Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI DESA MIJEN KECAMATAN MIJEN KABUPATEN DEMAK Abdul Muiz; Rossi Prabowo; Shofia Nur Awami; Renan Subantoro
AGRONOMIKA Vol 20 No 2 (2022): JURNAL AGRONOMIKA
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara agraris sehingga menjadikan sektor pertanian sebagai penopang pembangunan Negara dengan berbagai komoditas yang dimiliki. Dari berbagai komoditas yang ada di Indonesia, komoditas bawang merah (Allium ascalonicum) menjadi salah satu yang mempunyai kontribusi yang cukup tinggi dalam menyumbang sumber pendapatan dan kesempatan kerja yang memberikan kontribusi pada pembangunan daerah. Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan tanaman semusim dan salah satu komoditas sayuran bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan dan RC Ratio usahatani bawang merah di Desa Mijen Kecamatan Mijen Kabupaten Demak mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Teori sampel yang digunakan adalah Random Sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dengan cara mencampur subjek-subjek tanpa mempertimbangkan tingkatan-tingkatan dalam populasi, responden yang dilibatkan sebanyak 23 responden. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan terdiri dari total biaya, penerimaan, pendapatan dan RC Ratio. Total biaya/musim tanam pada usahatani bawang merah yaitu Rp. 17.237.311,59. Jika dikonversikan dalam 1 Ha maka menjadi Rp. 52.201.516. Rata-rata penerimaan/musim tanam yang didapat sebesar Rp. 22.930,435. Jika dikonversikan kedalam 1 Ha maka menjadi Rp. 68.147.168. Rata-rata pendapatan/musim tanam usahatani bawang merah sebesar Rp. 5.693.123 jika dikonversikan kedalam 1 Ha maka menjadi Rp. 15.848.403. RC Ratio rata-rata yang diperoleh sebesar 1,43 maka usahatani bawang merah layak untuk diusahakan.
Value Added Analysis of Palm Sugar and Factors that Influence Shofia Nur Awami; Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah ESAI Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/esai.v9i1.936

Abstract

Kendal Regency as the one regency in the Central Java Province has prospect for development of palm sugar small business. This research aimed to determine the amount of income, added value processing of palm sugar small bussiness, and to analyze the factors that influenced added value of of palm sugar small bussiness in Kendal Regency. This study use a purposive sampling  method. The location, beside Temanggung Regency and Klaten Regency, Kendal Regency is one of palm sugar centre in the Central Java Propince.  The average total production of palm sugar in  Singorojo District is 6,59 kilogram per production period. The processing of palm sugar production give added value  at Rp.2.758,- per liter. The average total production of palm sugar in  Limbangan District is 8,05 kilogram per production period. The processing of palm sugar production give added value  at is Rp.2.890,- per liter. Average net income per month in Kendal Regency is Rp. 2.167.377,-, with average revenue is Rp. 2.893.587,-. Added value of processed palm sugar in Kendal Regency were influenced by several factors including; the amount of labour, the producer’s age, raw material prices, output prices, and production capacity. Keywords: Added value, income, palm sugar
ANALISIS USAHATANI TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L) VARIETAS MAREM 1 SISTEM KEMITRAAN (Studi Kasus Di Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati) Shofia Nur Awami; Anggi Lisma Sukmawati; Sri Wahyuningsih; Dewi Hastuti
MEDIAGRO Vol 19, No 2 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i2.8778

Abstract

Tobacco is the main ingredient of the cigarette industry. Tobacco is still cultivated by farmers in several areas, as well as during the dry season. This study aims to determine the revenue, cost, income and feasibility of farming based on the value of R/C and ROI. The basic method in this study is analytical descriptive. The results of research on tobacco farming with partnership system and an average land area of 4,388 m² and 8,583 m² in one growing season, respectively, the average total cost incurred is IDR 6,654,690 and IDR 10,090,794. The average revenue is IDR 11,756,721 and IDR 17,595,000 so that an average income is IDR 7,348,625 and IDR 10,737,333. The R/C value in one tobacco growing season are 1.70 and 1.74 per hectare, which means that tobacco farming is feasible, and the average ROI in one growing season is 45%. This is because the ROI value is greater than the prevailing bank interest rate, which is 6% every one year or 2% every four months.
Farmer Preferences For Shallot Varieties: Evidence From Pasir Village, Mijen Distric Demak Regency Shofia Nur Awami; Sri Wahyuningsih; Rina Rina
Agric Vol. 31 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2019.v31.i2.p146-157

