Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM PEMANEN ENERGI ANGIN EXHAUST FAN TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL DENGAN PENGARAH ANGIN (WIND TUNNEL) Reki Aji Saputra; Cokorde Gede Indra Partha; I Wayan Sukerayasa
Jurnal SPEKTRUM Vol 8 No 2 (2021): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.719 KB) | DOI: 10.24843/SPEKTRUM.2021.v08.i02.p26

Abstract

Energy consumption in the current era is increasing and only focuses on the use of nonrenewableenergy in this case fossil energy, namely fuel oil which is limited in number and theprice is increasing. One solution is to use alternative energy that can be renewed or renewable,including water energy, solar energy, biomass energy, wind energy and others. Renewableenergy which has been widely used as electrical energy by developed countries is wind energy,in addition to the use of natural wind energy as alternative energy, there is also artificial wind,namely the waste energy from the exhaust fan can be used as a source of energy. analternative energy source option for Wind Power Plant (WPP). The characteristics of the windoutput from the exhaust fan itself spread the wind direction so that the wind energy that can becaptured by the wind turbine is less than optimal, so it is necessary to install a wind tunnel thatis useful for directing or focusing the wind distribution In this study, a wind tunnel has beendesigned which is placed in the direction of the exhaust wind output of the horizontal axis windturbine exhaust fan. With the addition of a wind tunnel, it can increase the wind speed from 3.3m/s to 5.8 m/s or an increase of 76% and power harvesters increase from 0.38 Watt to 0.96Watt or an increase of 153%.
PERANCANGAN SISTEM POMPA AIR DENGAN MEMANFAATKAN PLTS 20 KWP DESA TIANYAR TENGAH Bima Aditya Putra; I Wayan Sukerayasa; Cok Gede Indra Partha
Jurnal SPEKTRUM Vol 7 No 1 (2020): Jurnal SPEKTRUM
Publisher : Program Studi Teknik Elektro UNUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.591 KB) | DOI: 10.24843/SPEKTRUM.2020.v07.i01.p8

Abstract

Implementation of solar power plants in Bali, located in Karangasem Regency, Bali Province. In 2013, the Ministry of Energy and Mineral Resources built a 15 kWp and 20 kWp off grid small scale solar power plants pilot project in Tianyar Village, Kubu District, Karangasem Regency. 20 kWp Central Tianyar solar power plants and 15 kWp West Tianyar currently abandoned unused, Therefore in this study it will be discussed more deeply about 20 kWp solar power plants in Tianyar Village to optimize the use of solar power plants in tianyar village as a source of water pump drive. Designing a Water Pump System Using the 20 kWp solar power plants of Central Tianyar Village has a total Head Losses of 109,519 m, the pump used is 1 LEO 4XRm6 / 20-2.2 water pump with an average head of 110 m. The pipe used is a PVC pipe along the 1640 m with a diameter of 2 Inch. This design also uses 6 Elbow fittings, 90 ° Threaded Regular. The need for drinking and cooking water that is needed by residents of Tianyar Tengah Village Banjar Bukit Lambuh is 38,880 liters / day. This design can lift water needs of 38,400 liters / day or as much as 98.76% or as many as 1279 out of 1296 people who are met the need for clean water for drinking and cooking.
Auto Tuning PID Controller Untuk Mengendalikan Kecepatan DC Servomotor Robot Gripper 5 Jari I Wayan Widhiada; Wayan Reza Yuda Ade Putra; Cok. G Indra Partha
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 7 No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.77 KB)

