Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

STUDI BATANG PIMPING (Themoda gigantea) SEBAGAI BAHAN DASAR PELAMPUNG ALAT TANGKAP PANCING Setnayanti Setnayanti; Muhammad Natsir Kholis; Syafrialdi Syafrialdi
Aurelia Journal Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i1.11000

Abstract

Batang pimping (Themoda gigantea) merupakan tumbuhan sejenis suku padi-padian yang tersebar di semua pulau Indonesia, mulai dari daratan rendah hingga ketinggian 1450 m dpl. Batang pimping belum banyak dimanfaatkan kegunaannya. Penelitian ini akan memanfaatkan batang pimping untuk dibuat menjadi pelampung. Tujuan penelitian untuk menguji batang pimping sebagai bahan dasar pembuatan pelampung pancing dan menganalisis biaya pembuatannya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen (pengamatan pada sebuah percobaan). Sumber data yang diperoleh adalah data primer dari hasil uji coba dan pengamatan langsung di laboratorium. Unit percobaan dibuat sebanyak 3 model dengan 9 sampel dan satu kontrol. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batang pimping (Themoda gigantea) dapat dijadikan pelampung pada alat tangkap pancing dengan rata-rata daya apung terbaik 8.390 kgf.m3, dry weight 1,1 g, wet weight dan water absorption 1,22 % serta kerapatan 0,28 g/cm3. Pelampung berbahan batang pimping juga mudah dibuat dan biaya murah.
IDENTIFIKASI ALAT PENANGKAPAN IKAN DI KECAMATAN LEMBAH MASURAI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Nia Ramadani; Mohd. Yusuf Amrullah; Syafrialdi Syafrialdi; Muhammad Natsir Kholis
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 6, No 1: April 2022
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v6i1.831

Abstract

Lembah Masurai District is one of the sub-districts in Merangin Regency, which consists of 15 (fifteen) villages which are fed by the Siau River, Pangi River, Nilo River and other small rivers which empties into the Tembesi River.Identification of fishing gear can provide information on the fishing gear used by the community. In addition, these results can be used as a basis for researchers to develop identification of fishing gear in the waters, especially in the Masurai Valley. The method used in this study is a survey and observation method. The method used in this study is a survey and observation method. There are 2,164 fishing gears identified in the Lembah Masurai Subdistrict and classified into 5 (five) groups namely, 788 hook and lines units, 167 gill nets units, 213 falling gear units, 309 traps units, and 687 grappling and wounding units.
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN LUBUK LARANGAN TEBAT DI DUSUN TEBAT KECAMATAN MUKO-MUKO BATIN VII KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Adinda Ayu Lestari; Rini Hertati; Muhammad Natsir Kholis
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 6, No 1: April 2022
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v6i1.830

Abstract

Waters conservation areas provide many benefits for human life. Therefore,it is necessary to carry out comprehensive management by various parties in order to reduce damage with the principles of sustainable development, one of which isby developing river area protected. The river area protected (RAP) Tebat which islocated in Tebat Village was formed in the 90s, the formation of the river area protected is inseparable from community participation. This study aims todetermine the level of community participation and to find out how the process of forming the river area protected. The research method is a survey, with randomsampling and purposive sampling data. The results showed that the level ofcommunity participation to the existence of river area protected was 63.9 % (low category). The process for the formation river area protected is through deliberationfrom the community to closed the river area protected, opened the river area protected, determine rules/sanctions and a supervisory system
Stock Assessment and Sustainable Potential of Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis) in Sibolga Waters for Optimized Fishing Practices Limbong, Irwan; Brown, Arthur; Isnaniah, Isnaniah; Kholis, Muhammad Natsir
Journal of Coastal and Ocean Sciences Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jocos.6.1.59-64

Abstract

The uncontrolled fishing of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) without recruitment efforts has led to stock degradation and unstable abundance due to excessive pressure. This study aims to estimate the sustainable potential of skipjack tuna by calculating Catch per Unit Effort (CPUE), assessing Maximum Sustainable Yield (MSY), and determining Total Allowable Catch (TAC). The research was conducted at PPN Sibolga and utilized survey-based data collection and surplus production analysis using the Schaefer model. The findings indicate that standardized CPUE in 2018 was 0.639 tons/trip, increased to 0.764 tons/trip in 2019, dropped to 0.527 tons/trip in 2020 and 0.506 tons/trip in 2021, and returned to 0.639 tons/trip in 2022. Purse seines were identified as the primary fishing gear. The Schaefer model estimated CMSY at 8,699.7 tons, classifying the fishery as fully exploited. FMSY was calculated at 5,447 trips, with annual efforts consistently exceeding this threshold, indicating overfishing. The TAC was set at 6,959.7 tons. Management strategies should regulate fishing efforts, enforce gear specifications, and implement science-based fisheries policies to prevent further degradation. Aligning fishing activities with sustainable thresholds will support skipjack tuna stocks' recovery and long-term productivity. These findings underline the importance of adaptive management and collaboration to sustain marine ecosystems and protect livelihoods
PENAMBAHAN KANTONG DAN PENAJU: UPAYA MENINGKATKAN HASIL TANGKAPAN GOMBANG Kholis, Muhammad Natsir; Puspito, Gondo; Mawardi, Wazir; Imron, Mohammad; Wiryawan, Budy
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.323-335

