bagi Guru SD Negeri di Kabupaten Mahakam Ulu Maria Melani Ika Susanti
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.4212

Abstract

The implementation of Merdeka Curriculum in education units requires teachers as the spearhead of the implementation of learning in the classroom to really understand the concept and how it is implemented in schools. Unfortunately, not all teachers get the same opportunity to understand the conceptual ins and outs of Merdeka Curriculum. This case is experienced by most public elementary school teachers in Mahakam Ulu Regency who do not have a full understanding of Merdeka Curriculum and other concepts that follow it. The purpose of this community service activity is to provide opportunities for elementary school teachers in Mahakam Ulu Regency to better understand the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) which is an integral part of the implementation of Merdeka Curriculum through collaboration with fellow teachers. Teachers who do not have an optimal understanding of P5 are invited to thoroughly explore the concept and implementation of P5 in the education unit. Teachers learn to recognize the school's potential in depth through SWOT analysis and then practice with groups to select P5 topics and determine project activity planning for P5. The results of each group's planning were shared and given input by other groups and facilitators. 
Co-Authors Agung Prihartanto Alfarizi, Fazlur Rahman Alifianto, Rizki Andini, Celsi Julia Andreas Erwin Prasetya Anggita Dewi Pramesthi Anindita Nawangsari ANNISA FARADIAN PRADEVI Annisa, Meidia Annisa, Rahma ARMI YUSTINA Aryani, Melati Puspita Saputri Aryo, Yohanes Anando Asbaruna, Latifah Wulandari Binti Bagas Adum Pangestu Bekti Ayu Priyanti Bonifatius Sigit Brigita Pundi Novena Cahyani, Bekti Setya Dellany, Salma Raya Fitri Rivana Devitasari, Ria Dewi, Irana Dewi, Oktafiani Shandra Diani Tri Ambarwati Dinda Permatasari, Dinda Eka Bakti Pratiwi Eka W, Cindy Rahma Fadila Priyanasari Faqihuddin, Nurrahmad Febby Mandalika, Wayan Pudma Ferryka, Putri Zudhah Fiani, Adella Shifa Okvita Fianto, Zeva Adi Fransiska Tyas Virya Prasanti Fransiska Wahyuningsih Gibta Paskalin Handayani, Sri Hardhiyani, Nuri Romi I Putu Purwate Iisrohli Irawati Irawati, Septi Isna Rahmawati, Isna Khodijah, Saudah Kintan Limiansih Krisgiyanti, Novita Ardian Ladzunie, Isnaeni Nur Lestari Lestari Lucia Hastiwi Lutfiana Maya Puspitasari Mahanani, Raden Rara Rizki Maria Indarti Rustamti MARIA INDARTI RUSTAMTI Maria Indarti Rustamti Maria Indarti Rustamti Mawadah, Nurfina Mayasari, Aulia Meiriskha Ari Purwani Meliza, Arini Mubarok, Muhamad Abid Muhammad Taufik Hidayat Munandar, Dzulfikar Aziz Nafida Rahmah Ardin Nainggolan, Elsima Nauryza Dwi Riestanti Niken Dwi Sundari Nirmalasari, Septivianti Putri Indra Nofirman, Nofirman Nur Oktaviani Nurdin, Sayyidah Fatimah Nurul Safitri Pamardi, Yosia Pangestu, Bagas Adum Priyanti, Bekti Ayu Pudma Febby Mandalika, Wayan Purnawati, Rosemey Ratna Purwani, Meiriskha Ari Purwantob, Faisal Ahmad Purwo Haryono Puspitasari, Lutfiana Maya Raden Rara Rizki Mahanani Ratna Octaviani RATNA SARI Resti Puji Lestari Resti Puji Lestari Rofisian, Nela Romadhon, Ismi Amalia Rosemey Ratna Purnawati Rusmawan Rusmawan, Rusmawan RUSTAMTI, MARIA INDARTI Sahnas Amalia Rosita sari, Aprilia Kinantika Septivianti Putri Indra Nirmalasari Setyaningrum, Theresia Winda Sholihah, Dinda Sri Budiyono Sri Suwartini, Sri Suci, Siti Nurwita Sekar Sundari, Niken Dwi Syahida, Shofiya Izzatu Tasari, Tasari Tesalonika, Yutta Meira Tukiyo Utomo, Saifudin Vico Prasetya Putra Vinsensius Willy Yudhanta Wahyu , Indana Zulfa Wahyuningsih, Fransiska Wayan Pudma Febby Mandalika Wibowo, Imelda Oktavia Wibowo, Naya Amelia Yunila Dwi Kumalasari Yunita Cahyarini Yunita Cahyarini