Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Assessment transition of exercise and dietary habit of athletes before and during Ramadan in the pandemic of Covid-19 Toni Kurniawan; Yetty Septiani Mustar; Agus Hariyanto; Indra Himawan Susanto; Anna Noordia
MEDIKORA Vol 20, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v20i2.40716

Abstract

This study aims to identify the training transitions and dietary habits of volleyball athletes' before and during Ramadan in the Covid-19 pandemic. The research design used is descriptive quantitative with a sample of 12 male junior volleyball athletes in the academy Sidoarjo volleyball. The results showed that most athletes experienced a decrease in the frequency of exercise during the month of Ramadan, especially during the COVID-19 pandemic. A total of 33.3% of athletes maintained their exercise frequency, and 66.7% experienced a decrease in exercise frequency. Furthermore, during Ramadan and Covid-19, there was an increase in the frequency of eating 1-2 times a day (58.4%), snack consumption (50%), fruit and vegetables (75%), fried foods 4-7 times a week (8.4%), instant noodles 1-3 times a week (25%) and fast food 1-3 times a week (8.4%) in athletes. Concerning this, it is imperative to revitalize the program and monitor the athlete's training periodically, which is adjusted to the conditions of the COVID-19 pandemic and provide a dietitian to regulate the athlete's diet to obtain a balanced nutritional intake following the exercise portion.Assessmen transisi latihan dan pola makan atlet sebelum dan saat ramadan di masa pandemi Covid-19AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi transisi latihan dan pola makan atlet bola voli sebelum dan saat ramadan di masa pandemi Covid-19. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan sampel 12 atlet laki-laki bola voli junior yang masih aktif dalam menjalani pemusatan latihan di Akademi Bola Voli Indomaret Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas atlet mengalami penurunan frekuensi latihan saat ramadan khususnya di masa pandemi covid-19. Sebanyak 33,3% yang mampu mempertahankan frekuensi latihan dan 66,7% mengalami penurunan frekuensi latihan. Selanjutnya, saat ramadan dan Covid-19 terjadi peningkatan frekuensi makan 1-2 sehari (58,4%), konsumsi camilan (50%), buah dan sayuran (75%), gorengan 4 – 7 kali dalam seminggu (8,4%), mie instant 1 – 3 kali dalam satu minggu (25%)  serta makanan cepat saji  1 – 3 kali dalam seminggu (8,4%) pada atlet. Berdasarkan hal ini, maka sangat penting untuk melakukan revitalisasi program dan pemantauan latihan atlet secara berkala yang disesuaikan dengan masa pandemi covid-19 dan menyediakan dietisien untuk pengaturan makan atlet agar dapat memperoleh asupan gizi seimbang sesuai dengan porsi latihannya.
EVALUASI KINERJA KERJASAMA FAKULTAS ILMU OLAHRAGA DENGAN MITRA Achmad Rizanul Wahyudi; Anna Noordia; Sasminta Christina Yuli Hartati; Dita Yuliastrid; Bayu Agung Pramono; Bayu Budi Prakoso
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v10i1.2270

Abstract

Akreditasi menjadi tolok ukur perguruan tinggi diakui di tingkat nasional dan/atau internasional. Satu dari banyak standar yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi adalah kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keberlangsungan kerjasama ini akan dapat dipelihara ketika mitra merasa puas dengan dampak dari keterlaksanaan kerjasama yang telah dilakukan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepuasan mitra terhadap keterlaksanaan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) Universitas Negeri Surbaya (Unesa). Sumber data berasal dari 14 mitra yang bekerjasama dengan FIO. Angket tertutup sesuai dengan standar bidang kerjasama Unesa digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitra merasa sangat puas (m= 3.68, Standar deviasi= 0.10). Mitra bidang olahraga prestasi mengaku bahwa kerjasama yang dilakukan dapat membantu sekali dalam mendesain atlet supaya mempunyai performa tinggi. Sedangkan mitra dalam pengelolaan jurnal ilmiah mengaku bahwa kerjasama yang dilaksanakan dapat menciptakan komunikasi dan kolaborasi yang baik. Secara umum mitra merasa mendapatkan dampak positif dari kerjasama yang dilakukan.
Kebutuhan layanan akademik mahasiswa fakultas ilmu olahraga ditinjau dari perbedaan tingkat prestasi akademik Anna Noordia; Dita Yuliastrid; Bayu Agung Pramono; Eva Ferdita Yuhantini; Sudarso Sudarso
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v10i4.2732

