Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta Yanti, Ni Kadek Dea Widya; Dewantari, Ni Made; Sukraniti, Desak Putu
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v13i2.2781

Abstract

Obesity is one of the nutritional problems caused by the accumulation of fat in the body and the consumption of food that exceeds the needs. Consumption of various types of snacks containing high sugar and high fat and lack of physical activity affect the incidence of obesity. The purpose of this study was to determine the relationship between snacks consumption patterns and physical activity with obesity in adolescents at SMPN 1 Kuta. This type of research is observational with a cross sectional design conducted in December 2022 which amounted to 90 people by simple random sampling. Data on snacks consumption patterns were collected through interviews with the SQ-FFQ form. Physical activity data using the PAQ-C questionnaire. Data analysis in the form of the relationship between snack consumption patterns and physical activity with obesity using the Pearson correlation test. There is a relationship between the type of snack consumption and obesity (p=0.000). There is a relationship between frequency of snack consumption and obesity (p=0.004). There is a relationship between energy snacks with obesity (p=0.000) and there is a relationship between physical activity with obesity (p=0.000). It is recommended that schools and parents pay more attention to the selection of snacks consumed and conduct regular monitoring of nutritional status in school adolescents.
Tingkat Penerimaan Protein Nabati terhadap Sisa Makanan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Kabupaten Buleleng Lestari, Rini; Gumala, Ni Made Yuni; Dewantari, Ni Made
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v13i1.2754

Abstract

Keberhasilan pelayanan gizi dikaitkan dengan daya terima pasien terhadap makanan dengan mengamati sisa makanan. Pengolahan protein nabati bentuk makanan lunak yang cenderung direbus dapat mempengaruhi sisa makanan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat penerimaan protein nabati dengan sisa makanan pasien di ruang rawat inap RSUD Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian yaitu observasional dengan rancangan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 50. Data tingkat penerimaan protein nabati dikumpulkan dengan wawancara menggunakan bantuan form uji hedonic yang diolah dengan pemberian skor 1-3. Data sisa makanan dikumpulkan dengan food weighing dengan cara pengolahan menghitung selisih berat awal dikurangi berat akhir dibagi berat awal dikali 100%, kategori banyak jika 20% dan sedikit jika 20%. Analisis yang digunakan yaitu Chi Square dengan pendekatan rata-rata. Tingkat penerimaan pasien terhadap menu protein nabati sebagian besar tergolong “agak suka” (96%). Terdapat 4 menu (23,5%) dengan penilaian “tidak suka”, 7 menu (41,2%) “agak suka” dan  6 menu (35,3%) “suka”. 98% sampel memiliki sisa makanan banyak. Terdapat 11 menu (64,7%) tergolong sisa banyak, 6 menu (35,3%) tergolong sisa sedikit. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat penerimaan protein nabati dengan sisa makanan (p = 0,002) dan terdapat hubungan signifikan antara tingkat kesukaan menu protein nabati dengan sisa makanan (p = 0,001).