Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Normal dan Dislipidemia: Profil Lipid Pasien Hipertensi- Prolanis di Kota Pontianak Sen, Sharen; Nuswantoro, Ari; Kamilla, Laila; Aprilia, Dinasti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i1.13266

Abstract

ABSTRACT The primary cause of cardiovascular disease (CVD) is hypertension (HT). Through the Prolanis program, BPJS treats HT patients in Indonesia through various activities, including physical activity and monitoring lipid profiles, which until now have not been widely reported. The aim of this study was to describe the lipid profile of HT patients participating in Prolanis in Pontianak City. The samples are the medical records from 110 patients chosen using the total sampling method in 2022 at the Unit Pelaksana Teknis Pusat Laboratorium Kesehatan Kota Pontianak. Information gathered from 99 women and 11 men revealed that 80.8% of the women had hypercholesterolemia; triglycerides and HDL were mainly within normal ranges; LDL ranged from normal (13.6%) to extremely high (8.2%); and the ratios of cholesterol to HDL and triglycerides to HDL were mainly normal. One of the Prolanis program's goals, physical exercise, appears to have an impact on the patient's typical lipid profile. Nonetheless, the fact that some people have dyslipidemia raises awareness of the risk of CVD and supports the necessity of keeping this program in place. Keywords: Cardiovascular Disease, Lipid Profile, Hypertensive Patients, Prolanis  ABSTRAK Penyebab utama penyakit kardiovaskular (CVD) adalah hipertensi (HT). Melalui program Prolanis, BPJS menangani pasien HT di Indonesia melalui berbagai kegiatan, termasuk aktivitas fisik dan pemantauan profil lipid, yang hingga saat ini belum banyak dilaporkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil lipid pasien HT yang mengikuti Prolanis di Kota Pontianak. Sampel penelitian ini adalah rekam medis dari 110 pasien yang dipilih dengan menggunakan metode total sampling pada tahun 2022 di Unit Pelaksana Teknis Pusat Laboratorium Kesehatan Kota Pontianak. Informasi yang dikumpulkan dari 99 wanita dan 11 pria menunjukkan bahwa 80,8% wanita mengalami hiperkolesterolemia; trigliserida dan HDL sebagian besar dalam kisaran normal; LDL berkisar dari normal (13,6%) hingga sangat tinggi (8,2%); dan rasio kolesterol terhadap HDL serta trigliserida terhadap HDL sebagian besar dalam kisaran normal. Salah satu tujuan program Prolanis, yaitu latihan fisik, tampaknya berdampak pada profil lipid pasien. Meskipun demikian, fakta bahwa beberapa orang memiliki dislipidemia meningkatkan kesadaran akan risiko CVD dan mendukung perlunya mempertahankan program ini. Kata Kunci: Penyakit Kardiovaskular, Profil Lipid, Pasien Hipertensi, Prolanis
Anti-Inflammatory Activity Test of Tapak Liman (Elephantopus scaber L.) Leaf Extract Using Red Blood Cell Membrane Stabilization Method Wahdaniah, Wahdaniah; Yanti, Rahmi; Kamilla, Laila; Salim, Maulidiyah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2025): November 2025
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v9i1.2135

Abstract

Inflammation is the reaction of living tissue to trauma or infection, both in acute and chronic conditions. One plant with anti-inflammatory potential is the tapak liman leaf (Elephantopus scamber L.), which contains secondary metabolites such as phenolics, flavonoids, tannins, alkaloids, steroids/treponoids, and saponins. The purpose of this study was to determine the anti-inflammatory activity of Elephantopus scamber L. leaf extract at concentrations of 0.005%, 0.01%, 0.02%, 0.04%, and 0.08% using the red blood cell membrane stability method. Anti-inflammatory activity showed that 70% ethanol extract of tapak liman leaves had low anti-inflammatory activity at a concentration of 0.005% with a stability of 98.00%, while the highest activity was found at a concentration of 0.08% with a stability of 99.65%. Microscopic examination showed that at concentrations of 0.005%, 0.01%, 0.02%, 0.04%, and 0.08%, the administration of tapak liman extract could restore the normal shape of erythrocytes. The Kruskal-Wallis test yielded a significance value of 0.000, which is less than 0.05, meaning that Ha is accepted. It can be concluded that there are differences in the anti-inflammatory activity of tapak liman leaf extract (Elephantopus scamber L.) at concentrations of 0.005%, 0.01%, 0.02%, 0.04%, and 0.08%.
PROFIL LIPID SEBAGAI PREDIKTOR DISFUNGSI GINJAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS-HIPERTENSI: STUDI CROSS-SECTIONAL DI KOTA PONTIANAK Triana, Linda; Nuswantoro, Ari; Kamilla, Laila; Aprillia, Dinasti
Majalah Kesehatan Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Disfungsi ginjal merupakan komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien dengan diabetes melitus dan hipertensi (DM-HT). Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara profil lipid dengan gangguan fungsi ginjal, namun hasilnya masih belum konsisten dan data pada populasi Asia Tenggara masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter lipid dengan penanda disfungsi ginjal pada pasien DM-HT di Kota Pontianak serta mengidentifikasi parameter lipid mana yang paling berpengaruh sebagai prediktor disfungsi ginjal. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini dilakukan di Unit Pelaksana Teknis Pusat Laboratorium Kesehatan Kota Pontianak selama periode Januari hingga Desember 2024. Sebanyak 469 pasien DM-HT yang tercatat sebagai peserta Prolanis dilibatkan dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan meliputi parameter lipid (kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida) dan penanda fungsi ginjal (ureum, kreatinin, mikroalbuminuria). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho untuk menilai hubungan antar variabel dan regresi logistik untuk mengidentifikasi prediktor dominan. Analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara HDL dengan kreatinin (rho = -0,227; p < 0,001) dan mikroalbuminuria (rho = -0,183; p < 0,001). Hasil regresi logistik mengkonfirmasi bahwa HDL merupakan satu-satunya parameter lipid yang secara signifikan berhubungan dengan penurunan risiko peningkatan kreatinin (OR = 0,933; 95% CI = 0,884-0,978; p = 0,004). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara parameter lipid lainnya dengan ureum maupun mikroalbuminuria (semua p > 0,05). HDL merupakan faktor protektif yang signifikan terhadap disfungsi ginjal pada pasien DM-HT di Kota Pontianak. Temuan ini mendukung pentingnya strategi peningkatan kadar HDL dalam tata laksana pasien DM-HT untuk pencegahan komplikasi ginjal.