Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMANFAATAN LIMBAH ABU BONGGOL JAGUNG CAMPUR ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU K200 Maulana, Arya Dwi; Syakirul Iman, Abdika Setiawan; Kristiawan, Agung; Permata Suwandi, Putri Anggi
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 6, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v6i2.27917

Abstract

Along with the development of science and technology, many studies have been carried out to implement environmentally friendly concrete innovations. One of them uses agricultural waste as a concrete mixture, in Sewaka Village, Pemalang District, Pemalang Regency, agricultural waste from corn cobs and rice husks. The purpose of this study is to utilize waste as an additive to cement for concrete mixtures in the quality of K200 concrete with mixed materials in the form of corn cob ash mix rice husk ash. This research was carried out by mixing design, by making a standard concrete sample with K200 quality as a control, then making a concrete sample with several variations of corn cob ash substitution mixtur mix rice husk ash 5%, 10%, 15% to the weight of cement. The specimen sample uses a cube mold (15cm x 15cm x 15cm). From the test results on the concrete of corn cob ash substitution mixture mixed rice husk ash with a percentage of 5%, 10%, 15% of the 7 days and 14 days of age experienced a decrease in the compressive strength of the K200 plan, from the test it was obtained that the average compressive strength value of 5% variation of 7 days old was 136.00 (kg/cm2) and the age of 14 days was 151.11 (kg/cm2), 10% variation at 7 days of age 169.71 (kg/cm2) and 14 days of age at 164.85 (kg/cm2), variation of 15% at 7 days of age 153.44 (kg/cm2) and 14 days of age at 115.91 (kg/cm2).
ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG AGRARIA DAN TATA RUANG BADAN PERTANAHAN BOJONEGORO TAHAP II Carina, Annisa’; Rabbani, Anggitsna Mujib; Lestari, Fitria Maya; Fahrurroziqin, Nor Ahmad; Ramadhan, Khozin Gilang; Kristiawan, Agung
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 7, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v7i1.28131

Abstract

Construction project delays are a common problem in Indonesia, often resulting in increased costs, decreased quality, and disruption to project completion schedules. This study aims to analyze the factors causing delays in the Bojonegoro Land Agency's Agrarian and Spatial Planning Building Phase II project. The Critical Path Method (CPM) was used, which identifies the critical path within the project and activities that could potentially cause delays. Data were collected through documentation,  field observations, and interviews with project stakeholders. The results indicate that delays occurred due to several internal factors, such as inexperienced workers, delays in the provision  of materials  and equipment,  and  ineffective  coordination.  The project's critical path consists of a series of activities with no time leeway (float) with a total duration of 108 days. By understanding the activities on the critical path, project managers can take mitigating measures to prevent further delays. This study contributes to construction project time management and serves as a reference for future similar research.
PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA SDM PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG Ibnu Toto Husodo; Putri Anggi Permata Suwandi; Agung Kristiawan
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11057

Abstract

Proyek konstruksi bangunan gedung memiliki kompleksitas tinggi yang sering memicu permasalahan kinerja, seperti keterlambatan, penurunan kualitas, dan rendahnya produktivitas tenaga kerja. Kondisi ini menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada efektivitas pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi, motivasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja SDM menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SEM-PLS berbasis data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan, dengan kompetensi sebagai faktor paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja tenaga kerja konstruksi memerlukan pengelolaan SDM yang terintegrasi melalui penguatan kompetensi, peningkatan motivasi, dan penerapan disiplin kerja secara konsisten.
Analysis of Parking Space Requirements at Pedurungan Market, Semarang City Setyoningrum, Elrisa Cika; Ikhwanudin, Ikhwanudin; Kristiawan, Agung
International Journal of Sustainable Building, Infrastructure and Environment (IJOSBIE) Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Science and Technology Research Centre, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijosbie.v7i1.24515

Abstract

Pasar Pedurungan merupakan pasar tradisional di Kota Semarang yang setiap harinya dikunjungi banyak pengunjung. Tingginya volume pengunjung mengakibatkan ketidakseimbangan antara ketersediaan ruang parkir dengan jumlah kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan ruang parkir dan mengusulkan tata letak parkir yang optimal. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan survei langsung selama tiga minggu, khususnya pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu pukul 07.00-15.00. Analisis meliputi volume parkir, akumulasi, durasi parkir, turnover, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir yang mengacu pada standar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kekurangan 65 SRP sepeda motor, 9 SRP mobil, dan 4 SRP truk pada jam sibuk. Tata letak parkir yang diusulkan menggunakan pola pulau dengan sudut parkir 90° untuk sepeda motor dan sudut parkir 90° untuk mobil dan truk guna mengoptimalkan pemanfaatan ruang.
Analisis Kinerja Struktur Bangunan Gedung Laboratorium 5 Lantai Terhadap Gempa Kuat Lintang Enggartiasto; Agung Kristiawan; Ikhwanudin Ikhwanudin; Risdiana Cholifatul Afifah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 2 (2024): Volume 14 Nomor 2, September 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i2.1186

