Claim Missing Document
Check
Articles

STUDY USE POWDER AS RAW MATERIALS MANUFACTURING SAWS INSULATOR COOLING BOX FISH (COOLBOX) USED TRADITIONAL FISHERMEN Kholis, Muhammad Natsir; Syofyan, Irwandy; ', Isnaniah
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 1 (2015): Wisuda Februari Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted on 3-14 July 2014 in the laboratory of Materials Capture Tool (BAT) Department of Water Resource Utilization (PSP). The purpose of this study to determine sawdust as raw material for the manufacture of insulating and find the best composition to a predetermined ratio. The method used is the experimental method. Which conducted tests on three coolers of fish (coolbox) are made, with the insulator sawdust mixed with tapioca flour and then the data in anilisis descriptively. The result showed that the use of sawdust as raw material for the insulator can be used but need to be refined and modified to be able to compete with factory-made quality. Of the three treatments cooler box fish (coolbox) that retain the best of the old aspect ratio of ice is 100% sawdust for 12-13 hours. While the temperature of the best aspect ratio is 70:30 with the lowest temperature of 6.6 0C inner wall and outer wall of 20.4 0C.Keywords: Cooler Box Fish (coolbox). Insulator (insulation). Temperature
Fishing gear selectivity of wire trap to limbat fish (Clarias nieuhofii) in swamp water Rimbo Ulu, Tebo Regency, Jambi Province Kholis, Muhammad Natsir; Syuhada, Yudha Maulana
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 26, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.26.2.125-130

Abstract

This study aims to analyze the level of selectivity of wire trap fishing gear against limbat fish (Clarias nieuhofii) in the swamp waters of Tebo Regency, Jambi Province. Data collection was carried out by catching trials using 3 units of wire traps with 30 replications, in June-August 2020. The research data were analyzed descriptively using the logistical selectivity model of the maximum likelihood method equation in the solver program from microsoft excel. The results showed that the wire traps were not selective for size but were selective for the limbat fish species (C.nieuhofii). The selectivity curve based on the logistical function shows that the probability of  being caught by fish are at 22-48 mm body height, while the size of the fish that can escape has a maximum height of 34 mm or a length of 182 mm.
KERAGAAN ASPEK TEKNIS UNIT TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN KURAU DI PAMBANG PESISIR KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU Muhammad Natsir Kholis; Ronny I Wahju; Mustaruddin Mustaruddin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 8 No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4874.178 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.8.67-79

Abstract

Ikan kurau (Eleutheronema tetradactylum) merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomi penting di Pambang pesisir Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek teknis dan ekonomi (finansial) dari setiap unit teknologi penangkapan ikan kurau di Pambang pesisir. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016 di Pambang pesisir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan finansial dengan menghitung nilai NPV, IRR, PP dan BCR. Hasil analisis aspek teknis menunjukkan karakteristik unit teknologi penangkapan ikan kurau di Pambang Pesisir untuk jaring kurau dan jaring tangsi menggunakan webbing berbahan PA (Polyamide) dan tangsi, mesh size yang digunakan berukuran 2.5 sampai 7 inci dan ukuran kapal berkisar 6 sampai 12m. Sedangkan rawai dan pancing menggunakan tali utama berbahan nilon 110, mata pancing bernomor 6 dan 7, dengan umpan ikan parang-parang, tenggiri, layur, udang dan lomek. Ukuran kapal yang digunakan berkisar 6 sampai 8m. Sedangkan hasil analisis ekonomi (finansial) menunjukkan bahwa seluruh unit teknologi penangkapan ikan kurau di Pambang Pesisir layak untuk dikembangkan dengan nilai NPV yang positif, nilai IRR melebihi bunga suku bank yang ditetapkan dan BCR >1.
Pembuatan Rumah Ikan (Rumpon) Lubuk Larangan Di Dusun Tebat Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Muhammad Natsir Kholis; Rini Hertati; Mohd. Yusuf Amrullah
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 4, No 2 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v4i2.18241

Abstract

Salah satu pengembangan dari lubuk larangan yaitu dengan menerapkan teknologi rumah ikan (rumpon).  Rumpon  di lubuk larangan ini diharapkan menjadi solusi dari keberadaan lubuk larangan sebagai habitat ikan  agar tetap eksis. Tujuan pengabdian masyarakat yaitu memperkenalkan dan membuat rumpon di desa tebat Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat masih belum banyak mengenal rumpon, pembuatan rumpon dilakukan bersama masyarakat dan dioperasikan di lubuk larangan tebat. Konstruksi rumpon yang dibuat memliki pelampung berdiameter 80 cm dan tinggi 30 cm, tali berbahan PE dengan panjang 1.5 m berdiameter 1 cm, badan rumpon terbuat dari rangka bambu dan kayu berukuran panjang 80 cm, lebar 50 cm dan tinggi 1.54 m. Atraktor rumpon yaitu daun sawit panjang 1.9 m berjumlah 5 helai serta pemberat berbahan semen.
HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN MORTALITAS LOBSTER PASIR (Panulirus homarus LINNAEUS 1758) DI PERAIRAN KOTA BENGKULU Muhammad Natsir Kholis; Novita MZ
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 3 (2021): JFMR VOL 5 NO.3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.7

