Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Septivianti Putri Indra Nirmalasari; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4926

Abstract

Adanya pandemi mengakibatkan perubahan pelaksanaan pembelajaran dari luring menjadi daring. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana desain, implementasi, evaluasi dan hasil efektivitas penggunaan alat Quizizz untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik. penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Uji hipotesis dilakukan dengan uji statistik jenis nonparametrik yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney U serta uji Mann-Whitney U untuk n-gain score dan pengujian efektivitas pada penelitian dilakukan dengan uji Mann-Whitney U menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian yakni pada uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U didapatkan hasil pada nilai tes akhir, nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Pada uji Mann-Whitney U untuk nilai n-gain test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti implementasi webtool Quizizz efektif pada capaian belajar peserta didik. Kemudian pada uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi sebesar < 0,05 dengan penjabaran pada kelas percobaan nilai signifkansi yang diperoleh yakni sebesar 0,000. Sehingga, penggunaan Quizizz meningkatkan capaian belajar peserta didik.
Peningkatan Kreativitas Dan Motivasi Belajar Materi IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Siswa Kelas IV SD Kanisius Kalasan Resti Puji Lestari; Maria Melani Ika Susanti; Maria Indarti Rustamti
Educatif Journal of Education Research Vol 5 No 1 (2023): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.443 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v5i1.158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas dan motivasi belajar siswa kelas IV SD Kanisius Kalasan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar materi IPS dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu nontes meliputi observasi dan kuesioner. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 49 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar siswa materi IPS Kelas IV SD Kanisius Kalasan. Hal ini ditunjukkan pada peningkatan variabel kreativitas dengan nilai rata-rata kondisi awal yaitu 61,42 (cukup kreatif), siklus I yaitu 69,80 (kreatif) dan siklus II yaitu 81,02 (sangat kreatif). Variabel motivasi belajar siswa pada data awal menunjukkan nilai 62,85 (rendah), siklus I yaitu 70,61 (tinggi), dan siklus II menjadi 84,08 (sangat tinggi).v
Peningkatan Minat Belajar dan Kreativitas Siswa Kelas IIIA SDN Maguwoharjo 1 Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe GI Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Bonifatius Sigit; Maria Melani Ika Susanti
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2018): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.675 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v1i2.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam upaya meningkatkan minat belajar dan kreativitas siswa kelas IIIA SDN Maguwoharjo 1. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas melalui tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe GI, dengan tahapan mengidentifikasi topik dan mengorganisir siswa ke dalam kelompok; merencanakan tugas-tugas belajar; melaksanakan investigasi/penyelidikan; menyiapkan laporan akhir; mempresentasikan laporan akhir;dan mengevaluasi pemahaman siswa dapat meningkatkan minat belajar dan kreativitas siswa. Peningkatan minat belajar siswa dari kondisi awal 53,45% dengan kategori minat sedang, meningkat menjadi 81,67% dengan kategori minat belajar sangat tinggi. Peningkatan kreativitas siswa dari kondisi awal 53,17% dengan kategori sangat kurang kreatif, meningkat menjadi 81,88% dengan kategori kreatif.
Pengaruh Akreditasi Sekolah Terhadap Implementasi PPK Berbasis Masyarakat Di SD Se-Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Fadila Priyanasari; Maria Melani Ika Susanti
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.93 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i2.1105

