Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Kesehatan Jiwa melalui Pelatihan Kader Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Tobek Gadang, Kota Pekanbaru Zukhra, Ririn Muthia; Nauli, Fathra Annis; Elita, Veny; Jumaini, Jumaini
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v1i1.12

Abstract

Corona virus disease 19 merupakan penyakit infeksi pada sistem saluran pernapasan. Kasusnya Covid-19 terus meningkat dan telah menyebar hampir keseluruh belahan dunia termasuk Indonesia. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya masalah kesehatan fisik, namun juga masalah psikologis atau mental. Dampak psikologis yang dirasakan oleh masyarakat di Kelurahan Tobek Godang adalah stres dan cemas akibat pembatasan social, takut tertular, stress dalam membimbing anak belajar di rumah bahkan  mengalami masalah finansial. Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental, melakukan pendidikan kesehatan berupa edukasi dan pelatihan penanganan stres seperti teknik napas dalam, relaksasi otot progresif, dan hipnotis lima jari. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tobek Godang Kota Pekanbaru. Khalayak sasaran adalah kader kesehatan yang berjumlah 20 orang. Rata-rata pengetahuan sebelum diberikan pelatihan diperoleh 63 poin, sedangkan setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi 90.5 poin. Peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan sebesar 27,5 % dan kader juga mampu melakukan berbagai strategi penanganan stres. Setelah dilakukan edukasi dan pelatihan, kader kesehatan diharapkan dapat menerapkan strategi penanganan masalah kesehatan jiwa kepada masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid-19.
Terapi Kelompok Terapeutik Meningkatkan Perkembangan Psikososial pada Remaja di Wilayah Pesisir Jumaini, Jumaini; Elita, Veny; Sari, Tesha Hestyana; Sari, Niken Yuniar; Octaviany, Deby
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1221

Abstract

Kondisi sehat fisik dan mental serta pemahaman terhadap tugas perkembangan pada remaja menjadi hal yang sangat penting, karena akan menentukan kualitas remaja sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. Pencapaian perkembangan psikososial pada remaja untuk mencapai pembentukan identitas diri salah satunya dengan pemberian terapi kelompok terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian terapi kelompok terapeutik terhadap perkembangan psikososial pada remaja di wilayah pesisir. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi experimental pre-post-test with control group dengan intervensi Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) sebanyak 7 sesi. Pre-test dilakukan sebelum intervensi dan post-test setelah intervensi. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 59 orang remaja, yang terdiri dari 30 orang pada kelompok intervensi dan 29 orang pada kelompok kontrol. Analisa data menggunakan uji distribusi frekuensi dan uji independent t-test (Pooled t-test). Hasil penelitian menunjukkan terapi kelompok terapeutik berpengaruh terhadap perkembangan psikososial pada remaja di wilayah pesisir (p-value=0,00<0,05). Diharapkan remaja untuk terus melakukan stimulasi perkembangan psikososial pada dirinya sendiri sehingga tercapai tugas perkembangan diri yaitu terbentuknya identitas diri secara optimal.
Gambaran Kepercayaan Diri pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Triliani, Aliya; Jumaini, Jumaini; Elita, Veny
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1699

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sering kali menghadapi stigma dari masyarakat, yang dapat menurunkan kepercayaan diri mereka. Hal ini membuat mereka cenderung menghindari pertemuan dengan orang lain, merasa malu dengan kondisi diri mereka saat ini, dan enggan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. ODGJ diharapkan dapat memiliki kepercayaan diri dalam masyarakat, menjadi produktif, serta mandiri melalui upaya pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meliputi yakin pada kemampuan, optimis, objektif, bertanggung jawab, dan rasional & realistis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 90 responden pasien gangguan jiwa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Jumlah responden dengan percaya diri sebanyak 42 responden (46.7%) dan tidak percaya diri sebanyak 48 responden (53.3%). Berdasarkan komponen kepercayaan diri responden yang tidak yakin pada kemampuan sebanyak 57 responden (63.3%), tidak optimis sebanyak 62 responden (68.9%), tidak objektif sebanyak 68 responden (75.6%), tidak bertanggung jawab sebanyak 64 responden (71.1%), dan responden dengan rasional dan realistis sebanyak 56 responden (62.2%).  Kepercayaan diri pada ODGJ akan membantu untuk mampu berfungsi secara sosial dan emosional, yang berkontribusi pada pemulihan dan integrasi mereka dalam masyarakat.
Persepsi Mahasiswa Keperawatan Tentang Sistem Pembelajaran Blok dan Non-blok Permatasari, Bima; Elita, Veny; Dewi, Wan Nishfa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i6.417

