Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Herding Behavior, Cognitive Bias, Overconfidence Bias, and Peer Influence in Student Investment Decision-Making Watini Watini; Mawadatun Kafidah; Dzaki Rambe; Aji Fajar Ramdani; Eukharisti Nofitalia Patut; Agatha Saputri
Jurnal Riset dan Penalaran Mahasiswa Vol 3, No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku keuangan generasi muda saat ini lebih berorientasi pada aktivitas konsumsi dibandingkan tabungan dan investasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti herding behavior yang merupakan perilaku kecenderungan individu untuk meniru perilaku kelompok yang lebih besar, cognitive bias yang merupakan bias psikologis berupa proses penerimaan penalaran seseorang, overconfidence bias yang merupakan kecenderungan yang sangat yakin terhadap kemampuan dan prediksi untuk berhasil, dan peer influence. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan prosedur pengambilan sampel secara random sampling atau acak. Selanjutnya data yang telah diperoleh diolah menggunakan aplikasi SPSS. Hasil yang didapatkan adalah herding behavior, cognitive bias, dan overconfidence bias, berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, sementara peer influence berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa FEB UNY.
Pengaruh Respectful leadership terhadap Intention to stay dengan mediasi Supportive supervisor relations Pada Pekerja Coffee Shop di Sleman Muhammad Harfiansyah Makarim; Caesar Rosyad Achmadi; Arief Nurrahman; Agatha Saputri; R. Andro Zylio Nugraha
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi Mei - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i3.8198

Abstract

Pertumbuhan pesat industri food and beverage (F&B), khususnya coffee shop di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, menciptakan persaingan kerja yang ketat dan menuntut strategi pengelolaan sumber daya manusia yang efektif untuk mempertahankan karyawan. Salah satu faktor penting dalam konteks ini adalah praktik kepemimpinan yang menghargai serta kualitas hubungan antara atasan dan bawahan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran respectful leadership terhadap intention to stay dengan mediasi supportive supervisor relations pada pekerja coffee shop di Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan dari karyawan coffee shop melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa respectful leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to stay (β = 0,482), serta terhadap supportive supervisor relations (β = 0,037). Selain itu, supportive supervisor relations juga berpengaruh positif terhadap intention to stay (β = 0,442) dan terbukti memediasi hubungan antara respectful leadership dan intention to stay secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang menghargai dan hubungan supervisor yang suportif berperan penting dalam meningkatkan retensi karyawan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola coffee shop dan pelaku usaha F&B dalam merancang strategi kepemimpinan dan pengelolaan tenaga kerja yang berkelanjutan.
Penguatan Literasi Pajak Bagi Guru-Guru di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo: Pengabdian Amanita Novi Yushita; Dian Normalitasari Purnama; Isroah; Agatha Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru sebagai wajib pajak orang pribadi memiliki kewajiban untuk menghitung, melaporkan, dan membayar sendiri pajak penghasilannya, namun tingkat literasi perpajakan di kalangan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih rendah, terutama pemahaman mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi pajak dan keterampilan menghitung PPh Pasal 21 bagi guru-guru SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, Purworejo. Sasaran kegiatan adalah 35 orang guru dari berbagai latar belakang mata pelajaran. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung penghitungan PPh Pasal 21 menggunakan aplikasi pajak sederhana TEACH-App, yang dilaksanakan dalam dua tahap pada tanggal 28 Agustus 2025 dan 12 September 2025 disertai pendampingan berkelanjutan oleh tim pengabdi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner yang mencakup aspek kejelasan materi, isi materi, komunikasi sesi tanya jawab, fasilitas bahan materi, kepuasan pelaksanaan kegiatan, peningkatan kemampuan pelaporan pajak, dan kebermanfaatan materi. Hasil evaluasi menunjukkan 60% peserta menilai materi sangat jelas dan 37,1% menilai jelas; 54,3% menilai isi materi sangat baik; 62,9% menilai komunikasi tanya jawab sangat baik; 48,6% menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan; 48,6% menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan meningkatkan kemampuan pelaporan pajak; dan 51,4% menilai materi sangat bermanfaat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan literasi pajak guru serta memotivasi peserta untuk menerapkan penghitungan PPh Pasal 21 secara mandiri, meskipun keterbatasan waktu praktik menunjukkan perlunya pendampingan berkelanjutan melalui klinik konsultasi pajak.
WHAT DRIVES ENTREPRENEURIAL RESILIENCE IN BATIK SMES? R. Andro Zylio Nugraha; Agatha Saputri; Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim; Arief Nurrahman
Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Vol 34 No 2 (2026): JURNAL KAJIAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/155tk456