Abstract

Peneliti membahas pemodelan kecepatan DC servomotor pada gripper lima jari yangdikontrol dengan auto tuning PID controller. Methode auto turning digunakan untukmendapatkan nilai response control yang optimal. Pemodelan DC servomotor dilakukandengan menggunakan metode Fungsi Alih dimana fungsi ini merupakan perbandingantransformasi output laplace dengan input aplace dari system motor DC. Pemodelan inidisimulasikan dengan menggunakan blok diagram dalam Simulink/MATLAB dan juga dapatmenggunakan toolbox simelectronics/Simulink. Dari hasil simulasi didapat bahwa DCservomotor telah mencapai kecepatan yang stabil pada waktu yang relative singkat dengansinyal kesalahan penggerak yang sangat kecil pula.Kata kunci: DC servomotor, PID controller, auto tuningThe authors present the modeling of DC servomotor speed into five fingers gripper whichcontrolled by auto tuning of PID controller. Auto tuning method is used to obtained theoptimum of response value control. The modeling of DC servomotor is obtained to use thetransfer function method which this function is a comparison between output Laplacetransform and input Laplace transform from DC servomotor system. This model can besimulated to use the diagram block in Simulink/MATLAB and also can be used thesimelectronics/simulink toolbox. From simulation result, it is obtained that DC servomotorhas achieved the steady speed response at short time with the smallest error signal too..Keywords: DC servomotor, PID controller, auto tuning
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING ARUS BEBAN PADA GARDU DISTRIBUSI MENGGUNAKAN SHORT MESSAGE SERVICE Ignatius I Wayan Rexci Indra Parmana; Cok Gede Indra partha; Ngakan Putu Satriya Utama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.744 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i01.P03

Abstract

Gardu distribusi merupakan komponen utama dari sistem distribusi tenaga listrik. PLN sebagai penyedia kebutuhan listrik di Indonesia masih menggunakan cara konvensional dalam memonitor arus beban pada gardu distribusi dengan datang ke lokasi dan mengambil data. Rancang bangun sistem monitoring arus beban pada gardu distribusi menggunakan SMS merupakan perangkat yang diintegerasikan pada gardu distribusi. Nilai arus beban yang dibaca dan dikonversi oleh sensor, informasi waktu dan tanggal secara real time ditampilkan pada LCD. Pengimplementasian sistem monitoring arus beban dilakukan pada gardu distribusi KA-0298 yang menyuplai Laboratorium Teknik Elektro Universitas Udayana. Perangkat ini dapat melakukan monitoring arus beban berdasarkan perintah yang dikirimkan melalui SMS. Perintah SMS yang dikirim dengan kode “CEKARUS” dapat diterima dan direspon oleh sistem monitoring arus beban dengan hasil balasan SMS informasi nilai arus beban fasa R, fasa S, fasa T dan fasa N pada gardu distribusi. Sistem data logger pada perangkat dapat digunakan untuk merekam perubahan arus beban pada gardu distribusi. Sistem notifikasi arus beban memberikan SMS peringatan jika terjadi gangguan arus beban pada gardu distribusi. [Turnitin Chek 7% 24032017]
Aplikasi Sensor Cahaya Sebagai Sensor Garis Pada Robot Berbasis Kontrol PID Dengan Pengaturan Kepekaan Cahaya Otomatis Made Niantara Riandana; I Nyoman Budiastra; Cok Gede Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.923 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p10

Abstract

Robot line follower merupakan robot dengan sistem kontrol otomatis yang bergerak mengikuti sebuah lintasan/garis. Sistem kontrol yang digunakan dalam robot line follower adalah sistem kontrol berbasis PID yang memerlukan pengaturan konstanta Kp, Kd, Ki yang tepat untuk memperoleh pergerakan robot yang stabil dalam mengikuti lintasan. Robot line follower yang digunakan pada penelitian ini adalah robot yang bersifat adaptif, yang dapat beradaptasi di setiap kondisi pencahayaan yang berbeda pada setiap lintasan. Hasil dari penggabungan sistem kontrol PID dengan pengaturan Kp, Kd, Ki yang tepat, dengan sistem pengaturan kepekaan cahaya otomatis, diperoleh hasil pergerakan robot pada lintasan yang baik dan robot yang dapat beradaptasi dalam beberapa kondisi pencahayaan secara otomatis. Dari hasil pengujian robot yang telah dilakukan, maka telah diperoleh pengaturan konstanta Kp, Kd, dan Ki terbaik dengan nilai konstanta yang diinputkan yaitu Kp=7, Kd=5, Ki=7 dan pengaturan kepekaan cahaya otomatis yang diperoleh berdasarkan pembacaan dua buah sensor cahaya tambahan dengan rumus kepekaan =((sensor1+sensor2 )/2)+100.
PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK DI TPA SUWUNG - DENPASAR Cokorde Gde Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 2 (2010): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.499 KB)