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya program Penguatan pendidikan Karakter (PPK) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat hingga di tingkat sekolah. PPK merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan. PPK sudah diberlakukan secara mandiri dan diimplementasikan kepada seluruh sekolah. Implementasi program PPKdilaksanakan melalui 3 basis diantaranya adalah basis masyarakatyang dikenal dengan PPK berbasis masyarakat yaitu dengan melibatkan mitra yang ada di masayarakat atau lingkungan sekitar sekolah untuk mencapai lima nilai utama karakter. Setiap sekolah tanpa dibedakan status akreditasinya memiliki kewenangan dalam mengimplementasikan PPK secara penuh berdasarkan program dan kreativitas pada setiap sekolah. Akreditasi sekolah merupakan salah satu acuan evaluasi program yang telah dirancang untuk mengetahui tingkat kelayakan satuan pendidikan terhadap program pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis masyarakat di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan populasi 204 guru kelas di sekolah dasar negeri se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman yang berjumlah 30 sekolah dasar dan sampel sebanyak 132 guru kelasantara guru kelas I-VI di sekolah dasar Negeri se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi dokumenter, sedangkan instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesionerpertanyaan tertutup dan kuesioner pertanyaan terbuka. Pada kuesioner pertanyaan tertutup guru dinyatakan telah mengimplementasikan jika menjawab ”ya”bernilai 1 dan belum mengimplementasikan jika menjawab ”tidak” bernilai 0. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji t. Hasil pengujian diperoleh nilai rhitung < rtabel = 0,146 < 0,291, berarti akreditasi sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan dengan signifikansi “sangat rendah” terhadap implementasi PPK berbasis masyarakat. Koefisien determinan diperoleh hasil 2,1%, berarti ada pengaruh antara akreditasi sekolah terhadap implementasi program PPK berbasis masyarakat. Pada penghitungan uji t diperoleh t = 0,78, menunjukkan nilai thitung< dari ttabel yaitu 0,78 < 2,048 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan antaraakreditasi sekolah terhadapimplementasi PPK berbasis masyarakat di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Pengaruh Akreditasi Sekolah Terhadap Implementasi PPK Berbasis Kelas Di SD Se-Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman Ratna Octaviani; Maria Melani Ika Susanti
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.001 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i2.1106

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu Penguatan Pendidikan Karakter yang diimplementasikan di setiap satuan pendidikan (sekolah).Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan melalui 3 basis, diantaranya adalah adalah basis kelas. Sekolah harus memenuhi atau melampaui standar kelayakan minimal yang dilakukan melalui kegiatan akreditasi. Setiap sekolahmemiliki otoritas penuh untuk mengembangkan berbagai program kerja demi memenuhi dan bahkan melampaui target yang ingin dicapai, termasuk dalam praktik pembelajaran di kelas. PPK berbasis kelas memiliki fokus kajian pada pelaksanaan pembelajaran dalam kelas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis kelas di sekolah dasar se-Kecamatan Sleman Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD Negeri se-Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman, yang berjumlah 114 guru dan sampel 95 guru yang ditetapkan melalui tabel penentuan jumlah sampel minimal menurut Krecjie dan Morgan dengan teknik sampel random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan tertutup, observasi, dan studi dokumenter. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis ujit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis kelas di sekolah dasar se-Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman. Hal tersebut didukung dengan hasil perhitungan koefisien korelasi diperoleh nilai r hitung sebesar = 0,515. Didapati hasil nilai rhitung> rtabel = 0,515 > 0,291, hal ini berarti akreditasi sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap implementasi PPK berbasis kelas,, KD (Koefisien Determinan) diperoleh hasil 26,52%, yang berarti bahwa ada pengaruh antara akreditasi sekolah terhadap implmentasi PPK berbasis kelas. Hal tersebut diperkuat dengan hasil perhitungan uji t diperoleh t = 2,49. Pada taraf signifikansi 5% atau ? =0,05 dan dk = n-2 = 17, diperoleh nilai ttabel adalah 2,110 karena nilai thitung> ttabel yaitu 2,49 > 2,110 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berbunyi terdapat pengaruh yang signifikan antara akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis kelas.
Pengaruh Akreditasi Sekolah Terhadap Implementasi PPK Berbasis Kelas Di SD Se-Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman Resti Puji Lestari; Maria Melani Ika Susanti
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.315 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v3i2.1107

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya program penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah pusat sampai tingkat sekolah. Program penguatan pendidikan karakter adalah salah satu program gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter peserta didik dan diimplementasikan di seluruh sekolah. Salah satu basis implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah melalui basis kelas yang dikenal dengan PPK berbasis kelas. Akreditasi sekolah merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis kelas di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan populasi 204 guru kelas di sekolah dasar negeri se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman yang berjumlah 30 sekolah dasar. Sampel penelitian ini sebanyak 132 guru kelas yaitu guru kelas I–VI di sekolah dasar negeri se-Kecamatan, Ngaglik Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi dokumenter. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis kelas di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Hal tersebut didukung dengan hasil perhitungan koefisien korelasi diperoleh nilai rhitung sebesar = 0,482. Terdapat hasil nilai rhitung ? rtabel = 0,482 ? 0,291. Hal ini berarti akreditasi sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap implementasi PPK berbasis kelas. Koefisien determinan (KD) diperoleh hasil 23,23%, hal tersebut berarti ada pengaruh akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis kelas. Selanjutnya, hal tersebut diperkuat dengan hasil perhitungan uji t, diperoleh t = 2,93. Pada taraf signifikansi 5% atau = 0,05 dan DK = n-2 =28, diperoleh nilai ttabel yaitu 2,048, karena nilai thitung ? ttabel yaitu 2,93 ? 2,048 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara akreditasi sekolah terhadap implementasi PPK berbasis kelas di sekolah dasar se-Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Meningkatkan Wawasan Nusantara Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Pengantar di SD Internasional Bekasi Fransiska Wahyuningsih; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3186

