Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH Lubis, Jimmi Eka Putra; Amir, Yufitriana; Indriati, Ganis
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 12 No. 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jks.v10i1.300

Abstract

Tujuan: Tujun penelitian ini untuk melihat pengaruh Range of Motion (ROM) terhadap perubahan skala nyeri pada pasien post operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF) fraktur ekstremitas bawah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan one grup pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan purposive sampling, yang berjumlah 34 responden. Hasil: Hasil penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon dengan nilai p value (0,000) < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat Terdapat pengaruh ROM Terhadap Perubahan Skala Nyeri Pada Pasien Post ORIF ekstremitas bawah Simpulan: Latihan ROM efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien pasca operasi ORIF Ekstremitas di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Riau
Gambaran Dukungan Keluarga pada Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche Putri, Nabila; Indriati, Ganis; Fitri, Aminatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1738

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang dialami seorang remaja putri. Saat datangnya menstruasi pertama remaja sering mengalami kecemasan dan ketakutan yang disebabkan kurang mendapatkan pengetahuan atau informasi terkait menarche. Remaja oleh sebab itu, memerlukan dukungan dalam menghadapi masa menarche, dukungan itu dapat diperoleh dari keluarga. yang berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga pada remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 232 responden dari SDN 164, SDN 167, SDN 181, dan SDN 147 di kecamatan Tuah Madani. Sampel diambil dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Responden remaja yang sudah mengalami menarche mayoritas terdapat di kelas VI dengan 168 orang (72,4%) dengan mayoritas berusia 12 tahun, yaitu 122 orang (52,6%). Responden yang mendapatkan dukungan keluarga sebanyak 93 orang (40,1%). Dukungan keluarga yang didapat ada yang baik sebanyak 93 orang (40,1%), dukungan cukup 129 orang (55,6%), dan dukungan kurang sebanyak 10 orang (4,3%). Gambaran dukungan keluarga pada remaja putri dalam menghadapi menarche, yaitu kategori cukup.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Speech Delay Pada Perkembangan Bahasa Anak Usia Toddler Sipahutar, Angelina Victoria; Putri, Syeptri Agiani; Indriati, Ganis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16429

Abstract

Speech delay in children is a condition caused by a lack of verbal stimulation, social interaction, and environmental influence. Mothers' knowledge and attitudes play a crucial role in detecting and preventing this issue, which can affect children's language development in the future. This study aims to determine the relationship between mothers' knowledge and attitudes about preventing speech delay and the language development of toddlers. This research is a quantitative study using a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 78 mothers with toddlers selected using a non-probability sampling technique with a purposive sampling method. All respondents completed questionnaires related to their knowledge and attitudes about preventing speech delay, and their children's language development was measured using the Early Language Milestone Scale 2 (ELMS-2). Data analysis was conducted using the chi-square test. The results showed that 73% of respondents were aged 26-35 years, 45% had completed high school, and 56% of mothers had sufficient knowledge. Additionally, 72% of respondents had a positive attitude, and 78% of children's language development was categorized as appropriate. The chi-square test showed a significant relationship between mothers' knowledge and children's language development (p-value = 0.000 < alpha 0.05), as well as between mothers' attitudes and children's language development (p-value = 0.000 < alpha 0.05). The conclusion of this study is that mothers' knowledge and attitudes about preventing speech delay are significantly related to the language development of toddlers. Therefore, educational programs on stimulating children's language development need to be enhanced.
SLEEP QUALITY OF PRESCHOOL DURING HOSPITALIZATION: KUALITAS TIDUR ANAK USIA PRASEKOLAH SAAT HOSPITALISASI Paramita, Riza; Indriati, Ganis; Amir, Yufitriana
Journal of Health and Cardiovascular Nursing Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health and Cardiovascular Nursing
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jhcn.v5i2.2544