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Bali khususnya, meningkat pesat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintahberusaha membangun pembangkit baru, atau pun dengan mencoba mengembangkan pembangkit alternatif sepertipembangkit tenaga surya dan pembangkit tenaga angin. Namun disisi lain pemerintah daerah khususnya Denpasar,Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) bergulat dengan masalah sampah yang sangat mengganggu, makadirencanakanlah untuk membangun pembangkit listrik dengan sumber energinya berasal dari sampah. Ada berbagaicara untuk menanggulangi masalah sampah sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yaitu denganpembakaran sampah dengan teknologi Thermal Converter dan penggasan dengan Teknologi Gasifikasi. Keduateknologi ini masing-masing mempunyai kelebihan-kelebihan maupun kekurangan-kekurangan. Dari kondisi diatasmaka dicoba untuk menganalisa dan membandingkan berapa besar daya listrik yang bisa dihasilkan dari sampahorganik yang tersedia di TPA Suwung, dilihat dari besar nilai kalor dari sampah organik tersebut, baik untukteknologi thermal converter maupun teknologi gasifikasi. Sehingga nantinya dapat dipergunakan sebagai bahanpertimbangan untuk memilih teknologi yang tepat dipergunakan untuk mengatasi kondisi sampah kota khususnyasampah Sarbagita. Dari hasil perhitungan, besar daya listrik yang dapat dibangkitkan, dengan teknologi termalkonverter rata-rata sebesar 6 MW per unit atau sama dengan 144 MWh dan dengan teknologi gasifikasi dapatmembangkitkan listrik sebesar 4,128 MW per unit atau sama dengan 99,072 MWh, dengan efisiensi pembangkitansebesar 30%.
Analisis Pengaruh Distorsi Harmonisa Pada Pemasangan Grid Tie Inverter Dengan Menggunakan Simulink MATLAB I Dewa Gede Bayu Satya Nugraha; Cok. Gede Indra Partha; I Wayan Arta Wijaya
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.295 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p12

Abstract

Dalam jaringan tenaga listrik, terdapat beberapa permasalahan kualitas daya yang sangat mempengaruhi suatu sistem tenaga listrik, salah satu adalah harmonisa. Harmonisa adalah gejala pembentukan gelombang-gelombang sinus dengan frekuensi kelipatan dari frekuensi fundamental. Gelombang harmonisa akan menumpang pada gelombang sinus murni, sehingga akan terbentuk cacat gelombang yang merupakan hasil penjumlahan gelombang sinus murni dengan gelombang harmonisa. Harmonisa terjadi akibat adanya beban nonlinier yang dihasilkan oleh peralatan listrik, salah satu contohnya adalah inverter. Pada inverter, harmonisa terjadi akibat adanya proses switching yang terjadi ketika inverter mengubah arus DC menjadi arus AC. Pada Penelitian ini akan dihitung berapa distorsi harmonisa yang di hasilkan pada inverter sebelum terpasangnya filter dan sesudah terpasangnya filter, dengan menggunakan software Simulink MATLAB. Pada penelitian ini menggunakan filter pasif berupa single-tuned filter, hasil simulasi yang telah dilakukan pada kondisi sebelum terpasangnya filter untuk nilai THDv sebesar 38.94% dan sesudah terpasangnya filter sebesar 27.43%. Selisih nilai, sebelum terpasang filter dan sesudah terpasangnya filter adalah sebesar 11.51%. hal ini masih melebihi standar IEEE 512 tahun 1992, sehingga diperlukan lebih dari satu filter untuk mengurangi harmonisa.
RANCANG BANGUN PENYEIMBANGAN ARUS BEBAN PADA SISTEM 3 FASA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 2560 agus mardiana putra; gede indra partha; i nyoman budiastra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2080.154 KB)

