Articles
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembinaan Kedisplinan Guru Di Sekolah Dasar
hajar, Siti;
Putra, Elpri Darta
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1191
Tujuan dari riset ini mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugasnya di Sekolah Dasar, bagaimana strategi kepala sekolah terhadap pembinaan kedisiplinan guru dan kendala dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas di Sekolah Dasar Negeri 29 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini kepala sekolah dan guru sudah memahami tentang konsep disiplin itu sendiri. Guru-guru juga sudah mengetahui berbagai peraturan yang ada di sekolah dan berusaha untuk mematuhi peraturan-peraturan tersebut. Dalam pelaksanaannya, jika ada guru yang melanggar peraturan harus diberi sanksi, namun di SD Negeri 29 Pekanbaru belum pernah ada sanksi berat yang diterima guru, hanya ada teguran dari kepala sekolah jika ada guru yang melanggar peraturan yang ringan, seperti terlambat datang ke sekolah
Analisis Implementasi Lima Nilai Karakter Pendidikan pada Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Dasar
Khairani, Dinia;
Putra, Elpri Darta
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1198
Tujuan dari riset ini mendeskripsikan perencanaan, implementasi dan evaluasi Pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran Kelas IV SDN 145 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini SDN 145 Pekanbaru belum memiliki program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sehingga perencanaan implementasi 5 nilai karakter utama tidak disusun secara tertulis. Pelaksanaan implementasi 5 nilai karakter utama di dalam kelas pada pembelajaran tematik dan mulok tidak berjalan dengan baik pada RPP daring langkah pembelajaran tidak menanamkan nilai-nilai karakter. karena dalam proses pembelajaran guru hanya memberikan tugas kepada siswa, meminta siswa mengirimkan tugas dan siswa diminta belajar sendiri materi pembelajaran. Pelaksanaan implementasi 5 nilai karakter utama di luar kelas tidak dapat dilaksanakan yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan pembiasaan sekolah karena dampak dari penyebaran virus Covid-19. Dengan demikian, evaluasi implementasi 5 nilai karakter utama di SDN 145 Pekanbaru tidak berjalan karena dampak kegiatan sekolah yang dilakukan secara online atau daring
Pemanfaatan Media Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Kelas V SDN 169 Pekanbaru
p, Mawarni.;
Putra, Elpri Darta
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2636
Pembelajaran ini berfokus pada pemanfaatan media TIK yang diterapkan sekolah pada guru khususnya kelas v SDN 169 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pemanfaatan media pembelajaran menggunakan TIK dalam proses pembelajaran,mengetahui dampak Positif dan Negatif pemanfaatan media pembelajaran menggunakan TIK terhadap siswa di Kelas V SDN 169 Pekanbaru, serta mengetahui kendala yang dialami guru saat menggunakan media TIK dalam proses pembelajaran. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan penguraian data secara deskriptif. Sumber data melibatkan 3 orang guru kelas, 1 orang guru maple TIK dan 1 orang kepala sekolah, dengan instrumen penelitian yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan 2 teknik keabsahan data triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data ini menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan adanya media TIK dalam proses pembelajaran pada SDN 169 Pekanbaru cukup maksimal dikernakan media pembelajaran TIK akan menjadi mudah untuk disampaikan dan menciptakan suasana belajar menjadi menyenangkan, memiliki dampak positif dan negarif terhadap guru dan siswa. Kendala yang dialami saat menggunakan media TIK dalam proses pembelajaran terdapat pada infrastruktur dan pada guru itu sendiri
Peran Guru Melalui Program Adiwiyata Dalam Mengembangkan Karakter Peduli Lingkungan di SD
Fajar, Wanda Mufthia;
Putra, Elpri Darta
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40646
