Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kesehatan dan Kekebalan Tubuh Lansia pada Masa Pandemi Covid 19 Melalui Gerakan 3M : Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Meminum Jamu Sulistyawati, Wiwin; Etika, Arif Nurma; Yunalia, Endang Mei; Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Nurseskasatmata, Satria Eureka
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i1.15767

Abstract

The increasing number of Covid 19 sufferers makes us have to make solution steps to avoid Covid 19. The elderly are a vulnerable group to contracting this virus. There are degenerative diseases that appear in the elderly, such as diabetes and hypertension, which will worsen the condition of the elderly. The application of 3M (washing hands, wearing masks, and drinking herbal medicine) can improve the health and immunity of the elderly. This community service activity carried in three stages: the preparation stage (coordinating with partners), the implementation stage (conducting education on proper handwashing, wearing masks, conducting herbal medicine training), and the evaluation stage. This community service activity was held at the MK 2 posyandu, Tamanan sub-district, Kediri City. This activity is the distribution of hands-on aid, masks, and herbal medicine, and an increase in public knowledge about 3M. The application of washing hands, wearing masks, and drinking herbal medicine can be a solution to prevent transmission of Covid 19 to the elderly.
Sosialisasi Senam Lansia di Kelurahan Balowerti RW 6 Kota Kediri Etika, Arif Nurma; Sulistyawati, Wiwin; Agnes, Yeni Luviana Novita; Jayani, Indah; Prasetyo, Rudi Tri; Mirasa, Yudied Agung; Yunalia, Endang Mei; Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Nurseskasatmata, Satria Eureka
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 2 (2022): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i2.17510

Abstract

The elderly are vulnerable individuals, so their health needs to be improved. Knowledge of the elderly about maintaining health also needs to be improved. One way to improve the health of the elderly is through elderly exercise. The purpose of this implementation is to increase the knowledge of elderly about elderly exercise. The implementation method is divided into three stages. The first stage is to make preparations (coordination with partners, for example, caregivers), the next stage is to carry out activities (implementing counseling and simulation of elderly exercise), and the last stage is evaluation. The implementation was carried out in RW 6 Balowerti on 2-7 June 2021. This implementation was followed by 38 elderly. Based on the results, pretest were obtained almost half (47.4%) of the elderly had less knowledge levels, in the posttest it was found that most (57.9%) of the elderly had a good level of knowledge. From the results of the test, it can be concluded that there is an influence of health education and simulation of elderly exercise on the level of knowledge of the elderly.
Faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Karingga, Devangga Darma; Yunalia, Endang Mei; Jayani, Indah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/87b2xh74

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan adalah proses bertambahnya fungsi dan struktur tubuh yang lebih kompleks pada gerak kasar, halus, bicara, bahasa, dan sosialisasi kemandirian. Lebih dari 200 juta anak di bawah usia lima tahun diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Gangguan bicara serta bahasa merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 70 responden. Teknik sampling yang dilakukan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025 di Trimulia Fisioterapi. Variabel independennya adalah jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, dan pola asuh. Variable dependennya adalah kejadian speech delay. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi suare dan spearman rank.Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil ada hubungan jenis kelamin dan pola asuh dengan kejadian speech delay dengan nilai p 0,001 dan 0,000. Berdasarkan hasil uji spearman rank didapatkan hasil ada hubungan durasi penggunaan gadget dengan kejadian speech delay  dengan nilai p 0,000.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, pola asuh dengan kejadian speech delay.
Psikoedukasi Family Therapy Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Sehat Bersama Anak Yunalia, Endang Mei; Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Ramayanti, Indah Jayani, Eva Dwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17522

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak merupakan pondasi dalam interaksi dalam keluarga. Komunikasi yang baik antara orangtua dengan anak, akan membantu orangtua memahami perkembangan anak, dapat memberikan stimulasi dengan tepat sehingga dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri, membangun harga diri ataupun konsep diri positif. Pola komunikasi yang tidak tepat antara orangtua kepada anak dapat menyebabkan permasalahan dalam hubungan antara anak dengan orangtua, sehingga perlu dilakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya permasalahan komunikasi antara orangtua dengan anak. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya menerapkan komunikasi yang tepat kepada anak. Metode: Kegiatan dilakukan dalam 3 tahap pelaksanaan, yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan psikoedukasi family therapy, sebanyak 13 orang (72,2%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan hampir setengah peserta lagi yaitu sebanyak 3 responden (27,8%) memiliki pengetahuan cukup. Hasil analisis data menunjukkan terdapat 15 peserta yang mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan psikoedukasi family therapy, yaitu sebanyak 15 responden (83,3%). Hasil nilai p yang diperoleh yaitu 0,000 (<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian psikoedukasi family therapy terhadap pengetahuan ibu. Kesimpulan: Ada peningkatan pegetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi family therapy.
Cognitive Development in Children Aged 2-3 Years with Stunting in Kediri Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Susmiati; Endang Mei Yunalia; Devangga Darma Karingga; Angeline Bushy; Ines Septiya Prayogi
Journal Of Nursing Practice Vol. 9 No. 3 (2026): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v9i3.1085

Abstract

Background: In the first 1,000 days of life, children are vulnerable to chronic malnutrition, known as stunting, which impacts cognitive development. An initial survey in Blabak Village, Kediri City, on several stunted children showed language delays, difficulty concentrating, motor delays and understanding commands, which means they tend to experience cognitive disorders. Purpose: The study aim is to analyze the relationship between stunting and cognitive development in children aged 2–3 years. Methods: This research using correlation analytical research design with cross-sectional approach. Sample of 54 children aged 2-3 years, selected using proportionate stratified random sampling. The research was conducted at 6 integrated health service post (posyandu), Blabak Village, Kediri City in September 2024. Stunting as an independent variable, while cognitive development as a dependent variable. Data were analyzed using Spearman rho test. Results: The results of Spearman's rho between stunting and cognitive development in learning and problem solving category, logical thinking, symbolic thinking sequentially have P values of 0.000; 0.000; and 0.005. The correlation coefficient between Stunting and Cognitive Development in Learning and Problem Solving Category, Logical Thinking, Symbolic Thinking sequentially is 0.651; 0.650; 0.374. Conclusion: There is a significant relationship between stunting and cognitive development in learning and problem solving category (strong relationship), logical thinking (strong relationship), symbolic thinking (quite strong relationship).