Abstract

Preschool-aged children (3–6 years old) are is a critical stage of growth and development, which requires, good sleep quality to support optimal bodily functions, included the recovery process during illness and hospitalization. This study aims to describe the sleep quality of preschool-aged children during hospitalization. This research was a quantitative study with a simple descriptive design used a cross-sectional approach. The population of this study consisted of hospitalized preschool-aged children, and the sample was selected used a purposive sampling technique. Data collection was carried out used the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Descriptive analysis was used to describe the characteristics of the research variables. The study found that the majority of hospitalized preschool-aged children experienced poor sleep quality, with 50 children (74.6%) wich consist seven components of sleep quality: subjective sleep quality, sleep latency, sleep duration, sleep efficiency, sleep disturbances, use of sleeping medication, and daytime dysfunction. Preschool-aged children during hospitalization are more likely to experience poor sleep quality. This study recommends that nurses to make a conducive care environment to improve children's sleep quality
Gambaran Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Prasekolah Aprilia, Bunga; Indriati, Ganis; Fitri, Aminatul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The preschool period is an important phase that greatly influences the formation of a child's foundational abilities in various aspects, such as physical, mental, social, and emotional, which will ultimately affect their growth and development. This study aims to understand the growth and development of preschool children so that early interventions can be implemented. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. The sample size in this study is 170 children from Kindergarten AN Namiroh 3th and Pembina 2nd in the Tuah Madani. The sample in this study was taken using proportionate random sampling. Data collection on growth used anthropometry, and developmental used the Developmental Pre-Screening Questionnaire. The analysis used is descriptive. The research findings that 3 respondents (1.8%) fall into the underweight, 107 respondents (62.9%) into the normal, 46 respondents (27.1%) into the overweight, and 14 respondents (8.2%) into the obesity. The developmental screening results show that 138 respondents (81.2%) are in the appropriate development, 23 respondents (13.5%) in the questionable development, and 9 respondents (5.3%) in the deviating development. Preschool children have mostly normal growth and developmental aspects appropriate for their age. Parents and educators need to provide proper nutrition and appropriate stimulation to support the growth and development of preschool children optimally.
Gambaran Perilaku Remaja terhadap Pencegahan HIV/AIDS di SMAN 4 Kandis Simanjuntak, Artawati Br; Putri, Syeptri Agiani; Indriati, Ganis
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4046

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS akibat rasa ingin tahu yang tinggi, kurangnya informasi, serta pengaruh lingkungan dan pergaulan. Pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif dan penerapan tindakan pencegahan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS. Metode:  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 136 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) yang sudah uji valid dan reliabel. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paling banyak remaja berada pada usia 16 tahun sebanyak 63 remaja (46,3%), 78 remaja berjenis kelamin perempuan (57,4%), 83 remaja kelas XI (61,0%), 67 remaja beragama Islam (49,3%), 80 remaja memiliki pengetahuan kurang (55,6%), 90 remaja memiliki sikap positif (62,5%), dan 85 siswa/i memiliki tindakan yang baik (59,0%) dalam pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan: Remaja, sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang dengan sikap dan tindakan yang cenderung baik. Pihak sekolah, diharapkan dapat mengadakan penyuluhan dan program edukasi yang lebih intensif terkait HIV/AIDS secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS.
Pengaruh Edukasi Toilet Training Dengan Media Modul Terhadap Pengetahuan Ibu Pada Anak Usia Toddler Windy Lavenia Rahayu; Ganis Indriati; Syeptri Agiani Putri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.483

Abstract

Pendahuluan: Toilet training merupakan proses melatih anak agar mampu buang air secara mandiri serta membiasakan mereka menggunakan tempat yang tepat. Pengetahuan ibu menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan toilet training. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi toilet training dengan media modul terhadap pengetahuan ibu pada anak usia toddler Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan rancangan one group pretest–posttest design. Sampel terdiri dari 34 ibu yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil: Mayoritas responden berusia 26-35 tahun sebanyak 22 orang, berpendidikan terakhir SMA sebanyak 24 orang, 21 orang adalah Ibu Rumah Tangga, memiliki anak usia 25-36 bulan sebanyak 17 orang, dan jenis kelamin anak yaitu perempuan sebanyak 19 orang. Hasil uji paired t-test menunjukkan (p value 0,000 < α 0,05) terdapat pengaruh edukasi toilet training dengan media modul terhadap pengetahuan ibu pada anak usia toddler. Kesimpulan: Edukasi toilet training dengan media modul mempengaruhi pengetahuan ibu pada anak usia toddler. Saran: Ibu dengan anak toddler diharapkan dapat memanfaatkan edukasi toilet training dengan berbagai media khususnya modul dalam meningkatkan pengetahuannya. Tenaga kesehatan dapat memanfaatkan media modul untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang toilet training. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih luas guna menguji pengaruh modul dengan lebih optimal.
Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Penyakit Herediter: Thalassemia Ganis Indriati; Riri Novayelinda; Yufitriana Amir; Widia Lestari; Misrawati; Nurhayati; Danu Mangippu Pasaribu; Ruth Pratiwi Nathasya Manurung
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.445

