Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Spatial distribution of the socioeconomic conditions of dairy cattle farmers in Mliwis Village, Cepogo, Boyolali Hapsari, Muslihah Juwita; Al Hasan, Itqanul Mufti; Zarka, Aqila Ummu; Faiz, Naufal Nizar; Ningrum, Ayu Kurnia; Fikron, Muhammad Labib; Widiyatmoko, Wahyu
Humanities Horizon Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Pena Produktif Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63373/3047-8014/28

Abstract

Desa Mliwis, Cepogo District, is one of the centers for dairy cattle production in Boyolali Regency. This research aims to analyze the spatial distribution of the socio-economic conditions of dairy cattle farmers in Mliwis Village, Cepogo, Boyolali. It is a quantitative study with a survey design. The research instrument used was a questionnaire. The data analysis technique used descriptive statistics and nearest neighbor analysis. The results of the study indicate that dairy farms in Mliwis Village are spread across 6 hamlets, namely Ngledok, Karanganyar, Bulukerto, Tlogomuncar, Tegalsari, and Geneng. The Nearest Neighbor value is 0.609900, indicating a clustered pattern. Farmers with income less than Rp. 2,000,000 have a value of 0.792268, indicating a clustered pattern, while those with income more than Rp. 2,000,000 have a value of 17.118163, indicating a dispersed pattern. Farmers with an education level below elementary school (SD) have a value of 6.610683, indicating a dispersed pattern, while those with an elementary school education level have a value of 0.9100336, indicating a clustered pattern. The distribution pattern of the education levels of dairy cattle farmers in Mliwis Village, based on the Nearest Neighbor results, shows that farmers with an education level below elementary school (SD), junior high school (SMP), and high school (SMA) have a dispersed pattern, while farmers with an elementary school education level have a clustered pattern. Farmers with 1-5 cows have a value of 0.543374, indicating a clustered pattern, while farmers with 6-10 cows have a value of 2.396315, indicating a dispersed pattern. Farmers who sell milk to agents have a value of 1.021488, indicating a dispersed pattern, while those who sell milk to cooperatives have a value of 0.581348, indicating a clustered pattern.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Spasial Siswa berdasarkan Gender di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar At tamimi, Ghulam Abas; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Widiyatmoko, Wahyu; Wibowo, Yunus Aris
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v6i2.10911