Abstract

Kecamatan Mijen merupakan daerah penghasil bawang merah tertinggi di Kabupaten Demak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Karakteristik atribut yang menjadi pilihan petani saat menanam bawang merah, 2). Varietas bawang merah yang mempunyai frekuensi penanaman tertinggi, dan 3). Perbandingan karakteristik atribut beberapa varietas bawang merah yang sering ditanam petani di Desa Pasir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pemilihan lokasi dengan cara purposive sampling. Lokasi penelitian adalah Desa Pasir Kecamatan Mijen. Pengambilan sampel petani dilakukan secara purposive sampling, dengan responden yang dilibatkan sebanyak 42 petani, yang diambil dari 2 kelompok tani yang terpilih yaitu kelompok tani Tani Jaya sebanyak 21 dan Tani Makmur 21 orang. Analisis data menggunakan metode analisis tabulasi dan perceived quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik atribut pada tanaman bawang merah yang dianggap penting oleh petani yaitu umur panen (0,18) dan hasil produksi (0,17). Petani bawang merah lebih banyak menanam Varietas Bima Brebes (Musim tanam I), sementara musim tanam II petani bawang merah lebih banyak menanam bawang merah varietas Bima Sawo. Nilai tingkat preferensi total yang diperoleh menunjukkan bahwa TPT nilai varietas Bima Curut yang paling disukai dibandingkan varietas lain, dengan nilai 1,02.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA IKAN LELE (Clarias sp) DI DESA MANGUNREJO KECAMATAN KEBONAGUNG Wibowo, Hendri; Rahmadani; Endah Subekti; Shofia Nur Awami
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v4i1.5068

Abstract

Lele merupakan salah satu komoditas ikan yang dibudidayakan di Kabupaten Demak. Analisis kelayakan usaha sangatlah penting untuk keberlanjutan usaha budidaya pembesaran ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan, pendapatan usaha, BEP, R/C usaha pembesaran ikan lele di Desa Mangunrejo Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak. Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Metode pemilihan lokasi ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Metode penentuan sampel responden menggunakan metode sensus. Metode analisis data yang digunakan yaitu perhitungan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, analisis BEP unit, analisis BEP harga, R/C. Hasil penelitian menunjukkan usaha pembesaran ikan lele dalam satu periode (3 bulan) mengeluarkan biaya total sebesar Rp. 6.840.197 penerimaan sebesar Rp. 11.912.500 dan pendapatan sebesar Rp. 5.432.321. Nilai rata-rata BEP unit sebesar 324,001 Kg dan nilai rata-rata BEP harga sebesar Rp. 10.879/kg. Nilai R/C sebesar 1,84
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI VARIETAS INPARI 32 DI KELOMPOK TANI MARDI LESTARI DESA BUNGO KECAMATAN WEDUNG KABUPATEN DEMAK Awami, Shofia Nur; Kafil, Ahmad; Widiyani, Aniya; Subantoro, Renan
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v4i1.5128

Abstract

Bungo Village is one of the villages that produces the most rice in Wedung District. This research aims to determine total costs, revenues, income, BEP and the feasibility of farming based on the RC ratio value. In determining the sample of respondents using the probability random sampling method involving a sample of 30 respondents. Based on lan ownership status, namely own lan (proprietary rights), leased land and sharecropped land, so the research shows that the total costs incurred for rice farming per planting season per hectare consecutively are Rp 14,043,000,-, Rp. 22,793,000,- and Rp. 13,969,000,-. Revenue from rice farming is Rp. 37,092,600,-, Rp. 34,489,800,- and Rp. 16,402,300,-. Rice farming income is Rp. 23,703,600,-, Rp.13,783,800,- and Rp. 8,427,300,-. BEP units are 2,600.5 kg, 4,220.9 kg and 2,586.9 kg. BEP price Rp. 2,044.4, Rp. 3,568.7 and Rp. 2,104.1. The RC ratio values are 2.64, 1.51 and 1.5 respectively, which means that Inpari 32 variety rice farming is worth the effort.
P, Processing Household Organic Processing Household Organic Waste into Compost at PKK RT 04/04 Kalisegoro Village Gunungpati District Semarang City: - Nur Awami, Shofia; Subekti, Endah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v9i2.4508

