Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis Teams Games Tournament untuk Meningkatkan Sikap Gotong Royong dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI SD Negeri Kleco 1 Surakarta Salsabila, Irfina; Novitasari, Meggy; Stiyani, Dwi Fuji My
FONDATIA Vol 8 No 2 (2024): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v8i2.4766

Abstract

This study is an action research triggered by the absence of a spirit of cooperation among students during the learning process in class VI of SD Negeri Kleco 1 Surakarta. Its focus is to explore the impact of implementing a problem-based learning model with team games tournaments on enhancing students' cooperative attitudes and learning achievements. Conducted in class VI D of SDN Kleco 1 Surakarta in the first semester of the academic year 2023/2024 with the participation of 27 students, this research was carried out in two phases. Data collection utilized observation, tests, and documentation methods, with analysis combining qualitative and quantitative approaches. The results indicated that during the pre-cycle stage, students' cooperative attitudes were not observed (0%), with a learning achievement rate of 29.62%. However, in Cycle I, there was a significant improvement, with cooperative attitudes reaching 33% and learning achievement increasing to 59.25%. Cycle II showed further improvement, with cooperative attitudes reaching 63% and learning achievement reaching 100%. This improvement signifies the success of the learning model in enhancing students' cooperative attitudes and learning achievements. In conclusion, the application of problem-based learning (PBL) with teams games tournaments (TGT) can effectively enhance students' cooperative attitudes and learning achievements.
Budaya Profil Pelajar Kreatif: Menumbuhkembangkan Literasi Visual Anak Panti Asuhan Novitasari, Meggy; Sutama, Sutama; Aryani, Ima; Fauziyah, Qonitah; Utami, Isnaini Budi
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.4544

Abstract

Community Service Partners (PkM), namely the Abdurrahman Bin Auf Orphanage (PA. Abd R.) Nogosari District, Boyolali. P.A. Abd R. currently has 49 foster children (M=23; P=26). The main problem in PA. Abd R., knowledge related to visual literacy and creativity is less than optimal with a percentage of 42%. So that foster children have visual literacy competencies, they need development and assistance so that they can continue their education to a higher, superior and competent level. The aim of the PkM program is to empower PA foster children. Abd R. through socialization, mentoring, and displays of visual literacy creativity to form habits. The expected impact of this program is that foster child partners will have an understanding of the material, expertise, creativity and skills in making learning media. Methods for implementing the PkM program, namely socialization, mentoring and showing creativity. The results of PkM activities are 1) Increased awareness and interest in learning for foster children in a visual literacy culture through socialization, mentoring and training. 2) Increasing the visual literacy skills of foster children that are culturally oriented towards creative student profiles. 3) Adequate learning resources/visual literacy reading books in the library (provided by the PkM team, adding 29 book titles). 4) Developing creativity from activities, a) working on Pre-test questions, b) making Popup books and booklets, c) making digital posters, d) making 3-dimensional wall magazines, e) making padlets, and f) working on Post-tests.
Pembudayaan profil pelajar mandiri di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyah Kadipiro melalui pendampingan 3K (karakter, keilmuan dan konseling) Wulandari, Murfiah Dewi; Novitasari, Meggy; Rahmawati, Fitri Puji; Hidayati, Yulia Maftuhah; Hikmat, Mauly Halwat; Maharsiwi, Dwi Moqsa; Roisma, Rossa; Puspitasari, Ratna Kusuma; Wulandari, Diana Rizki Avita; Indaryati, Oktavia Nur; Ahsanu, Rizkika; Kusumawardani, Wiratri Nurul Ayu
Penamas: Journal of Community Service Vol. 3 No. 2 (2023): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v3i2.611