Abstract

The determining student's perceptions toward learning dimensions including the learning duration, schedule, mastery of the material, and the grouping of lesson hours which are applied for both systems. Method: The study uses a descriptive design and it is conducted at the faculty of nursing, University of Riau. The questionnaire is used as an instrument which is designed by Pratiwi and has been tested for validity and reliability. The result showed that the majority of respondents were 21 years old as many as 108 respondents (35,2%) and female respondents 281 respondents (91,5%). Based on the result of the study, it was found in the positive perception block learning system, there were lectures scheduled for as 190 respondents (61,9%) And mastery of the material by 240 respondents (78.2%). Whereas in the non-block learning systems, there were positive perceptions of students in the learning time as 177 respondents (57,7%) and grouping of lesson hours as 211 respondents (68,7%). Block and non-block learning systems on each indicator still have advantages and disadvantages so learning has not been running optimally. An educational institution is hoped to be able to evaluate the duration of learning on the block learning system and learning schedule on non-block learning systems to run it effectively and optimally.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Psikososial Anak Usia Prasekolah Yossy Angelyne; Veny Elita; Yulia Irvani Dewi
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v2i1.5389

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan psikososial pada anak usia prasekolah merupakan aspek kritis yang mempengaruhi kesejahteraan dan potensi anak di masa depan. Pada fase emas ini yaitu usia prasekolah, anak-anak mengalami perkembangan yang cepat dalam berbagai aspek, termasuk kepribadian, emosi, dan hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 97 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia prasekolah berada pada rentang cukup sebanyak 49 orang (50,5%), pengetahuan baik sebanyak 35 orang (36%), dan pengetahuan kurang sebanyak 3 orang (3.4%). Kesimpulan: Sebagian besar pengetahuan ibu tentang perkembangan psikososial anak usia pra sekolah dikategorikan sebagai cukup, meskipun terdapat ibu yang memiliki pengetahuan kurang. Sehingga, disarankan agar para ibu aktif meningkatkan pengetahuan mereka melalui edukasi kesehatan dari berbagai sumber informasi, serta berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan kesehatan di masyarakat. Langkah ini tidak hanya dapat memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak, tetapi juga mendukung perkembangan psikososial anak secara lebih baik. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi puskesmas dalam menyediakan informasi yang relevan mengenai perkembangan psikososial anak usia prasekolah.
Gambaran Stigma Masyarakat Minangkabau Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Enjhelina, Venty; Nauli, Fathra Annis; Elita, Veny
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1430