Abstract

Introduction: Hereditary diseases are conditions passed from parents to their children through genetic inheritance from early pregnancy. One such condition requiring significant attention is thalassemia, a genetic blood disorder with a substantial economic burden in Indonesia, ranking fifth among non-communicable diseases. Children with thalassemia major require lifelong blood transfusions and iron chelation therapy, resulting in high healthcare costs. Despite this, public knowledge—especially among pregnant women—remains limited, although screening during pregnancy is feasible and essential for early detection and subsequent decision-making. Objectives: This study aimed to assess pregnant women’s knowledge regarding hereditary disease, specifically thalassemia. Methods: A descriptive cross-sectional design was employed, conducted over six months in the working area of Umban Sari Health Center, Meranti Pandak, Pekanbaru. Samples were selected through purposive sampling, and data were collected using a questionnaire on thalassemia. The results were analyzed descriptively and presented in frequency distribution tables. Results: The findings indicated that most respondents (66 participants; 85.7%) had poor knowledge of thalassemia, while a small proportion demonstrated moderate knowledge, and none showed good knowledge. This lack of awareness may be influenced by the respondents’ employment status, as the majority (96.1%) were housewives with limited exposure to health information. Additionally, the low prevalence of thalassemia in the general population may contribute to limited awareness. Conclusion: Pregnant women’s knowledge of thalassemia remains low, emphasizing the need for strengthened health education and targeted awareness programs to support early screening and informed decision-making.
Hubungan Penerapan Feeding Rules Terhadap Perilaku Makan Pada Anak Usia Toddler Sri Ardayani; Ganis Indriati; Juniar Ernawaty
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.453

Abstract

Introduction: The toddler period is a golden stage, particularly for the formation of children’s eating habits. The implementation of feeding rules, including schedule, environment, and feeding procedures, plays an important role in shaping healthy eating behavior. Objectives: This study aimed to determine the relationship between the implementation of feeding rules and eating behavior in toddlers. Methods: This research was a descriptive correlational study with a cross -sectional approach. The sample consi sted of 74 mothers who had toddlers in Payung Sekaki, selected using a total sampling technique. The instruments used were the Feeding Practices and Structure Questionnaire (FPSQ) and the Children’s Eating Behavior Questionnaire (CEBQ), both of which had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the Chi-Square test. Results: The study showed that among 38 respondents who implemented feeding rules correctly, 28 children (73.7%) were categorized as food enjoyers, while among 36 respondents who did not implement them correctly, 25 children (69.4%) were categorized as food avoiders. The study found a significant relationship between the implementation of feeding rules and eating behavior in toddlers (p = 0.000; α = 0.05). Conclusions: The more accurately parents apply feeding rules, the greater the likelihood that toddlers will develop positive eating behavior.
PAKET EDUKASI HIDUP SEHAT “MINUM YANG CUKUP UNTUK ANAK CEMERLANG” DAN PEMERIKSAAN WARNA URIN SEBAGAI SKRINNING SEDERHANA UNTUK KEADEKUATAN MINUM PADA ANAK USIA SEKOLAH Syeptri Agiani Putri; Riri Novayelinda; Yufitriana Amir; Juniar Ernawaty; Ganis Indriati; Ririn Muthia Zukhra; Nurhannifah Rizky Tampubolon
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38911

