Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PREDICTIVE MAINTENANCE MECHANICAL LOOSENESS PADA POROS BERPUTAR BERBASIS LAB VIEW Tauvana, Ade; Rachmanu, Fatkur; Widodo; Nulhakim, Lukman; Mulyani, Yayu
JURNAL RAMATEKNO Vol 3 No 1 (2023): Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v3i1.66

Abstract

Vibration monitoring merupakan kegiatan memantau getaran pada sebuah mesin berputar dengan cara merekam dan menganalisis getaran. Getaran tinggi pada suatu mesin dapat disebabkan oleh kasus mechanical looseness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui putaran poros yang diijinkan pada getaran kondisi mechanical loosness. Pengukuran getaran dilakukan menggunakan sensor accelerometer ADXL 345 yang dapat membaca nilai akselerasi suatu getaran pada posisi vertikal dibagian rumah bearing. Pembacaan nilai akselerasi tersebut diolah kembali oleh kontroler arduino uno R3 dan diproses menjadi grafik FTT melalui software LabVIEW. Berdasarkan pengujian nilai akselerasi yang dihasilkan pada kondisi mechanical looseness kategori fondasi melengkung dengan 2 shim untuk putaran poros 1495 rpm adalah 949,587 mm/s2 , putaran poros 895 rpm menghasilkan nilai akselerasi 982,610 mm/s 2 , putaran poros 295 rpm menghasilkan nilai akselerasi 911,029 mm/s 2 . Pengujian kedua untuk fondasi melengkung dengan 3 shim pada putaran poros 1495 menghasilkan nilai akaselerasi 1018,86 mm/s 2 , putaran poros 895 rpm menghasilkan nilaiakselerasi1214,06 mm/s 2 , untuk putaran poros 295 rpm menghasilkan nilai akselerasi 1010,520 mm/s 2 . Pengujian ketiga dilakukan pada kondisi baut longgar dengan menghasilkan nilai akselerasi 826 mm/s 2 pada putaran poros 1495 rpm, menghasilkan nilai akselerasi 1180,477 mm/s 2pada putaran poros 895 rpm, dan menghasilkan nilai akselerasi 900,006 mm/s 2 pada putaran poros 295. Nilai putaran poros maksimal yang dijinkan pada getaran kondisi mechanical looseness yaitu 295 rpm. Getaran maksimal yang diijinkan yaitu pada putaran poros sebesar 295 rpm.
ABLE TO PULL POLYLACTID ACID (PLA) MATERIAL ANET ET4 3D PRINTING MACHINE PRODUCT RESULTS nulhakim, lukman; Tauvana, Ade Irvan; Syafrizal, Syafrizal
Kreator Vol. 11 No. 1 (2024): Kreator
Publisher : P3M Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/kreator.v11i1.1222

Abstract

A 3D Printing machine is a machine that is capable of printing objects in 3 dimensions, made layer by layer by melting/melting a predetermined material. The material used to make specimens is Polylactic Acid (PLA) filament which has good strength and is easily decomposed in the environment. The resulting specimens were subjected to tensile tests with 3 different thickness variations, namely 2 mm, 3 mm and 4 mm. The results from the tensile test of the 2 mm thickness specimen had the greatest results of up to 43.29 MPa because the layers of the specimen were denser than the 3 mm and 4 mm specimens.
ANALISA KARAKTERISTIK LOGAM ST37 SETELAH PROSES HEAT TREATMENT Syafrizal, Syafrizal; Tauvana, Ade Irvan; Nulhakim, Lukman
JURNAL RAMATEKNO Vol 4 No 2 (2024): Ramatekno_vol_4_no_2
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v4i2.203

