Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR DAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA BERDASARKAN TUJUAN PENGGUNAAN MULTI-PLATFORM MEDIA SOSIAL Uut Ulandari; Astri Wahyuni
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan motivasi belajar dan kemampuan self-regulated learning mahasiswa pendidikan matematika berdasarkan tujuan penggunaan media sosial, yang meliputi edukasi, komunikasi akademik, dan hiburan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Sampel penelitian berjumlah 116 mahasiswa pendidikan matematika yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Data diperoleh melalui penyebaran angket yang mengukur tujuan penggunaan media sosial, motivasi belajar, dan kemampuan self-regulated learning. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji nonparametrik Kruskal-Wallis H karena data penelitian tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan media sosial untuk tujuan edukasi (81,03%), diikuti hiburan (12,07%) dan komunikasi akademik (6,90%). Selain itu, YouTube menjadi platform yang paling banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika dengan nilai rata-rata 4,01, disusul TikTok sebesar 3,51 dan Instagram Reels sebesar 3,23. Hasil uji Kruskal-Wallis H menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan berdasarkan tujuan penggunaan media sosial (Chi-Square = 1,205; df = 2; p = 0,547). Hasil serupa juga ditemukan pada kemampuan self-regulated learning, yang menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok tujuan penggunaan media sosial (Chi-Square = 3,791; df = 2; p = 0,150). Temuan ini mengindikasikan bahwa tujuan penggunaan media sosial belum dapat dijadikan faktor pembeda motivasi belajar maupun kemampuan self-regulated learning mahasiswa pendidikan matematika. Oleh karena itu, faktor lain seperti kemandirian belajar, lingkungan belajar, dan karakteristik individu diduga memiliki kontribusi yang lebih besar dalam memengaruhi kedua variabel tersebut.
Conceptual Understanding of Mathematics of Vocational High School Students and Their Related Factors in Statistics Padilah Rahmah; Dedek Andrian; Astri Wahyuni; Lilis Marina Angraini
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 10 No. 2 (2026): JRPIPM AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v10n2.p204-214

Abstract

Although mathematical conceptual understanding has been widely investigated, limited attention has been given to examining its relationship with demographic and educational factors among vocational high school students, particularly in statistics learning. This study aimed to describe students' mathematical conceptual understanding and analyze the factors associated with it. A quantitative approach with a descriptive-comparative method was employed involving 105 tenth-grade students of SMK Negeri 4 Pekanbaru. The research instruments consisted of a five-item essay test on mathematical conceptual understanding, a 34-item questionnaire, and a student profile form. Data were analyzed using descriptive statistics, the Independent Samples t-test, and One-Way ANOVA. The findings indicated that students' mathematical conceptual understanding was generally in the low category. In addition, the analysis of demographic and educational factors provided a more comprehensive description of the factors associated with students' mathematical conceptual understanding. The findings are expected to serve as a reference for teachers in designing learning strategies that are better aligned with students' characteristics.