Abstract

Spatial thinking ability in the 21st century is crucial for students to respond to challenges and global competition. While each student possesses different spatial thinking abilities, these abilities are also vulnerable to decline due to the uncertain global conditions. This study aims to analyze spatial thinking abilities based on students' gender through the Spatial Thinking Ability Test (STAT). The research employs a comparative method with quantitative data analysis using a two-sample t-test. The subjects of this study were male and female students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar. Data collection was carried out using a test. The results showed that the average spatial thinking ability score for male students was 181.45, while female students scored 139.10. The Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, with a significance value (sig.) < 0.05, indicates that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, while the null hypothesis (H0) is rejected. In conclusion, there is a significant difference in spatial thinking abilities, suggesting that male students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar tend to have higher spatial thinking abilities than female students.
Upaya Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas 5B SD Muhammadiyah 4 Surakarta dengan Media Pembelajaran Mind Map Sari, Novia; Widiyatmoko, Wahyu; Kasmuji, Kasmuji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunaan media pembelajaran mind map untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Fokus penelitian ini pada peningkatan keterampilan berbicara untuk meningkatkan kosa kata sehingga siswa mampu dan percaya diri berbicara. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5B SD Muhammadiyah 4 Surakarta sejumlah 30 siswa. Hasil dari data kuantitatif menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran mind map dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hal ini terlihat dari hasil siklus I ke siklu II mengalami peningkatan 15% dan siklus II ke siklus III mengalami peningkatan 4% sehingga total mengalami peningkatan sebesar 19%. Dengan media mind map membuat peserta didik lebih aktif dan percaya diri dalam berbicara. Media pembelajaran mind map efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Implementasi Model Pembelajaran PBL untuk Meningkatkan Ketrampilan Bertanya Siswa Kelas 1 SD Sekarsari, Elok Puspita; Widiyatmoko, Wahyu; Muyassaroh, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Menurut Kunandar (2010) definisikan bahwa penelitian tindakan kelas adalah suatu penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti dikelasnya atau bersama-sama dengan orang berkolaborasi merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif yang bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran dikelas melalui suatu tindakan tertentu dalam satu siklus. model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa, melalui kegiatan penayangan gambar dan video, dan melalui kegiatan berdiskusi dan presentasi. Siswa dapat saling bertukar pendapat untuk menyelesaikan tugas kelompok. Selain itu, penerapan model problem based learning dapat meningkatkan minat belajar siswa, karena terdapat variasi dalam pembelajaran. Implementasi model problem based learning terbukti dapat meningkatkan kemampuan bertanya siswa SD, terutama pada mata pelajaran PKn. Penggunaan model ini bisa menjadi solusi untuk pembelajaran konvensional yang hanya berfokus pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif siswa (student centered), sehingga kemampuan dan keterampilan siswa dalam pembelajaran dapat meningkat.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Muhammadiyah 4 Surakarta Rohmawati, Anisa Dwi; Widiyatmoko, Wahyu; Muyassaroh, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial dengan menerapkan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan guna memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif, karena menggambarkan bagaimana suatu model pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil belajar yang akan dicapai. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar peserta didik kelas 2 SD Muhammadiyah 4 Surakarta cukup tinggi setelah diterapkan metode pembelajaran Problem Based Learning. Selain dapat meningkatkan minat belajar siswa, metode pembelajaran ini juga berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata siswa dalam pemahaman materi adalah 35% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80%.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman melalui Metode PQ4R (Preview, Quastion, Read, Reflect, Recite, Review) pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Muhammadiyah 4 Surakarta Muharochma, Wahyu; Widiyatmoko, Wahyu; Kasmuji, Kasmuji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks bacaan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Muhammadiyah 4 Surakarta melalui metode PQ4R. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan dua siklus, yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 22 peserta didik di kelas IV SD Muhammadiyah 4 Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian yang didapatkan berupa deskripsi mengenai hasil peningkatan yang cukup signifikan di setiap siklus pada nilai rata-rata peserta didik. Pada tahap pra-siklus hanya terdapat 13,6% peserta didik kategori baik dalam kemampuan pemahaman membaca. Kemudian, pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 59%. Lebih lanjut, pada siklus II terjadi peningkatan signifikan hingga mencapai 86,3%, dengan kategori baik dalam membaca pemahaman. Metode PQ4R dapat sebagai salah satu alternatif yang efektif dalam membantu peseta didik yang mengalami kesulitan membaca pemahaman dalam suatu teks bacaan, sebab peserta didik dapat mencari, mengingat, dan memahami isi dari suatu bacaan dengan lebih mudah dan tepat.
The Effectiveness of Jigsaw Strategy in Geography Subject of Earth as Living Space Material Hafida, Siti Hadiyati Nur; Ibrahim, Mohd Hairy; Susilawati, Siti Azizah; Suparno, Rahmat Riandi; Suharjo, Suharjo; Widiyatmoko, Wahyu
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 2, No. 1, January 2020
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v2i1.9273