Abstract

Small and medium-sized enterprises (SMEs), particularly those operating in cultural industries, often face significant challenges due to market uncertainty, technological change, and increasing competition. These conditions highlight the importance of entrepreneurial resilience in ensuring business sustainability. This study aims to examine the factors that drive entrepreneurial resilience among batik SMEs by analyzing the roles of innovation, cultural identity, and market adaptability. The study employs a quantitative research approach using survey data collected from batik SME owners in Yogyakarta, Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that innovation, cultural identity, and market adaptability all have positive and significant effects on entrepreneurial resilience, with market adaptability showing the strongest influence. These findings suggest that strategic capabilities embedded in SMEs serve as important intangible resources that strengthen business resilience. The study contributes to the entrepreneurship literature by extending the Resource-Based View in the context of cultural-based SMEs.
PEMBERDAYAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KOMUNITAS Mahendra Adhi Nugroho; Siswanto Siswanto; Agatha Saputri; R. Andro Ziliyo Nugraha
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v5i1.124

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) make a significant contribution to the national economy through the remittances they send, making their role highly strategic for national development. However, many PMIs still face limitations in personal financial management and lack entrepreneurial skills upon returning to Indonesia. In response to these challenges, this international community service program was designed to empower PMIs in Malaysia through community-based entrepreneurship training. The program was a collaboration between Universitas Negeri Yogyakarta, Sanggar Bimbingan Pantai Dalam Kuala Lumpur, and Sunway University. The training was conducted in three stages: two online sessions on June 29 and August 6, 2024, and one offline session on September 18, 2024, involving 30 participants. The materials covered financial literacy, digital marketing, strengthening of growth mindset, and entrepreneurial spirit development. The program evaluation showed a significant improvement in participants’ ability to manage personal finances, utilize digital media for business promotion, and develop an adaptive entrepreneurial mindset. This program is expected to serve as an effective model for PMI empowerment and be replicated in other destination countries.
Pelatihan digital marketing dan pengelolaan keuangan UMKM Kelurahan Genjahan, Ponjong, Gunungkidul Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim; Agatha Saputri; R. Andro Zylio Nugraha; Arief Nurrahman
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3078

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kelurahan Genjahan, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, dalam hal pemasaran digital dan pengelolaan keuangan sederhana. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dimulai dari observasi lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan yang mencakup strategi digital marketing berbasis media sosial serta pencatatan keuangan manual dan digital menggunakan Microsoft Excel. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam kedua aspek tersebut, dengan mayoritas menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan bermanfaat dan mudah dipahami. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi digital dan finansial UMKM di wilayah tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi berkelanjutan dalam mendorong keberlanjutan dan daya saing UMKM lokal.
Revolutionizing Shopping: The Role of Artificial Intelligence in Shaping Consumer Purchase Intentions in E-Retailing Caesar Rosyad Achmadi; M. Hafiansyah Makarim; Mardiana R; R. Andro Zylio Nugraha; Agatha Saputri; Arief Nurrahman
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7713