Abstract

Setiap mahasiswa memiliki kebutuhan belajar unik yang apabila terpenuhi dapat memberikan dampak pada kinerja. Manajemen fakultas mestinya berusaha memberikan layanan akademik yang optimal agar kebutuhan belajar mahasiswa dapat terpenuhi. Sayangnya, layanan akademik untuk mahasiswa fakultas ilmu olahraga dirasa unik karena proses akademiknya berupa olahraga lapangan yang berbeda dibandingkan dengan proses akademik pada umumnya. Untuk itu, tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan tingkat layanan akademik mahasiswa fakultas ilmu olahraga dan menganalisisnya berdasarkan tingkat prestasi akademik. Penelitian survei ini dilakukan kepada 263 mahasiswa (laki-laki= 174, perempuan= 89). Instrumen layanan akademik telah terstandarisasi oleh penjaminan mutu. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, normalitas, dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan layanan akademik didominasi pada kategori tinggi (77.2% mahasiswa), sedang (20.9%), dan rendah (1.9%). Terdapat perbedaan kebutuhan tingkat layanan akademik ditinjau dari IPK (U= -2, p= 0.04). Sehingga optimalisasi layanan akademik harusnya menjadi strategi jitu dalam meningkatkan prestasi akademik.
TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP FASILITAS WAHANA OUTBOUND RUMAH PINTAR JUANDA CENDEKIA SIDOARJO Indi Alfina Damayanti; Dita Yuliastrid; Indra Himawan Susanto; Anna Noordia
Jambura Health and Sport Journal Vol 5, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v5i2.21304

Abstract

Olahraga rekreasi merupakan kegiatan fisik yang dilakukan untuk kesenangan, rekreasi, dan kesegaran diri baik secara individu maupun dalam kelompok. Kegiatan olahraga rekreasi sangat bergantung pada kualitas fasilitas dan pelayanan yang disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas wahana outbound di Rumah Pintar Juanda Cendekia Sidoarjo. Sasaran dalam penelitian ini sebanyak 100 pengunjung yang mendampingi anak-anak melaksanakan outbound, dengan teknik penarikan sampel yaitu Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berupa google form untuk mengukur tingkat kepuasan pengunjung. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: tingkat kesesuaian (Tki) masing-masing indikator nilainya 100% yaitu sebesar 97,61% yang artinya pengunjung belum sepenuhnya puas dengan layanan yang diberikan oleh petugas dan pengelola; tingkat kesesuaian indikator Keandalan (Reliability) diperoleh hasil sebesar 98,96%; tingkat kesesuaian indikator Nyata (Tangible) diperoleh hasil sebesar 97,91%; tingkat kesesuaian indikator Adil (Responsiveness) diperoleh hasil sebesar 98,54%; tingkat kesesuaian indikator Tanggung Jawab (Assurance) diperoleh hasil sebesar 97,1%; tingkat kesesuaian indikator Empati (Empathy) diperoleh hasil sebesar 97,61%, dengan perbaikan kualitas layanan serta fasilitas dapat meningkatkan kepuasan pengunjung.
Edukasi Personal Hygiene, Status Gizi, dan Kebugaran Jasmani pada SMP Negeri 2 Lawang Yetty Septiani Mustar; Anna Noordia; Dita Yuliastrid; Anindya Mar’atus Sholikhah; Heri Wahyudi; I Made Wijaya; Riska Devi Kurniawati
Inspirasi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : Inspirasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health is an investment in the future of a nation as an important indicator of the quality of life. Most child health problems in schools can be prevented by promoting hygiene practices, nutritional status, and physical fitness through proper health education. This community service aims to educate students on personal hygiene, nutritional status, and physical fitness in schools to improve fitness, health status and quality of life. The method employed in this community service activity is the provision of materials accompanied by workshops and school mentoring. This activity is undertaken so that schools can be actively involved in integrating the implementation of educational programs on personal hygiene, nutritional status, and physical fitness. The outcomes of the activities that have been carried out demonstrate that the students and the school show a very good enthusiasm to participate in the whole series of activities from the beginning to the end. The school and students also evaluated that the community services team delivering material on personal cleanliness, nutritional status, and physical fitness were excellent and engaged. Through this activity, students increase their knowledge, build awareness, and learn to comprehend the need to practice personal cleanliness, consume a balanced diet, and engage in daily physical activity to preserve their health and fitness. In addition, students are committed to maintaining cleanliness, dietary habits, and fitness regularly.
Pelatihan Kompetensi Standar Pelayanan Minimal Desa Bagi Aparatur Desa Mojorejo Berbasis Web Gading Gamaputra; Sarmini Sarmini; Anna Noordia; Bonda Sisephaputra; Saifudin Yahya; Nur Azizah Afianti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kqteyw44