Abstract

Pendahuluan: Air merupakan komponen penting bagi tubuh manusia, yang berperan dalam berbagai fungsi vital, termasuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengatur suhu tubuh, dan mendukung fungsi organ. Kebutuhan cairan yang cukup sangat penting, terutama bagi anak-anak usia sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan dan aktivitas fisik yang tinggi. Dehidrasi pada anak sekolah dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, penurunan daya tahan tubuh, kelelahan, dan dampak negatif lainnya terhadap kesehatan serta prestasi belajar. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi tentang pentingnya hidrasi yang cukup guna mencegah dehidrasi dan mendukung kesehatan anak-anak di sekolah. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan kebiasaan hidrasi melalui edukasi menggunakan media PowerPoint dan buku saku di SDN 166 Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 30 siswa kelas 4 yang mengikuti edukasi dan skrining warna urin. Penilaian dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan kuesioner serta pengukuran kepekatan warna urin sebelum dan sesudah edukasi. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa dari 67,33 pada pre-test menjadi 71,67 pada post-test. Skrining urin juga menunjukkan penurunan rata-rata kepekatan warna urin dari 3,7 menjadi 3,1, yang mencerminkan perbaikan kebiasaan hidrasi siswa. Kesimpulan: Edukasi menggunakan media powerpoint dan buku saku efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan minum air putih siswa. Program ini memberikan dampak positif pada kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, serta mendorong pembentukan pola hidup sehat dengan cukup minum air putih.
Co-Authors Aditya, Ahmad Nuzul Agrina Agrina Aina " Handayani Aminatul Fitri Amir, Yufitriana Andi - Nurchairiah Andini, Dela Anita Fitriyanti Simanjuntak Simanjuntak Aprilia, Bunga Ari Pristiana Dewi Arneliwati Avanty - Maria aziz, ari rahmat Bayhakki " " Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakky - - Cecillia - Nova Daliana " Aryati Danu Mangippu Pasaribu Darmilis - - Dasfianti Dea " Rahmadani Deby Octaviani Dermawan Harahap Dian Tiara Dini Sisware Yulia Dona Marnis Dwi Laila Ranti Eka Nofrida Fauzi Erika Erika Erwin - - Fadila - Dinantia Faizah Faizah Fajri Disfa Madhani Fakhrana Hanniyati Fathra Anis Nauli Fathra Annis Nauli Fathul Husni Syofyan Febriana - Sabrian Firda " Sari Friska Oktonamara Gusmeldawati Gusmeldawati Harahap, Nuraisyah Hasneli N, Yesi Hellena Deli Herlina Herlina Herlina Herlina Hidayah, Rodhiatul Hutri Engla Resti Iis Zahari Chandra Negara Inaya Putri Nashira Indah Adilla Iqbal Raffi Jumaini " " Jumaini - - Jumaini, Jumaini ' Juniar Ernawaty khaidarismail99 Lanny " Filandy Lismaysarah " Pasaribu Lubis, Jimmi Eka Putra Lyra - Sriminda M. Arif Munadhil Melvi " Gustiarinni Misrawati Misrawati Misrawati Munte, Mei Indah Murniati - Noor Nabila, Febi Nadila Mutiara Suci Nadya Shavira Nety " Elvia Nhelmy Nursepta Siregar Novia Andini Nurdian Astuti Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurhayati Nurmasadi &#039; Kurniawan Nurul Aina Ibni Kalzan Nurul Amirah Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Paramita, Riza Payzar - Wahyudi Pramudita, Pingkan Deni Putri, Dwi Septiani Putri, Nabila Rahayu Efendi Rahmawati, Aula Rakhman, Nurhasanah Putri Rara Angela Ratih Indah Sari Reni Zulfitri Resti Ananda Putri Resti Saputri Reza Rizka Andriani Rezka Amalia Rezka Rizka Andriani Rezky Rizalti Rif’at, Ivan Dzaki Rika - Susanti Rina Suprayanti Rina Riri Novayelinda Riri Novayelinda Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Ruth Pratiwi Nathasya Manurung Sabri, Yelly Muthia Safri " " Safri Safri Santy &#039; Fisnawati Sari, Tesha Hestyana Sasmaida - Saragih Sesmiyarti " " Simanjuntak, Artawati Br Sinthia Ramadhani Fitri Sipahutar, Angelina Victoria Siti " Nadzirah Siti - Zuraida Siti Rahmalia Hairani Damanik Siti Rahmalia HD Sofiana Nurchayati Sri " Wahyunita Sri Ardayani Sri Devi Eflia Putri Sri Rahayu Lestari SRI UTAMI Sri Utami Sri Utami Syafni Gusti Windari Syeptri Agiani Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tiara Eka Putri Veny Elita Wahyudi Fadzila Wan Nishfa Dewi Wasisto - Utomo Widia Lestari Widia Lestari Widya - Fristi Winda Enjelika Enjelika Windy Lavenia Rahayu Windy Oktaviana Yasmin Yulia Gempita Yesi " Hasneli Yesi - Hasneli Yesi Hasneli Yesi Hasneli N Yoga Mukhlana Yulia Irvani Dewi Zukhra, Ririn Muthia