Abstract

The purpose of this study is to improve student learning in geography subjects at class X of MA Muhammadiyah Gantung Belitung Timur in academic year 2018/2019 using the Jigsaw strategy. The subject of the study was class X, amounting to 22 students. This research is a quasi-experimental research with pretest-posttest design. This study uses a control and experimental group. The conclusion of this research is the implementation of Jigsaw strategy can improve the effectiveness of students in learning geography in class X of MA Muhammadiyah Gantung Belitung Timur. This is consistent with the results of the N-Gain Test in the experimental group which has an average of 31.97 and the control group has an average of 12.52 therefore, the experimental group has a medium value and the control group shows a low value. N-Gain test data showed that the experimental group learning was more effective than the control group. Learning outcomes between the experimental group and the control group showed a difference, the control group had an average pre-test value of 60 and an average post-test of 65. The experimental group had an average score of 61.82 and the post-test -test 74.09. The experimental group had higher pre-test and post-test scores compared to the control group, therefore Ha was accepted while Ho was rejected, this shows that the use of jigsaw learning strategies in the experimental group was effective in increasing students' knowledge and understanding of earth material as the space of life.
Inovasi Pengolahan Limbah Organik Melalui Dekomposer Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Pupuk Berkelanjutan Di Desa Gonilan Widiyatmoko, Wahyu; Sanjaya, Astria Mei; Nurwicaksono, Arya Dwi; Azizah, Aulia; Pravitasari, Ayu Prima; Azzahra, Azizah; Putri, Bela Kusuma; Adilla, Bilqis Luthfi; Afdel, Buna Ahmad; Muslimah, Chairul
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1863

Abstract

Desa Gonilan yang terletak di wilayah Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah dengan aktivitas rumah tangga yang cukup tinggi. Aktivitas tersebut menghasilkan limbah organik yang signifikan, baik dari sisa dapur rumah tangga, limbah pasar maupun pertanian. Masyarakat Desa Gonilan perlu mengelola limbah organik secara terpadu dan berkelanjutan agar potensi yang dimiliki tidak berubah menjadi sumber pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2025 bertempat di kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Idum Abadi. Kegiatan sosialisasi dan praktik dihadiri oleh 17 anggota KWT. Pelaksanaan pengembangan program pengolahan limbah organik berbasis masyarakat dilakukan melalui 3 tahap, yaitu tahap persiapan, sosialisasi dan praktek, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian mendapat antusias tinggi dari anggota KWT Idum Abadi. Peserta pengabdian secara seksama mendengarkan sosialisasi dan mengikuti instruksi dalam pembuatan alat pengolah limbah sederhana. Peserta juga mempraktekkan secara mandiri pembuatan alat pengolahan limbah organik di rumah. Hasil kegiatan monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa anggota KWT Idum Abadi telah memanfaatkan hasil pengolahan limbah untuk memupuk sayuran dan tanaman hias yang ditanam di pekarangan. Salah satu inovasi yang diterapkan dalam pengelolaan limbah organik adalah pemanfaatan galon bekas air mineral sebagai wadah fermentasi limbah organik, sehingga selain hemat biaya, kegiatan ini juga mendukung prinsip daur ulang dan pengurangan sampah plastik. Melalui inovasi dari teknologi ini diharapkan anggota KWT termotivasi untuk terus mengembangkan pengolahan limbah secara mandiri dan berkelanjutan.
The Influence of Students' Attribute on Earthquake Understanding in Klaten Regency Dewi, Ratih Puspita; Musiyam, Muhammad; Widiyatmoko, Wahyu; Wibowo, Yunus Aris; Suharjo, Suharjo; Miftakhunisa, Yunita; Khoirunnisa, Hakimah
JURNAL GEOGRAFI Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i2.57361

Abstract

An earthquake is a type of natural disaster that cannot be predicted in terms of time or scale. Klaten Regency is one of the earthquake-prone areas of Indonesia. The occurrence of earthquakes in Klaten Regency has indeed surprised many parties. Implementing disaster mitigation measures is crucial in areas prone to disasters. Disaster mitigation education has been implemented in schools through intracurricular and extracurricular activities. This study aims to analyze (1) the student's understanding of earthquakes at the elementary, middle, and high school levels in Klaten Regency and (2) the impact of student attributes on an understanding of earthquakes. Students' Students comprise age and gender. This is a quantitative study with a correlational research approach. The study was 173 students from junior high school. Techniques for collecting data include questionnaires and documentation. Data analysis techniques employ descriptive statistics; furthermore, the tests used to answer the hypothesis are the Mann-Whitney test, kruskall Wallis, and Spearman rank. The Mann-Whitney test. According to the study results, (1) students' students' of earthquakes was 22% high, 75% moderate, and 3% low, and (2) The test results pointed out that student characteristics had no significant impact on students' student's knowledge.Keywords: Earthquake; Disaster; Students; Understanding of Disaster
Perbedaan Kemampuan Berpikir Spasial Siswa berdasarkan Gender di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar At tamimi, Ghulam Abas; Wardhani, Puspita Indra; Dewi, Ratih Puspita; Widiyatmoko, Wahyu; Wibowo, Yunus Aris
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v6i2.10911

