Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Faktor Pemertahanan Bahasa Minangkabau Ragam Nonformal dalam Ranah Kekariban pada Komunitas Seni Sakato di Kota Yogyakarta Shintia Dwi Alika
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017): Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v4i2.515

Abstract

AbstrakBahasa Minangkabau merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat yang penutur aslinya adalah suku Minangkabau. Komunitas Seni Sakato merupakan komunitas yang berasal dari suku Minangkabau yang cukup aktif dan berpengaruh di Kota Yogyakarta. Kedekatan antaranggota Sakato sangat mendalam karena mereka sangat akrab dan berasal dari satu daerah yang sama. Oleh sebab itu, penelitian ini difokuskan dalam ranah kekariban. Walaupun berada jauh dari daerah asalnya Sakato tetap menggunakan bahasa Minangkabau di tengah masyarakat bersuku Jawa. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk meneliti tentang faktor pemertahanan bahasa kajian sosiolinguistik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan wawancara. Faktor pemertahanan bahasa dianalisis menggunakan teori Miles dan Huberman (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan). Berdasarkan hasil analisis data, faktor pemertahanan bahasa Minangkabau ragam nonformal dalam ranah kekariban pada komunitas seni sakato di Kota Yogyakarta meliputi faktor keluarga, faktor pergaulan, faktor intensitas komunikasi, kator kegiatan, dan faktor keinginan.Kata Kunci    : Pemertahanan bahasa, bahasa Minangkabau, faktor pemertahanan bahasa Minangkabau, komunitas seni sakato.
Penerapan Teknologi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Aksara Jawa Untuk Siswa Kelas 3 di SDN Jenang 01 Windika, Riadi; Prasetyo, Novian Adi; Alika, Shintia Dwi
JITCE (Journal of Information Technology and Computer Engineering) Vol. 6 No. 02 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jitce.6.02.35-43.2022

Abstract

Javanese script is a part of Javanese culture which is owned by Javanese society which should be preserved. One of the efforts to preserve it is by introducing Javanese script in formal education. Javanese language subjects are local content that must be taken by students from grade I to grade VI elementary school students. Javanese script began to be introduced to third grade elementary school students. Javanese script is one of the basic competencies that most students do not understand because most students consider Javanese script a difficult material to learn because of its various forms and complicated writing rules. Therefore, to overcome the above problems, a learning innovation using augmented reality technology is needed. With this application, it is hoped that students can be helped in understanding Javanese script material. Java script learning applications are made using the Waterfall method with the development of augmented reality, namely marker based tracking. The output of this application is that the application will display a video on the smartphone screen that contains learning material for Javanese script. In the black box test results on functional testing obtained a percentage of 99.7%, camera distance testing obtained 66.25% results, camera angle testing obtained 75% results, light intensity testing obtained 100% results. In the usability test results, the Carakan application obtained an adjective rating of 71.54 in the Good category, obtained a grade scale result in the C category, and obtained acceptability ranges in the acceptable category.
Pengembangan Dashboard Data untuk Optimalisasi Layanan dan Literasi Perpustakaan di SD Negeri 2 Berkoh Trihastuti Yuniati; Amalia Beladinna Arifa; Shintia Dwi Alika; Atika Ratna Dewi; Habibah Ratna Fadhila Islami Hana; Vania Noverina; Aprianti Ika Larasati
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Juli : SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v5i3.2719

Abstract

The development of library management constitutes a crucial aspect in enhancing the quality of education and fostering community literacy. School libraries fulfill a fundamental role as vital learning resource centers; however, numerous institutions continue to encounter significant challenges in operational data management and the effective utilization of technology. This community service initiative aimed to develop and implement a "Dashboard Cerdas"(or Smart Dashboard) to optimize library services at SD Negeri 2 Berkoh. The methodology employed encompassed initial observation, comprehensive data collection pertaining to book characteristics and visitor patterns, the iterative development of the interactive data visualization-based "Dashboard Cerdas", and a subsequent questionnaire-based evaluation. Findings from the field implementation indicate the successful deployment of the "Dashboard Cerdas", which has significantly facilitated systematic and transparent data management. Respondents, comprising library managers and a representative teacher, expressed high levels of satisfaction regarding the improved ease of management and the “Dashboard Cerdas” demonstrated potential in enhancing service effectiveness and stimulating student reading interest. The implications of this system are substantial, it not only augments library operational efficiency and the digital literacy of the staff but also contributes meaningfully to efforts aimed at elevating student literacy through the provision of improved, data-driven library services.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis IoT dan Panel Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Penetasan Telur Ayam Kampung Fathoni, M. Yoka; Alika, Shintia Dwi; Aldo, Dasril; Maulida, Elsa; Ramadhan, Firman Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2081

