Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Siti Asiyah; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumber sativus L.). Penelitian telah dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) bertempat di Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten bantul, Yogyakarta pada bulan Juni 2018 s/d Agustus 2018. Penelitian merupakan percobaan lapangan yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK (D) yang terdiri dari 3 aras, yaitu : 50 kg.ha-1 (D1), 100 kg.ha-1 (D2), 150 kg.ha-1 (D3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kotoran ayam (M) yang terdiri dari 3 aras, yaitu : 5 ton.ha-1 (M1), 10 ton.ha-1 (M2), 15 ton.ha-1 (M3). Parameter yang diamati meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga, persentase bunga, bobot segar brangkasan, berat kering brangkasan, jumlah buah per tanaman, panjang buah, diameter buah, dan berat buah per hektar. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji DMRT pada jenjang kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam tidak ada interaksi. Perlakuan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan. Perlakuan dosis pupuk NPK 150 kg.ha-1 memberikan pertumbuhan lebih daripada perlakuan dosis pupuk NPK 50 kg.ha-1 dan 100 kg.ha-1 . Perlakuan dosis pupuk kotoran ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan. Perlakuan pupuk kotoran ayam terbaik di capai pada dosis 5 ton.ha-1 . Perlakuan pemberian pupuk memberikan pertumbuhan sama dengan kontrol. Perlakuan dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam tidak berpengaruh terhadap hasil mentimun. Perlakuan pemberian pupuk memberikan hasil sama dengan kontrol.
PENGARUH SISTEM TANAM DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 33 Riko Ardian; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil padi varietas inpari 33 dengan sistem tanam jarwo 2:1,jarwo 4:1 dan tegel 1:1. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Lestari Makmur Jalan Wates Km 12 Dusun Polaman, Desa Argerejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sifat Agroklimat lahan penelitian merupakan daerah rendah dengan ketinggian tempat 88 m diatas permukaan laut (dpl), jenis tanah regosol,dengan ph 5,5-6,7, suhu rata-rata yaitu 26- 32 C, dan curah hujan yaitu 1,654.00 mm/tahun. Penelitian ini dilaksankan pada bulan Mei sampai agustus 2019, dengan menggunakan rancangan percobaan factorial 3x3 yang disusun dalam split plot. Faktor pertama yaitu sistem tanam (S) yang terdiri dari 3 aras yaitu Sistem tanam tegel 1:1 (S1),Sistem tanam Jarwo 2:1 (S2) dan Sistem tanam 4:1 (S3). Faktor kedua yaitu Waktu pemupukan (W) terdiri dari waktu pemupukan 14 HST dan 35 HST (W1),waktu pemupukam 14 HST dan 50 HST (W2) dan waktu pemupukan 14 HST,35 HST,50 HST (W3). Total kombinasi 3x3 = 9 kombinasi. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan 5 sampel rumpun tanaman padi. Variabel pengamatan meliputi Tinggi tanaman,Jumlah anakan,Panjang malai,Berat gabah hampa,prsentase gabah isi,berat gabah per malai,berat basah tanaman,Berat kering,Berat akar,volume akar. Tidak terjadi interaksi antara sistem tanam dan waktu pemupukan pada semua variabel,Perlakuan sistem tanam 2:1 dan 1:1 memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman padi lebih tinggi dari pada sistem tanam 4:1. Perlakuan waktu pemberian pupuk NPK tidak berpengaruh terhadap partum buhan dan hasil tanaman padi
RESPON HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.) TERHADAP SISTEM JARAK TANAM DAN BERBAGAI PEMBERIAN MULSA Muhammad Safrizal Anwar; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascolanicum L.) terhadap sistem jarak tanam dan pemberian mulsa. Penelitian dilaksanakan di Desa Kepuhan, Kelurahan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, dengan ketinggian tempat ± 273 mdpl, suhu minimum 22ºC dan Suhu maksimum 30ºC, dengan jenis tanah adalah Regosol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari sampai dengan bulan april 2020. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan acak kelompok lengkap dengan menggunakan dua faktor. faktor pertama yaitu jarak tanam bawang merah yaitu B1: 20 x 20 cm, B2 : 20 x 25 cm dan B3 : 20 x 30 cm. faktor kedua yaitu pemberian mulsa yaitu M1 kontrol, M2 mulsa plastik, dan M3 mulsa jerami. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), Jumlah daun perumpun, jumlah anakan per rumpunan, bobot segar tanaman (g), bobot segar umbi per rumpun (g), bobot tanaman kering (g), bobot umbi kering per rumpun (g) dan hasil per hektar. Analisis data pengamatan dilakukan dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5%, sedangkan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Dari penelitian yang saya lakukan diperoleh hasil terbaik pada jarak tanam 20 x 20 dengan pemberian mulsa plastik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi interaksi sistem jarak tanam dan pemberian berbagai mulsa terhadap hasil tanamanan bawang merah. Perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tanaman bawang merah. Hasil tertingi adalah pada perlakuan jarak tanam 20 x 20 cm dan pemberian mulsa plastik memberikan hasil yang tertinggi.