Abstract

Abstract --The design of balancing the load current on three-phase systems using a microcontroller ATMega 2560 is a tool that serves to reduce the power loss due to the load current unbalance the current flows in the neutral phase on three-phase systems. The methods in making this tool is divided into two parts: first, the design of hardware consist of designing electronic components which are used by the current sensor circuits, relay, LCD (Liquid Crystal Display) etc. Second, the design of software is a tool listing program procedure including the monitoring program displays the current of each phase on LCD using the Arduino IDE. SCT013-030 current sensor used, the output of the current sensor is connected to the pin ADC (Analog to Digital Converter) microcontroller ATMega 2560. The result of the test design of balancing load current on three-phase system using a microcontroller ATMega 2560 which is balancing the load current by moving the channel load of sequence number load the smallest connected to the phase with the current biggest load toward a phase that has a load current smallest when neutral current exceeds the limit is permitted.
REKONFIGURASI JARING DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK MENGGUNAKAN BREEDER GENETIC ALGORITHM (BGA) Cok. Gede Indra Partha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5 No 1 (2006): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.872 KB)

Abstract

Kebutuhan akan daya listrik saat ini semakin meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi, cara hidup, kebutuhan dan budaya di daerah tersebut. Untuk itu keandalan dan kontinuitas pelayanan, sistem transmisidan distribusi perlu ditingkatkan untuk memperoleh pelayanan yang optimal dengan losses terendah. Padapenelitian ini digunakan metode Breeder Algoritma Genetika (BGA) yang telah dikembangkan dalam optimasibeban seimbang untuk rekonfigurasi jaring distribusi tegangan menengah (JTM). Proses optimasi beban dilakukandengan cara merubah switch-switch pada penyulang (sebagai gen-gen dalam kromosom) jaring distribusi sehinggadiperoleh jaring distribusi yang paling optimal. Hasil analisis menggunakan BGA menunjukkan konfigurasi baruyang optimal dengan losses terendah serta lebih cepat konvergen jika dibandingkan dengan Genetic Algorithm(GA) biasa.
Rancang Bangun Sistem Data Logger Berbasis Visual Pada Solar Cell I Putu Gede Mahendra Sanjaya; Cok Gede Indra Partha; Duman Care Khrisne
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2108.084 KB) | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p18