Abstract

Abstrak Perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung sangat diperlukan sebagai konsekuensi kondisi geografi Negara Indonesia yang sebagian besar memiliki resiko gempa yang tinggi. Penelitian ini membahas kinerja struktur gedung laboratorium 5 lantai eksisting terhadap gempa kuat. Metode yang digunakan meliputi non-linier statik pushover dan non linier dinamik riwayat waktu (time history). Rekaman gempa yang digunakan digunakan adalah gempa kuat dengan percepatan spektrum 0.2 detik dengan rasio redaman 5% untuk periode 2500 tahun. Hasil analisis pushover level kinerja struktur saat performance point arah X termasuk kategori Immediate Occupancy dan arah Y termasuk kategori Damage Control dengan parameter sistem struktur hasil analisis non linier yang memenuhi syarat terhadap parameter desain SNI 1726-2019. Drift ratio terbesar pada analisis riwayat waktu menghasilkan level kinerja struktur dengan kategori Damage Control. Disimpulkan dengan kategori level kinerja struktur tersebut, saat terjadi gempa kuat (periode 2500 tahun) struktur akan mengalami kerusakan struktural yang ringan dan masih dapat diperbaiki untuk difungsikan kembali. Kata kunci: Desain berbasis kinerja, analisis non-linier, level kinerja struktur  Abstract Due to the geography of Indonesia, most of which has a high seismic risk, seismic design of buildings is necessary. This research discusses the structural performance of an existing 5-story laboratory building against strong earthquakes.  The methods used include nonlinear static pushover and nonlinear dynamic time history. The earthquake record used is a strong earthquake with an acceleration spectrum of 0.2 seconds and a damping ratio of 5% for a period of 2500 years. The results of the pushover analysis of the structural performance level at the performance point in the X-direction include the Immediate Occupancy category and in the Y-direction include the Damage Control category with the structural system parameters of the nonlinear analysis results that meet the requirements of the SNI 1726-2019 design parameters. The largest drift ratio in the time history analysis results in a structural performance level with the Damage Control category. It is concluded that with this category of structural performance level, during a strong earthquake (2500 year period), the structure will experience minor structural damage and can still be repaired to function. Keywords: Performance Based Design, Non-Linier Analysis, Structural Performance Level
ANALISIS KERUSAKAN JALAN AKIBAT VOLUME KENDARAAN “STUDI KASUS : JALAN RAYA SEMARANG BOJA KM 38 – 42” Wardani, Agustina; Kristiawan, Agung; Samsudin, Nur
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 1, No 1: Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v1i1.7907

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Perencanaan Gedung Asrama Putra Universitas PGRI Semarang (Lokasi : Jalan Gajah Raya Nomor 40 Sambirejo Gayamsari Semarang) sandra, Susandra; Astiyani, Heni; Kristiawan, Agung; Budirahardjo, Slamet
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 1, No 1: Juni 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v1i1.5425

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA PADA BANGUNAN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI KABUPATEN TEGAL Saputra, Wisnu; Kamal, Sukron; Kristiawan, Agung; Budirahardjo, Slamet
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 4, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v4i1.16184

Abstract

This thesis is planned in accordance with the regulations that apply to buildings including the Building and Structural Design Grading Regulations (SNI - 1727 -2013) Development Planning Guidelines for Houses and Buildings (PPPURG 1987) Procedures for Planning Steel Structures for Buildings (SNI-03) 1729-2015) Procedures for Planning Earthquake Resistance for Buildings (SNI 03 - 1726 - 2012) Procedures for calculating concrete structures for buildings (SNI 03-2847-2013). In this planning data analysis uses manual calculations assisted by excel and SAP 2000 v.14 programs and steel design calculations using the LRFD method. This plan uses a concrete roof plate with a thickness of 10 cm and a floor plate with a thickness of 12 cm. Calculation of columns and beams using SAP 2000 v.14 obtained column dimensions K1 = 350x350 K2 = 300x300 K3 = 250x250 and for BI = 350x175 and B2 = 300x150. In this plan, the foundation used is a mini pile foundation with a circular shape with a diameter of 40 cm, a depth of subgrade 7.2 m with a pile length of 6 m.Keywords: building regulations, SAP 2000 v.14
PENGARUH PEMAKAIAN AGREGAT HALUS (MUNTILAN, KALI BODRI, SINGOROJO) TERHADAP KUAT TEKAN BETON PADA VARIASI GEOMETRI SILINDER Abidin, Ali Nur; Panolas, Yoga Bagus; Budirahardjo, Slamet; Kristiawan, Agung
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 3, No 1: Juni 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v3i1.12849

Abstract

The use of concrete is increasing along with the times. The use of concrete as an option is due to the fact that concrete has high compressive strength properties. Core drill is a method of taking concrete samples in a building structure. The sample taken (cylindrical shape) is then taken to the laboratory for testing such as compressive strength. This study aims to analyze the compressive strength of concrete with a ratio of 1PC:2PS:3KR on a cylinder size of 15 x 30 cm, and a ratio of 1PC:2PS:3KR on a cylinder size of 10 x 15 cm, 10 x 18 cm, 10 x 20 cm, with fine aggregate (muntilan, kali bodri, and singgorojo). This study uses a quantitative approach with experiments. The sample of this study used hard concrete by replacing the fine aggregate of muntilan sand, Kali Bodri, and Singgorojo. The test shows the value of the compressive strength of concrete with a ratio of 1PC:2PS:3KR with a cylinder size of 15 x 30cm with fine aggregate aged 14 days, the value of the compressive strength of concrete (muntilan: 10.19 Mpa, times bodri; 8.90 Mpa, singorojo: 8 ,90 Mpa) and 21 days old (muntilan : 11.22 Mpa, Kali Bodri : 9.73 Mpa, Singgorojo : 9.34 Mpa). Tests using cylindrical geometry variations (10 x 20cm, 10 x 18cm, 10 x 15cm) affect the value of concrete strength and the use of different fine aggregates (muntilan sand, Kali Bodri, and Singgorojo) also affects the value of the compressive strength of concrete. From the results of the comparison 1PC:2PS:3KR the use of muntilan sand is more recommended for concrete construction materials because the compressive strength of muntilan sand concrete is higher.