Abstract

Proses heat treatmen pada baja karbon adalah salah satu teknik untuk mengetahui perubahan sifat sifat fisik dan mekanik baja, dan berapa besar pengaruh yang ditimbulkan terhadap kemampuan suatu material khususnya baja karbon ST37. Baja ST37 adalah jenis baja yang cukup banyak dimanfaatkan sebagai bahan praktek bagi mahasiswa mesin di setiap kampus, karena harga yang relative murah dan tersedia banyak dipasaran, disamping itu jenis baja ini termasuk jenis baja yang mudah dibentuk, mudah dilas dan mudah dipotong. Baja ST37 tergolong baja karbon rendah. Setelah mengalami proses heat treatment dengan temperature yang cukup tinggi 900 oC, dengan pendingian cepat menggunakan air, hasil pengujian menunjukkan bahwa baja ST37, mampu meningkatkan kekuatan tarik 100 % dari kekuatan semula dan kekerasanya juga naik 30 % lebih tinggi, maka dalam hal ini wajib diwaspadai, jika salah dalam perlakuan heat treatment pada baja ST37, maka baja yang dianggap bagus bisa berubah manjadi baja ST37 yang dapat merusak mata pahat yang biasa digunakan pada proses permesinan.
PELATIHAN PEMBUATAN CANGKANG KERANG MENJADI KERAJINAN TANGAN (BROS) DI MUARA ANGKE, JAKARTA UTARA Ardiani, Septia; Rahmayanti, Handika Dany; Akmalia, Nurul; Nulhakim, Lukman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7725

Abstract

Limbah cangkang kerang yang bertumpuk-tumpuk di sebagian besar wilayah Muara Angke menjadi masalah lingkungan yang signifikan. Limbah ini harus dikelola dengan baik karena jika dilihat dari sisi ekonomi berpotensi untuk menambah pendapatan masyarakat dengan mengolahnya menjadi suatu produk kerajinan seperti bros. Sasaran pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Pluit. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam mencuci cangkang kerang dan membuat bros dari limbah cangkang kerang. Metode yang digunakan adalah pelatihan. Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah materi tentang cara memilah cangkang kerang, cara mencuci cangkang kerang, serta cara membuat bros dari cangkang kerang. Narasumber yang hadir adalah seorang pengrajin manik-manik terkenal yang memiliki brand bernama “Koleksikikie”. Setelah materi, dilakukan praktek pembuatan bros. Masing-masing peserta diberikan satu box alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat bros. Setiap peserta wajib menghasilkan minimal satu produk bros berbahan cangkang kerang. Kesimpulan kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan ibu-ibu PKK Muara Angke dalam memuat bros cangkang kerang, serta dihasilkan 25 bros karya ibu-ibu PKK. Peningkatan keterampilan ini dapat dilihat dari hasil penilaian expert yang menunjukkan bahwa sebanyak 55% ibu-ibu bisa membuat bros dengan sangat bagus, 25% bagus,dan 20% kurang bagus.
Pemanfaatan Panas Pemanggang Sate sebagai Sumber Energi Listrik Berbasis Termoelektrik Generator Nulhakim, Lukman; Rachmanu, Fatkur; Tauvana, Ade Irvan; Widodo, Widodo; Yusuf, Mirza
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 15, No 2 (2024): JURNAL SIMETRIS VOLUME 15 NO 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v15i2.11391

Abstract

Termoelektrik generator merupakan teknologi pembangkit energi listrik dengan memanfaatkan efek Seebeck dikarenakan adanya perbedaan temperatur panas dan dingin pada kedua sisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tegangan yang dihasilkan oleh termoelektrik generator dari proses pembakaran sate dengan menggunakan arang tempurung kelapa. Pembangkit energi listrik menggunakan 7 keping termoelektrik generator tipe TEG SP 1848 dengan sambungan seri ditempelkan pada material aluminium dengan ukuran 280 x 40  x 15 mm dan heatsink. Heatsink sebagai pendingin menggunakan model extrude. Pengujian dimulai arang sudah berwarna merah, dimana tegangan maksimal yang dihasilkan sebesar 25,4 V, dengan waktu 7 menit pada perbedaan temperatur 45 oC, dimana sisi panas dengan temperatur 189 oC dan sisi dingin dengan temperatur sebesar 144 oC.
RANCANG BANGUN MODUL MESIN KONVERSI ENERGI BERTINGKAT Nulhakim, Lukman; Syafrizal, Syafrizal; Subekti, Mokhamad Is; Tauvana, Ade Irvan; Widodo, Widodo; Yusuf, Mirza
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 1 (2024): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jm.v10i1.3298