PENGARUH KONSENTRASI RHIZOBAKTERI BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) HIBRIDA DAN KOMPOSIT Muhammad Yusril Heri Pradana; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan yang mengandung karbohidrat, untuk dijadikan sebagai bahan pangan yang dikonsumsi maupun sebagai pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi rhizobakteri bambu terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida dan komposit. Penelitian ini dilaksanakan di dusun sengir, kelurahan sumberharjo, kecamatan prambanan, kabupaten sleman, yogyakarta pada bulan november 2019 sampai februari 2020. Rancangan penelitian menggunakan split plot dengan 2 faktor yaitu konsentrasi rhizobakteri dengan 3 taraf yaitu konsentrasi 0%, 10%, 20% dan varietas jagung dengan 2 taraf yaitu varietas bisi 2 dan bisma, masing-masing perlakuan diulangan 3 kali dan setiap percobaan terdiri dari 3 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada taraf 5%, dan dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan uji jarak berganda duncan (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi rhizobakteri dan varietas tidak berpengaruh terhadap semua variabel. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman,jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot segar pipilan biji, bobot kering pipilan biji dan bobot kering pipilan biji per hektar, dan juga perlakuan konsentrasi dan varietas tidak menunjukkan beda nyata terhadap semua variabel pengamatan.
PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays var. saccharate Srurt) Sabria H Djawas; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan di jalan Imogiri timur, Glagah Kidul, Tamanan, Kecamatan Banguntapan, bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Sifat agroklimat lahan penelitian merupakan dataran rendah dengan ketinggian 78 mdpl, jenis tanah Regosol dengan suhu 24 – 37 ˚C dengan curah hujan 1089 mm /tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – April 2020. Penilitian ini akan dilakukan dengan percobaan Rancangan split plot yang terdiri dari 2 faktor. Faktor utama adalah jarak tanam (J) teridiri dari 3 aras yaitu: 75 x 20 cm (J1), 75 x 25 cm (J2), 75 x 30 cm (J3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang kambing (P) terdiri dari 3 aras yaitu: pupuk kandang kambing 5 ton ha-1 (P1) setara dengan 3 kg per petak, pupuk kandang kambing 10 ton ha-1 (P2) setara dengan 6 kg per petak, pupuk kandang kambing 15 ton ha-1 (P3) setara dengan 9 kg per petak. Variabel yang akan diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol per tongkol, bobot tongkol per petak, bobot tongkol layak jual per petak. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang 5 % da untuk mengetahui beda antara perlakuan diuji dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang 5 %.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS THAILAND DAN SARMO Wiwin Fauzia; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara berbagai macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil pada bawang merah varietas Thailand dan Sarmo. Penelitian dilaksanakan di desa Sukorukun, kecamatan Jaken, kabupaten Pati, Jawa Tengah. Lokasi ini berada pada ketinggian 10-35 meter dpl dengan suhu berkisar antara 24 – 33 ºC. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) 2 faktorial. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri dari 2 aras, yaitu bawang merah varietas Thailand (K1) dan bawang merah varietas Sarmo (K2). Faktor kedua adalah macam pupuk organik yang terdiri dari 4 aras, yaitu tanpa pupuk (P0), pupuk kandang sapi (P1), pupuk kandang ayam (P2), dan pupuk kandang kambing (P3), sehingga diperoleh 8 kombinasi perlakuan. Dari 8 kombinasi dengan 3 kali ulangan, didapatkan 24 unit percobaan dengan pengambilan sampel tiga tanaman per petak. Variabel pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi per rumpun, bobot Segar tanaman per rumpun, bobot kering tanaman per rumpun, bobot segar umbi per rumpun dan hasil per hektar. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam, dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil analisis menunjukkan tidak terjadi interaksi pada kombinasi perlakuan varietas bawang merah dan macam pupuk organik pada seluruh variabel pengamatan kecuali variabel pertumbuhan berat kering tanaman. Perlakuan varietas bawang merah Thailand dan macam pupuk kandang ayam memberikan pertumbuhan bawang merah terendah dibanding kombinasi perlakuan lain. Varietas bawang merah Sarmo dan pupuk kandang sapi memberikan hasil berat kering tertinggi. Perlakuan macam pupuk organik memberikan hasil bawang merah lebih tinggi daripada kontrol. Varietas bawang merah tidak berpengaruh terhadap hasil bawang merah.
PENGARUH PUPUK KANDANG DAN PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DI LAHAN PASIR Efan Nurhidayat; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk kandang dan penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilaksanakan Di Dusun Bungkus, Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul, D.I.Y. Dengan ketinggian ± 10 m dpl. Rata-rata curah hujan pertahun 1400 – 1900 mm/th, pH tanah 5,6 – 6,0, kelembaban udara 65 – 85 % dan suhu rata-rata 24 – 32º C Pada bulan Januari-Maret 2020. Penelitian ini dilaksanakan dengan 3 ulangan menggunakan RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap) meliputi dua faktor dan satu kontrol. Faktor pertama adalah frekuensi penyiraman terdiri dari tiga aras : penyiraman 1 hari 1 kali (W1), 1 kali 2 hari (W2), 1kali 3 hari (W3) sebagai main plot dan faktor kedua pemberian pupuk kandang tanpa pupuk (K0), Pupuk kandang sapi (K1), Pupuk kandang kambing (K2), Pupuk kandang ayam (K3) sebagai sub plot. Analisis data dengan menggunakan sidik ragam pada taraf 5% dilakukan analisi lanjutan dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) Duncan Multiple Range Test pada taraf α = 5%. Hasil analisis menunjukkan perlakuan macam pupuk kandang dan frekuensi penyiraman menunjukkan tidak ada interaksi terhadap semua variabel pertumbuhan dan hasil kacang hijau, perlakuan macam pupuk kandang memberikan pertumbuhan dan hasil kacang hijau lebih tinggi daripada kontrol, perlakuan frekuensi penyiraman satu kali memberikan pertumbuhan kacang hijau lebih tinggi, perlakuan frekuensi penyiraman tidak berpengaruh nyata terhadap hasil kacang hijau
PENGARUH MACAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Demetrius Bere; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam dan dosis pupuk kandang sapi, ayam dan kambing terhadap tanaman cabai rawit. Untuk mengetahui jenis pupuk kandang yang paling baik untuk berpengaruh terhadap tanaman cabai rawit. Untuk mengetahui manakah antara dosis yang paling optimal dari macammacam pupuk kandang terhadap dan hasil cabai rawit menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Persiapan lahan yang akan dilakukan membentuk bedeng dengan tinggi 15-20 cm. Dari setiap bedeng dilakukan dengan perlakuan sebagai berikut : Faktor pertama dosis pupuk organik A15 