Abstract

Orphanages need good services in cultivating character and scientific competence and getting support from counseling staff to express themselves freely, independently, flexibly, progressively, and happily. Character strengthening, knowledge, and counseling are necessary for orphanages to produce a superior generation. This service aims to cultivate an independent student profile through 3K (character, knowledge, and counseling) at the Putri Aisyiyah II Kadipiro Orphanage, Surakarta. Methods for implementing services include mapping and collecting data on initial conditions for partners, outreach with partners, mentoring children, monitoring and evaluation, and preparing reports and publications. The results of this service include 1) increasing the learning outcomes of students, 2) minimizing cases of violations committed by orphanage children, and 3) knowing the psychological/mental condition of orphanage children through psychological testing and counseling activities. From this service, it is hoped that we can optimize the abilities and solve the problems of orphaned children by cultivating 3K with a scientific concept integrated with character, which is the foundation of an independent student profile.
PENERAPAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS VI SD Nur Rifai, Adji Muhammad; Novitasari, Meggy; Stiyani, Dwi Fuji My
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 15 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v15i1.4255

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dengan tujuan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah guna meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pada materi Pendidikan Pancasila tentang kebudayaan di Indonesia untuk siswa kelas VI di SDN Kleco 1. Subjek penelitian ini peserta didik kelas VI D SDN Kleco 1 berjumlah 13 laki-laki dan 14 perempuan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini menngunakan empat tahapan setiap siklusnya, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah efektif sebagai variasi dalam proses pembelajaran, yang terbukti meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa di Kelas VI D. Model pembelajaran problem based learning sebelumnya tidak diterapkan pada pembelajaran terdapat kekurangan motivasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar peserta didik, namun setelah menerapkan model pembelajaran problem based learning, terjadi peningkatan signifikan dalam motivasi dan prestasi belajar mereka.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MELALUI INTERAKSI DAN NILAI KERJASAMA ANTAR SISWA DALAM PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD SISWA KELAS 4 Prasetya, Yoga Indra; Novitasari, Meggy
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 15 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v15i1.4555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap pencapaian akademik siswa kelas 4 di SDN Kleco 1 selama tahun ajaran 2022/2023, yang terdiri dari 29 siswa. Penelitian fokus pada prestasi belajar siswa sebagai objeknya. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan menggunakan berbagai teknik seperti observasi, tes, angket, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan berdasarkan peningkatan nilai rata-rata tes dan peningkatan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa. Terlihat adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus I (68,42%) ke siklus II (81,58%), meskipun masih belum mencapai target yang diinginkan sebesar 85%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Pendekatan Realistic Mathematics Education Berbantuan Articulate Storyline untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Sikap Percaya Diri Ariffah, Eko Yunia Nur; Novitasari, Meggy
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v5i1.432

Abstract

This study aims to detect the Realistic Mathematics Education (RME) approach assisted by Articulate Storyline that can improve the ability of students reasoning and self-confidence in the material for building class IV SD Negeri Pajang 1. This type of research is classroom action research. This research was conducted with a cycle model. The subject of this study was a class IV student. The data collection technique used in this study is observation, a test in the form of a story problem to hone the ability of student reasoning in solving the problem of building space, and a questionnaire to find out the attitude of students' confidence and documentation. The data in this study were analyzed by descriptive analysis. The results of this study indicate an increase in the ability of students reasoning and self-confidence through realistic mathematics education (RME) assisted by Articulate Storyline. This is evidenced by the initial ability to reach an average value of 56.6, in the first cycle reached an average value of 71, and cycle II reached an average value of 87.2. Meanwhile, the initial results of students' confidence reached 29.16%, cycle I reached 45.83%and the second cycle reached 87.50%.
Critical Thinking Skills Through Literacy and Numeration Oriented Mathematics Student Worksheet Novitasari, Meggy; Narimo, Sabar; Fajri, Denisa Nurul; Raisia, Aliifah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3173