Abstract

Mesin konversi energi merupakan mesin yang merubah suata energi menjadi energi yang lain. Pemanfaatan energi yang dihasilkan oleh mesin konversi energi dapat digunakan untuk menggerakkan mesin konversi energi yang lainnya. Penelitian ini membuat modul mesin konversi energi bertingkat dengan metode regeneratif energi, dimana energi listrik dari sel surya digunakan untuk menggerakkan pompa, debit air yang dihasilkan pompa digunakan untuk menggerakan generator untuk menghasilkan energi listrik, dimana energi ini digunakan untuk menggerakan motor listrik pada kipas angin. Pembuatan modul ini meliputi perancangan, pembuatan dan perkitan. Pengujian dilakukan 30 menit pada masing-masing mesin konversi energi, dimana sel surya menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 20,9 V, pompa menghasilkan debit air rata-rata 3,53 l/m, dan tegengan yang dihasilkan oleh generator sebesar 12 V, sedangkan kecepatan udara yang dihasilkan oleh kipas angin rata-rata sebesar 22,8 m/s.
ANALISIS KINEMATIKA LENGAN ROBOT 5 DOF PADA MODUL FINAL PACKING MENGGUNAKAN METODE DENAVIT- HARTENBERG Mokhamad Is Subekti; Rachmanu, Fatkur; Nulhakim, Lukman; Dwiputra, Aditya Yudhistira
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i1.221

Abstract

Teknologi robotika telah menjadi elemen penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinematika lengan robot 5 Degree of Freedom (DOF) pada modul Final Packing menggunakan metode Denavit-Hartenberg. Lengan robot ini dirancang untuk memindahkan barang secara otomatis dengan dukungan mikrokontroler Arduino Uno, Motor Servo MG966R dan driver motor servo PCA 9685. Penelitian mencakup perancangan, perakitan, pemrograman, pengujian sistem robotik, dan analisis kinematika lengan robot. Analisis kinematika lengan robot dilakukan pada tiga kondisi utama, yaitu posisi stand by dengan hasil sumbu X = 75,67 mm, sumbu Y = - 63,50 mm, dan sumbu Z = 155,00 mm; lalu kondisi mengambil barang dengan hasil sumbu X = 103,25 mm, sumbu Y = 123,04 mm, sumbu Z = 33,02 mm; dan kondisi menaruh barang dengan hasil sumbu X = 90,72 mm, sumbu Y = - 145,04 mm, sumbu Z = - 78,43 mm. Hasil perhitungan kinematika kemudian dibandingkan dengan data hasil pengukuran aktual posisi gripper dengan selisih rata-rata tidak melebihi 3% dan dibandingkan dengan data simulasi RoboAnalyzer dengan selisih rata-rata tidak melebihi 1%. Hasil perbandingan menunjukkan akurasi tinggi dalam pemindahan barang dengan perhitungan kinematika yang valid, memberikan kontribusi pada pengembangan sistem otomasi dan bahan pembelajaran robotika bagi mahasiswa.
RANCANG BANGUN POMPA HIDRAM UNTUK MENGATASI KETERBATASAN SUMBER ENERGI LISTRIK Tauvana, Ade Irvan; Widodo, Widodo; Nulhakim, Lukman; Anugrah, Hari
Jurnal Teknologi Terapan Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v11i1.701