Abstract

Lobster pasir (Panulirus homarus) merupakan salah satu komoditas yang memiliki banyak peminat sehingga memiliki kecenderungan mendapat tekanan penangkapan yang besar. Akibatnya, terjadi penurunan jumlah produksi dan ukuran tangkap. Hal ini juga diduga terjadi pada lobster pasir yang terdapat di perairan Bengkulu sehingga perlu dilakukan kajian mengenai biologinya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan panjang berat dan mortalitas lobster pasir yang ditemukan di perairan Kota Bengkulu. Penelitian dilakukan terhadap 382 ekor lobster yang tertangkap dengan menggunakan jaring lobster. Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran rata-rata lobster yang tertangkap adalah 50-86 mm dengan lebih dari 70% berada pada ukuran kurang dari 80 mm. Adapun pola pertumbuhan lobster yang ditemukan adalah alometrik negatif. Laju mortalitas total lobster pasir adalah 1,66 dengan mortalitas alami dan penangkapan masing-masing 50%. 
AKTIVITAS DAN JARINGAN KERJA PEMBUATAN KAPAL PERIKANAN 5 GT DI GALANGAN KAPAL UD. OLIONG KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Muhammad Natsir Kholis; Suci Asrina Ikhsan; Ulley Wulandari
Aurelia Journal Vol 1, No 2 (2020): April
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v1i2.8947

Abstract

Memproduksi kapal perikanan yang tepat sesuai dengan tujuan tangkapan merupakan salah satu kemajuan bidang perikanan, kunci utamanya manajemen yang baik. Pengusaha galangan kapal harus bisa mengalokasikan waktu seefektif dan seefisien mungkin. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan produksi hasil tangkapan ikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat aktivitas pembangunan kapal perikanan di UD. Oliong dan mengalisis jaringan kerja proses pembangunannya. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2017 di UD. Oliong Bagansiapi-api Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua aktivitas galangan kapal UD.Oliong yaitu docking dan pembangunan kapal. Sedangkan jalur kritis jaringan kerja pembangunan kapal 5 GT di galangan kapal UD.Oliong yaitu aktivitas pada kode A, B, C, E, F, H, I, J dan K, dengan waktu penyelesaian efektif 22 hari kerja.
SELECTION OF KURAU FISHING TECHNOLOGY UNITS Eleutheronema tetradactylum WHICH COMPETITIVE AND SUSTAINABLE Muhammad Natsir Kholis; Ronny I Wahju; . Mustaruddin
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.632 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v9i2.19288

Abstract

Environmentally friendly fishing technology unit is needed in sustainable fisheries management. The purpose of this study was to determine the fishing technology unit of kurau competitive and sustainable. Data collection was carried out from July to September 2016 in the Coastal Pambang of Bengkalis District of Riau Province, by using the survey method. The analytical data method used is scoring the biological, technical and socioeconomic aspects the fishing technology unit of kurau. Results of research show that combined analysis of biological, technical and socioeconomic aspects have the value of the VA fishing line function (2.48) is higher than the other three fishing gear. Thus, the fishing line is a selected fishing technology unit of kurau competitive and sustainable in the Coastal Pambang Bengkalis District. Keywords: competitive,coastal pambang, fishing technology, kurau fish,sustainable fishing
ESTIMASI SELEKTIVITAS ALAT TANGKAP PANCING DI SUNGAI NILO KECAMATAN MUARA SIAU KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Roni Asmala Dewi; Muhammad Natsir Kholis; Syafrialdi Syafrialdi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v4i2.456

Abstract

Selektivitas merupakan salah satu indikator alat penangkapan ikan ramah lingkungan.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengestimasi selektivitas alat tangkap pancing yang dioperasikan di sungai nilo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Data diambil dengan cara observasi langsung kelapangan menggunakan teknik eksperimental fishing. Semua ikan yang tertangkap dianalisis dengan menggunakan formula selektivitas Sparre and Venema (1999). Hasil penelitian menunjukan bahwa pancing yang dioperasikan di sungai nilo memiliki estimasi nilai selektivitas terhadap ikan ukuran mata pancing no. 1 pada panjang 16,537 cm dan ukuran mata pancing no. 3 pada panjang 20,691 cm. Panjang ikan hasil tangkapan yang memiliki panjang terluar di bawah dan diatas nilai perkiraan selektivitas kemungkinan tidak akan memakan umpan karena size ukuran mata pancing lebih besar dan lebih kecil dari bukaan mulut ikan. Kata Kunci : Estimasi Selektivitas, Jambi, Muara Siau, Pancing, Sungai Nilo
PENANGANAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (THUNNUS ALBACORES) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) BUNGUS KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT Sri Maryeni; Muhammad Natsir Kholis; Dicky Kurniadi
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v5i1.522