Abstract

Gombang adalah alat tangkap ikan tradisional, memiliki kelemahan konstruksi berupa ketiadaan kantong perangkap dan sayap yang terbatas. Tujuan penelitian adalah 1. Menentukan perbedaan komposisi jenis dan berat ikan hasil tangkapan keempat perlakuan 2. Membuktikan bahwa penambahan kantong, penaju, dan kombinasi keduanya akan memengaruhi komposisi berat hasil tangkapan gombang tanpa mengurangi jenisnya. Metode yang digunakan adalah experimental fishing. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2023 di perairan Desa Prapat Tunggal Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Uji coba penangkapan dilakukan selama 17 trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gombang kontrol dan perlakuan menangkap 12 jenis ikan yang sama, yaitu udang rebon (Acetes sp.), udang merah (Solenocera depressa), udang harimau (Penaeus monodon), biang (Ilisha sp.), bulu ayam (Thryssa setiostris), tembang (Dussumieria acuta), tenggiri (Scomberomorus brasiliensis), parang-parang (Chirocentrus sp.), gulamah (Johnius trachycephalus), layur (Trichiurus lepturus), nomei (Horpodon neherus), dan sotong (Sepia sp.). Perbedaan perlakuan pada gombang ternyata memberikan pengaruh terhadap hasil tangkapan. Gombang yang dilengkapi kantong dan penaju (P3) mendapatkan berat ikan hasil tangkapan tertinggi mencapai 1.710,82 kg (40,16%), diikuti oleh gombang berkantong P1 seberat 1.158,90 kg (27,20%), gombang berpenaju P2 seberat 824,27 kg (19,35%), dan gombang kontrol P0 seberat 566,36 kg (13,29%).
Fishing Gear Selectivity of Wire Trap to Limbat Fish (Clarias nieuhofii) in Swamp Water Rimbo Ulu, Tebo Regency, Jambi Province Kholis, Muhammad Natsir; Syuhada, Yudha Maulana
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 26 No. 2 (2021): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.26.2.126-130

Abstract

This study aims to analyze the level of selectivity of wire trap fishing gear against limbat fish (Clarias nieuhofii) in the swamp waters of Tebo Regency, Jambi Province. Data collection was carried out by catching trials using 3 units of wire traps with 30 replications, in June-August 2020. The research data were analyzed descriptively using the logistical selectivity model of the maximum likelihood method equation in the solver program from microsoft excel. The results showed that the wire traps were not selective for size but were selective for the limbat fish species (C.nieuhofii). The selectivity curve based on the logistical function shows that the probability of being caught by fish are at 22-48 mm body height, while the size of the fish that can escape has a maximum height of 34 mm or a length of 182 mm
PENINGKATAN KAPASITAS NELAYAN DALAM PENDATAAN HASIL TANGKAPAN IKAN PELAGIS UNTUK PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN DI KOTA SIBOLGA Limbong, Irwan; Isnaniah, Isnaniah; Nasution, Polaris; Kholis, Muhammad Natsir; Firmansyah, Rodhi; Sandria, Nofri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan Kota Sibolga dalam pencatatan hasil tangkapan ikan pelagis untuk mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan 30 nelayan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, praktik lapangan, pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya, 90% peserta memahami pentingnya pencatatan setelah pelatihan, dan 85% konsisten mencatat hasil tangkapan selama pendampingan. Solusi berupa aplikasi offline diperkenalkan untuk mengatasi kendala sinyal di laut, sementara logbook manual menjadi alternatif bagi nelayan yang belum terbiasa dengan teknologi. Data hasil tangkapan yang terkumpul membantu nelayan memahami pola tangkapan musiman dan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan seperti kuota tangkapan dan larangan penangkapan musiman. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas nelayan sekaligus mendukung kebijakan berbasis data. Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan pengelolaan perikanan di Sibolga dapat menjadi model perikanan berkelanjutan di Indonesia.
PENGEMBANGAN EKOWISATA MEMANCING DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DESA BURUK BAKUL, BENGKALIS Nofrizal, Nofrizal; Yani, Alit Hindri; Thamrin, Thamrin; Jhonnerie, Romie; Kholis, Muhammad Natsir; Limbong, Irwan; Ramses, Ramses; Fatmawati, Riska
MINDA BAHARU Vol 8, No 2 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i2.6981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekowisata memancing yang berkelanjutan di kawasan mangrove Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan identifikasi masalah, koordinasi dengan stakeholder, studi tentang kebutuhan wisatawan, dan persiapan logistik. Tahap pelaksanaan fokus pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui pretest, penyuluhan, diskusi interaktif, dan post-test. Tahap evaluasi dilakukan dengan menganalisis peningkatan pemahaman peserta dan mengumpulkan saran untuk pengembangan lebih lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai ekowisata memancing. Setelah penyuluhan, 76,47% peserta menyatakan mengerti materi yang disampaikan, meningkat dari pemahaman awal. Partisipasi aktif peserta tercermin dari saran konstruktif seperti pengembangan spot memancing, peningkatan fasilitas, dan penerapan alat tangkap ramah lingkungan. Meskipun keterlibatan langsung dalam kegiatan ekowisata memancing masih rendah, kesadaran akan potensi ekonomi dan pentingnya konservasi lingkungan telah meningkat. Kegiatan ini berhasil membangun fondasi untuk pengembangan ekowisata yang berkelanjutan di Desa Buruk Bakul.
EFEKTIVITAS JARING INSANG TETAP (FIXED GILLNET) DI DANAU BARU TAPAL KUDA (OXBOW LAKE) KABUPATEN BUNGO Junitias, Junitias; Amrullah, Mohd. Yusuf; Hertati, Rini; Kholis, Muhammad Natsir
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i2.1669