Abstract

Puteran Village, Cikalong Wetan District, West Bandung Regency is the one that needs a hydram pump to utilize the spring water in Puteran Village to meet daily needs. This hydram pump is a pump that utilizes the power of water flowing from a source and some of the water is pumped to a higher place. This pump does not use electrical energy, so it can be used in areas where electricity is difficult or limited. This research includes design and assembly, this pump uses PVC pipe measuring ½", 2", 3" and 4". Tests were carried out by varying the diameter and length of the hydram pump tube. Water flows from the spring to the hydram pump at a distance of 6 meters with a height of 1 meter, while the distance from the pump to the water reservoir is 60 meters with a height of 2 meters. The total cost of making a hydram pump is Rp. 822,000,- and the largest variation in the 4" diameter air tube with a height of 1 meter produces a water discharge of 0.0000668 m3/s with a D' Aubuisson hydram pump efficiency of 82.59% and a Rankine hydram pump efficiency of 63.85%.
Experimental Study of Drying Fruits and Vegetables Using The Freeze Drying Method With The Aim of Maintaining The Nutrition and Effectiveness of Processed Products Yusuf, Mirza; Nulhakim, Lukman; Prambandono, Bayu; Wisnujati, Andika; Yudhanto, Ferriawan
Quantum Teknika : Jurnal Teknik Mesin Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jqt.v6i2.24507

Abstract

The potential of natural resources in tropical countries is very diverse. one of them is the abundant agricultural products. but there are some obstacles in the post-harvest cycle and the continuous availability when the harvest season ends. various methods of preserving agricultural products have been tested from conventional methods to advanced technology. one of the technologies for preserving agricultural products is freeze drying. various innovations continue to be tested until they get consistent results with good energy efficiency. This method was originally started in the pharmaceutical industry. Various treatments and flexible adaptations make this method penetrate the food industry to maintain the quality of food products. In the food industry, freeze drying is suitable for food products such as meat, fruits, grains, and vegetables. The advantage of freeze drying is that the food products produced do not change shape, form, texture, taste, and nutrition even though they have gone through the drying process. Of the various characteristics of fruits and vegetables have their own properties that can be changed with the temperature parameters applied in the freeze dryer method.
Rancang Bangun Pemanggang Sate untuk Pedagang Sate Desa Kembangkuning, Jatiluhur, Purwakarta Nulhakim, Lukman; Syafrizal, Syafrizal; Tauvana, Ade Irvan; Widodo, Widodo; Rachmanu, Fatkur; Subekti, Mokhamad Is; Musawarman, Musawarman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i3.8698

Abstract

Sate merupakan makanan yang melalui proses dengan cara dibakar. Proses pembakaran menggunakan arang dengan udara agar arang tetap menyala. Penggunaan kipas angin untuk menghasilkan angin memerlukan energi listrik yang mengakibatkan bertambahnya biaya operasional sedangkan menggunakan kipas anyaman dengan tenaga manusia dapat memperlama proses penyajian dan memerlukan tenaga dan waktu ekstra. Teknologi termoelektrik generator dengan memanfaatkan panas arang untuk menghasilkan energi listrik sehingga dapat menggerakkan kipas angin pada pemanggang sate. Pemanggang sate berbasis termoelektrik generator ini dibuat untuk digunakan pedagang sate di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta. Metode yang digunakan persiapan dengan melakukan diskus, pelaksanaan yang terdiri dari merancang lalu dilanjutkan proses manufaktur diantaranya proses pemotongan, pengelasan dan perakitan, dan yang terakhir evaluasi dengan melakukan pengujian, pelatihan dan pemeliharaan alat. Hasil kegiatan PKM memberikan pemanggang sate dengan memanfaatkan teknologi termoelektrik generator menghasilkan tegangan 11 Volt untuk menggerakkan kipas angin dengan rata2 putaran kecepatan sebesar 5,6 m/s, adanya kipas angin pada pemanggang sate, pedagang sate dapat melakukan kegiatan lain seperti mempersiapkan bumbu, dan lainnya sehingga waktu proses dapat dimakasimalkan. dapat memaksimalkan. Kegiatan ini selain membuat dan menguji juga dilakukan pelatihan penggunaan dan pemeliharaan pemanggang sate agar pedagang sate dapat maksimal dalam menggunakannya.