Abstract

Mutu dari ikan tuna yang didaratkan di PPS Bungus sangat tergantung dari proses penanganannya mulai dari penangkapan sampai didaratkan dan dibongkar untuk dijual ke agen atau perusahaan penampung.  Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui proses penanganan ikan tuna sirip kuning yang didaratkan di PPS Bungus Kota Padang Sumatera Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dengan melakukan pengamatan, wawancara dan observasi langsung ke lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses penanganan  ikan tuna sirip kuning di PPS Bungus melalui beberapa tahapan yaitu: 1) Penanganan diatas kapal 2) Penanganan saat bongkar muat dari dalam kapal 3) pemeriksaan oleh petugas 4) pengangkutan ke PT. Dempo 5) penanganan di PT DempoKata Kunci:  Padang, Penanganan, PPS Bungus, Tuna Sirip KuningThe quality of tuna landed at PPS Bungus is very dependent on the handling process, from catching to landing and unloading to be sold to agents or collection companies. The purpose of this study was to determine the handling process of yellowfin tuna landed at PPS Bungus, Padang City, West Sumatra. The method used in this research is a survey method by making observations, interviews and direct observations in the field. The results showed that the yellowfin tuna handling process at PPS Bungus went through several stages, that is: 1) Handling on board 2) Handling when loading and unloading from the ship 3) inspection by officers 4) transportation to PT. Dempo 5) handling at PT Dempo. Keywords:  Padang, Handling, PPS Bungus, Yellowfin Tuna
PRIORITAS PENGELOLAAN USAHA PENANGKAPAN IKAN KURAU DI PAMBANG PESISIR KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU Muhammad Natsir Kholis; Ronny I Wahju; Mustaruddin Mustaruddin
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 2, No 3: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v2i3.236

Abstract

Penurunan produksi ikan kurau dari tahun ke tahun menimbulkan banyak permasalahan bagi nelayan Pambang Pesisir, terutama masalah konflik sosial yang sering terjadi beberapa tahun ini.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan Prioritas strategipengelolaan usaha penangkapan ikan kurau kedepan, agar terciptanya pengelolaan usaha penangkapan ikan kurau berkelanjutan.Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016 di Pambang Pesisir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis hirarki proses (AHP). Hasil analisis menunjukkan strategi pengelolaan usaha penangkapan ikan kurau lebih diarahkan ke strategi konservasi (KONSERV) sebagai prioritas pertama dengan nilai sebesar (0,328), diikuti prioritas keduabantuan operasional (BOP) sebesar (0,245), prioritas ketiga penyuluhan dan pembinaan (PDP) sebesar (0,242) dan prioritas keempat kredit usaha rakyat (KUR) sebesar (0,184) dengan inconsistency terpercaya 0,04. Kata Kunci: Ikan kurau, Analisis hirarki proses, Konservasi, Pambang Pesisir
Co-Authors ', Isnaniah Adinda Ayu Lestari Adriman, Adriman Ahmad Fajri Alit Hindri Yani Amraini Fitri Amrullah, Mohd Yusuf Amrullah, Mohd. Yusuf Ardi Gustri Purbata Arthur Brown Asnika Putri Simanjuntak Budy Wiryawan Dahlia Dahlia Dhita Widhiastika Dicky Kurniadi Edwarsyah Edwarsyah Erliantina Arridhaty Akita Fatmawati, Riska Filhamdi Saputra Firmansyah, Rodhi Fraternesi Fraternesi, Fraternesi Gondo Puspito Gondo Puspito Gondo Puspito Harizon Harizon Hehanussa, Kedswin Gerson Hertati, Rini Irwan Effendi Irwan Limbong Irwan Limbong Irwandy Syofyan Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Jaliadi . Jaliadi Jaliadi Junitias, Junitias La Ode Wahidin La Ode Wahidin M Irsyad Nur, M Irsyad M. Dani M. Irsyad Nur M. Radiva Made Mahendra Jaya Maryeni, Sri Mohammad Imron Mohd. Yusuf Amrullah Mohd. Yusuf Amrullah Muhamad Yogi Prayoga Muhammad Browijoyo Santanumurti Mustaruddin Mustathi' Zulfa Muyassar Hamid Abualreesh Muyassar Hamid Abualreesh Nabila Afifah Azuga Nabila Afifah Azuga Nabila Khairiyah Sitompul Nia Ramadani Nofri Sandria Nofrizal Nofrizal Novia Nurul Afiyah Novita MZ Polaris Nasution Polaris Nasution Putri Wangi Tri Rumelia Ramses Firdaus, Ramses Rini Hertati Rizka Aprisanti Roma Yuli Hutapea Romie Jhonnerie Ronal Kurniawan Roni Asmala Dewi Ronny I. Wahju Sabtanto, Yogi Tri Setnayanti Setnayanti Sri Maryeni Suci Asrina Ikhsan Sugeng Hartono Sulaeman Martasuganda Syafrialdi Syafrialdi Syafrialdi, Syafrialdi Syuhada, Yudha Maulana Thamrin Thamrin Tri Nanda Citra Bangun Trisla Warningsih Ulley Wulandari Wazir Mawardi Yudha Maulana Syuhada Yudha Maulana Syuhada Yudha Maulana Syuhada Yulindra, Ade Yusuf Rohadi