Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Bridging the Digital Divide: Enhancing Teacher Competencies for Student-Centered Learning Through Microsite Development Dewi, Atika Ratna; Yuniati, Trihastuti; Arifa, Amalia Beladinna; Sari, Dian Kartika; Alika, Shintia Dwi
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bn5jwa48

Abstract

Elementary school teachers at Tumiyang 1 Public Elementary School face significant challenges in adopting digital technology effectively with 73% having no prior knowledge of microsites and limited skills in creating interactive digital learning media. This digital literacy gap, common in rural educational contexts, results in conventional teaching methods that fail to engage today’s digital generation effectively. To address these challenges, a two-day intensive microsite creation training program was implemented using a participatory approach through hands-on training, mentoring, and product-based evaluation. The program consisted of three main stages, preparation, implementation, and evaluation and monitoring. Teachers learned to create web-based learning media using Google Sites and S.Id, integrating various digital resources, including Google Drive, Google Forms, YouTube, and Canva. Post-training evaluation revealed universally positive outcomes that most of the participants gained understanding of microsites, with all teachers successfully creating functional, content-rich microsites tailored to their subject areas. All participants expressed interest in further learning and rated the training as effective with clear and accessible materials. This program successfully bridged the digital competence divide, empowering rural teachers as agents of change capable of creating adaptive, interactive learning environments and contributing to educational equity between urban and rural areas.    
Penguatan Literasi Global SDN Karanglo Kemranjen Melalui Program English Day Utomo, Hari Widi; Achmad Sultoni; Riyatno; Shintia Dwi Alika; M. Lukman Leksono; Maria Naibaho; Gilang Hukma Rahmanda; Satria Rizki Safiri; Khorn Chanpiriza
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.2973

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi global siswa melalui pendampingan Program English Day di SDN Karanglo, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan sekolah dalam menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan global meskipun mata pelajaran Bahasa Inggris belum secara formal diterapkan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua secara aktif pada tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pelatihan guru, pendampingan siswa, penyusunan modul dan buku kosakata, implementasi English Day mingguan, serta kolaborasi internasional melalui International Sharing Session. Hasil evaluasi menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari siswa, orang tua, dan pihak sekolah, serta peningkatan minat dan motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Program ini berpotensi berkelanjutan dan menjadikan SDN Karanglo sebagai sekolah percontohan literasi global di tingkat kecamatan.
Penerapan Alat Pengusir Hama (Bird Exterm) Berbasis IoT Dengan Tenaga Matahari Dan Pengawasan Real-Time Di Desa Windujaya Leksono, M. Lukman; Syifa , Fikra Titan; Riyatno, Riyatno; Utomo, Hari Widi; Sultoni, Achmad; Alika, Shintia Dwi
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Juni 2025
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v1i1.64

Abstract

Permasalahan serangan hama burung pada tanaman padi di Desa Windujaya menjadi tantangan serius bagi para petani karena menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini menerapkan alat pengusir hama burung berbasis Internet of Things (IoT) yang diberi nama Bird Exterm, dilengkapi dengan sumber energi dari panel surya dan sistem pengawasan real-time. Alat ini dirancang untuk bekerja secara otomatis mendeteksi keberadaan burung dan menghasilkan suara pengusir hama secara responsif, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada metode tradisional. Penggunaan tenaga matahari memungkinkan alat beroperasi secara mandiri dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Sido Urip di Desa Windujaya, Kabupaten Banyumas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa alat ini mampu meningkatkan efektivitas perlindungan tanaman dan memberikan pemahaman baru kepada petani tentang penerapan teknologi tepat guna di bidang pertanian.
STUDI KASUS GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI KABUPATEN TEGAL KARASIDENAN PEKALONGAN Shintia Dwi Alika; Veni Nurpadillah; Kurnia Dewi Nurfadilah
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol. 29 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v29i1.5038

Abstract

AbstrakKemampuan literasi yang tinggi dapat mendorong perkembangan kearah tingkatan yang lebih tinggi lagi. Oleh karena itu, banyak negara khususnya yang sedang membangun dan berkembang menjadikan literasi sebagai agenda utama pembangunan yang banyak menelan biaya. Signifikasi literasi ternyata belum mampu memberikan kesadaran bagi berbagai pihak yang berkecimpung dalam dunia pendidikan untuk segera bergegas meningkatan penguasaan literasi keilmuan masyarakatnya. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melihat dan menganalisis kegiatan literasi di lingkungan Sekolah Menengah Atas di Karesidenan Pekalongan, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan fokus utama penelitian ini adalah gerakan literasi sekolah yang dilakukan di SMA Negeri 2 Slawi yang berada di Kabupaten Tegal. Penelitian melibatkan 50 siswa kelas XII SMA, yang terdiri dari 25 siswa kelas XII IPA dan 25 siswa kelas XII IPS.Sumber data penelitian ini adalah dokumentasi, hasil angket dan persepsi guru dan siswa. Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 2 Slawi, sekolah tersebut belum melaksanakan kegiatan literasi sekolah. Karena tidak semua siswa dan gurunya mengetahui gerakan tersebut. Akan tetapi minat membaca dan menulis siswanya sudah cukup baik.Kata Kunci        : Gerakan Literasi Sekolah, Literasi Keilmuan, Studi Kasus AbstractHigh literacy skills can encourage development towards higher levels. Therefore, many countries, especially those that are growing and developing, make literacy the main agenda of development that costs a lot. The significance of literacy has not been able to provide awareness for various parties involved in the world of education to immediately rush to increase the mastery of scientific literacy of their society. This encourages researchers to see and analyze literacy activities in high school environment in Pekalongan countSy, using qualitative research methods and the main focus of this research is the school literacy movement carried out in 2 Slawi Public High Schools in Tegal Regency. This research involved 50 senior high school students of class XII, consisting of 25 students of class XII IPA and 25 students of class XII IPS. The data sources of this study were documentation, questionnaire results and perceptions of teachers and students. Based on the results of observations in SMA 2 Slawi, the school has not implemented school literacy activities. Because not all students and teachers know the movement however students interest in reading and writing students is quite good.Keywords: School Literacy Movement, Scientific Literacy, Case Study