Abstract

The research objective in this article is to describe critical thinking skills through the Student Worksheet (LKPD) which is oriented towards numeracy literacy which has three aspects, namely 1) analyzing the problem, 2) completing the sheet, and 3) drawing conclusions. The type of research in this article is descriptive qualitative. Data collection techniques with participatory observation, deepening, and document analysis. Data validation performed by triangulation of sources and time. The data analysis technique was done inductively. The results of the study, the ability to think critically through the numeracy-oriented Student Worksheet (LKPD) of mathematics can be divided into three. 1) analytical skills related to aspects of Identifying problems (questions) from various points of view by understanding concepts and developing problem strategies that are carried out by getting used to analyzing problems in Mathematics Student Worksheets that are oriented towards numeracy literacy. 2) Aspects of problem solving abilities related to problem solving indicators, students are able to solve problems and think logically and concept development needs to be familiarized. 3) The ability to think critically on indicators related to the communication of new ideas still needs to be familiarized and communicated in everyday contexts.
MODEL ACTIVE LEARNING TIPE QUIZ TEAM BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA SEKOLAH DASAR Cahyaning Purnamawanti; Meggy Novitasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3626

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk mendeksripsikan model Active Learning Tipe Quiz Team berbantuan Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada materi IPAS kelas IV di SDN Pajang 1. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan model siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes berupa soal uraian untuk mengetahui hasil belajar siswa, angket untuk mengetahui keaktifan siswa dan dokumentasi. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan yang signifikan antara hasil belajar dan keaktifan siswa dalam menerapakan model Active Learning Tipe Quiz Team berbantuan Wordwall. Hal ini dibuktikan hasil belajar awal mencapai nilai rata-rata 69, pada siklus I mencapai nilai rerata 76 dan siklus II mencapai nilai rerata 95. Sementara itu, hasil awal keaktifan siswa mencapai 28%, siklus I mencapai 60% dan siklus II mencapai 80%.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR GURU TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Alfina Arifianti; Intan Charina; Eka Widyaningsih; Meggy Novitasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9885

Abstract

Pendidikan berkualitas merupakan elemen fundamental dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter. Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, memegang peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang bermutu melalui penguasaan empat kompetensi utama: pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan karir guru guna meningkatkan kualitas pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah untuk memahami dinamika pengembangan karir guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir melalui pelatihan, workshop, mentorship, dan pendidikan lanjutan memberikan dampak positif pada kualitas pembelajaran, hasil belajar siswa, dan manajemen sekolah. Namun, tantangan berupa akses pelatihan yang terbatas dan kurangnya transparansi dalam sistem promosi perlu segera diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang inklusif dan berbasis kebutuhan nyata untuk mendukung profesionalisme guru. Pengembangan karir yang efektif tidak hanya meningkatkan kualitas individu guru, tetapi juga berkontribusi pada tercapainya tujuan pendidikan nasional dan pembangunan generasi yang unggul.
FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB KEPALA SEKOLAH SEBAGAI ADMINISTRATOR PENDIDIKAN Fitri Nur Khalishah; Luthfiya Failasufah; Nadya Septavia Azzahra; Meggy Novitasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i7.9941

Abstract

Abstrak Kepala sekolah memegang peranan penting dalam keberhasilan suatu lembaga pendidikan. Sebagai penyelenggara pendidikan, kepala sekolah mempunyai tanggung jawab dalam menjalankan perannya sebagai administrator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa sekolah di perkotaan dan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab pada aspek administrasi saja, namun juga pada aspek kepemimpinan, manajerial, dan pengembangan profesi guru. Kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, merancang dan melaksanakan program pendidikan yang inovatif, serta melakukan evaluasi dan pemantauan secara berkala untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kesimpulannya, keberhasilan seorang kepala sekolah sebagai penyelenggara pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuannya mengintegrasikan berbagai fungsi dan tanggung jawab secara efektif dan efisien.yang kompleks dan beragam, antara lain mengelola sumber daya manusia, keuangan, dan fasilitas sekolah, serta menjamin tercapainya tujuan pendidikan nasional. Artikel ini mengkaji secara mendalam fungsi dan tanggung jawab kepala sekolah.