Abstract

Latar Belakang : Gangguan jiwa masih menjadi masalah kesehatan yang seringkali disertai stigma negatif. Masyarakat Minangkabau memiliki nilai budaya yang kuat sehingga persepsi terhadap gangguan jiwa kerap dipengaruhi oleh faktor budaya, keyakinan mistis, kurangnya pengetahuan, dan prasangka. Stigma yang tinggi berdampak pada diskriminasi dan hambatan perawatan bagi ODGJ. Penelitian ini bertujuan menggambarkan stigma masyarakat Minangkabau terhadap ODGJ. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Sampel berjumlah 98 orang masyarakat Minangkabau yang dipilih dengan probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner CAMI yang terdiri dari empat dimensi: otoriterisme, kebajikan, pembatasan sosial, dan ideologi komunitas kesehatan mental. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 84 orang (85,7%) memiliki pandangan negatif terhadap ODGJ. Gambaran stigma responden terhadap ODGJ menunjukkan kategori pro pada tiga dimensi, yaitu otoriterisme (52,0% atau 51 orang), pembatasan sosial (58,2% atau 57 orang), dan ideologi komunitas kesehatan mental (52,0% atau 51 orang). Pada dimensi kebajikan, termasuk dalam kategori kontra dengan 59,2% responden (58 orang). Simpulan : Masyarakat Minangkabau menunjukkan tingkat stigma yang tinggi terhadap ODGJ, terutama pada dimensi otoriterisme, pembatasan sosial, dan ideologi komunitas kesehatan mental. Diperlukan edukasi kesehatan mental dan promosi penerimaan sosial untuk mengurangi stigma.
Co-Authors ", Safri " ', Misrawati ' Adiguna, Drajat Agrina - - Agrina, Agrina Aisyah, Nurismi Alifia Salsabila Amalia Sari Aminatul Fitri Andriani, Novia Angelina Harefa Anisa Arrasy Shiddieqy Anisa Fitadaris Anisa Herninandari Anita Nurazmi Ari Pristiana Dewi Arneliwati Atika, Suci Dwi Azhar, Bayu aziz, ari rahmat Aziza, Mira " Bayhakki " " Bayhakki Bayhakki Bayhakky - - Bima Permatasari Christmasni Grace Yosephine Darwin - Karim Darwin Karim Dede " Ismoyo Dhini " Febriana Dienda Febriani Dila Amelia Dilaluri, Ade Elza " Oktalista Endang Epi Sri Sumarni Enjhelina, Venty Erika Erika Erwin " " Eva " mayasari Fathra Annis Nauli Fatimah - Febriana Sabrian Febriana Sabrian Gamya Tri Utami Ganis &#039; Indriati Hariaty, Hariaty Hellena Deli Herlina Herlina Herlina Hidayah, Nurul ' Husnul &#039; Umam Idzni Nelia Mustafa Indriati, Ganis Irbi Puspa Amalya Jumaini, Jumaini Jumaisah Jumili Arianto Karim, Darwin Karim, Darwin ' Khansa Afifah Indri Amelia Lamda Octa Mulia Lendra - Hayati Lia &#039; Rahmawati Lisna Sari Loly Irma Sofiana Maulana, Reza ' Melisa, Santi Misrawati Misrawati Muharina - Amelia Murniati - Noor Nanik Saryati Hutabarat Nanik Saryati Hutabarat Nauli, Fathra Anis Nelfice - - Nesha Nurdilla Niken " Widyastuti Nurul " Huda Octaviany, Deby Oktavia, Deby Oswati - Hasanah Permatasari, Bima Pramana Pramana Putri Rezkia Putri, Dwi Septiani Ratmanita - - Reni Zulfitri Riana Sari Riri Novayelinda Ririn Anggreni Rismadefi - Woferst Rustam, Murfardi Rustam, Musfardi Safri Safri Santy &#039; Fisnawati Sari, Amalia Sari, Niken Yuniar Sari, Novianti ' Sari, Suci Indah Sari, Tesha Hestyana Setiasima BR Situmorang Sinaga, Sabaryanti Siswahyudianto Siti " Rahmalia Siti Khairunnisa Siti Patimah Siti Rahmalia Siti Rahmalia Hairani Damanik Siti Rahmalia HD Siti Ramalia, Siti Siti Siti Ramalia Soelastri Soelastri Sofina " " Sri " Utami Sri Cahyani Sri Devi Eflia Putri Sri Mardiati Sri Mardiati SRI UTAMI Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Stephanie Dwi Guna Syafrida - Hanum Syafrina Dewi Yanti Tampubolon, Nurhannifah Risky Tengku Srifhanie Yahya Tesha Hestyana Sari Tia Suryaningsih Tiara Suci Iswandhie Tio Rita Tambunan Tri - Juliansyah Tri Nurmalisa Dj Triliani, Aliya Ummami Vanesa Indri Wahyuni Wahyuni Wan Nisfha Dewi Wan Nishfa Dewi Wasisto " Utomo Wasisto - Utomo Wasisto Utomo Wasisto Utomo Wenda Stephana Widya Fandri Yesi Hasneli N Yossy Angelyne Yulia Irvani Dewi Yuliyanti " " Zukhra, Ririn Muthia