Abstract

Untuk mengoptimalkan pengukuran keluaran dari panel solar cell maka diperlukan rancang bangun sistem nirkabel data logger berbasis visual pada solar cell yang merupakan suatu sistem untuk mempermudah pengukuran, pembacaan serta pengkomunikasian data dalam membaca energi listrik yang dikeluarkan pada solar cell. Rancang sistem ini memiliki dua buah sub sistem, sub sistem pertama adalah perancangan perangkat keras berupa perancangan perangkat elektronik sistem data logger yang dilengkapi dengan SD card sebagai back up data, kemudian sensor arus dan sensor tegangan sebagai pembaca keluaran energi listrik pada solar cell. Sub sistem kedua adalah perancangan perangkat lunak software pada data logger dan perancangan software pada visual basic sebagai pembacaan dalam pengirim data. Hasil pembacaan sistem ini menunjukkan persentase perbedaan nilai arus dengan amperemeter sebesar 2.6% dan persentase perbedaan nilai tegangan dengan voltmeter sebesar 0.33% dengan standarisasi IEC (International Electrotechnical Commission) alat ukur amperemeter ±3.2% dan voltmeter ±2.5%. Sistem ini juga menyimpan hasil pengukuran pada database dan SD card data logger secara otomatis setiap 15 menit dengan interval pembacaan menimal 1 menit dan hasil pembacaan yang disimpan berupa data tanggal, nilai arus, nilai tegangan dan daya
Co-Authors A. A. Gde Agung Semarabawa A. I. Weking A.A Ngurah Amrita Adi Prasetyo, Wibisono Agung, I Gusti Agung Putu Raka agus mardiana putra Agus Teja Ariawan Ahmad Fauzi Anak Agung Istri Pandawani Anak Agung Ngurah Wanda Ariesta Angga Tata Pradana, I Putu Ariany Frederika Aryasuta, I Ketut Bima Aditya Putra D. Sitompul Daton Trisnadana, I Nyoman Deoka Gusti Dewa Gede Uki Atmaja Dewa Made Rian Sanjaya Dewa Putu Yudha Prawira Duman Care Khrisne Dwi Girantari, Ida Ayu Edyama Vasabri Genta Maulana Eka Pratama, I Gusti Putu Eka Yulia Indri Christanti G. A. P. Yuni Maheswari G. D. Arjana Gordon Arifin Sinaga I Dewa Gde Agung Budhi Udiana I Dewa Gde Bayu Wiranatha I Dewa Gede Bayu Satya Nugraha I Gd. Dyana Arjana I Gede Budiyasa I Gede Dyana Arjana I Gede Eka Saputra I Gst Agung Putu Raka Agung I Gusti Ngurah Kade Suwiherawan I Kadek Rogan Bayu Candra Dwipa I Kadek Wisnu Wirawan I Ketut Aryasuta I Made Agus Artha Putra I Made Bagas Sastra Negara I Made Deny Setiawan I Made Mataram I N Satya Kumara I Nyoman Benny Rismawan I Nyoman Budiastra I Nyoman Setiawan I Nyoman Sutarja I Nyoman Wardana I P. G. Eko Putra I Putu Agus Kumara Putra I Putu Dimas Darma Laksana I Putu Gede Aras Widya Pratama I Putu Gede Mahendra Sanjaya I Putu Indra Saputra I Putu Weda Jayanthana I W. A. Wijaya I Wayan Alit Wigunawan I Wayan Arta Wijaya I Wayan Arta Wijaya I Wayan Arta Wijaya I Wayan Artha Wijaya I Wayan Sastrawan I Wayan Sukerayasa I Wayan Sukerayasa I Wayan Widhiada I. W. Dhanan Arieyasa I.M. Suartika I.N.Y. Prayoga I.W.A Wijaya I.W.A. Wijaya Ida Ayu Dwi Giriantari Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Gede Manuaba Ignatius I Wayan Rexci Indra Parmana Ilham Affandy Janardana, I G N Janardana, I Gusti Ngurah Kadek Bayu Kusuma Karim Mewal, Karel A Kheri Arionadi Komang Budiarta Kresna Dharma Yudha, A.A. Gede l Gusti Ngurah Janardana M, I Gede Mahardika Made Dwi Krisna Putra Sudiharta Made Niantara Riandana Made Niken Ayu Larasati Danianto Made Satria Tresnajaya Mangun Yasa, Made Galang Manuaba, Ida Bagus Gede Mawadah Wr Febriyani Muhammad Namiruddin Al Hasan Natih Evan Bayu, I D G Ngakan Putu Satriya Utama Paisal, Muhammad Pratama, I Putu Indra Putu Agung Ananta Wijaya Putu Angga Juliantara Putu Arya Mertasana Putu Quentin MP Putu Wira Asta Dharma Quentin MP, Putu Raden Ajeng Gusti Ramadhianti Reki Aji Saputra Riyan Bhaskara Surya A, I.B Rizal Akbar Fauzany Rizal Arifin, Ahmad Sahabat Nazara Saputra, I Gede Eka Sianturi, Roni Sitanggang, Rafael Sukerayasa, I W Suta Adya Dharma Triandani Ayuningsih, Ni Nyoman W. Arta Wijaya Wayan Reza Yuda Ade Putra Wiawan Adhi Guna, I Putu Gede Widyadi Setiawan Wikan Pradnya Dana, Gde Wirawan, I Kadek Wisnu Yoga Divayana Yoga Kusuma Wardhana