Abstract

Permasalahan yang dihadapi sebagian masyarakat di daerah pemukiman perumahan (i) limbah  rumah tangga khususnya sampah dapur, belum dimanfaatkan secara optimal, (ii) perlu adanya pengetahuan serta praktek mengenai sistem/metode pengolahan limbah rumah tangga utamanya limbah/sampah organik. Tujuan kegiatan ini adalah pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya dapur di lingkungan RT 04/04 Kalisegoro, diantaranya dengan; (i) sosialisasi/tranfer knowledge mengenai penanganan limbah organik dari rumah tangga, (ii) aplikasi sistem/metode pengolahan limbah organik utamanya dari dapur rumah tangga menjadi kompos melalui kegiatan pelatihan. Target kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat ibu-ibu PKK RT 04/04 Kalisegoro, melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah organik rumah tangga utamanya limbah dapur menjadi kompos. Luaran hasil dari Pengabdian Masyarakat ini dapat mengaplikasikan pengetahuan pengolahan rumah tangga khususnya limbah dapur menjadi kompos.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KENDAL Awami, Shofia Nur; Darmawan, Agus Imam; Hastuti, Dewi; Fachriyan, Hilmi Arija
MEDIAGRO Vol 20, No 1 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i1.10700

Abstract

Vaname Shrimp, also known as Litopenaeus vaname, is one type of shrimp that has the highest appetite and fast growth. However, their size when mature is smaller than Windu shrimp. This research aims to analyze the variables that influence vaname shrimp production in Kaliwungu District Kendal regency. The sampling method was a saturated sampling method, where the sample for this research is the entire population of vaname shrimp cultivators totaling 29 people. The data source used is primary data, which is then analyzed using multiple linear regression. Based on the results of multiple linear regression analysis, the coefficient of determination was 90.8%. The F test result obtained F calculated value = 59.273 which is greater than F table = 4.22.  Based on the t test (partial), it shows that the variables pond area (X1), number of seeds (X2), number of feed (X3) and number of labor (X4) are variablest that influence vaname shrimp production (Y).
Processing Rice Land to Increase Rice Food Security in Semarang City: (Location study Purwosari Village) Hendri Wibowo; Dewi Hastuti; Ahmad Abdul; Istanto; Rossi Prabowo; Endah Sukbekti; Shofia Nur Awami
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i1.1166

Abstract

This research aims to understand the influence of five production factors, namely land area, urea fertilizer, NPK fertilizer, labor, and pesticides, on the amount of rice production in Purwosari Village, Semarang. The method used is a case study involving 61 rice farmers in the village. Data analysis was carried out using the Cobb-Douglas production function, production scale, and economic efficiency. The research results show that all production factors together have a very significant influence on the amount of rice production. However, when analyzed individually, only land area, urea fertilizer, and NPK fertilizer had a significant effect. Labor and pesticides did not show a significant effect on rice production. The scale of rice production in Purwosari shows an increasing trend. The economic efficiency of using production factors shows that the use of land, urea fertilizer, and NPK fertilizer has not reached optimal levels (NPM/BKM >1). On the other hand, the use of labor and pesticides is classified as inefficient (NPM/BKM <1). In conclusion, this research recommends increasing land use, urea fertilizer, and NPK fertilizer to increase rice production in Purwosari. On the other hand, the use of labor and pesticides needs to be optimized to achieve better efficiency.
Analisis Pendapatan Usaha Penggemukan Ternak Kambing Jawarandu Di Kelompok Tani Kuncen Farm Kecamatan Mijen Kota Semarang Pratama, Anwarudin; Subekti, Endah; Nur Awami, Shofia; Sasongko, Lutfi Aris
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jpas.v9i2.7201

Abstract

Analisis pendapatan usaha penggemukan ternak kambing Jawarandu dilakukan guna mengevaluasi dan membantu peternak agar dapat melakukan usaha yang berkelanjutan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya total biaya, penerimaan dan pendapatan usaha ternak kambing Jawarandu serta mengetahui tingkat R/C sekaligus BEP Unit dan BEP harga pada usaha ternak kambing Jawarandu. Metode pengambilan sampel responden menggunakan metode purposive dan metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, BEP dan RC ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya usaha kambing Jawarandu dalam satu periode yaitu selama 4 bulan sebesar Rp 18.080.964, rata-rata penerimaan sebesar Rp 27.041.067, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp 8.592.903. Nilai rata-rata R/C usaha ternak kambing Jawarandu sebesar 1,48. Nilai BEP unit sebesar 7 ekor sedangkan untuk BEP Harga Rp 1.771.300.