Abstract

This community service program aims to address the low hatching success rate of native chicken eggs experienced by the partner, Petet Ayam Lestari Unit, in Muntang Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. The main problems identified were limited electricity supply, unstable incubator temperature and humidity, and manual production record-keeping. To overcome these issues, the team implemented the program “Integration of IoT and Renewable Energy in Automatic Incubators as Appropriate Technology for Farmer Empowerment and Mitigation of Hatching Failures”. The program was conducted from June to September 2025 using a participatory approach through several stages: socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The technology introduced included an automatic incubator integrated with Internet of Things (IoT) sensors, powered by solar panels as an alternative energy source, and supported by digital systems for production and financial recording. The results demonstrated a significant improvement in the partner’s knowledge and skills. The average pretest score of 31% increased to 87% in the posttest, with an average improvement of +56%. The hatching success rate also rose from 50–70% to 75–85%. In addition, the partner satisfaction survey yielded an average score of 4.68, categorized as very satisfied. In conclusion, this program not only improved technical aspects such as hatching success and business management but also empowered the community, particularly women, and strengthened business sustainability through the adoption of renewable energy and digital record-keeping.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya tingkat keberhasilan penetasan telur ayam kampung pada mitra Unit Usaha Petet Ayam Lestari di Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan suplai listrik, ketidakstabilan suhu dan kelembapan inkubator, serta pencatatan usaha yang masih manual. Untuk menjawab persoalan tersebut, tim melaksanakan kegiatan “Integrasi IoT dan Energi Terbarukan pada Mesin Tetas Otomatis sebagai Teknologi Tepat Guna untuk Pemberdayaan Peternak dan Mitigasi Kegagalan Penetasan”. Metode pelaksanaan program dilakukan sejak Juni hingga September 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa mesin tetas otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan dukungan panel surya sebagai sumber energi alternatif, serta pencatatan produksi dan keuangan berbasis digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pemahaman mitra. Nilai rata-rata pretest sebesar 31% meningkat menjadi 87% pada posttest, dengan peningkatan rata-rata +56%. Tingkat keberhasilan penetasan juga meningkat dari 50–70% menjadi 75–85%. Selain itu, kuesioner kepuasan mitra memperoleh skor rata-rata 4,68 (kategori sangat puas). Kesimpulannya, program ini tidak hanya meningkatkan aspek teknis berupa keberhasilan penetasan dan manajemen usaha, tetapi juga memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, serta memperkuat keberlanjutan usaha melalui pemanfaatan energi terbarukan dan digitalisasi pencatatan.
Rancang Bangun Website Peminjaman Ruangan Dengan Framework Laravel Di Telkom University Purwokerto Afifatul Fajri, Nabila; Setiya Rafika Nur, Yohani; Dwi Alika, Shintia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University Purwokerto merupakan salahsatu perguruan tinggi di Indonesia yang berfokus padabidang teknologi informasi dan komunikasi. Namun,pengelolaan peminjaman ruangan masih sering dilakukansecara konvensional, yaitu melalui sistem pemesananmanual yang melibatkan proses administratif yangmengharuskan mahasiswa untuk menemui pihak logistikdan akademik terlebih dahulu. Meskipun proses tersebutrelatif cepat, sistem manual memiliki keterbatasan sepertiketergantungan pada jam kerja dan belum adanyadokumentasi historis peminjaman yang terpusat. Selain itu,user juga tidak dapat secara langsung mengetahuiketersediaan ruangan tanpa menghubungi pihak terkait.Sebuah website diperlukan untuk mengelola peminjamanruangan di kampus agar dapat terorganisir dengan baik.Sistem peminjaman ruangan yang dapat diakses melalui situsweb melayani user yang ingin menggunakan ruangan untuktujuan akademik dan non-akademik. Tujuannya adalahmerancang website peminjaman ruangan yang berfungsiuntuk mengelola peminjaman ruang di Telkom UniversityPurwokerto. Website peminjaman ruangan ini telah dibuatdengan menggunakan metode prototype dan frameworkLaravel. Hasilnya adalah website peminjaman ruangan diTelkom University Purwokerto yang memiliki fitur untukmelihat daftar ruangan yang tersedia, proses peminjamanruangan, serta riwayat dan daftar peminjam ruangan.Berdasarkan hasil pengujian blackbox testing didapatkantotal presentase keberhasilan fungsi sebesar 96,45%.Kata kunci— framework Laravel, manajemen ruangan,peminjaman ruangan, prototype, website
Understanding of Deaf Students Using Interactive Media of the BISINDO Sign Speaking Song (Merakit-Yura Yunita) in Online Learning Alika, Shintia Dwi; Arifa, Amalia Beladinna; Sripamuji, Asti Dwi; Saputra, Julian; Amalia, Risa Riski; Ramadhanti, Imada
Jurnal Paedagogy Vol. 10 No. 4: Jurnal Paedagogy (October 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i4.8845