Program Adiwiyata yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan rasa peduli lingkungan hidup yang sedang mengalami penurunan pada saat ini. Hal ini tentunya didukung melalui kontribusi peran guru melalui Program Adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan yang telah disusun oleh pihak sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis interaktif model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD berada pada tingkat kepedulian terhadap lingkungan dengan cukup baik. Kedua, pelaksanaan peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD berada pada tingkat cukup baik. Ketiga, hambatan-hambatan peran guru melalui program adiwiyata dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan di SD, yaitu sarana prasarana sekolah yang kurang. Maka, peran guru melalui program adiwiyata dalam mengemnbangkan karakter peduli lingkungan cukup baik. Implikasi penelitian ini diharapkan karakter peduli lingkungan dapat dikembangkan dengan adanya peran guru dalam pelaksanaan program adiwiyata.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pembinaan Kedisplinan Guru Di Sekolah Dasar
hajar, Siti;
Putra, Elpri Darta
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1191
Tujuan dari riset ini mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugasnya di Sekolah Dasar, bagaimana strategi kepala sekolah terhadap pembinaan kedisiplinan guru dan kendala dalam pembinaan kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas di Sekolah Dasar Negeri 29 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini kepala sekolah dan guru sudah memahami tentang konsep disiplin itu sendiri. Guru-guru juga sudah mengetahui berbagai peraturan yang ada di sekolah dan berusaha untuk mematuhi peraturan-peraturan tersebut. Dalam pelaksanaannya, jika ada guru yang melanggar peraturan harus diberi sanksi, namun di SD Negeri 29 Pekanbaru belum pernah ada sanksi berat yang diterima guru, hanya ada teguran dari kepala sekolah jika ada guru yang melanggar peraturan yang ringan, seperti terlambat datang ke sekolah
Analisis Implementasi Lima Nilai Karakter Pendidikan pada Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Dasar
Khairani, Dinia;
Putra, Elpri Darta
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1198
Tujuan dari riset ini mendeskripsikan perencanaan, implementasi dan evaluasi Pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran Kelas IV SDN 145 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dokumen. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini SDN 145 Pekanbaru belum memiliki program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sehingga perencanaan implementasi 5 nilai karakter utama tidak disusun secara tertulis. Pelaksanaan implementasi 5 nilai karakter utama di dalam kelas pada pembelajaran tematik dan mulok tidak berjalan dengan baik pada RPP daring langkah pembelajaran tidak menanamkan nilai-nilai karakter. karena dalam proses pembelajaran guru hanya memberikan tugas kepada siswa, meminta siswa mengirimkan tugas dan siswa diminta belajar sendiri materi pembelajaran. Pelaksanaan implementasi 5 nilai karakter utama di luar kelas tidak dapat dilaksanakan yaitu kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan pembiasaan sekolah karena dampak dari penyebaran virus Covid-19. Dengan demikian, evaluasi implementasi 5 nilai karakter utama di SDN 145 Pekanbaru tidak berjalan karena dampak kegiatan sekolah yang dilakukan secara online atau daring
Sosialisasi Model Pembelajaran Tgfu Pada Pembelajaran Permainan Sepakbola Di SMA Olahraga Provinsi Riau
Fernando, Ricky;
Putra, Elpri Darta;
Prayugi, Diki Ihsan;
Piranda, Muhammad Fiqih
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v5i2.2365
Perkembangan terkini dalam pembelajaran sepakbola modern umumnya dibelahan dunia tentunya sudah menggunakan pendekatan pembelajaran taktis baik dari segi pembelajaran maupun kepelatihan. Penelitian yang yang membandingkan antara pendekatan pembelajaran taktis dan teknis di anggap sudah ketinggalan zaman dan bahkan tidak perlu untuk diteliti. Namun sebaliknya pendekatan taktis tampaknya sudah berada pada tahap implementasi di malaysia dalam konteks pembelajaran maupun dalam konteks pembinaan. Berdasarkan pengamatan nyata guru dan pelatih di malaysia masih menggunakan pendekatan teknis dalam hal pembelajaran maupun pelatihan, pendekatan teknis sendiri lebih bersifat demontrasi perintah, pembelajaran keterampilan, dan gaya praktek. Di Antara pelaksanaan waktu kurikulum pendidikan jasmani terdiri dari pembelajaran permainan dan masih ada penekanan pada permainan dalam kurikulum pendidikan jasmani. Pengalaman permainan khususnya pendidikan jasmani dalam pembelajaran sepakbola mendapatkan kritik kurangnya penguasaan konten sehingga isi pembelajaran menjadi tidak relevan. Penulis menduga dalam pembelajaran sepakbola siswa yang yang memiliki penguasaan teknik yang baik. . Fakta yang terjadi dilapangan fakta bahwa banyak dari penelitian