ton/hektar (setara dengan 3,6 kg/petak) A2 10 ton/hektar (setara dengan 7,2 kg/petak) A3 15 ton/hektar (setara dengan 10,8 kg/petak) Factor kedua macam pupuk P1 pupuk sapi P2 pupuk kambing P3 pupuk ayam. Variabel pengamatan meliputi : Tinggi tanaman, Bobot segar tanaman, Bobot kering tanaman, Jumlah buah pertanaman, Bobot buah pertanaman, dan Bobot buah ton/ha. Tidak terjadi interaksi antara perlakuan macam pupuk dan dosis pupuk kandang terhadap variabel bobot segar tanaman,bobot kering tanaman, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman,bobot buah ton/ha. Perlakuan macam pupuk dan dosis pupuk kandang hanya memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman cabai rawit
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DALAM POLYBAG Elisabeth Puput Naru Salo; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Dalam Polybag. Penelititan ini dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “Lestari Makmur” Jalan Wates Km.12 Polaman, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada bulan maret-april 2020. Sifat agroklimat lahan penelitian merupakan dataran rendah dengan ketinggian 88 m dpl, jenis tanah regosol dengan pH 5.5-6.7, suhu rata-rata yaitu 26-32C, dengan curah hujan 1,654 mm/th. Penelitian dengan menggunakan percobaan faktorial 3x3=9 yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktor pertama adalah media tanam yang terdiri dari 1 media tanah (M1) : 2 media pasir (M2) : media tanah+pasir (M3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang sapi yang terdiri dari 1 dosis 90 g tan⁻1 (K1) : 2 dosis 180 g tan⁻1 (K2) : 3 dosis 270 g tan⁻1 (K3). Perlakuan macam media tanam dan dosis pupuk kandang sapi menunjukkan terjadi interaksi terhadap parameter bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman. Sedangkan pada parameter yang lain tidak terjadi interaksi yaitu terhadap tinggi tanaman,jumlah daun,bobot buah,jumlah buah,dan panjang buah. Perlakuan dosis berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot buah, jumlah buah dan panjang buah. Perlakuan media tanam tanah dan pasir memberikan bobot buah tanaman tertinggi. Perlakuan dosis pupuk kandang 270 g tan⁻1 memberikan bobot buah tanaman tertinggi.
KETAHANAN SALINITAS TERHADAP ASPEK AGRONOMI PADI (Oryza sativa L) VARIETAS IR 64, INPARI 42, INPARI 33, NUTRI ZINK, CIHERANG Hengki Adi Irawan; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi; Driska Arnanto
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui pengaruh cekaman terhadap 5 varietas padi dan mengetahui perbedaan respon 5 varietas tanaman padi akibat cekaman salinitas. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Asmadewa Fakultas Pertanian Universitas Sarjanawiyata Tanaman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan varietas yang digunakan adalah varietas IR 64, Inpari 42, Inpari 33, Nutri zink, Ciherang. Penelitian ini menggunakan konsentrasi NaCl dengan perlakuan yang digunakan K0 : perlakuan kontrol, K1 : 2400 ppm, K2 : 4700 ppm, K3 7000 ppm. Variabel pengamatan pada penelitian ini meliputi : Tinggi tanaman, Jumlah anakan, Usia tumbuh malai, Jumlah malai per tanaman, panjang malai, dan Produksi gabah kering panen. Perlakuan varietas tidak berpengaruh terhadap penampilan tanaman. Perlakuan salinitas 0 ppm memberikan penampilan terbaik dibandingkan dengan konsentrasi lainnya. Perlakuan varietas tidak berpengaruh terhadap hasil padi. Perlakuan salinitas sampai dengan pemberian konsentrasi NaCl 8 Ms/cm memberikan hasil sama dengan kontrol.
