Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Promotif dan Preventif Terhadap Pengendalian Hipertensi: Analisis Kualitatif di Kota Tomohon, Indonesia Pojoh, Venita Septami; Manoppo, Jeanette Irene Christiene; Kaseke, Martha Marie; Nelwan, Jeini Ester; Mantjoro, Eva Mariane
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2476

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat termasuk di Kota Tomohon, dengan prevalensi tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Taratara, yang membutuhkan kebijakan promotif dan preventif sebagai bagian dari upaya pengendalian. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan promotif dan preventif terhadap pengendalian hipertensi di Kota Tomohon menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dan dilaksanakan di Puskesmas Taratara pada Oktober–November 2025. Informan terdiri dari Kepala Puskesmas, kader kesehatan, dan penderita hipertensi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan empat variabel Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi telah berjalan melalui mekanisme berjenjang, namun kejelasan dan konsistensinya belum optimal. Sumber daya manusia dan kewenangan relatif memadai, tetapi keterbatasan fasilitas, anggaran, dan informasi masih menjadi hambatan. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang baik, meskipun dukungan insentif belum optimal. Struktur birokrasi telah didukung oleh SOP, namun implementasinya dan koordinasi lintas sektor belum berjalan efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan promotif dan preventif pengendalian hipertensi di Kota Tomohon masih memerlukan penguatan pada seluruh aspek implementasi kebijakan.
On Penyuluhan Pencegahan Penyakit Kulit Di Kelurahan Tuminting Health Education on Skin Disease Prevention in Tuminting Village: - Kaseke, Martha Marie; Doda, Diana Vanda Daturada; Pandaleke, Thigita Aga
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 3 (2025): Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i3.65542

Abstract

Skin diseases are common health problems in the community, particularly in tropical regions such as Tuminting Village. Community knowledge regarding risk factors, prevention methods, and early signs of skin diseases remains limited. This community service activity aimed to improve public knowledge related to the prevention of skin diseases. The activity was carried out in the form of a health education session using an educational video, accompanied by a pre- and post-test questionnaire assessing knowledge about skin disease prevention. The pre-test results showed a knowledge level of 83%, which increased significantly to 94% after the educational intervention. In conclusion, health education on skin disease prevention is essential to enhance community knowledge in Tuminting Village. ABSTRAK Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang dapat terjadi di masyarakat terutama pada wilayah tropis seperti Kelurahan Tuminting. Pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, cara pencegahan, dan tanda-tanda penyakit kulit masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan penyakit kulit. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan kulit melalui video edukasi, dimana dilakukan pengisian kuesioner pengetahuan tentang penyakit kulit sebelum dan sesudah penyuluhan. Pada pengisian kuesioner sebelum penyuluhan pencegahan penyakit kulit hanya didapatkan pengetahuan sebesar 83% dan hasilnya meningkat signifikan menjadi 94% sesudah dilakukan penyuluhan pencegahan penyakit kulit. Sebagai kesimpulan bahwa penyuluhan pencegahan penyakit kulit diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat kelurahan tuminting.
Mechanistic Exploration of Moringa oleifera Leaf Bioactives in Prostate Cancer Using Network Pharmacology Tengke, Feniea Wulan Agaype; Tallei, Trina Ekawati; Turalaki, Grace Lendawati Amelia; Tendean, Lydia Estelina Naomi; Kaseke, Martha Marie; Niode, Nurdjannah Jane; Fatimawali, Fatimawali
Grimsa Journal of Science Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjset.v4i1.105

Abstract

Prostate cancer remains one of the most prevalent malignancies in men worldwide, while current therapeutic strategies are often associated with adverse effects and the emergence of drug resistance, highlighting the need for safer and more effective alternatives. This study aimed to elucidate the multitarget molecular mechanisms of bioactive compounds derived from Moringa oleifera leaves against prostate cancer using an integrated in silico network pharmacology approach. A total of 137 bioactive compounds were collected from LC–MS/MS profiling data and phytochemical databases, of which 20 compounds with high predicted biological activity were prioritized based on Way2Drug PASS analysis. Potential protein targets were predicted and intersected with prostate cancer–associated genes to identify shared targets. Protein–protein interaction network analysis revealed 536 overlapping targets, with ten hub proteins, ESR1, AKT1, SRC, EGFR, TP53, HSP90AA1, PIK3CA, HSP90AB1, PIK3R1, and MAPK1, identified as central nodes. Pathway enrichment analysis demonstrated that these targets were predominantly involved in cancer-related signaling pathways, including pathways associated with EGFR tyrosine kinase inhibitor resistance. Pharmacokinetic and toxicity assessments indicated that several compounds, such as isorhamnetin, kaempferol, tocopherol, and afzelin, exhibited favorable drug-likeness properties and low predicted toxicity. Overall, these findings suggest that bioactive compounds from Moringa oleifera leaves exert anticancer effects through a multitarget and multi pathway mode of action rather than single-protein modulation. This study provides systematic insight into the molecular mechanisms underlying the anti–prostate cancer potential of Moringa oleifera leaves and supports their relevance as candidates for further experimental validation and drug development.