Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Inovasi Diversifikasi Olahan Pepaya Menjadi Keripik untuk Pemberdayaan Kreativitas dan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Ari, Rustan; Titop, H.Herman; Johan, Eko Aprianto
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2: Desember (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v5i2.516

Abstract

Pengabdian masyarakat Inovasi Diversifikasi Olahan Pepaya Menjadi Keripik Untuk Pemberdayaan Kreativitas Dan Ekonomi Ibu Rumah Tangga bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui inovasi pengolahan pepaya menjadi keripik sebagai diversifikasi produk olahan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Lameuru, Kecamatan Ranomeeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan, melibatkan 20 ibu rumah tangga sebagai mitra. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan keripik pepaya dengan varian rasa, pendampingan pemasaran, dan evaluasi dampak ekonomi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan kreativitas hingga 75% dan pendapatan rata-rata sebesar Rp 500.000 per bulan per peserta. Inovasi ini memanfaatkan pepaya lokal yang melimpah, mengurangi limbah buah, dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi perempuan di pedesaan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan
POLA SEBARAN DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA Brontispa longissima PADA PEMBIBITAN KELAPA (Cocos nucifera L.) DI KABUPATEN KONAWE SELATAN: DISTRIBUTION PATTERN AND ATTACK INTENSITY OF Brontispa longissima IN COCONUT (Cocos nucifera L.) NURSERIES IN SOUTH KONAWE REGENCY Johan, Eko Aprianto; Settyn, Settyn; Nuriadi, Nuriadi; Awaluddin, Awaluddin; Mallarangeng, Rahayu; Asniah, Asniah
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2026.014.1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran dan intensitas serangan hama B. longissima pada berbagai kelompok umur pembibitan kelapa (Cocos nucifera L.) di Kabupaten Konawe Selatan. Hama ini merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman utama yang menyerang janur kelapa sejak fase pembibitan hingga tanaman dewasa. Penelitian menggunakan metode purposive sampling pada tiga kelompok umur bibit kelapa (3 bulan, 5 bulan dan 1 tahun) dengan variabel pengamatan yaitu Indeks Morisita dan intensitas serangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran B. longissima pada kelompok umur 3 bulan, 5 bulan dan 1 tahun bersifat seragam dengan nilai indeks penyebaran (IP) < 0. Sementara itu, intensitas serangan meningkat secara bertahap pada setiap kelompok umur. Pada kategori serangan ringan, intensitas tercatat sebesar 9% pada umur 3 bulan dan 21% pada umur 5 bulan. Sementara kategori sedang, intensitas serangan berkisar antara 39% hingga 43% pada umur 3 dan 5 bulan. Persentase serangan tertinggi dalam kategori sedang tercatat pada umur 1 tahun, yaitu antara 30% hingga 46%.
Evaluation of Sargassum fluitans extract as liquid organic fertilizer to improve vegetative growth of Inpari 32 Rice on saline soil Basoka, Sri Wahyuni; Johan, Eko Aprianto; Arini, Rian; Amir, Fitriah
Anjoro: International Journal of Agriculture and Business Vol. 6 No. 2 (2025): Anjoro
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/anjoro.v6i2.5306

Abstract

This study aims to evaluate the potential of S. fluitans bioalgae extract as a liquid organic fertilizer to enhance the vegetative growth of Inpari 32 Rice in saline soils in Southeast Sulawesi. The research was conducted at the Phytopathology Laboratory and Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Halu Oleo University. The study was carried out from February to May 2025. The research used a randomized block design (RBD) with four treatment concentrations, each repeated 3 times as groups. The experiment was conducted by applying S. fluitans at the following concentrations: P0 = 0%, P1 = 10%, P2 = 20%, and P3 = 30%. The variables observed included plant height, leaf number, and clump number. If there was a significant effect in the analysis of variance, the least significant difference (LSD) test was performed at a significance level of α = 0,05. The results showed that the application of S. fluitans significantly increased all growth parameters compared with the control. The 10% concentration produced the highest plant height, while the 20% concentration produced the highest number of leaves. An increase in the number of tillers was also observed across all S. fluitans treatments. These findings indicate that S. fluitans contains bioactive compounds that stimulate rice vegetative growth. The optimal concentration variation for different parameters shows the complexity of the dose response and the need for further optimization. This study concludes that S. fluitans has the potential to serve as a sustainable organic fertilizer alternative to increase rice productivity in saline soils of Southeast Sulawesi, contributing to food security and environmentally friendly agriculture.