Abstract

Perkembangan teknologi dalam era globalisasi menghadirkan peluang serta tantangan bagi setiap sektor pemerintah, salah satunya Desa. Saat ini desa tidak hanya harus beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi di tingkat lokal, namun juga perlu memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas melalui digitalisasi desa. Desa Mojorejo sebagai salah satu desa yang memiliki potensi dalam pengembangan teknologi, memiliki keterbatasan kuantitas dan kualitas sumber daya yang dapat ditinjau melalui sideksel yang tidak aktif sejak tahun 2020. Hal tersebut mengakibatkan proses administrasi dan pelayanan yang berlangsung secara manual dan kurang efisien. Berdasarkan kondisi tersebut, tim merancang pelatihan peningkatan kompetensi standar pelayanan minimal desa berbasis website. Program ini meliputi tahap identifikasi dan pemetaaan masalah sebagai sarana diskusi awal dengan mitra, analisis kompetensi standar pelayanan melalui perancangan ulang sistem, serta pelatihan kompetensi standar pelayanan dengan metode workshop. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman sumberdaya aparatur dalam menjalankan sideksel yang terlihat dari keaktifan dan kebaruan informasi dalam laman website Desa Mojorejo secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendampingan dan penyediaan sumberdaya yang memadai, efektif dalam meningkatkan kompetensi standar pelayanan minimal desa bagi aparatur desa. Temuan ini penting sebagai model rujukan bagi desa lain untuk memanfaatkan potensi dalam membangun digitalisasi desa menuju Smart Village.
Mental Toughness dan Competitive Anxiety Pemain Futsal SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto dalam Kompetisi Amazing Competition of Castle 2026 Mohammad Krisna Wahyu Pramudya; Anna Noordia
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i2.7878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi Mental Toughness dan Competitive Anxiety pemain futsal SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto dalam kompetisi Amazing Competition of Castle 2026, khususnya pada babak semi-final dan final. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan Repeated Measures. Subjek penelitian ini berjumlah 12 pemain futsal SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto yang mengikuti kompetisi tersebut. Instrumen yang digunakan adalah Sport Mental Toughness Questionnaire (SMTQ-14) Dan Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R). Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan program SPSS versi 23 untuk membandingkan kondisi psikologis pemain pada babak semi-final dan final. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat Mental Toughness antara babak semi-final dan final dengan nilai Asymp. Sig. (2-Tailed) sebesar 0.055. Selain itu, tingkat Competitive Anxiety juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua babak dengan nilai Asymp. Sig. (2-Tailed) sebesar 0.107. Meskipun terdapat dinamika perubahan skor individu, secara keseluruhan kondisi psikologis pemain relatif stabil selama kompetisi berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa pemain futsal SMA Negeri 1 Sooko mampu mempertahankan kesiapan mental dan mengelola kecemasan kompetitif secara adaptif pada pertandingan.  
Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Paguyuban Untuk Menciptakan Lingkungan Kondusif serta Kenyamanan Mahasiswa Kampus Unesa 5 Sarmini Sarmini; Gading Gamaputra; Fandi Fatoni; Anna Noordia; Mochamad Kamil Budiarto; Hari Kusmanto
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 2 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06370

Abstract

Pembukaan Kampus UNESA 5 di Kabupaten Magetan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan ekonomi sekitar, salah satunya yakni UMKM.  Dalam hal ini mitra yakni Kecamatan Maospati belum memiliki pola mempersiapkan berbagai komponen dalam menghadapi gelombang mahasiswa Kampus UNESA 5. Berdasarkan survei terjadi persaingan harga yang luar biasa antar pelaku usaha di sekitaran kampus. Oleh karena itu menjadi penting untuk membentuk Paguyuban sebagai media komunikasi antara Kampus UNESA 5 dengan masyarakat. Mekanisme pengabdian menggunakan survey dan worksop melalui pembentukan jenis paguyuban, pengurus, tugas fungsi dan pelantikan pengurus paguyuban. Sasaran program adalah 3 kelurahan dan 14 desa di Kecamatan Maospati dan Barat Kabupaten Magetan. Melalui program ini telah terbentuk tujuh paguyuban meliputi komunitas rumah tinggal, pedagang kaki lima, rumah makan, pedagang sayur, laundry, hiburan, serta paguyuban salon dan barbershop.
Peningkatan Kompetensi Pengelola Rumah Tinggal Mahasiswa Berbasis Pendidikan Karakter dan Solusi Praktis Masalah Sosial Mahasiswa Sarmini .; Anna Noordia; Gading Gamaputra; Lisnani .; Hezron Sabar Rotua Tinambunan; Suyanti Fatma Umayfa; Ika Febriana Wati
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v11i2.45399

Abstract

Surabaya State University Campus 5 was established in 2024 and has 16 study programs with a total of 2,888 students from various regions. This campus provides a great opportunity for the community to build a residence in the form of boarding houses. Based on data from the Magetan Regency government, the number of rooms owned to date is 1,642 rooms spread across several local sub-districts and villages. These communities built boarding houses according to their own initiative without going through the licensing process, so there are different variants for each boarding house. They do not yet have rules and regulations that students must follow and the boarding house managers do not yet have the skills to do as boarding house managers. Problems faced related to boarding house management include social issues for students that require special handling, the lack of socialization to boarding house managers by the district government, diverse views from boarding house managers in managing their boarding houses, limited abilities in character education that must be carried out, and minimal ability to solve problems caused by students. The implementation methods used include providing workshops, lectures and role-playing methods, workshops and mentoring, and seminars. The results of this activity, namely the rules and SOPs for boarding house managers, can be a practical solution in maintaining harmony between the interests of the campus and the community, especially student boarding house managers and the government, especially student boarding house managers. Keywords: boarding house management, character education, practical solutions, rules and regulations, social problems.