sebelumnya telah berpusat pada membandingkan pendekatan telah diperparah perdebatan tentang 'metode mana yang terbaik?. Sebaliknya, telah disarankan harus mengeksplorasi bagaimana model dapat mencapai hasil tersebut itu telah dirancang. Dia menyarankan agar mencoba membandingkan model yang mempromosikan berbeda jenis hasil dengan proses yang tidak dimiliki bersama adalah ekuivalen empiris membandingkan Antara model yang satu dengan model yang lain. Memang, ada juga kelangkaan studi empiris efek dari pendekatan TGfU dalam pembelajaran sepakbola pada siswa yang masih berusia muda, dalam hal ini peneliti ingin mengungkapkan penerapan model pembelajaran TGFU non-komparatif dalam lingkungan pembinaan
Cultivating elok budi character value in elementary school
Elpri Darta Putra;
Bunyamin Maftuh;
Mamat Supriatna
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 13 No. 6 (2024): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/jpfkip-v13i6.p234-241
Character education in primary schools is essential to shaping children's moral values and good behavior. This research uses the literature study method to understand how the character values of Eloklah Budi can be effectively applied in the daily lives of elementary school students. Data were obtained from various sources, such as books, journal articles, and educational policies, which were analyzed to describe practical approaches to integrating character values. The results show that character education focusing on the concept of "Eloklah Budi" in primary schools emphasizes the development of cognitive and academic aspects and the formation of dignified and highly ethical character in students. Approaches through the formal curriculum and extracurricular activities have proven effective in teaching students honesty, responsibility, politeness, and empathy. The holistic approach to character education also recognizes local cultural and religious values as key elements in building a strong and diverse character.
Improving Fourth Grade Students’ Critical Thinking Skills with MIKIR Approach
Alpusari, Mahmud;
Mulyani, Eva Astuti;
Hermita, Neni;
Putra, Elpri Darta
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This study aims to evaluate the implementation of an approach to improve elementary school students’ critical thinking skills. The approach is called MIKIR that stands for mengalami (experiencing), interaksi (interaction), komunikasi (Communication), internalisasi (internalization), and refleksi (reflection). This research was conducted at a public elementary school in Pasir Penyu District, Indragiri Hulu Regency, Indonesia. The subject of this research was 23 fourth grade students. The method used in this research was quasi-experimental method. The experimental design used in this study was pre-test and post-test one group design. The results of the study obtained an average pretest score of 22.13 and an average posttest score of 27.70 from a maximum score of 36. Based on these results, the score increased by 5.57 points or 20.10%. The overall average N-gain value of 0.41 with moderate criteria, so that the MIKIR approach can improve fourth grade students’ critical thinking skills. This result was supported by the results of student learning activities and student responses to learning with the MIKIR approach obtaining an average of 84.6% with a very good category.
The Effect of Learning Facilities and Family Environment on Motivation to Learn of Prospective Elementary Teacher Education on Online Learning
Mulyani, Eva Astuti;
Alpusari, Mahmud;
Putra, Elpri Darta
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/
This research purpose determines the effect of learning facilities and family environment on motivation to learn of prospective elementary teacher on online learning. The research method used is descriptive quantitative. The data used are primary data obtained directly from filling out a questionnaire by 180 prospective elementary teacher education from a public University, Riau province, Indonesia. The results showed that there was a positive and significant effect of learning facilities and family environment on motivation to learn of prospective elementary teacher in learning during Pandemic, with the results of testing with the F test that obtained an F value of 21.272 with a significance value of F of 0.000 or a sig F value of <0.05. The multiple regression test results show that the coefficient of determination (R2) is 0.440 or 44%.