Co-Authors Abinowo, Bondan Afifi, Marina Ahmad Sofian Ahmad Yusuf Aji, Restu Ambarsari, Widi Komala Anak Agung Gede Sugianthara Ananda Rizqi azharry Rohmadan Anggraini, Dinna Juwita Anjariana Makmum Rokim Anwar, Muhammad Safrizal Aprilian, Irwan Apriyandi, Desi Ardian, Riko Ari Sudana Arif Nurcahyo Arintoko Arintoko, Arif Nurcahyo Asrovi, Aziz azharry Rohmadan, Ananda Rizqi Bere, Demetrius Bondan Abinowo Carolina, Tya Anniza Christiningsih, Rosanna Dany Irfani Dayriza Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Dayriza, Dany Irfani Demetrius Bere Desi Apriyandi Dian Eka Kusumawati Dinna Juwita Anggrain Dinna Juwita Anggraini Djawas, Sabria H Djoko Heru Pamungkas Djoko Heru Pamungkas Driska Arnanto Efan Nurhidayat Elisabeth Puput Naru Salo Evayulianti, Evayulianti Evi Setiawati Fauzia, Wiwin Fernandez, Maria Familia Fery Anton Purwoko Fidianingrum, Dias Nur Gema Swara Prana Sukmanaa Hardiane, Ketut Hariadi Subagja Hengki Adi Irawan Heru Pamungkas, Djoko Igd. Suprih Sudrajat Ign Suprih Sudrajat Ika Budi Utami Indah Rohana Setyaningsih Inti, Muhammad Irawan, Hengki Adi Irwan Aprilian Junaidin, Junaidin Ketut Hardiane Koswara, Galih Indra Kusdiarti, Lilik Lilik Kusdiarti Linanta, Momy Ega M. Yogi Riyantama Isjoni Maikel Omar Safuf Maria Familia Fernandez Maria Theresia Darini Marina Afifi Maulana Abni Romadhoni Momy Ega Linanta Muhamad Amin Putra Muhammad Inti Muhammad Inti Septiawan Muhammad Nurhuda Muhammad Nurhuda Muhammad Ramdan Muhammad Safrizal Anwar Muhammad Yusril Heri Pradana Nurdin Cahyo Setiawan Nurhidaya, Efan Nurhidayat, Efan Nurmaliatik Nurmaliatik Nurmaliatik, Nurmaliatik Nurul Hidayat NURUL HIDAYAT Nurwito Nurwito Nurwito, Nurwito Pradana, Muhammad Yusril Heri Prana Sukmanaa, Gema Swara Prasetyowati, Sri Endah Purwoko, Fery Anton Rahardiyan Eko Bagus Wijanarko Rahma Fikran Sujadi Ramdan, Muhammad Renikasari, Suci Restu Aji Riko Ardian Rima Margareta Retnyo Gumelar Rizky, Goldy Maura Rohmadan, Ananda Rizqi azharry Rokim, Anjariana Makmum Romadhoni, Maulana Abni Rosanna Christiningsih Sabria H Djawas Safuf, Maikel Omar Salo, Elisabeth Puput Naru Septiawan, Muhammad Inti Setiawan, Nurdin Cahyo Setyaningsih, Indah Rohana Setyaningsih, Setyaningsih Rohana Sidang Aji Sampurna Siti Asiyah Siti Asiyah Sofian, Ahmad Sri Endah Prasetyowati Sri Endah Prasetyowati S Sri Endah Prasetyowati Susilaningsih Sri Widata Suci Renikasari Sudana, Ari Sugeng Triono Susi Widiatmi Susilaningsih, Sri Endah Prasetyowati Triono, Sugeng Tya Anniza Carolina Utami, Ika Budi Wahyu Wijayantoko Wicaksana, Yuda Widi Komala Ambarsari Wijanarko, Rahardiyan Eko Bagus Wijayantoko, Wahyu Wiwin Fauzia Yohanes Kiri, Novasarita Banda Yuda Wicaksana Zamroni Zamroni Zamroni Zamroni