Abstract

The issue faced by students studying in international schools is their proficiency in the Indonesian language and their knowledge about Indonesia. This is due to the students predominantly using English as the medium of instruction both inside and outside the classroom. In light of this, the purpose of this research is to provide an overview of the Indonesian language proficiency and national insight of 5th grade students in an International Baccalaureate (IB) curriculum-based international school. The method used for this research is qualitative descriptive. This study provides an overview of the mastery of the Indonesian language through the teaching of the Indonesian language and national insight through the teaching of Pancasila and Civics Education (PPKn). The results of this research indicate that the Indonesian language proficiency and national insight of 5th-grade students in IB international schools still need improvement. However, the average results of the students' national insight increased from 60 to 76 after the learning process. Language proficiency and national insight are crucial in shaping the identity of students, especially for Indonesian learners. This is also important for foreign students as it relates to their current existence and helps them adapt. To address this issue, the school has implemented several policies to improve the Indonesian language proficiency and national insight of their students.
Analysis of Financial Literacy Level of Fifth-Graders at Public Elementary Schools in Gondokusuman Sub-district, Yogyakarta City Dewi, Irana; Rusmawan, Rusmawan; Susanti, Maria Melani Ika
EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2023): EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ebj.v5i1.51277

Abstract

Introduction to financial literacy from an early age will make children accustomed to managing finances properly and correctly in the future. This study aimed to analyze the financial literacy level of fifth-graders at public elementary schools in the Gondokusuman Sub-district. This research is a descriptive quantitative survey method. The population was 394 students, with a total sample of 196, following Krejcie Morgan’s minimum sample determination table, by using a cluster sampling technique. The data collection technique used a closed statement questionnaire. The data obtained were then analyzed descriptively. The results of this study indicate that the financial literacy level of fifth-graders was obtained from four indicators. Indicator of personal financial planning and personal financial control, on average, were at a moderate financial literacy level, with a financial literacy level of 75.74%; indicator of saving was at a high financial literacy level, with a financial literacy level of 82.03%; indicator of risk control was at a moderate financial literacy level, with a financial literacy level of 69.34%; indicator of income management and investment benefits was at a moderate financial literacy level, with a financial literacy level of 76.07%. From the accumulation of all these indicators, the resulting level of financial literacy in fifth-grade students at public elementary schools in the Gondokusuman Sub-district was 77.39%, included in the category of moderate financial literacy level. Thus, it needs to be improved by providing financial literacy knowledge, such as distinguishing between needs and wants and managing personal finances.