Abstract

This research aims to analyze the understanding of deaf students using the interactive media of the BISINDO sign-speaking song (Merakit-Yura Yunita) in online learning. The method used in this research was qualitative method. The subjects of this research were deaf students in SLB Yakut B Purwokerto. The research instrument used observation and questionnaires. Data analysis used interactive analysis, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research showed that the use of the interactive media of the BISINDO sign language song (Merakit-Yura Yunita) could be applied to online learning for deaf students at the school. Deaf students could gain an understanding of the content contained in this song. In addition, this media is expected to be an innovation in the online learning of deaf students.
Peningkatan Kapasitas Penjualan Pada Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pelatihan Pemasaran Digital Athiyah, Ummi; Alika, Shintia Dwi; Dewi, Atika Ratna; Habiburrahman, Muhammad Quthb; Sa’adah, Oktavia Jazilatus; Arif Wirawan Muhammad
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 6 No. 2 (2024): Madani : Agustus 2024
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/madani.v6i2.2193

Abstract

Empowering rural communities is essential for sustainable development, especially in the economic sector. This community service program aims to increase the sales capacity of the Sunyalangu Village Community Empowerment Cadres (KPMD) through digital marketing training. The main problems include simple packaging, conventional marketing methods, and poor business management practices. This program uses a community service method, Service Learning (SL), which involves practical steps such as product packaging training and digital marketing strategy workshops. This project significantly improved participants' skills in using sealer machines and promoting products online, especially on platforms like Shopee. The method of implementing strategic digital marketing communication training was carried out with a structured and interactive approach over two meetings. The results showed the importance of digital literacy in rural areas to achieve maximum business potential and improve economic sustainability. This training has successfully introduced participants to the world of online trading and provided them with practical skills in utilizing digital platforms to market processed products from the community.
Pandangan Dunia Okky Madasari Tentang Pendidikan Karakter dalam Novel Pasung Jiwa dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA Sultoni, Achmad; Utomo, Hari Widi; Alika, Shintia Dwi
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i2.3130

Abstract

Sastra merupakan karya seni yang sarat akan pesan adiluhung. Pesan dalam karya sastra yang adiluhung tersebut perlu digali, di antaranya melalui sebuah kajian mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan dunia Okky Madasari tentang pendidikan karakter dalam novel Pasung Jiwa. Sumber data dalam penelitian adalah novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif deskriptif dengan metode mendeskripsikan data secara mendalam. Data dikumpulkan melalui tahapan pembacaan teks novel secara seksama, mengklasifikasikan data, menafsirkan hasil analisis data, mengkonfirmasi hasil analisis, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat empat nilai karakter yang terdapat dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Keempat nilai Pendidikan karakter tersebut yaitu: religius, bersahabat, cinta damai, dan kerja keras. Novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari relavan untuk menjadi bahan ajar guru dalam pembelajaran sastra di SMA karena novel Pasung Jiwa mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.
Bridging the Digital Divide: Enhancing Teacher Competencies for Student-Centered Learning Through Microsite Development Dewi, Atika Ratna; Yuniati, Trihastuti; Arifa, Amalia Beladinna; Sari, Dian Kartika; Alika, Shintia Dwi
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bn5jwa48

Abstract

Elementary school teachers at Tumiyang 1 Public Elementary School face significant challenges in adopting digital technology effectively with 73% having no prior knowledge of microsites and limited skills in creating interactive digital learning media. This digital literacy gap, common in rural educational contexts, results in conventional teaching methods that fail to engage today’s digital generation effectively. To address these challenges, a two-day intensive microsite creation training program was implemented using a participatory approach through hands-on training, mentoring, and product-based evaluation. The program consisted of three main stages, preparation, implementation, and evaluation and monitoring. Teachers learned to create web-based learning media using Google Sites and S.Id, integrating various digital resources, including Google Drive, Google Forms, YouTube, and Canva. Post-training evaluation revealed universally positive outcomes that most of the participants gained understanding of microsites, with all teachers successfully creating functional, content-rich microsites tailored to their subject areas. All participants expressed interest in further learning and rated the training as effective with clear and accessible materials. This program successfully bridged the digital competence divide, empowering rural teachers as agents of change capable of creating adaptive, interactive learning environments and contributing to educational equity between urban and rural areas.    
Penerapan Alat Pengusir Hama (Bird Exterm) Berbasis IoT Dengan Tenaga Matahari Dan Pengawasan Real-Time Di Desa Windujaya Leksono, M. Lukman; Syifa , Fikra Titan; Riyatno, Riyatno; Utomo, Hari Widi; Sultoni, Achmad; Alika, Shintia Dwi
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Juni 2025
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i1.64

Abstract

Permasalahan serangan hama burung pada tanaman padi di Desa Windujaya menjadi tantangan serius bagi para petani karena menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini menerapkan alat pengusir hama burung berbasis Internet of Things (IoT) yang diberi nama Bird Exterm, dilengkapi dengan sumber energi dari panel surya dan sistem pengawasan real-time. Alat ini dirancang untuk bekerja secara otomatis mendeteksi keberadaan burung dan menghasilkan suara pengusir hama secara responsif, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada metode tradisional. Penggunaan tenaga matahari memungkinkan alat beroperasi secara mandiri dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sido Urip di Desa Windujaya, Kabupaten Banyumas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alat ini mampu meningkatkan efektivitas perlindungan tanaman dan memberikan pemahaman baru kepada petani tentang penerapan teknologi tepat guna di bidang pertanian.