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran artificial intelligence (AI) dalam membentuk purchase intention konsumen pada sektor e-retailing dengan meninjau pengaruh faith, consciousness, subjective norm dan AI ease of use. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner daring dengan jumlah sampel 201 pengguna platform belanja berbasis AI di Indonesia. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjective norm, consciousness, dan faith berpengaruh signifikan terhadap purchase intention, dengan AI ease of use sebagai mediator utama. Purchase intention pelanggan di toko online dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan penggunaan teknologi AI. Temuan data mengungkapkan bahwa faith, consciousness, dan subjective norm tidak berdampak langsung terhadap purchase intention, namun dipengaruhi AI ease of use sebagai variabel mediasi. Pelanggan dengan tingkat kesadaran teknologi yang lebih tinggi dan dukungan sosial yang kuat cenderung menilai AI sebagai mudah digunakan, sehingga meningkatkan kecenderungan mereka untuk melakukan pembelian. Faith terhadap AI berperan sebagai faktor pendukung yang memperlancar adopsi teknologi, meskipun pengaruhnya relatif lebih lemah. Hasil ini menegaskan bahwa AI ease of use adalah faktor kunci dalam menghubungkan pengaruh psikologis dan sosial konsumen terhadap keputusan pembelian di toko online
Pengembangan Aplikasi Games sebagai Media Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa Arief Nurrahman; Meita Dwi Cahyani; Agatha Saputri; R. Andro Zylio Nugraha; Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/upgrade.v2i1.3815

Abstract

Kemampuan kognitif mahasiswa terhadap materi perkuliahan harus disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang ditetapkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan media evaluasi untuk mengukur ketercapaian belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini mengembangkan aplikasi games Kahoot sebagai media evaluasi belajar mahasiswa dengan melihat kelayakan, kepraktisan, dan kevalidan. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Materi dan instrumen tes serta aplikasi games Kahoot diuji oleh 4 ahli menggunakan Aiken V dan 93 sampel mahasiswa. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa materi dan instrumen memperoleh nilai 0,81-0,94 (valid). Validasi ahli terhadap aplikasi games Kahoot memperoleh nilai 0,88-1,00 (valid). Pengujian aplikasi menunjukkan rata-rata nilai mahasiswa 81,53 (baik). Respon mahasiswa terhadap kepraktisan aplikasi games Kahoot memperoleh skor 89,5% (sangat baik). Uji kelayakan menunjukkan aplikasi sangat layak digunakan sebagai media evaluasi belajar dengan persentase 93%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa aplikasi games Kahoot sangat layak dan efektif dijadikan media evaluasi hasil belajar. Implikasi penelitian ini menunjukkan aplikasi games Kahoot dapat diadopsi sebagai media evaluasi yang valid, praktis, dan layak untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
Pelatihan Literasi Transaksi Online untuk Pencegahan Tindak Penipuan di Masyarakat Pacarejo, Kapanewon Semanu, Gunungkidul: Penelitian Siswanto; Agatha Saputri; Niken Purnamasari; Rizqi Ilyasa Aghni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kasus penipuan berbasis transaksi online di wilayah pedesaan mendorong urgensi peningkatan literasi digital masyarakat, termasuk di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi transaksi online masyarakat Pacarejo melalui pemahaman terhadap jenis-jenis penipuan digital, prinsip keamanan transaksi, serta langkah pencegahan dan penanganan awal ketika menghadapi indikasi penipuan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi program, pelatihan interaktif berbasis studi kasus lokal, penerapan teknologi melalui simulasi penggunaan fitur keamanan aplikasi digital, pendampingan, serta evaluasi pemahaman peserta. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum Kalurahan Pacarejo yang aktif menggunakan transaksi digital dalam kehidupan sehari-hari. Materi pelatihan mencakup konsep literasi transaksi online, mekanisme pembayaran aman, perlindungan data pribadi dan kode OTP, identifikasi akun dan tautan mencurigakan, serta langkah preventif dan responsif terhadap penipuan digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi reflektif, dan asesmen pemahaman peserta setelah pelatihan. Indikator capaian program meliputi kemampuan peserta menjelaskan prinsip transaksi aman, mengidentifikasi ciri-ciri penipuan online, menyebutkan modus penipuan digital, serta memahami prosedur pelaporan. [Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada pengurangan potensi kerugian ekonomi akibat penipuan digital dan terwujudnya masyarakat yang lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi secara aman.