Abstract

Spatial thinking ability in the 21st century is crucial for students to respond to challenges and global competition While each student possesses different spatial thinking abilities these abilities are also vulnerable to decline due to the uncertain global conditions This study aims to analyze spatial thinking abilities based on students gender through the Spatial Thinking Ability Test STAT The research employs a comparative method with quantitative data analysis using a two sample t test The subjects of this study were male and female students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar Data collection was carried out using a test The results showed that the average spatial thinking ability score for male students was 181 45 while female students scored 139 10 The Asymp Sig 2 tailed value of 0 000 with a significance value sig lt; 0 05 indicates that the alternative hypothesis Ha is accepted while the null hypothesis H0 is rejected In conclusion there is a significant difference in spatial thinking abilities suggesting that male students at Muhammadiyah Senior High School 1 Karanganyar tend to have higher spatial thinking abilities than female students < em>< p>
Co-Authors Adilla, Bilqis Luthfi Afdel, Buna Ahmad Al Hasan, Itqanul Mufti Aprilia Nur Rahmawati Astria Mei Sanjaya At tamimi, Ghulam Abas Aulia Azizah Azzahra, Azizah Azzahra, Zulfa Farida Bayu Dwi Santoso Ciptosari, Dewi Candra Danang Wahyu Hidayat Daud Al-Hadid Ghunarso Effendi, Muhammad Yusuf Eka Wulan Safriani Elvina Dara Puspita Elvina Mukti Satiti Emilya Nurjani Faiz, Naufal Nizar Fikron, Muhammad Labib Hakimah Khoirunnisa Hamida, Afifah Nur Hapsari, Muslihah Juwita Hidayat, Danang Wahyu Ibnu Abdullah Aris Ibrahim, Mohd Hairy Ikha Nadia Lilfitri Ira Fatma Satya Ayu Wardani Jayawarsa, A.A. Ketut Kasmuji, Kasmuji kesumaningtyas, mayang arum Khoirunnisa, Hakimah Lintang Ronggowulan Miftakhunisa, Yunita Moh. Rasyid Ridho Mohd Hairy Ibrahim Muhammad Musiyam, Muhammad Muharochma, Wahyu Muslimah, Chairul Ningrum, Ayu Kurnia Novia Sari Nurwicaksono, Arya Dwi Pratiwi, Dea Handika Pravitasari, Ayu Prima Puspita Indra Wardhani Putri, Bela Kusuma Rahma, Aditya Nur Rahmadi, Alwi Dwi Rahmah Afifah Rahmat Riandi Suparno Ratih Puspita Dewi Ratih Puspita Dewi, Ratih Puspita Rawi Akbar Pratama Rohmad Tri Ardani Rohmawati, Anisa Dwi S Suharjo Saifulloh Rizqi Wijayanto Sanjaya, Astria Mei Santoso, Dimas Sari, Ulia Satiti, Elvina Mukti Sekarsari, Elok Puspita Sindi Ashyari Putri Siti Azizah Susilawati Siti Azizah Susilawati Siti Hadiyati Nur Hafida Siti Muyassaroh, Siti Siti Nur Halimah Sudibyakto Sudibyakto Suhadi Purwantara Suharjo Suharjo Suharjo Suharjo Suparno, Rahmat Riandi Taufiqurrahman, Alwi Tomi Kurniawan Usmaningtyas Ayu Dwi Septiningrum Wulandari, Diana Rizki Avita Yoza Wahyu Ningsih Yunita Miftakhunisa Yunus Aris Wibowo Zarka, Aqila Ummu