Implementasi Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan di Sekolah Dasar Susanti, Maria Melani Ika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWPK) di sekolah dasar berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014. Penafsiran yang beragam tentang isi dan lampiran Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 di beberapa satuan pendidikan menyebabkan terlaksananya pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan menjadi kurang optimal. Kondisi ini perlu diidentifikasi untuk mencari faktor yang menjadi kendala pada implementasi EWPK di satuan pendidikan sehingga dapat ditentukan upaya tindak lanjutnya. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang dilakukan di 155 SD dari 8 (delapan) Kabupaten/Kota melalui kuesioner. Hasil penelitian ditemukan ketidaksejalanan antara Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 dengan implementasi di satuan pendidikan pada aspek (1) pengelolaan kegiatan EWPK; (2) sumber daya EWPK di satuan pendidikan; (3) rujukan yang digunakan dalam EWPK; (4) pola kegiatan EWPK; (5) materi dan metode EWPK; (6) pelaksanaan kegiatan selama pandemi; (7) penilaian EWPK; dan (8) peran pemangku kebijakan dalam implementasi EWPK
Uji Kelayakan Perangkat Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Model Problem Based Learning untuk Siswa Sekolah Dasar Pangestu, Bagas Adum; Susanti, Maria Melani Ika
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan produk berupa perangkat pembelajaran (RPP, Bahan Ajar, Media pembelajaran, LKPD, dan Penilaian) berbasis masalah mata pelajaran IPA untuk peserta didik kelas IV SD; (2) mengetahui kualitas dari pengembangan produk berupa perangkat pembelajaran (RPP, Bahan Ajar, Media pembelajaran, LKPD, dan Penilaian) berbasis masalah mata pelajaran IPA untuk peserta didik kelas IV SD. Prosedur penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu  analyze, design, development, implement, dan evaluate.  Hasil penelitian ini menunjukan: (a) RPP mendapat nilai 124 dari nilai maksimal 144, (b) bahan ajar mendapat nilai 33,5 dari nilai maksimal, (c) media pembelajaran mendapat nilai 89,5 dari nilai maksimal 104, (d) LKPD mendapat nilai 30,25 dari nilai maksimal 36, dan (e) penilaian  mendapat nilai 23,75 dari nilai maksimal, semua komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan kategori “LAYAK”.
Co-Authors Agung Prihartanto Alfarizi, Fazlur Rahman Alifianto, Rizki Andini, Celsi Julia Andreas Erwin Prasetya Anggita Dewi Pramesthi Anindita Nawangsari ANNISA FARADIAN PRADEVI Annisa, Meidia Annisa, Rahma ARMI YUSTINA Aryani, Melati Puspita Saputri Aryo, Yohanes Anando Asbaruna, Latifah Wulandari Binti Bagas Adum Pangestu Bekti Ayu Priyanti Bonifatius Sigit Brigita Pundi Novena Cahyani, Bekti Setya Dellany, Salma Raya Fitri Rivana Devitasari, Ria Dewi, Irana Dewi, Oktafiani Shandra Diani Tri Ambarwati Dinda Permatasari, Dinda Eka Bakti Pratiwi Eka W, Cindy Rahma Fadila Priyanasari Faqihuddin, Nurrahmad Febby Mandalika, Wayan Pudma Ferryka, Putri Zudhah Fiani, Adella Shifa Okvita Fianto, Zeva Adi Fransiska Tyas Virya Prasanti Fransiska Wahyuningsih Gibta Paskalin Handayani, Sri Hardhiyani, Nuri Romi I Putu Purwate Iisrohli Irawati Irawati, Septi Isna Rahmawati, Isna Khodijah, Saudah Kintan Limiansih Krisgiyanti, Novita Ardian Ladzunie, Isnaeni Nur Lestari Lestari Lucia Hastiwi Lutfiana Maya Puspitasari Mahanani, Raden Rara Rizki Maria Indarti Rustamti Maria Indarti Rustamti MARIA INDARTI RUSTAMTI Mawadah, Nurfina Mayasari, Aulia Meiriskha Ari Purwani Meliza, Arini Mubarok, Muhamad Abid Muhammad Taufik Hidayat Munandar, Dzulfikar Aziz Nafida Rahmah Ardin Nainggolan, Elsima Nauryza Dwi Riestanti Niken Dwi Sundari Nirmalasari, Septivianti Putri Indra Nofirman, Nofirman Nur Oktaviani Nurdin, Sayyidah Fatimah Nurul Safitri Pamardi, Yosia Pangestu, Bagas Adum Priyanti, Bekti Ayu Pudma Febby Mandalika, Wayan Purnawati, Rosemey Ratna Purwani, Meiriskha Ari Purwantob, Faisal Ahmad Puspitasari, Lutfiana Maya Raden Rara Rizki Mahanani Ratna Octaviani Resti Puji Lestari Resti Puji Lestari Rofisian, Nela Romadhon, Ismi Amalia Rosemey Ratna Purnawati Rusmawan Rusmawan, Rusmawan RUSTAMTI, MARIA INDARTI Sahnas Amalia Rosita sari, Aprilia Kinantika Septivianti Putri Indra Nirmalasari Setyaningrum, Theresia Winda Sholihah, Dinda Sri Suwartini, Sri Suci, Siti Nurwita Sekar Sundari, Niken Dwi Syahida, Shofiya Izzatu Tesalonika, Yutta Meira Utomo, Saifudin Vico Prasetya Putra Wahyu , Indana Zulfa Wahyuningsih, Fransiska Wayan Pudma Febby Mandalika Wibowo, Imelda Oktavia Wibowo, Naya Amelia Yunila Dwi Kumalasari Yunita Cahyarini