Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Model PANDAI Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemahaman Konsep, Komunikasi Lisan, dan Kerja Sama di SD Ismayani; Rizky Amelia
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.915

Abstract

Rendahnya keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, dan kerja sama murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN Belitung Selatan 1 menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan ketiga keterampilan tersebut serta hasil belajar melalui model PANDAI yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Think Pair Share. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan terhadap 30 murid kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemahaman konsep, komunikasi lisan, kerja sama, serta penilaian hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 78% menjadi 100%, aktivitas murid dari 30% menjadi 87%, keterampilan pemahaman konsep dari 27% menjadi 90%, komunikasi lisan dari 24% menjadi 87%, kerja sama dari 30% menjadi 93%, serta hasil belajar yang mencapai ketuntasan klasikal pada ranah kognitif (90%), afektif (100%), dan psikomotorik (100%). Temuan ini menunjukkan bahwa model PANDAI efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia serta layak dijadikan alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Penerapan Model PINTAS dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman, Berbicara, dan Berpikir Kritis Murid Sekolah Dasar Ida Rahmawati; Rizky Amelia
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan membaca pemahaman, berbicara, dan berpikir kritis murid kelas V melalui model PINTAS, yaitu gabungan dari Problem Based Learning, Reciprocal Teaching, dan Think Pair Share. Permasalahan yang melatari penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca pemahaman, berbicara, dan berpikir kritis murid SDN Karang Mekar 6 akibat pembelajaran yang konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan dalam tiga pertemuan terhadap 21 murid kelas V. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan murid, serta rubrik penilaian keterampilan membaca pemahaman, berbicara, dan berpikir kritis, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari kriteria “baik” menjadi “sangat baik”, aktivitas murid dari “cukup aktif” menjadi “sangat aktif”, serta keterampilan membaca pemahaman, berbicara, dan berpikir kritis murid meningkat dari kriteria “kurang terampil” menjadi “sangat terampil”. Peningkatan tersebut berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid secara klasikal. Model PINTAS direkomendasikan sebagai alternatif model pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Berpikir Logis, dan Kolaborasi Melalui Model PREMIS Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Muhammad Raihan; Rizky Amelia
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1017

Abstract

Rendahnya keterampilan menyimak, berpikir logis, dan kolaborasi murid kelas IV SDN Mawar 7 pada pelajaran Bahasa Indonesia berdampak buruk terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan ketiga keterampilan tersebut melalui penerapan model pembelajaran inovatif PREMIS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan terpadu. Subjek penelitian adalah 21 murid kelas IV SDN Mawar 7 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Analisis data dilakukan secara deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif berbasis persentase klasikal. Hasil akhir menunjukkan efektivitas yang tinggi, di mana keterampilan menyimak murid melonjak hingga 86%, keterampilan berpikir logis mencapai 81%, dan keterampilan kolaborasi mencapai 90%. Model PREMIS mampu meningkatkan keterampilan menyimak, berpikir logis, dan kolaborasi murid. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah, guru, murid, dan pengawas sekolah dalam pembelajaran guna meningkatkan keterampilan menyimak, keterampilan berpikir logis, kolaborasi antarmurid, dan hasil belajar murid, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.