Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan pemetaan pemanfaatan lahan Desa Sungai Rangas Ulu Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Arief, Muhammad Zaini; Riswan, Riswan; Mustofa, Adip; Santoso, Eko; Yuda, Alex Artona Wira; Akbar, Khairul
Jurnal Warta Bumi Teknika Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Warta Bumi Teknika Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wbt.v1i01.18243

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi proses pemetaan pemanfaatan lahan di Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Desa ini memiliki karakteristik penggunaan lahan yang beragam, meliputi pemukiman, sawah, perkebunan, hutan, dan rawa. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemetaan dan pengelolaan lahan serta menghasilkan peta pemanfaatan lahan yang akurat. Metode pendampingan melibatkan partisipasi aktif dari kepala desa, sekretaris desa, ketua RT, dan masyarakat setempat. Prosesnya terdiri dari tiga tahap utama, yaitu peninjauan lokasi, persiapan melalui pertemuan dengan pihak desa, dan pelaksanaan pendampingan dalam pembuatan peta pemanfaatan lahan. Hasil dari kegiatan ini adalah terpasangnya peta pemanfaatan lahan di Kantor Desa Sungai Rangas Ulu, yang dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan sumber daya manusia lokal dalam menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menentukan batas lokasi strategis. Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan pelestarian lingkungan di Desa Sungai Rangas Ulu. Selain itu, hasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam menerapkan pengelolaan lahan yang berkelanjutan dan berbasis data akurat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di tingkat regional.
Pengaruh kondisi geoteknik lapis subgrade tanah lempung untuk jalan tambang tanpa lapis pondasi Raban, Jhon Andrean Paul YC; Mustofa, Adip; Dwiatmoko, Marselinus Untung
Jurnal Himasapta Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i1.8724

Abstract

Penelitian dilaksanakan di wilayah Desa Limamar yang tanahnya tersusun oleh tanah lempung kaolinit. Tanah lempung kaolinit terendapkan diatas formasi warukin yang umumnya mengandung lapisan batubara. Kegiatan tambang batubara memerlukan jalan tambang.Pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan, sampling dan uji laboratorium serta studi literatur. Data primer yang dikumpulkan berkait karakteristik tanah antara lain; Sifat fisik tanah (spesific gravity, densitas, kadar air, ukuran butir, batas atterberg) dan Sifat mekanik tanah (Unconfined Compressive Strength dan Direct Shear Test). Data sekunder yang dikumpulkan berkait situasi lokasi penelitian, kondisi geologi regional, spesifikasi alat angkut tambang, klasifikasi tanah dan formula geoteknik berkait fisik mekanik tanah.Hasil dari pengumpulan dan pengolahan diketahui, hasil pengumpulan fisik tanah: menggunakan standart pengujian ASTM D 2487-69 (lempung) sebanyak 59,26%-90,30%, (pasir) sebanyak 9,42%-36,01%, (kerikil) sebanyak 0,28%-6,67%., Pengujian batas Atterberg menggunakan standart pengujian ASTM D 2216-80 dengan hasil uji: Batas cair (33,64%-66,32%), Batas plastis (20,1%-30,61%), Batas susut (19,3%-28,1%), Indeks plastisitas (12,45%-36,32%). Pengujian berat isi tanah menggunakan standart pengujian ASTM D 2937-83 dengan hasil uji (2,16 g/cm3-2,44 g/cm3). Sifat mekanik tanah menggunakan standart pengujian ASTM D 3080-72 Direct shear test adalah Kohesi tanah (0,1364 kg/cm2-0,4743 kg/cm2) dan Sudut gesek dalam (14,040-25,310). Pengolahan data diperoleh; tanah dalam klasifikasi AASHTO teridentifikasi jenis tanah: A-6, A-7-5 dan A-7-6, ground pressure alat angkut Dutro 110 HD dari tiap roda ban adalah sebesar 720,07 kPa, daya dukung ijin tanah 87,38 kPa-187,84 kPa. Ground pressure alat angkut lebih besar dari nilai daya dukung ijin tanah sehingga tanah dinyatakan tidak mampu menerima beban dari alat angkut dan masih belum layak untuk digunakan sebagai jalan angkut tambang.