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas alat tangkap fixed gillnet dengan ukuran mata jaring berbeda (1,18” dan 2,36”) di Danau Baru Tapal Kuda (Oxbow Lake), Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Metode experimental fishing digunakan dengan 10 trip pengoperasian alat tangkap untuk mengumpulkan data jumlah, berat, dan panjang ikan hasil tangkapan. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada jumlah dan berat hasil tangkapan antara kedua ukuran mata jaring (T-Hit = 19,8 untuk jumlah tangkapan dan T-Hit = 5,91 untuk berat tangkapan, p 0,05). Mata jaring 1,18” lebih efektif dalam menangkap ikan kecil dengan jumlah lebih banyak (413 ekor) dan panjang rata-rata bervariasi antara 5,92 cm hingga 12,37 cm. Sebaliknya, mata jaring 2,36” lebih selektif terhadap ikan besar dengan jumlah tangkapan lebih sedikit (71 ekor) dan panjang rata-rata berkisar antara 12,53 cm hingga 19,65 cm. Spesies ikan dominan meliputi Lambak (Thynnichthys polylepis), Kapiat (Barbonymus schwanenfeldii), dan Nilem (Osteochilus vittatus). Hasil penelitian merekomendasikan penggunaan mata jaring kecil untuk menangkap berbagai jenis dan ukuran ikan, sementara mata jaring besar lebih efektif menangkap ikan berukuran besar dan membantu melestarikan ikan berukuran kecil untuk berkembangbiak
STUDI PENANGKAPAN IKAN DENGAN HAND LINE DI PERAIRAN KEPULAUAN MENTAWAI Sabtanto, Yogi Tri; Amrullah, Mohd Yusuf; Syafrialdi, Syafrialdi; Kholis, Muhammad Natsir
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i2.1677

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji praktik penangkapan ikan menggunakan hand line di perairan Kepulauan Mentawai, dengan fokus pada konstruksi alat tangkap, daerah penangkapan ikan (DPI), serta komposisi hasil tangkapan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung dengan pengumpulan data primer melalui operasi penangkapan selama 11 hari, serta data sekunder dari referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hand line merupakan alat tangkap yang sederhana, ramah lingkungan, dan efektif dalam menangkap ikan pelagis besar, terutama tuna sirip kuning (Thunnus albacares). DPI yang dipilih memiliki kondisi oseanografi yang mendukung, seperti suhu perairan 28–36°C dan keberadaan arus konvergen yang berpengaruh terhadap migrasi ikan. Komposisi hasil tangkapan didominasi oleh tuna sirip kuning, diikuti oleh lemadang (Coryphaena hippurus), kakap hitam (Macolor niger), hiu (Selachimorpha), marlin (Istiompax indica), dan tongkol (Euthynnus affinis). Faktor lingkungan, teknik pengoperasian, serta musim penangkapan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas hasil tangkapan