Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pelatihan “Talempong Pacik” untuk Pelestarian Budaya Minangkabau di Sekolah Dasar Ardipal Ardipal; Ahmad Zikri; Muhammadi Muhammadi; Farida Mayar
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1266

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam melestarikan budaya lokal melalui pelatihan alat musik tradisional talempong pacik serta penguatan pendidikan karakter melalui storytelling pencegahan pelecehan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 20–21 Juli 2024 di Kabupaten Padang Pariaman melalui metode penyuluhan, workshop, dan pendampingan intensif yang mengombinasikan teori dan praktik. Guru dilatih memainkan talempong pacik sebagai media pembelajaran seni budaya sekaligus dibekali keterampilan storytelling untuk menanamkan nilai perlindungan diri pada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru, baik dalam memainkan talempong pacik maupun dalam menyampaikan materi pencegahan pelecehan secara komunikatif. Secara kualitatif, guru menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran. Siswa juga memberikan respons positif, terutama dalam meningkatkan kesadaran budaya dan pemahaman tentang perlindungan diri. Program ini memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal serta penguatan karakter siswa, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di sekolah dasar.
Pelatihan Storytelling bagi Guru untuk Pencegahan Pelecehan pada Siswa Sekolah Dasar Muhammadi Muhammadi; Ahmad Zikri; Rayendra Rayendra
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1267

Abstract

Kasus pelecehan terhadap anak usia sekolah dasar di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, sementara literasi guru dalam upaya pencegahan masih relatif rendah. Guru belum sepenuhnya memahami bentuk pelecehan, tanda-tanda perilaku korban, serta strategi edukasi perlindungan diri yang sesuai dengan karakteristik siswa. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan metode storytelling sebagai strategi preventif pencegahan pelecehan pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Padang Pariaman. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, workshop, dan pendampingan intensif yang dilaksanakan pada 11–13 Agustus 2025 dengan mengintegrasikan penyampaian materi, praktik bercerita, analisis kasus, dan simulasi pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen terstruktur untuk mengukur peningkatan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan cerita edukatif berbasis perlindungan diri. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman guru dari 63 menjadi 85 dan keterampilan storytelling dari 65 menjadi 85, yang mencerminkan peningkatan kompetensi pedagogis dan protektif. Siswa juga menunjukkan respons positif melalui peningkatan pemahaman tentang area tubuh pribadi dan kemampuan mengungkapkan ketidaknyamanan. Temuan ini menegaskan bahwa storytelling merupakan pendekatan efektif dan ramah anak untuk pencegahan pelecehan di sekolah dasar.