I Kadek Saputra
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN LALU LINTAS DI SMK PARIWISATA HARAPAN DENPASAR Gracia Irin S. Naibaho; I Made Suindrayasa; Ni Kadek Ayu Suarningsih; I Kadek Saputra
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i04.p09

Abstract

Studi pendahuluan memperlihatkan hasil hanya 10 siswa yang pernah menolong korban, serta siswa belum pernah mendapatkan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan siswa terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di SMK Pariwisata Harapan Denpasar. Peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 77 siswa kelas sepuluh yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih kuesioner data demografi dan skala Guttman dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sangat baik (85,7%), baik (10,4%), dan cukup (3,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan siswa berada pada kategori sangat baik, baik, dan cukup mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Saran dari peneliti yaitu siswa perlu mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dengan mencari informasi secara aktif dan diberikan edukasi lebih lanjut untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat.
GAMBARAN TINGKAT KELELAHAN DAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEGAWAI KANTOR PENGADILAN AGAMA DENPASAR Dwinda Febrina Sukma; Ni Ketut Guru Prapti; Gusti Ayu Ary Antari; I Kadek Saputra
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i03.p12

Abstract

Kelelahan dan gangguan muskuloskeletal pada pegawai kantor erat kaitannya dengan penggunaan komputer sebagai sarana pelayanan. Studi pendahuluan menemukan bahwa sebagian pegawai mengalami gejala tersebut. Kelelahan merupakan kondisi menurunnya ketahanan tubuh yang ditandai rasa letih, berkurangnya energi, dan berkurangnya kemampuan kerja. Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan keluhan yan terjadi pada otot rangka yang dipicu beban statis berulang dalam jangka waktu lama, sehingga menimbulkan rasa sakit pada sendi, otot, maupun tendon. Faktor pemicu MSDs meliputi postur kerja tidak ergonomis, beban kerja tinggi, durasi kerja panjang, usia, jenis kelamin, serta aktivitas berulang. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat kelelahan dan keluhan MSDs pada pegawai kantor. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampling sebanyak 39 responden. Instrumen penelitian berupa Subjective Self Rating Test (SSRT) untuk variabel kelelahan dan Nordic Body Map (NBM) untuk variabel MSDs. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kelelahan 57,64 dengan mayoritas responden berada pada kategori sedang (59%). Rata-rata skor MSDs sebesar 48,67 dengan (10,3%) responden mengalami keluhan tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pegawai di Pengadilan Agama Denpasar mengalami kelelahan dan keluhan MSDs yang dapat berdampak pada produktivitas kerja.